Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Efektivtas Monitoring dalam Mencegah Penyelewengan Dana (Sidestreaming) Pembiayaan KUR Mikro di BSI KCP Bogor Ciawi Sekar Ajeng Rahayuningtyas; Sahlan Hasbi; Afiatin Dewi
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 3 No. 6 (2025): AL-KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v3i6.20369

Abstract

BSI KCP Bogor Ciawi sebagai salah satu lembaga keuangan yang menyalurkan pembiayaan KUR. Pada praktiknya di BSI KCP Bogor Ciawi pemanfaatan pembiayaan sering kali tidak sesuai dengan akad yang disetujui yakni digunakan untuk kebutuhan konsumtif atau side streaming. Maka karena itu diperlukan sistem monitoring yang kuat guna mencegah hal tersebut terjadi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui prosedur dan efektivitas monitoring dalam mencegah terjadinya penyelewengan dana pembiayaan KUR Mikro yang dilakukan oleh BSI KCP Bogor Ciawi Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan karena penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang sumber data penelitian terdiri dari data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk memastikan keabsahan data yang diperoleh, penelitian menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini yakni prosedur monitoring pembiayaan KUR Mikro yang dilakukan oleh Bank Syariah Indonesia KCP Ciawi sudah dilakukan secara tiga tahap, dimana prosedur yang dilakukan mulai dari monitoring sebelum pencairan, setelah pencairan dan penggunaan dana. Sedangkan efektivitas monitoring dalam mencegah penyelewengan dana pada pembiayaan KUR Mikro yang dilakukan BSI KCP Bogor Ciawi masih dirasa kurang efektif. Hal ini terbukti dari tingkat NPF dan nasabah Side Streaming yang semakin meningkat.
Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Minat Kepemilikan Sertifikasi Halal: Studi Pada UMKM Kuliner di kabupaten bogor Fadhilatunisa Dwi Salsabila; Wildan Munawar; Afiatin Dewi
General Multidisciplinary Research Journal Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Global Sustainability Research Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63453/general.v3i2.101

Abstract

Introduction: Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia seharusnya menjadi produsen utama produk halal, namun kenyataannya masih banyak pelaku usaha, termasuk UMKM sektor kuliner di Kabupaten Bogor, yang belum memiliki sertifikasi halal meskipun pemerintah telah mewajibkannya melalui Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya minat kepemilikan sertifikasi halal di kalangan pelaku UMKM kuliner Kabupaten Bogor, serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan memengaruhinya.Methods Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dihitung menggunakan rumus Lemeshow, dengan data dianalisis menggunakan teknik Principal Component Analysis (PCA) dengan bantuan aplikasi SPSS.Results: Hasil penelitian menunjukkan terbentuknya tiga faktor utama, yaitu: (1) Pemahaman Regulasi, Prosedur, dan Pelaksanaan Sertifikasi Halal; (2) Pengetahuan Produk dan Kesadaran Halal; serta (3) Persepsi Waktu, Biaya, dan Dampak Sertifikasi terhadap Usaha. Faktor utama, yaitu pemahaman terhadap regulasi dan prosedur teknis sertifikasi halal, merupakan faktor yang paling dominan memengaruhi rendahnya minat kepemilikan sertifikasi halal.Conclusion and suggestion: Penelitian ini diharapkan agar pemerintah mempercepat birokrasi sertifikasi, memperluas sosialisasi program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI), serta menyediakan pendampingan teknis bagi pelaku UMKM.
Pengaruh Digitalisasi E-Emas terhadap Minat Investasi Gen-Z Samsu Karim Sormin; Lilis Fauziah Balgis; Afiatin Dewi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13206

Abstract

Perkembangan transformasi digital telah mendorong perubahan pada berbagai sektor industri, termasuk sektor keuangan syariah. Salah satu bentuk digitalisasi layanan investasi syariah adalah layanan E-Emas yang disediakan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI). Melalui layanan ini, masyarakat dapat melakukan investasi emas secara mudah, cepat, dan sesuai prinsip syariah melalui platform digital. Meskipun demikian, masih ditemukan berbagai kendala yang berkaitan dengan persepsi kemudahan akses, keamanan investasi, transparansi informasi harga, kemudahan proses investasi, dan kesesuaian syariah yang berpotensi memengaruhi minat investasi, khususnya pada Generasi Z sebagai kelompok yang paling akrab dengan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi E-Emas terhadap minat investasi Generasi Z di Bank Syariah Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif kausal. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden Generasi Z di Kabupaten Bogor yang memenuhi kriteria penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi logistik biner dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 29 setelah melalui uji validitas, uji reliabilitas, dan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi E-Emas berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi Generasi Z. Temuan tersebut menunjukkan bahwa semakin baik persepsi pengguna terhadap kemudahan akses, keamanan investasi, transparansi informasi harga, kemudahan proses investasi, dan kesesuaian syariah, maka semakin besar peluang Generasi Z memiliki minat untuk berinvestasi melalui layanan E-Emas Bank Syariah Indonesia. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi Bank Syariah Indonesia dalam meningkatkan kualitas layanan digital investasi emas serta memperkuat strategi pengembangan produk yang sesuai dengan kebutuhan Generasi Z.
STUDI KOMPARASI MINAT MASYARAKAT MENGAJUKAN PEMBIAYAAN MODAL USAHA MIKRO DI BPRS AMANAH UMMAH CICURUG DAN PT PNM ULAMM SYARIAH CICURUG Nurul Utami; Afiatin Dewi; Miftahul Khoer
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 4 (2026): AL-KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v4i4.24409

Abstract

Pembiayaan mikro syariah berperan strategis sebagai instrumen untuk memperluas akses permodalan dan meningkatkan produktivitas usaha bagi masyarakat berpendapatan rendah. Namun, pada fenomena lapangan ditemukan adanya kesenjangan (gap) inklusi keuangan, di mana lembaga keuangan mikro syariah seringkali kalah bersaing dalam hal aksesibilitas, serta terdapat perbedaan jumlah nasabah yang signifikan antara BPRS dan PNM di tingkat lokal. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis perbandingan minat pelaku UMKM di Wilayah Cicurug-Sukabumi terhadap pembiayaan modal usaha antara BPRS Amanah Ummah dan PNM Ulamm Syariah, serta mengidentifikasi indikator utama yang memengaruhinya. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan sifat deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner adapun sampelĀ  berjumlah 100 responden masyarakat pelaku UMKM. Teknik pengambilan sampel dipilih secara sengaja berdasarkan kriteria yaitu purposive sampling. Teknik analisis data menerapkan uji Mann-Whitney non-parametrik. Hasil pengujian menunjukkan adanya perbedaan signifikan minat antara BPRS Amanah Ummah dan PNM Ulamm Syariah dengan nilai p-value 0,001 (< 0,05). Berdasarkan skor rata-rata, PNM Ulamm Syariah (21,89) lebih unggul dibandingkan BPRS Amanah Ummah (19,76). Indikator lingkungan sosial menjadi alasan UMKM berminat mengajukan pembiayaan modal usaha di PNM Ulamm Syariah. Kemudahan akses melalui prosedur pengajuan sederhana dan cepat, serta pengetahuan produk dari petugas lapangan menjadi faktor yang mempengaruhi minat masyarakat mengajukan pembiayaan modal usaha di PNM Ulamm Syariah.