Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis Line Balancing Menggunakan Metode Largest Candidate Rule, Killbridge and Western Method, dan Ranked Positional Weights Method di PT. XYZ Masdani Irfan Prakoso Karmawan; Farida Pulansari; Dwi Sukma Donoriyanto
JUMINTEN Vol. 1 No. 1 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i1.10

Abstract

PT. XYZ berdiri pada tahun 2015 merupakan perusahaan yang bergerak di bidang prasarana lalu lintas yang memiliki produk berupa Tiang RPPJ (Rambu Pendahulu Petunjuk Jurusan). Pada lini produksi sering terjadi bottleneck pada proses pengelasan lantai tiang terhadap tiang utama sehingga mengakibatkan ada beberapa work station yang mengalami idle time yang signifikan dalam setiap proses produksi yang dilakukan. Penyelesaian masalah bottleneck menggunakan line balancing dengan membandingkan tiga metode yaitu Largest Candidate Rule, Killbridge and Western Method, dan Ranked Positional Weights yang akan dibandingkan. Masing-masing dari ketiga metode tersebut akan menghasilkan line efficiency, balance delay, dan smoothness index. Metode yang memiliki line efficiency tertinggi akan dipilih sebagai metode yang direkomendasikan. Jika terdapat dua metode yang memiliki hasil line efficiency sama besarnya maka metode yang direkomendasikan dilihat dari nilai smoothness index yang paling mendekati 0 dari kedua metode tersebut. Hasil penelitian menunjukan metode Ranked Positional Weights sebagai metode rekomendasi dengan line efficiency 90,27%, balance delay 9,72%, dan smoothnes index sebesar 19,56936
Pengukuran Kinerja dengan Metode Supply Chain Operations Reference (SCOR) Aji Setiawan; Farida Pulansari; Sumiati
JUMINTEN Vol. 1 No. 1 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i1.14

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan yang memproduksi resin. Selama ini perusahaan tersebut telah menerapkan konsep SCM pada semua produk resin untuk mengatur aliran barang mulai dari supplier hingga sampai ke tangan konsumen akhir. Akan tetapi, supply chain perusahaan mengalami permasalahan pada produk resin acryic yang berkaitan dengan meningkatnya jumlah Costumer Complaint pada tahun 2019. Peningkatan jumlah tersebut mungkin diakibatkan oleh beberapa faktor, diantaranya spesifikasi dan jumlah produk yang tidak sesuai sampai keterlambatan pengiriman. Maka dibuatlah penelitian untuk mengukur kinerja perusahaan dengan metode Supply Chain Operations Reference (SCOR). Dari pengukuran tersebut didapatkan hasil kinerja yang akan mengarahkan perusahaan dan memberikan keuntungan, baik itu untuk perusahaan itu sendiri, supplier maupun konsumen. Dari hasil pengukuran performansi supply chain PT. XYZ maka dapat diketahui bahwa nilai performansi supply chain di PT. XYZ pada bulan April 2018 sampai Maret 2019 dikategorikan baik karena nilai rata-rata performansi yang dihasilkan adalah 80,88 (baik). Dengan nilai performansi terendah pada bulan Maret 2019 yaitu 66,04 dan nilai indikator KPI yang terendah berasal dari dimensi Make yaitu Drumming Production Time dengan skor 49,17.
Analisis Keseimbangan Lintasan Menggunakan Metode Largest Candidate Rule, Killbridge and Western Method, Ranked Positional Weights Helmi Syaiful Haq; Farida Pulansari; Akmal Suryadi
JUMINTEN Vol. 1 No. 3 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i3.18

Abstract

UD. XYZ merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi spare part otomotif, aksesoris sepeda motor dan juga alat bantu pertanian. UD. XYZ memiliki lini proses yang memproduksi standar paddock untuk sepeda motor tipe sport. Pada lini produksi paddock sering terjadi bottleneck pada proses pengerolan pipa dan proses pengecatan sehingga mengaki-batkan ada beberapa work station yang mengalami idle time yang signifikan dalam setiap proses produksi yang dilakukan. Metode yang digunakan dalam menyelesaikan masalah ini adalah Larg-est Candidate Rule, Killbridge and Western Method, dan Ranked Positional Weights sebagai metode pembanding. Dengan menghasilkan metode yang paling optimal adalah metode Largest Candidate Rule yang menghasilkan line efficiency 85,04%, balance delay sebesar 19,94%, dan smoothnes index 1,8239 dengan jumlah operator sebanyak 6 orang.
Perancangan Sistem Informasi Persewaan Alat Berat Berbasis Website Online Guna Meningkatkan Pelayanan Konsumen pada CV. Utomo Tehnik Sidoarjo Akbar Ketinggi Nugraha; Farida Pulansari
JUMINTEN Vol. 1 No. 2 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i2.50

