Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JISICOM (Journal of Information System, Infomatics and Computing)

SISTEM REKOMENDASI PENEMPATAN PERSONEL POLDA NUSA TENGGARA BARAT (NTB) MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DAN PROFILE MATCHING Santoso, Heroe; Al-Mu’min, Al-Mu’min; Hammad, Rifqi; Azhar, Raisul; Husain, Husain; Rosanensi, Melati; Dharma, I Made Yadi; Suriyati, Suriyati
Journal of Information System, Informatics and Computing Vol 9 No 1 (2025): JISICOM (June 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/jisicom.v9i1.1902

Abstract

Kepolisian Negara Republik Indonesia bertujuan untuk mewujudkan keamanan dalam negeri yang meliputi terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat, tertib dan tegaknya hukum, terselenggaranya perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, serta terbinanya ketenteraman masyarakat dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia. Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia yang selanjutnya disebut anggota Polri adalah pegawai negeri pada Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) adalah sebuah lembaga pemerintah yang bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dalam menjalankan tugas ini, kehadiran personel yang tepat dan berkualitas sangat penting untuk mendukung tujuan tersebut, serta untuk menjamin efisiensi dan efektivitas operasional kepolisian. Saat ini, instansi ini belum sepenuhnya memanfaatkan kemajuan teknologi informasi untuk mendukung kebutuhan esensial seperti penempatan personel. Proses seleksi penempatan personel ini membutuhkan tingkat ketelitian standar yang tinggi dan perhatian ekstra, dengan mempertimbangkan kriteria khusus dan serangkaian tes yang dilakukan. Karena pentingnya proses ini, jika dilakukan dengan baik, dapat menghasilkan penempatan personel yang tepat, berkualitas, dan akuntabel. Dalam sistem rekomendasi penempatan personel Polda Nusa Tenggara Barat menggunakan metode analytical hierarchy process (AHP) dan profile matching. AHP berupa model pendukung keputusan yang fleksibel dalam bentuk struktur hierarki, yang memungkinkan individu-individu atau kelompok-kelompok memunculkan gagasan masalah berupa membangun perkiraan sendiri serta melahirkan pemecahan yang diinginkan, sedangkan profile matching adalah sebuah mekanisme pengambilan keputusan dengan mengasumsikan bahwa terdapat tingkat variabel prediktor yang ideal yang harus dipenuhi oleh subyek yang diteliti. Kriteria yang digunakan dalam penelitian antara lain kinerja, kedisiplinan, rohani, psikologi, kesehatan, jasmani dan kemampuan teknologi informasi.
SISTEM INFORMASI PRESENSI SISWA BERBASIS QR CODE DENGAN APLIKASI MOBILE TERINTEGRASI Dharma, I Made Yadi; Adil, Ahmat; Hariyadi, I Putu; Husaeri, Muzammil; Husain, Husain; Alfiansyah, Muhamad Wisnu
Journal of Information System, Informatics and Computing Vol 9 No 2 (2025): JISICOM (December 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/jisicom.v9i2.2223

Abstract

Penelitian ini mengembangkan sistem informasi presensi siswa berbasis QR code dengan aplikasi mobile terintegrasi untuk mengatasi tantangan pencatatan kehadiran manual di institusi pendidikan. Sistem menyediakan monitoring kehadiran real-time untuk guru, siswa, orang tua/wali, guru bimbingan konseling (BK), dan kepala sekolah melalui aplikasi mobile dan web berbasis peran. Menggunakan metodologi pengembangan Waterfall, sistem mengintegrasikan fitur generate dan scan QR code, validasi geolokasi, autentikasi perangkat, dan notifikasi real-time. Langkah keamanan mencakup QR code dinamis, autentikasi berbasis sesi, enkripsi database, dan implementasi firewall Software-Defined Network (SDN). Pengujian sistem menunjukkan akurasi 95% dalam pencatatan kehadiran, mengurangi waktu pencatatan 80% dibanding metode manual, dan mencapai rating kepuasan pengguna 91%. Aplikasi mobile berhasil menyediakan notifikasi kehadiran real-time untuk orang tua, memungkinkan guru BK melacak pola kehadiran siswa, dan memfasilitasi pelaporan komprehensif untuk administrator sekolah. Sistem ini mengatasi tiga masalah utama: lambatnya rekapitulasi presensi manual, kesulitan monitoring kehadiran siswa oleh guru BK, dan kurangnya kesadaran orang tua terhadap kehadiran anak di sekolah. Hasil implementasi menunjukkan sistem efektif meningkatkan efisiensi manajemen kehadiran sambil menyediakan informasi transparan dan real-time kepada semua pemangku kepentingan.