Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Hubungan Asupan Serat dengan Status Gizi pada Peserta Prolanis Puskesmas Kedaton Bandar Lampung Sutrio Sutrio; Arie Nugroho; Endang Sri Wahyuni; Anggun Rusyantia; Mindo Lupiana
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Juli: Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v5i2.6100

Abstract

The Chronic Disease Management Program (Prolanis) is a healthcare service program aimed at improving the quality of life of individuals with chronic diseases. Fiber intake plays a crucial role in maintaining optimal nutritional status, especially for individuals with diabetes and hypertension, who are the main targets of Prolanis. This study aims to examine the relationship between fiber intake and nutritional status among Prolanis participants at Kedaton Community Health Center (Puskesmas Kedaton). The research employed a descriptive-analytic design with a cross-sectional approach. A total of 60 respondents were selected using purposive sampling. Fiber intake data were obtained through a 2x24-hour food recall, while nutritional status was determined using Body Mass Index (BMI) measurements. Data analysis was conducted using the Chi-square test. The results showed that nearly half of the Prolanis participants had inadequate fiber intake (47.6%) and excessive nutritional status (50%). Statistical tests revealed a significant relationship between fiber intake and nutritional status (p = 0.005). Strengthening nutrition education for Prolanis participants is necessary, particularly regarding the importance of daily fiber consumption as part of chronic disease management and nutritional status maintenance to help control body weight and improve nutritional outcomes.
Analisis Prediksi Customer Churn Nasabah Bank dengan Algoritma Random Forest Puspa Ayu Prayogi , Anindita; Sucipto; Arie Nugroho
Jurnal JE-UNISLA : Electronic Control, Telecomunication, Computer Information and Power System Vol 11 No 1 (2026): MARET
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/je-unisla.v11i1.1585

Abstract

Tingkat churn nasabah yang tinggi merupakan tantangan serius bagi sektor perbankan karena berdampak pada pendapatan dan loyalitas jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi klasifikasi churn nasabah bank menggunakan algoritma Random Forest serta mengidentifikasi faktor-faktor utama yang memengaruhi churn. Berbeda dengan penelitian terdahulu yang umumnya menggunakan konfigurasi standar, penelitian ini menerapkan Random Forest dengan penyesuaian parameter serta analisis feature importance untuk mengevaluasi dampak feature selection terhadap performa model. Dataset publik dari Kaggle yang terdiri dari 10.000 data nasabah digunakan dalam penelitian ini. Dua model Random Forest dibangun, yaitu model dengan seluruh fitur dan model dengan fitur terseleksi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model tanpa feature selection menghasilkan akurasi tertinggi sebesar 86,7%, sementara penerapan feature selection tidak meningkatkan performa model. Faktor usia, jumlah produk, dan saldo rekening merupakan variabel paling berpengaruh terhadap churn. Hasil penelitian ini menegaskan keunggulan Random Forest dalam prediksi churn nasabah bank melalui pendekatan evaluatif terhadap feature selection serta memberikan kontribusi berupa analisis komparatif performa model yang dapat menjadi dasar pengambilan keputusan strategis dalam manajemen retensi nasabah.