Abstract

Ilmu pengetahuan serta teknologi informasi saat ini telah mengubah paradigma masyarakat dalam mencari dan mendapatkan informasi, yang salah satunya melalui jaringan internet. Kemudahan dalam mencari dan mendapatkan informasi inilah yang menjadikan pemanfaatan teknologi hampir diterapkan hampir di berbagai bidang. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa yang menawarkan persewaan berbagai jenis alat berat. Permasalahan yang terjadi pada yaitu pada proses persewaan yang masih kurang efektif, dimana para customer yang akan melakukan persewaan harus datang langsung ke kantor dan bertemu admin. Selain itu, penyimpanan data pada perusahaan masih menggunakan catatan manual sehingga menyulitkan admin dalam proses perekapan data dan menimbulkan resiko data-data tersebut hilang. Penelitian ini bertujuan untuk membantu meningkatkan keefektifan proses persewaan alat berat baik dari segi penyewa maupun admin dengan cara merancang sistem infromasi persewaan online berbasis website yang dapat diakses kapan saja dan dimana saja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya perancangan sistem informasi berbasis website yang dirancang dengan menggunakan XAMPP dan Bootstrap ini dapat mempermudah penyewa dalam melakukan penyewaan alat berat dan admin dapat dengan mudah merekap data informasi penyewaan karena data tersebut telah tercatat pada server, serta admin dapat dengan mudah mempromosikan spesifikasi alat berat yang dimiliki karena sistem informasi yang dibangun telah tersedia secara daring/online.
Pengendalian dan Perencanaan Bahan Baku Produksi Kerupuk Guna Meminimalkan Biaya Persediaan Bahan Baku di UD. LB dengan Menggunakan Metode MRP Teknik Lot Sizing LFL,EOQ, dan FPR Dany Hadi Dwi Purnama; Farida Pulansari
JUMINTEN Vol. 1 No. 4 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i4.86

Abstract

Proses produksi merupakan kegiatan inti dari suatu perusahaan manufaktur. Oleh karena itu perusahaan manufaktur harus mempunyai pelayanan, kebijakan, dan kualitas produk yang dapat diandalkan guna memuaskan konsumen. Sehingga, perlu ditunjang oleh suatu sistem produksi yang seefisien mungkin.. UD. XYZ merupakan salah satu pelaku industri kerupuk yang ada di kecamatan Mojoagung Jombang, Jawa Timur. Sebagai pelaku industri UD. XYZ memiliki kendala dalam melakukan proses produksi, terutama pada pengendaliaan bahan baku yang menyebabkan biaya bahan baku yang tinggi. Dari hasil analisis perhitungan menggunakan metode MRP di dapatkan hasil pengolahan data perhitungan total biaya bahan baku pada periode September 2018 sampai Agustus 2019 dengan teknik Lotting LFL sebesar Rp 3.906.613.280,- ; teknik Lotting EOQ sebesar Rp 3.991.925.701,- dan teknik biaya terkecil pada metode MRP teknik Lotting LFL dengan efisiensi biaya sebes Lotting FPR sebesar Rp 3.941.763.672,- serta untuk perhitungan rill perusahaan sebesar Rp 4.168.798.849,-. Dari semua hasil perhitungan didapat total ar 6.2 %.atau dapat menghemat biaya sebesar Rp 262.185.569.- Sehingga metode tersebut dipilih untuk pengendalian dan perencanaan penjadwalan baku periode September 2019 sampai Agustus 2020. Dalam pengendalian dan perencanaan penjadwalan bahan baku periode September 2019 sampai Agustus 2020 digunakan metode peraman Single Exponensial Smoothing SES (Apha= 0,2) dengan nilai MSE sebesar 2,624 untuk meramalkan jumlah permintaan yang akan datang. Hasil proses MRP teknik lotting LFL pada periode September 2019 sampai Agustus 2020 didapatkan total biaya bahan baku sebersar Rp 3.892.137.753,-
Pemilihan Supplier Sparepart Liner Screw Vacum Press Dengan Metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) dan Goal Programming di PT. LRS Thalia Naptalena; Farida Pulansari
JUMINTEN Vol. 1 No. 5 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i5.118

