Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Peran Muallaf Center Dalam Pembinaan Keagamaan Muallaf Di Yogyakarta stainu, ghazali; Hidayat, Topan
Al Ghazali Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : STAINU Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine how the adjustment in the conversion of aconvert. Subjects were reverts Center Yogyakarta. This study is a qualitativeresearch with phenomenological approach. Data obtained and collected throughsemi-structured interviews and observations by using interview guidelines and achecklist. Then, the data is analyzed using data reduction, display / presentationof data and make inferences / verification interactive model of Miles & Huberman(1984). The results showed that the problems experienced by a convert CenterYogyakarta is family issues, career and employment, and marginalized by society.The individual who has religious conversions "more work" that adjusts from achange in themselves and habits to get a good relationship with others and theenvironment. Problems related to the most fundamental change is present in thelife of a convert after deciding to perform conversions require an adjustment,especially in devotional practices and in families that do not convert to the faith ofthe subject. Role Muallaf Center through coaching is one way to help with theadjustment to convert
Peran Muallaf Center Dalam Pembinaan Keagamaan Muallaf Di Yogyakarta ghazali stainu; Topan Hidayat
Al Ghazali Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : STAINU Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine how the adjustment in the conversion of aconvert. Subjects were reverts Center Yogyakarta. This study is a qualitativeresearch with phenomenological approach. Data obtained and collected throughsemi-structured interviews and observations by using interview guidelines and achecklist. Then, the data is analyzed using data reduction, display / presentationof data and make inferences / verification interactive model of Miles & Huberman(1984). The results showed that the problems experienced by a convert CenterYogyakarta is family issues, career and employment, and marginalized by society.The individual who has religious conversions "more work" that adjusts from achange in themselves and habits to get a good relationship with others and theenvironment. Problems related to the most fundamental change is present in thelife of a convert after deciding to perform conversions require an adjustment,especially in devotional practices and in families that do not convert to the faith ofthe subject. Role Muallaf Center through coaching is one way to help with theadjustment to convert
PERAN MUALLAF CENTER DALAM PEMBINAAN KEAGAMAAN MUALLAF DI YOGYAKARTA Topan Hidayat
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v1i2.203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penyesuaian diri dalam perpindahan agama muallaf. Subyek penelitian adalah muallaf Center Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Data diperoleh dan dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi dengan menggunakan pedoman wawancara dan daftar checklist. Kemudian, data dianalisis dengan menggunakan analisis reduksi data, display / penyajian data dan membuat kesimpulan / verifikasi model interaktif dari Miles & Huberman (1984). Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah yang dialami oleh muallaf Center Yogyakarta adalah masalah-masalah keluarga, karir dan pekerjaan, dan terpinggirkan oleh masyarakat lainnya. Para Individu yang memiliki agama konversi "lebih banyak tugas" yang menyesuaikan dari perubahan dalam diri mereka sendiri dan kebiasaan untuk mendapatkan hubungan yang baik dengan orang lain dan lingkungan. Masalah yang terkait dengan perubahan yang paling mendasar hadir dalam kehidupan muallaf setelah memutuskan untuk melakukan konversi agama memerlukan penyesuaian terutama dalam kebiasaan ibadah dan dalam keluarga yang tidak mengkonversi ke iman subjek. Peran Muallaf Center melalui pembinaannya adalah salah satu cara untuk membantu penyesuaian untuk mengkonversi
Revitalising Al-Qur'an Learning Through Calligraphy: An Integrative Study At TPQ Saleh Hambali Jayapura Kahfi, Sahibul Kahfi; Zulihi, Zulihi; Hidayat, Topan
TA'DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 8, No 2 (2025): Educational Issues
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpai.8.2.159-172

