Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisis Bibliometrik : Tren Pengenalan Literasi Pada Anak Usia Dini Fitri Annisa, Fitri; Wulandari, Rina
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i2.6189

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis 199 dokumen yang bersumber dari Scopus dengan ekstensi file CSV menggunakan RStudio dan VOSViewer. Dari data yang sudah dianalisis, rentang tahun 2004 s.d 2024 laju peningkatan jumlah publikasi dari tahun ke tahun mencapai 18.73% mencerminkan tren pertumbuhan yang signifikan. Journal of Early Childhood Literacy yang diterbitkan oleh SAGE Publication menjadi sumber paling berkontribusi dengan total 18 publikasi. Empat penulis paling berkontribusi dengan h-index 4, salah satunya adalah Neuman SB. Afiliasi paling berkontribusi adalah University of Virginia dengan total 13 artikel terbit. Artikel yang paling banyak disitasi ditulis oleh Nicolopoulou A (2015) yang terbit di Early Child Reasearch Quarterly, sebanyak 114 sitasi. Tiga negara eropa, AS, Inggris, dan Australia menjadi negara dengan tingkat kolaborasi tertinggi dalam penelitian literasi anak usia dini. Kata digital literacy dan media literacy menjadi kebaruan kata kunci untuk penelitian selanjutnya.
Perspektif Guru terhadap Bermain Peran sebagai Strategi Pengembangan Empati Anak Usia Dini Tri Kurniati, Meutea; Wulandari, Rina; Prayitno, Prayitno
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1414

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk mendeskripsikan perspektif guru terhadap kegiatan bermain peran sebagai strategi dalam menumbuhkan empati pada anak usia dini. Masalah empati yang belum berkembang optimal pada sebagian anak, seperti sikap egosentris dan kurangnya  kepekaan terhadap perasaan teman menjadi latar belakang pentingnya penerapan strategi pembelajaran yang kontekstual dan menyenangkan. Bermain peran menjadi salah satu pendekatan yang diyakini efektif karena memberi ruang bagi anak untuk memahami perasaan, peran sosial, dan cara berinteraksi secara emosional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek dua orang guru kelas B dari TK Aulia dan TK Mawar Khatulistiwa yang berlokasi di Kota Pontianak. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam secara daring dan di analisis dengan pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memandang bermain peran sebagai kegiatan yang efektif dalam menumbuhkan empati, karena anak dapat belajar mengekspresikan emosi, memahami situasi sosial dan menyelesaikan konflik secara damai. Guru juga memfasilitasi refleksi setelah bermain untuk memperkuat pemahaman anak terhadap nilai-nilai empati. Dengan demikian, bermain peran menjadi strategi pembelajaran yang relevan dalam mengembangkan karakter dan keterampilan sosial anak usia dini.
REFRACTIVE OUTCOMES COMPARISON IN LIMBAL RELAXING INCISION BASED ON INCISION DEPTH IN MANAGING CORNEAL ASTIGMATISM DURING CATARACT SURGERY: Oral Presentation - Experimental Study - General practitioner Herdyanto, Alexander; Sagara, Frisma; Widatama, I Made Satya; Wulandari, Rina
Majalah Oftalmologi Indonesia Vol 49 No S2 (2023): Supplement Edition
Publisher : The Indonesian Ophthalmologists Association (IOA, Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35749/hacget49

Abstract

Introduction & ObjectivesIntroduction: Prevalence of clinically significant astigmatism of more than 1D can be found in 20 to 50% population those undergo cataract surgery. During phacoemulsification surgery, astigmatism could be corrected by toric intraocular lens (IOL) or incisional technique such as limbal relaxing incision (LRI). LRI are safe and inexpensive procedures thus results in satisfying outcomes with surgeon’s precise phacoemulsification incision and accurate LRI arc position, which most appropriate treatment choice for surgeons in rural area that has problematic access towards IOL supply. Objectives: To compare refractive outcomes of LRI technique with incision depth of 500um and 600um using diamond knife corresponding with phacoemulsification cataract removal. Methods : Prospective cumulative interventional case study included 30 eyes of consecutive cataract corneal astigmatic patients power >1.0D those undergoing LRI and phacoemulsification. Length, numbers, and arc position of LRI were calculated on LRI Calc application to obtain best results in minimal astigmatism residual. Uncorrected visual acuity, intraocular pressure, and keratometric cylinder were also analysed before surgery, Day-1, Day-7, and 1-Month post-operation. Results : Day-1 follow-up keratometry shown that corneal astigmatism was still fluctuated, day-7 follow-up was even better with significant improvement in visual acuity. 1-Month post-operation has reached target correction. Moreover, visual acuity and residual astigmatism was better in 600um incision depth. Conclusion : When toric IOLs are not available or contraindicated, LRI could be a good option in correcting astigmatism with better refractive outcomes trend in 600um incision depth. LRI results better be evaluated in day-7 and 1-Month post-LRI, which may due to more stable corneal surface.
PENGEMBANGAN METODE KODíLY DALAM PENGENALAN NADA PADA ANAK USIA DINI Wulandari, Rina
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2013): September-November
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1395.06 KB) | DOI: 10.21831/jpipfip.v6i2.4797