Abstract

Supplier yang melakukan pekerjaan secara optimal maka akan membantu perusahaan dalam menghasilkan produk yang optimal juga. Maka dari itu, pemilihan supplier yang tepat sangatlah penting untuk hasil produksi perusahaan. Jikalau pemilihan supplier tidak tepat maka akan memberikan dampak yang buruk bagi perusahaan salah satunya menghasilkan produk yang tidak maksimal sehingga profit perusahaan dapat menurun. PT. Loka Refractories adalah perusahaan yang bergerak dibidang industri manufaktur yang memproduksi batu tahan api. Perusahaan mengalami permasalahan dalam pemilihan supplier sparepart liner screw vacum press yang merupakan sparepart mesin press. Permasalahan yang dialami perusahaan yaitu dalam hal delivery tidak tepat waktu dan kualitas yang diberikan juga semakin menurun. Dalam hal ini peneliti menggunakan metode AHP dan Goal Programming. Dengan penggabungan metode AHP dan Goal Programming maka dapat menyelesaikan permasalahan yang kompleks yang digambarkan secara hierarki dan mendapatkan hasil yang optimal. Hasil penelitian diperoleh pembobotan 5 kriteria utama yaitu kriteria Harga, Kualitas, Delivery, Flexibility, dan Communication System dengan hasil kriteria kualitas sebagai kriteria dengan bobot terbesar yaitu sebesar 0,442169atau 44%. Dari perhitungan didapatkan hasil perangkingan yaitu Pemasok 2, Pemasok 1, dan Pemasok 3. Supplier terbaik dari sparepat liner screw vacum press PT Loka Refractories Surabaya yaitu Pemasok 2.
Analisa Line Balancing Menggunakan Metode Moodie Young dan Ranked Positional Weight di CV. XYZ Dhimas Putra Setyawan; Farida Pulansari; Kinanti Resmi Hayati
JUMINTEN Vol. 2 No. 1 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i1.140

Abstract

CV. XYZ adalah perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang produksi sarana prasarana lalu lintas seperti RPPJ, PJU, rambu-rambu, dan trafic light. Masalah yang timbul pada perus-ahaan ini adalah kurang efisiennya lini produksi tiang Rambu Pendahulu Penunjuk Jurusan (RPPJ), yang ditandai dengan munculnya waktu delay yang menyebabkan bottleneck pada sejumlah stasiun kerja. Hal ini disebabkan oleh tidak seimbangnya pembagian beban kerja pada setiap stasiun. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan efisiensi lini produksi dengan pen-dekatan keseimbangan lintasan. Keseimbangan lintasan mampu meningkatkan efisiensi dengan pemerataan beban kerja disetiap stasiun. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasa-lahan yaitu Moodie Young dan Ranked Positional Weight. Kedua metode ini memiliki karakteristik yang serupa dalam menyelesaikan permasalahan keseimbangan lintasan, yaitu dengan penggunaan matriks hubungan antar elemen kerja. Hasil perbandingan metode akan dipilih ber-dasarkan tingkat efisiensi dan smoothes index terbaik sebagai solusi dari permasalahan keseim-bangan lintasan. Hasil dari penelitian ini adalah penggunaan metode Moodie Young sebagai so-lusi optimal, karena memiliki line efficiency sebesar 85,06%, balance delay sebesar 14,94%, dan smoothes index sebesar 47,51, dengan jumlah stasiun kerja sebanyak 9 stasiun kerja.
Analisis Pengukuran Waktu Kerja dengan Stopwatch Time Study Untuk Meningkatkan Target Produksi di PT. XYZ Aditya Yudha Pradana; Farida Pulansari
JUMINTEN Vol. 2 No. 1 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i1.217

