Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengenalan dan Pencegahan Diabetes Sejak Dini serta Pengecekan Kadar Gula Darah : Pengenalan dan Pencegahan Diabetes Sejak Dini serta Pengecekan Kadar Gula Darah di Mesjid Al-Karim, Desa Sari Laba Jahe, Kecamatan Sibiru-Biru, Kabupaten Deli Serdang Yessi Febriani; Vriezka Mierza; Pravil Mistriyanto Tambunan; Sumardi; Supran Hidayat Sihotang; Sudewi; Nurmala Sari; Salman; alma Handayani Lubis; Kanne Dachi; Mariani Razali
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.44 KB) | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v1i2.12

Abstract

Menurut angka prevalensi secara global penderita Diabetes mellitus (DM) pada tahun 2017 adalah sebanyak 424,9 juta kasus atau sebesar 8,8% dari keseluruhan penduduk di dunia. Indonesia merupakan negara menempati urutan ke 6 dengan penderita DM sejumlah 10,3 juta. Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menyebabkan gangguan metabolisme. Faktor penyebab diabetes mellitus antara lain keturunan, virus yang menimbulkan kerusakan sel beta pankreas, pola makan, kegemukan, pola aktivitas, lingkungan dan kebiasaan tidur. Banyak masyarakat yang belum menyadari penyebab diabetes mellitus adalah dari pola hidup sehari-hari yang salah. Maka perlu di berikan informasi dan edukasi sehingga masyarakat dapat mengenal dan mencegah penyakit diabetes mellitus sejak dini. Sehingga prevalensi terhadap diabetes mellitus akan menurun. Metode penyampaian informasi dan edukasi yang disampaikan yaitu dengan cara persentase. Hasil kegiatan ini meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap penyakit Diabetes mellitus
Antibacterial and Antifungal Activity Test of N-Hexane, Ethyl Acetate, and Ethanol Extracts of Menteng Leaves (Baccaurea racemosa (Reinw.) Mull.Arg.) Against Candida albicans, Staphylococcus aureus, and Escherichia coli Ika Julianti Tambunan; Yessi Febriani; Yufida Laia; Peronika Tampubolon; Sudewi
Jurnal FARMASIMED (JFM) Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Farmasimed (JFM)
Publisher : Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/d6fm3g18

Abstract

Background: Infectious diseases caused by Staphylococcus aureus, Escherichia coli, and Candida albicans remain a global health problem. Since prolonged use of synthetic drugs can cause side effects and resistance, natural alternatives are needed. Menteng leaves (Baccaurea racemosa) contain alkaloids, flavonoids, saponins, steroids/terpenoids, and tannins, which have potential antimicrobial properties. Objective: This study aimed to determine the antibacterial and antifungal activities of n-hexane, ethyl acetate, and ethanol extracts of menteng leaves against S. aureus, E. coli, and C. albicans. Method: The research was conducted experimentally through sample collection, simplicia preparation, successive maceration extraction, phytochemical screening, and antimicrobial testing using the agar well diffusion method. Results: From 500 g of simplicia, 10.5 g of n-hexane extract, 11.4 g of ethyl acetate extract, and 18 g of ethanol extract were obtained. Phytochemical screening showed that all three extracts contained different secondary metabolites, with the ethanol extract having the most complete profile. The highest antimicrobial activity was observed in the ethanol extract, with inhibition zones of 18.92 mm against S. aureus, 18.35 mm against E. coli, and 19.58 mm against C. albicans at a concentration of 200 mg/mL. Conclusion: These results indicate that the ethanol extract of menteng leaves has strong potential as a natural antibacterial and antifungal agent.