Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh penambahan labu kuning (Curcubita moschata) terhadap pH, waktu leleh, dan sensoris es krim Kartika, D.C.; Yelnetty, A.; Tamasoleng, M.; Hadju, R.; Sakul, S.
ZOOTEC Vol. 45 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan labu kuning terhadap pH, waktu leleh dan sensoris es krim. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak  Lengkap (RAL) dengan 6  perlakuan dengan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Perlakuan berupa penambahan puree labu kuning dengan persentase yaitu, P1 penambahan labu kuning sebanyak 10% + 90% susu, P2 penambahan labu kuning sebanyak 20% + 80% susu, P3 penambahan labu kuning sebanyak 30% + 70% susu, P4 penambahan labu kuning sebanyak 40% + 60% susu, dan P5 penambahan labu kuning sebanyak 50% + 50% susu. Parameter yang diukur yaitu pH, waktu leleh, dan uji sensoris (warna, aroma, rasa dan tekstur). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan yang diberikan. tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap pH tetapi memberikan pengaruh berbeda nyata (P<0,05) terhadap waktu leleh. Pengujian secara sensoris perlakuan yang diberikan tidak berpengaruh nyata terhadap aroma dan tekstur tetapi memberikan pengaruh yang berbeda nyata (P<0,05) terhadap warna dan cita rasa. Berdasarkan hasil dan pembahasan disimpulkan bahwa penambahan 40% labu kuning memberikan hasil terbaik pada waktu leleh dan kualitas sensoris untuk variabel warna dan cita rasa. Kata Kunci: Es krim, labu kuning, organoleptik, pH, waktu leleh
Pengaruh penambahan gula aren (Arrenga pinata merr) dengan kosentrasi berbeda terhadap pH, total padatan, dan sensoris yoghurt Widiana, I.M.; Yelnetty, A.; Lontaan, N.N.
ZOOTEC Vol. 46 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35792/zot.46.1.2026.65492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan gula aren (Arrenga pinata merr) dengan kosentrasi berbeda terhadap pH, total padatan, dan sensoris yoghurt. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 7 perlakuan yang terdiri dari P0= gula kristal 12%,  P1 = gula aren 2 % + gula kristal 10%,  P2= gula aren 4% + gula kristal 8%, P3 = gula aren 6% + gula kristal 6%, P4 = gula aren 8% + gula kristal 4% , P5= gula aren 10% + gula kristal 2%, dan P6= gula aren 12%, masing-masing perlakuan terdiri dari 3 ulangan. Variabel yang diukur yaitu pH, total padatan, dan sensoris yoghurt. Berdasarkan hasil penelitian perlakuan dengan tambahan 12% gula kristal menunjukkan hasil berbeda nyata (P<0,05) lebih tinggi dibandingkan perlakuan lainnya pada pH dan total padatan. Uji sensoris menunjukkan hasil berbeda tidak nyata (P>0,05) pada semua variabel yaitu warna, aroma, tekstur, dan cita rasa. Pada variabel warna perlakuan dengan penambahan gula kristal 12% menunjukkan hasil tertinggi, pada variabel aroma dan tekstur perlakuan dengan penambahan gula aren 10% + gula kristal 2% banyak disukai oleh panelis, sedangkan pada variabel cita rasa perlakuan dengan penambahan gula aren 12% merupakan perlakuan yang paling banyak disukai oleh panelis. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan gula aren dengan konsentrasi yang berbeda berpengaruh terhadap nilai pH dan total padatan pada yoghurt serta semakin bertambahnya konsentrasi gula aren yang ditambahkan pada yoghurt semakin menurun juga nilai pH dan total padatan pada yoghurt. Untuk uji sensoris perlakuan dengan penambahan 10% gula aren + 2% gula kristal merupakan perlakuan yang banyak disukai oleh panelis. Kata kunci : gula aren, gula kristal, yoghurt
Kualitas nilai pH, total padatan dan sensoris yoghurt probiotik yang ditambahkan labu kuning (Cucurbita Moschata) Latjintji, A.S.A.; Yelnetty, A.; Hadju, R; Rotinsulu, M. D
ZOOTEC Vol. 46 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35792/zot.46.1.2026.65930

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan labu kuning terhadap pH, total padatan, dan kualitas sensoris yoghurt (warna, aroma, kekentalan, dan citarasa). Bahan utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah:300 g labu kuning, susu ultra high temperatur (UHT) 5.600 mL skim milk 240 g, dan sukrosa 360 g, starter yang digunakan Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus 600 ml. Peralatan yang digunakan adalah autoclove, pH meter, erlenmeyer, tabung reaksi, pipet, thermometer, timbangan analitik, cawan, desikator, blender, oven, incubator, plastik, pipet micro, lampu spritus, dan alat uji organoeleptik yaitu tissue, aqua, ketimun, kertas, kusioner dan alat tulis. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan dan 3 ulangan. Data dianalisis menggunakan (ANOVA) dan uji organoeleptik menggunakan skala hedonik dengan 35 panelis. Apabila perlakuan berpengaruh nyata maka dilanjutkan uji lanjut beda nyata jujur (BNJ). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa yoghurt labu kuning memberikan pengaruh berberda sangat nyata pada pH (P<0,05) dan pengaruh yang sangat nyata pada total padatan (P<0,5). Dan untuk sensoris memberikan pengaruh yang berbeda sangat nyata (P<0,05) pada (warna dan tekstur) sedangkan pada (aroma dam citarasa) memberikan perbedaan yang tidak nyata (P>0,05). Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penambahan labu kuning 10% memberikan hasil yang baik pada ph, total padatan, dan sensoris yoghurt. Kata Kunci: yoghurt, labu kuning, sensoris