Abstract

Seiring dengan meningkatnya perkembangan dalam dunia industri saat ini, perusahaan dituntut untuk mampu bersaing dan berkompetisi secara sehat dalam segi kualitas, harga, serta pelayanan dengan melakukan perbaikan yang terus-menerus dan berkesinambungan. PT. XYZ merupakan sebuah pabrik yang bergerak di pembuatan botol kaca. Pabrik ini memproduksi berbagai macam botol kaca sesuai request atau permintaan dari customer-nya. Salah satu produk yang dihasilkan yaitu botol Citra, Helen, dan Serimpi yang juga akan menjadi sampel dari penelitian ini. Permasalahan yang ditemukan pada PT. XYZ adalah produk yang dihasilkan tidak memenuhi target produksi dari yang sudah ditetapkan oleh pabrik. Hal tersebut dikarenakan pihak pabrik sendiri tidak mempunyai waktu standar dalam mengerjakan produk. Sehingga untuk mencapai target produksi tersebut dan juga untuk menghilangkan kerugian yang diperoleh pabrik maka diterapkannya waktu baku untuk mengetahui berapa lama produk tersebut dibuat sesuai jenisnya. Berdasarkan masalah tersebut, maka dilakukan pengukuran waktu kerja dengan menggunakan metode Stopwatch Time Study. Adapun hasil dari penelitian ini diperoleh data pada botol Citra waktu standar untuk memproduksi satu unit sebesar 34,87 detik, output standar berdasarkan waktu baku adalah 2.169 unit/hari, untuk meningkatkan target produksi sebanyak 5.550 unit/hari maka operator yang dibutuhkan adalah 3 operator. Pada botol Helen waktu standar untuk memproduksi satu unit sebesar 23,31 detik, output standar berdasarkan waktu baku adalah 3.243 unit/hari, untuk meningkatkan target produksi sebanyak 6.000 unit maka operator yang dibutuhkan adalah 2 operator. Dan pada botol Serimpi waktu standar untuk memproduksi satu unit sebesar 14,22 detik, output standar berdasarkan waktu baku adalah 5.318 unit/hari, untuk meningkatkan target produksi sebanyak 7.950 unit/hari maka operator yang dibutuhkan adalah 2 operator.
Analisa Pengendalian Persediaan Kayu Pinus dengan Metode Continuous (Q) Dan Periodic Review (P) di CV. XYZ Bakhtiar Nur Ikhsan; Farida Pulansari
JUMINTEN Vol. 2 No. 5 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i5.332

Abstract

Perusahaan ini bergerak di bidang produksi mainan kayu. Dalam proses produksinya, perusahaan kerap kali mengalami kendala. Selama proses pemesanan, perusahaan mengalami permintaan yang fluktuatif. Dalam menghadapi fluktuasi tersebut perusahaan kurang mengantisipasi dengan baik. Alhasil, ketika permintaan melonjak tinggi sedangkan bahan baku yang dipesan belum kunjung datang, maka hal tersebut dapat berpotensi menyebabkan kehabisan persediaan (stockout). Jika hal ini terjadi berulang kali maka perusahaan akan kehilangan potensi keuntungan. Di lain sisi jika persediaan berlebih dan disimpan dalam waktu yang terlalu lama maka dapat membuat biaya persediaan menjadi membengkak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan pengendalian persediaan Kayu Pinus dengan permintaan yang fluktuatif di CV Putra Putri. Hasil perhitungan diperoleh dengan dengan total biaya persediaan minimum adalah dengan metode Continuous Review (Q) Lost Sales sebesar Rp. 1.230.366.286 dengan metode perusahaan sebesar Rp. 1.292.701.579 sehingga penghematan sebesar Rp. 62.335293. Jumlah pemesanan Bulan Agustus 2021-Juli 2023 sebesar 608 balok dengan total biaya persediaan sebesar Rp.1.305.828.069.
Penerapan Metode Material Requirement Planning Terhadap Perencanaan Persediaan Bahan Baku Tangki Air Stainless Imanda Rahmasari; Farida Pulansari
JUMINTEN Vol. 3 No. 1 (2022): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v3i1.381

Abstract

Dalam masa sekarang ini suatu perusahaan haruslah bisa mempersiapkan dirinya menjadi lebih baik. Hal tersebut dikarenakan dalam era perdagangan maju seperti sekarang ini akan dapat mengakibatkan persaingan menjadi lebih ketat. Obyek penelitian ini adalah salah satu perusahaan penyedia tangki air di Sidoarjo. Perusahaan tersebut memiliki produk yang paling banyak diminati oleh konsumen, yakni tangki air stainless. Keunggulan dari produk tersebut adalah dapat menghambat pertumbuhan bakteri berlebih pada air yang disimpannya. Namun dalam proses produksinya, sering kali dijumpai adanya persediaan bahan baku yang overstock. Hal tersebut dikarenakan oleh sistem perencanaan produksi yang dilakukan oleh perusahaan belum sesuai dengan demand yang ada. Maka, penelitian ini bertujuan untuk menentukan perancangan terhadap persediaan bahan baku tangki air stainless di perusahaan berupa jadwal produksi atau jadwal pemesanan dari masing-masing bahan baku. Keterbaruan dari penelitian ini adalah fokus dari hasil penelitian, yakni tentang penjadwalan produksi dan pemesanan bahan baku. Penelitian ini melibatkan proses peramalan dengan Moving average dan Single exponential smoothing yang selanjutnya dilanjutkan dengan metode Material requirement planning (MRP). Dari pengolahan data yang sudah dilaksanakan, maka diperoleh stock out terbanyak terjadi pada komponen produk tangki air stainless yang merupakan produk jadi, yakni sebanyak sembilan kali dengan jumlah sebanyak 350 unit.