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan perlunya pengembangan metode Kodálydalam stimulasi musik pada anak terkait kemudahan dalam pengamatan kemampuanmeniru gerakan pada anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Hasilpenelitian sebagai berikut: Pertama, pada umumnya posisi berdiri biasa (tangan disamping)sebagai simbol nada do lebih mudah dalam proses pengamatan dibandingkan denganposisi anak memegang jempol kaki. Kedua, gerakan setelah nada do dalam posisi berdiridengan kedua tangan berada disamping disesuaikan dengan kualitas jarak tangganadamayor. Ketiga, adanya kreasi posisi tubuh sebagai simbol nada.Kata kunci: anak usia dini, metode Kodály.
Determinants of Retirement Financial Planning, Asset Ownership, and Economic Pressure on the Wellbeing of Post-Retirement Households, Moderated by Financial Literacy (survey of post-retirement households in Surakarta) Susanti, Rina; Indriastuti, D Ririn; Wulandari, Rina
International Journal of Economics, Business and Innovation Research Vol. 4 No. 06 (2025): October- November, International Journal of Economics, Business and Innovation
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijebir.v4i06.2483

Abstract

Post-Post-retirement family welfare is something that everyone wants after the completion of their retirement period. This is because a person's income at this time is different from their productive age when they were still working. To be able to realize retirement welfare, long preparation is needed, since a person is still at a productive working age. The driving factors include financial planning in old age, asset ownership, and economic pressure. This will have a better impact if it is reinforced with good financial management knowledge by a person in managing their finances. In this study, the researcher used three independent variables, one dependent variable, and one moderating variable. The data obtained from the distribution of questionnaires were tabulated and then tested using SPSS. The purpose of this study was to determine the determination of financial planning in old age, asset ownership, and economic pressure on post-retirement family welfare moderated by financial literacy
Implementation of Regional Regulation No. 1 of 2019 on Waste Management and Cleanliness in the City of Surabaya, Indonesia Dala, Viktorius; Hardianto, Willy; Purwatiningsih, Annisa; Wulandari, Rina
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 14, No 3 (2025): December
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v14i3.3470

Abstract

 This study analyses the implementation of Surabaya City Regional Regulation No. 1 of 2019 concerning Waste and Cleanliness Management using Edward III's policy implementation analysis framework. The descriptive qualitative research method was conducted over a period of 6 months (January-June 2024) in Surabaya City, with the research locations being the Surabaya City Environmental Agency Office, the Trenggilis Prapen 88 Waste Disposal Site, and the waste management operational areas. The snowball sampling technique yielded 8 informants. Data was collected through semi-structured interviews (45-90 minutes per informant). The research results indicate that the implementation of waste management policies has been carried out using the 3R system (Reduce, Reuse, Recycle) and organic waste processing technology using larvae, but there is a significant gap in terms of resources. Policy communication has been conducted through routine socialisation, but field officers' understanding of the regulations is still limited. Limited infrastructure is the main obstacle, as waste collection carts and supporting equipment are inadequate, and maintenance responsibilities are left to field officers. The implementer's disposition shows a positive commitment to public-private collaboration in managing the Benowo landfill and methane gas processing system. The bureaucratic structure functions effectively with a clear division of tasks from the RT/RW level up to the TPA.Penelitian ini menganalisis implementasi Peraturan Daerah Kota Surabaya No. 1 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah dan Kebersihan menggunakan kerangka analisis implementasi kebijakan Edward III. Metode penelitian kualitatif deskriptif dilaksanakan selama 6 bulan (Januari-Juni 2024) di Kota Surabaya, dengan lokasi penelitian di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya, TPS Trenggilis Prapen 88, dan wilayah operasional pengelolaan sampah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pengelolaan sampah telah berjalan dengan sistem 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan teknologi pengolahan sampah organik menggunakan larva, namun terdapat kesenjangan signifikan pada aspek sumber daya. Komunikasi kebijakan telah dilakukan melalui sosialisasi rutin namun masih terbatas pemahaman petugas lapangan terhadap regulasi. Keterbatasan sarana prasarana menjadi kendala utama, dimana gerobak pengangkut sampah dan peralatan penunjang tidak memadai serta tanggungjawab pemeliharaan diserahkan kepada petugas lapangan. Disposisi implementor menunjukkan komitmen positif dengan kolaborasi pemerintah-swasta dalam pengelolaan TPA Benowo dan sistem pengolahan gas metana. Struktur birokrasi berjalan efektif dengan pembagian tugas yang jelas dari level RT/RW hingga TPA.
Survei Pengetahuan dan Kebutuhan Guru Terhadap Penerapan Pembelajaran Literasi Budaya Anak Usia Dini Annisa, Fitri; Wulandari, Rina; Prayitno, Prayitno
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 3 (2025): December 2025 in Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i3.1397

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman dan kebutuhan guru TK terhadap literasi budaya anak usia dini. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survey, data dikumpulkan melalui kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap literasi budaya berada pada ketegori tinggi, terutama dalam aspek konseptual dan urgensinya, namun terdapat kesenjangan antara pemahaman dan penerapan di kelas. Guru juga menghadapi kendala dalam kurangnya  pelatihan serta minimnya dukungan dari dinas pendidikan kebudayaan. Di sisi lain, mayoritas guru menunjukkan kebutuhan yang tinggi terhadap media pembelajaran berbasis budaya lokal yang menarik perhatian dan aplikatif, seperti pop-up book dan media digital berbasis budaya. Kesenjangan ini menunjukkan bahwa pengetahuan konseptual guru belum sepenuhnya terinternalisasi dalam praktik pembelajaran karena terbatasnya pelatihan kontekstual dan dukungan kelembagaan. Oleh karena itu, penguatan literasi budaya anak usia dini perlu diupayakan melalui pengembangan strategi, kebijakan, dan media yang berbasis nilai budaya lokal agar dapat menumbuhkan identitas budaya dan karakter anak sejak dini.