Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : Journal of Community Development and Disaster Management

Peran Karang Taruna Dalam Mengembangkan Taman Desa Di Desa Prajegan Kecamatan Sukorejo Ponorogo: The Role Of Karang Cadets In Developing Village Parks In Prajegan Village, Sub-District Of Sukorejo, Ponorogo Ihwanudin, Eko; Misbahuddin, Muhammad; Ansori, Teguh
Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 5 No. 2 (2023): Journal of Community Development and Disaster Management
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/jcd.v5i2.3334

Abstract

Ponorogo merupakan sebuah kabupaten yang memilki banyak potensi yang harus dikembangkan dan lestarikan, baik potensi alam maupaun potensi budaya yang ada didaerah Ponorogo. Didesa Prajegan yang bertempat sebelah utara Kabupaten Ponorogo lebih tepatnya hapir berbatasan dengan Kabupaten Magetan, Desa Prajegan juga mempunyai potensi alam Buatan yang bagus yaitu Taman Sumringah yang berda disebelah Timurnya Kantor Kepala Desa Prajegan. Didalam sebuah Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bagaiaman Peran Pemuda dalam membangun wisata desa, (2) Menjadikan komponen masyarakat mau dalam menawarkan ide-ide membangun wisata, (3) Strategi bagaimana pemerintah Desa dan Pemuda dalam mengembangkan objek wisata Desa. Jenis penelitian dalam skripsi ini mengunakan Penelitian Kualitatif,dengan pendekatan bagaimana Peran Pemuda Ansor dan Karang Taruna Dalam Mengembangkan Taman Desa Di Desa Prajegan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa didalam sebuah pembangunan dan pengembangan wisata peran pemuda dan masyarakat dalam melakukan pengembangan dan terus perbaikan dalam membangun wisata lebih indah dan nyaman untuk pengunjung yang datang dan akan berwisata. Dengan itulah pemuda mempunyai semangat tinggi dalam melakukan dan mengembangkan budaya yang ada Di Desa Prajegan baik budaya kesenian seperti Reog,ketroprak,Gajah, Unta dan masih banyak lagi yang menjdikan meningkatkan potensi desa menjadi lebih baik dan mempunyai daya saing tinggi terhadap yang lain,dengan itulah pemuda Ansor dan Karang Taruna harus bisa meneruskan dan melakukan perubahan menjadi yang lebih baik. Ponorogo is a district that has a lot of potential that must be developed and preserved, both natural potential and cultural potential in the Ponorogo area. In Prajegan Village, which is located in the north of Ponorogo Regency, almost directly adjacent to Magetan Regency, Prajegan Village also has good artificial natural potential, namely Sumringah Park which is located to the east of the Prajegan Village Head Office. In this research, it aims to find out (1) what is the role of youth in building village tourism, (2) making community components willing to offer ideas for building tourism, (3) strategies for how the village government and youth develop village tourism objects. The type of research in this thesis uses qualitative research, with an approach to the role of Ansor youth and youth organizations in developing village parks in Prajegan village. The results of this study indicate that in tourism development and development the role of youth and society is in developing and continuing to improve in building more beautiful and comfortable tourism for visitors who come and will travel. With that young people have high enthusiasm in carrying out and developing the culture that exists in Prajegan Village, both artistic culture such as Reog, ketroprak, elephants, camels and many more which make the village's potential better and have high competitiveness against others, with that Ansor youth and Karang Taruna must be able to continue and make changes for the better.
Penurunan Stunting Berbasis Komunitas Studi Kasus Percontohan Kalurahan Sidoluhur Kabupaten Sleman: Community-Based Stunting Reduction: A Pilot Case Study of Sidoluhur Village, Sleman Regency Teguh Ansori; Muchlashin, Anif
Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 7 No. 1 (2025): Journal of Community Development and Disaster Management
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/jcd.v7i1.6935

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kesehatan yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, angka prevalensi stunting secara nasional mengalami kenaikan dari 16,4% (2022) menjadi 18% (2023), sementara Kabupaten Sleman berhasil menurunkan prevalensi dari 15% menjadi 12,4%. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk menganalisis strategi percepatan penurunan stunting berbasis komunitas di Kalurahan Sidoluhur, Sleman. Informan penelitian ditetapkan secara purposive, melibatkan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader posyandu, serta keluarga berisiko stunting. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan strategi efektif dalam penanganan stunting di tingkat komunitas. Studi ini menyoroti pendekatan berbasis komunitas dalam percepatan penurunan stunting di Kalurahan Sidoluhur, Sleman. Upaya yang dilakukan melibatkan intervensi spesifik dan sensitif melalui pemantauan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), pendampingan keluarga berisiko stunting, serta sinergi lintas sektoral antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Identifikasi faktor penyebab stunting di tingkat lokal memungkinkan penyusunan program berbasis bukti yang lebih efektif. Dengan optimalisasi anggaran dana kalurahan dan pendekatan berbasis komunitas, diharapkan tercipta solusi berkelanjutan untuk mencapai target penurunan prevalensi stunting menuju "Jogja Bebas Stunting" melalui strategi yang tepat sasaran