Abstract

Studies on Qur’anic learning in TPQ institutions tend to rely on traditional methods that focus solely on repetition of memorization and recitation, without incorporating innovative or creative approaches. This study aims to analyze the integration of calligraphy in Qur’anic learning, its impact on students’ interest and learning motivation, and its contribution to the development of religious character. This research employs a qualitative descriptive method, using interviews, observation, and documentation as data collection techniques, and data analysis based on the Miles and Huberman model. The findings reveal that (1) the integration of calligraphy in Qur’anic learning is proven to be effective in improving the quality of the learning process, as it provides students with a more meaningful, visual, and enjoyable learning experience; (2) calligraphy integration can enhance students’ interest in learning, as reflected in their increased enthusiasm, active participation, and motivation during Qur’anic lessons; and (3) the integration of calligraphic art contributes to the development of students’ religious character, marked by the emergence of perseverance, discipline, and a deepened love for the Qur’an. These findings affirm that integrating artistic elements into Qur’anic learning can generate positive cognitive, affective, and spiritual outcomes.
PERAN MUALLAF CENTER DALAM PEMBINAAN KEAGAMAAN MUALLAF DI YOGYAKARTA Topan Hidayat
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v1i2.203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penyesuaian diri dalam perpindahan agama muallaf. Subyek penelitian adalah muallaf Center Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Data diperoleh dan dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi dengan menggunakan pedoman wawancara dan daftar checklist. Kemudian, data dianalisis dengan menggunakan analisis reduksi data, display / penyajian data dan membuat kesimpulan / verifikasi model interaktif dari Miles & Huberman (1984). Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah yang dialami oleh muallaf Center Yogyakarta adalah masalah-masalah keluarga, karir dan pekerjaan, dan terpinggirkan oleh masyarakat lainnya. Para Individu yang memiliki agama konversi "lebih banyak tugas" yang menyesuaikan dari perubahan dalam diri mereka sendiri dan kebiasaan untuk mendapatkan hubungan yang baik dengan orang lain dan lingkungan. Masalah yang terkait dengan perubahan yang paling mendasar hadir dalam kehidupan muallaf setelah memutuskan untuk melakukan konversi agama memerlukan penyesuaian terutama dalam kebiasaan ibadah dan dalam keluarga yang tidak mengkonversi ke iman subjek. Peran Muallaf Center melalui pembinaannya adalah salah satu cara untuk membantu penyesuaian untuk mengkonversi
Pengamalan Nilai Religius Peserta Didik Melalui Ibadah Salat Zuhur Di Kelas X SMA Negeri 1 Arso Rahma Lutfianasari; Zulihi Zulihi; Topan Hidayat
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 12 (2026): NJMS - Juli 2026
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60076/njms.v3i12.2248

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang optimalnya pengamalan nilai-nilai religius peserta didik di lingkungan multikultural, khususnya pada pelaksanaan salat zuhur kelas X SMA Negeri 1 Arso. Meskipun fasilitas memadai, ibadah masih bersifat opsional dan belum menunjukkan kedisiplinan, konsistensi (istikamah), serta tanggung jawab (amanah). Penelitian ini bertujuan menggambarkan pengamalan nilai religius peserta didik melalui salat zuhur serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya berdasarkan perspektif Pendidikan Agama Islam. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi nonpartisipan, wawancara semi terstruktur dengan peserta didik, guru PAI, dan manajemen sekolah, serta dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi, penyajian, penarikan kesimpulan, serta validasi melalui triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat ketaatan peserta didik masih berada pada tahap awal perkembangan, dengan konsistensi yang baru terlihat pada sebagian kecil peserta didik. Peserta didik laki-laki cenderung salat berjamaah atas inisiatif sendiri, sedangkan peserta didik perempuan lebih banyak secara individu. Faktor pendukung utama meliputi sarana fisik musala terpisah yang nyaman serta dukungan sosial guru. Sebaliknya, faktor penghambat meliputi hambatan psikologis berupa rasa malu peserta didik kelas bawah melewati kelas kakak tingkat, belum adanya regulasi tertulis wajib berjamaah, keterbatasan guru PAI untuk pengawasan langsung, benturan jadwal mengajar guru dengan waktu salat, ketidakefektifan pengawasan via WhatsApp, serta belum padunya pembiasaan ibadah di lingkungan keluarga. Penelitian ini merekomendasikan studi selanjutnya untuk memperluas cakupan pada jenjang kelas berbeda dan melibatkan variabel keluarga guna memperdalam pemahaman mengenai determinan pengamalan nilai religius di sekolah multikultural.
A Calligraphy-Based Counseling Model for Developing Religious Attitudes among Students at MTs Darul Qur'an Wadda'wah Jayapura Topan Hidayat
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. 14 No. 3 (2026): EQUILIBRIUM: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/vgp4zk98

Abstract

This study was motivated by the declining internalization of religious values, low discipline in worship practices, and weak self-control among students at MTs Darul Qur'an Wadda'wah Jayapura. Previous studies have examined art therapy and the integration of art into counseling; however, studies specifically developing an Islamic calligraphy-based counseling model to foster students' religious attitudes remain limited. Therefore, this study aimed to analyze the implementation of a calligraphy-based counseling model in shaping students' religious attitudes. This research employed a qualitative approach using a case study design. Data were collected through interviews, observations, and documentation. The findings revealed that the calligraphy-based counseling model contributed positively to the development of students' religious attitudes through three main dimensions. First, the internalization of Qur'anic values, in which calligraphy helped students understand, internalize, and apply the messages of the Qur'an in their daily lives through writing and reflecting on selected verses. Second, spiritual awareness, whereby calligraphy provided meaningful experiences that fostered inner peace, strengthened students' closeness to Allah SWT, and increased their participation in religious activities. Third, religious self-regulation, as calligraphy activities cultivated patience, discipline, accuracy, responsibility, and emotional self-control through a writing process requiring concentration and perseverance. This study contributes to the enrichment of Islamic guidance and counseling scholarship through the utilization of spirituality-based art as an alternative approach to strengthening religious character in school settings.