Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Persepsi Guru dan Siswa dalam Sosialisasi Penggunaan Aplikasi Elsa Speak untuk Pembelajaran Pengucapan Bahasa Inggris di SMK Inklusi TPA Jember Untari, Dewi; Salim, Helmi Agus; Hamliyah, Hamliyah; Agustin, Setyorini Dwi; Yuliana, Siti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i3.712

Abstract

Pengajaran pengucapan bahasa Inggris di SMK Inklusi TPA Jember masih menghadapi tantangan signifikan, terutama dalam hal metode pengajaran yang kurang interaktif dan ketersediaan teknologi yang mendukung. Aplikasi ELSA diperkenalkan sebagai inovasi teknologi untuk membantu pembelajaran pengucapan bahasa Inggris secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menilai persepsi guru dan siswa mengenai penggunaan aplikasi ELSA dalam pembelajaran pengucapan di SMK Inklusi TPA Jember. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sampel penelitian terdiri dari 20 responden yang melibatkan guru dan siswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah disebarkan melalui google form. Jenis pertanyaan yang digunakan adalah pertanyaan tertutup yang dirancang untuk mengeksplorasi lima tema utama: pengalaman penggunaan, kemudahan penggunaan, efektivitas pembelajaran, motivasi belajar, dan kebutuhan pelatihan. Analisis deskriptif yang digunakan adalah dengan menghitung frekuensi dan persentase jawaban untuk setiap pertanyaan dari lima tema tersebut. Kemudian data dianalisis secara deskriptif dinarasikan dan diinterpretasikan Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki persepsi positif terhadap penggunaan aplikasi ELSA. Mereka menilai aplikasi ini mudah digunakan dan efektif dalam membantu meningkatkan pengucapan bahasa Inggris. Siswa merasa termotivasi untuk belajar lebih lanjut karena aplikasi ini menyediakan umpan balik langsung dan memungkinkan pembelajaran mandiri. Namun, beberapa guru dan siswa mencatat adanya keterbatasan akses teknologi di sekolah dan kebutuhan akan pelatihan tambahan untuk memaksimalkan pemanfaatan aplikasi ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah aplikasi ELSA memiliki potensi besar untuk meningkatkan pembelajaran pengucapan bahasa Inggris di SMK Inklusi TPA Jember, namun diperlukan dukungan infrastruktur teknologi dan pelatihan lebih lanjut untuk memastikan keberhasilan implementasinya.
Pelatihan Bahasa Inggris Berbasis ICT untuk Meningkatkan Keterampilan Bahasa Inggris Prajurit di Yonarmed 8/ Udhatta Yudha Hamliyah, Hamliyah; Untari, Dewi; Yuliana, Siti; Agustini, Setyorini Dwi; Lutfiah, Lutfiah
Dedikasi Sains dan Teknologi (DST) Vol. 4 No. 2 (2024): Artikel Riset Nopember 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dst.v4i2.4682

Abstract

Penguasaan keterampilan bahasa asing oleh prajurit TNI AD sangatlah penting, karena membawa dampak dalam skala internasional. Maka dari itu seorang prajurit dianggap lebih mampu ketika dapat menguasai bahasa internasional khususnya keterampilan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris. Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris para personel TNI AD juga diperlukan strategi pembelajaran yang tepat. Di era digital ini, pembelajaran Bahasa Inggris berbasis ICT (information, communication and technology) menjadi metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan Bahasa Inggris. Karena pada prinsipnya, penggunaan ICT lebih efektif dan efisien, lebih menarik dan kekinian (up to date), serta mampu merangsang daya kreatifitas dalam berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris. Pelatihan Bahasa Ingris berbasis ICT dengan fokus pemanaatan Mobile Assisted Language Learning(MALL) akan memudahkan dalam mempelajari keterampilan Bahasa Inggris pada setiap skills yaitu speaking, writing, reading dan listening, serta struktur kebahasaannya seperti grammar dan pronunciation. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini yaitu memberikan pelatihan Bahasa Inggris berbasis ICT untuk prajurit di Yonarmed 8/UY dengan materi ajar yang di sesuaikan dengan kebutuhan para prajurit. Sebanyak 20 peserta pelatihan yaitu para prajurit dengan kategore level Bahasa Inggris pemula (beginner). Mereka di berikan pelatihan Bahasa Inggris selama 8 kali secara luring dengan integrasi pembelajaran berbasis ICT. Kegiatan Pelatihan berjalan sesuai target karena antusias dari para peserta yang sangat tinggi dalam mempelajari dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris.
Challenges and Benefits of ICT in Teaching and Learning English Hamliyah, Hamliyah; Untari, Dewi; Lutfiah, Lutfiah; Yuliana, Siti; Agustini, Setyorini Dwi
Jo-ELT (Journal of English Language Teaching) Fakultas Pendidikan Bahasa & Seni Prodi Pendidikan Bahasa Inggris IKIP Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Culture, Management, and Business Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jo-elt.v11i2.12927

