Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Turnover Intention in Gen Z Keshia Keshia; Ronnie Resdianto Masman
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 3 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i3.37900

Abstract

Di tengah dinamika kerja yang semakin kompleks, organisasi tidak hanya dituntut untuk merekrut karyawan yang berkinerja baik, tetapi juga harus mempertahankan karyawan terbaik mereka dalam jangka panjang. Namun, terdapat perusahaan yang menghadapi tantangan terkait keinginan karyawan untuk berpindah pekerjaan atau yang dikenal dengan istilah turnover intention. Tingginya turnover intention pada generasi Z menjadi tantangan besar bagi organisasi karena generasi ini cenderung menunjukkan komitmen yang lebih rendah dan cenderung meninggalkan pekerjaannya ketika perusahaan tidak dapat memenuhi harapan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh perceived supervisor support terhadap turnover intention melalui work engagement pada karyawan generasi Z di Jakarta Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif. Sampel terdiri dari 150 karyawan generasi Z di Mal Ciputa, Mal Taman Anggrek, dan Mal Hublife yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis dengan metode SEM-PLS melalui SmartPLS 4.1.1.5. Penelitian ini menunjukkan bahwa perceived supervisor support berpengaruh positif dan signifikan terhadap work engagement, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap turnover intention. Selain itu, work engagement tidak berpengaruh signifikan terhadap turnover intention dan tidak memediasi pengaruh perceived supervisor support terhadap turnover intention. Temuan ini mengindikasikan bahwa dukungan atasan yang dirasakan mampu meningkatkan keterikatan kerja, namun belum cukup kuat untuk menurunkan niat karyawan generasi Z dalam meninggalkan pekerjaan. Amid increasingly complex work dynamics, organizations are not only required to recruit high performing employees, but also to retain their best employees in the long term. However, some companies face challenges related to employees’ desire to change jobs, known as turnover intention. The high turnover intention among generation Z employees poses a major challenge for organizations because this generation tends to show lower commitment to the company and is more likely to leave their job and look for another one when the company cannot meet their expectations and needs. This study aims to examine the effect of perceived supervisor support on turnover intention through work engagement among generation Z employees in West Jakarta. This study uses a quantitative approach with a descriptive research design. The sample consisted of 150 generation Z employees working at ciputra Mall, Taman Anggrek Mall, and Hublife Mall, selected using purposive sampling. The data obtained were processed using SEM-PLS analysis through SmartPLS 4.1.1.5. The result of this study indicate that perceived supervisor support has a positive and significant effect on work engagement but does not have a significant effect on turnover intention. Furthermore, work engagement does not significantly affect turnover intention and is unable to mediate the effect pf perceived supervisor support on turnover intention. These findings indicate that perceived supervisor support can increase work engagement but is not strong enough to reduce generation Z employees intention to leave their jobs.
Peran Kewirausahaan Berkelanjutan dalam Intensi Kewirausahaan dan Performa Bisnis Gen Z Daylen Febrio Aliman; Ronnie Resdianto Masman
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 3 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i3.38082

Abstract

Perkembangan kewirausahaan berkelanjutan menjadi aspek penting dalam mendorong lahirnya wirausahawan muda yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan sosial. Mahasiswa sebagai generasi penerus memiliki peran strategis dalam menciptakan bisnis jangka panjang. Namun, praktik kewirausahaan berkelanjutan dan perhatian terhadap performa bisnis mahasiswa belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh intensi kewirausahaan berkelanjutan terhadap performa bisnis, baik secara langsung maupun melalui kewirausahaan berkelanjutan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan kausalitas dan desain cross-sectional. Sampel diperoleh melalui purposive sampling terhadap 147 mahasiswa Manajemen Bisnis Universitas Tarumanagara angkatan 2022 yang telah menyelesaikan mata kuliah Model dan Simulasi Bisnis. Analisis data dilakukan menggunakan SmartPLS dengan metode PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensi kewirausahaan berkelanjutan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kewirausahaan berkelanjutan dan performa bisnis. Kewirausahaan berkelanjutan berpengaruh positif terhadap performa bisnis dan memediasi pengaruh intensi kewirausahaan berkelanjutan terhadap performa bisnis. Nilai R² menunjukkan kemampuan prediktif model yang kuat, sedangkan nilai Goodness of Fit berada pada kategori tinggi, menandakan model layak dan sesuai dengan fenomena penelitian. Penelitian ini menegaskan bahwa intensi kewirausahaan berkelanjutan penting untuk mendorong performa bisnis. Institusi pendidikan disarankan mengembangkan pengetahuan, mindset, dan praktik kewirausahaan berkelanjutan melalui pengalaman belajar yang relevan. The development of sustainable entrepreneurship has become an important aspect in encouraging the emergence of young entrepreneurs who are not only profit-oriented but also concerned with environmental and social sustainability. Students, as the next generation, have a strategic role in creating long-term businesses. However, sustainable entrepreneurship practices and attention to students’ business performance are still not optimally implemented. This study aims to analyze the effect of sustainable entrepreneurial intention on business performance, both directly and through sustainable entrepreneurship as a mediating variable. This study uses a quantitative method with a causal approach and a cross-sectional design. The sample was obtained through purposive sampling of 147 Business Management students at Universitas Tarumanagara, class of 2022, who had completed the Business Model and Simulation course. Data were analyzed using SmartPLS with PLS-SEM method. The results show that sustainable entrepreneurial intention has a positive and significant effect on sustainable entrepreneurship and business performance. Sustainable entrepreneurship also has a positive and significant effect on business performance and is proven to mediate the influence of sustainable entrepreneurial intention on business performance. The R² value indicates that the research model has strong predictive ability, while the Goodness of Fit value is in the high category, indicating that the model is appropriate and robust in explaining the research phenomenon. The conclusion of this study emphasizes that increasing sustainable entrepreneurial intention is important to encourage better student business performance. Educational institutions are recommended to strengthen knowledge, mindset, and sustainable entrepreneurship practices through relevant learning experiences.