Abstract

In Digital Era, E-learning involves the use of the internet and mobile learning, including all types of gadgets. English teachers are required to apply creative and innovative teaching models in designing ICT-based learning that is appropriate to the needs of students. This study is to identify the types of ICT tools and describes the challenges and benefits of ICT in English Language Teaching and Learning at SMKN 8 Jember. It employs a descriptive qualitative method with interviews and documentation of lesson plans for data collection. The participants include 100 students from X, XI, and XII grades, and the English teachers. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and drawing conclusions. The findings indicate the types of ICT media used by teachers in the teaching and learning and the implementation of ICT as a media and learning resource with the students’ responses about 57% strongly agree and 43% agree. It means that teachers already applied the ICT in classroom quite good because they have effectively utilized ICT in English language teaching easier for students to grasp the learning materials, learning motivation, and learning outcomes. Besides the benefits, it is hope to effectively address the challenges of ICT use in learning English, teachers can receive targeted training and support in several areas. These programs aim to build their confidence, technical skills, and pedagogical strategies for integrating ICT into their teaching practice.
Social Support and Resilience among Street Children: A Cross-Sectional Study in Semarang, Indonesia Dayat Trihadi; Siti Yuliana; Sri Hartini
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 3 No. 2 (2024): Oktober : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v3i2.7486

Abstract

Street children constitute a highly vulnerable population who spend most of their time in public spaces working in the informal sector and are at increased risk of engaging in deviant behaviours. Social support and resilience are recognised as key protective factors that may enable street children to adapt to adversity. This quantitative study employed a cross-sectional correlational design to examine the association between social support and resilience among street children in Semarang City, Indonesia. A total of 42 street children were recruited using accidental sampling. Data were collected using modified Likert-type questionnaires measuring social support (social embeddedness, enacted support, and perceived support) and resilience (emotion regulation, impulse control, causal analysis, self-efficacy, realistic optimism, empathy, and reaching out). Data were analysed using univariate statistics and Spearman’s rank correlation test. Most respondents reported moderate levels of social support (90.48%) and resilience (66.67%). Spearman’s test indicated a significant, positive, yet low correlation between social support and resilience (p = 0.014; r = 0.228). These findings suggest that higher social support is associated with greater resilience, although other internal and external factors are likely to contribute to resilience among street children.
Implementasi Model Belajar Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Gaya di Sekitar Kita Mata Pelajaran IPAS Kelas 4 SDN Mojoroto 1 Wahyuni, Rika; Novitasari, Aprilia; Khusnaini, Faridhotuz Zulfa; Hidayah, Nurul; Yuliana, Siti; Mutmainah, Siti; Nurmilawati, Mumun
Jurnal Simki Postgraduate Vol 3 No 4 (2024): Volume 3 Nomor 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jspg.v3i4.1081

Abstract

Low scientific literacy occurs in students at SDN Mojoroto 1. The cause is also the same as the general problems that occur in Indonesia. Based on this, a learning approach is needed that can improve students' abilities optimally, both in cognitive, affective, and psychomotor aspects. One approach that is considered effective in improving student learning outcomes is Problem-Based Learning (PBL). This study uses PTK (Classroom Action Research). The application of the Problem Based Learning (PBL) learning model to fourth grade students of SDN Mojoroto 1 significantly improves learning outcomes. This is indicated by an increase in the average student score from cycle I of 28.3 to 53.1 in cycle II, and finally reaching 84.8 in cycle III, with a percentage increase in learning outcomes between cycles of 24.8% and 31.7%. The N-gain test which obtained a percentage of 78.2% showed that the PBL model was in the effective category. This success was strengthened through reflection and improvement from the previous cycle, which made the implementation of PBL in cycle II more optimal with a success rate of 100%. The PBL model has been proven to improve student understanding, activeness in learning, and critical thinking skills.