Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pembauran Just-In-Time dengan Line Balancing untuk Keharmonisan Proses dan Hasil Kerja Jauhari Rahmat Gunawan; Bambang Darmawan; Wiku Larutama
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9527

Abstract

Perkembangan industri manufaktur modern menuntut perusahaan untuk mampu menciptakan sistem operasional yang efektif, efisien, dan harmonis guna menjaga stabilitas proses produksi serta meningkatkan produktivitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode Just-In-Time (JIT) dan pembaurannya dengan Line Balancing dalam menciptakan keseimbangan proses kerja serta optimalisasi hasil operasional pergudangan pada Toyota Auto2000 Bandung Suci. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, serta pengolahan data primer dan sekunder yang diperoleh dari aktivitas inventory control perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi JIT telah diterapkan secara menyeluruh melalui replenishment system max-max, kedatangan bahan baku tepat waktu, implementasi FIFO, pengendalian special order part, analisis dead-stock, dan pengelolaan persediaan berbasis product value. Namun demikian, penerapan prinsip “Zero Tolerance for Mistake” pada JIT menimbulkan tekanan kerja akibat ketidakseimbangan distribusi pekerjaan pasca perampingan tenaga kerja. Oleh karena itu, dilakukan implementasi Line Balancing menggunakan metode Ranked Positional Weight untuk menciptakan distribusi elemen kerja yang lebih seimbang. Hasil analisis menunjukkan bahwa lini kerja baru menghasilkan efisiensi lini sebesar 88%, smoothness index sebesar 101,06 detik, balance delay sebesar 12%, dan idle time sebesar 131 detik, sehingga menunjukkan peningkatan efektivitas alur kerja operasional pergudangan. Temuan penelitian membuktikan bahwa pembauran JIT dan Line Balancing mampu menciptakan keharmonisan proses kerja, meningkatkan efisiensi operasional, serta meminimalisasi ketidakseimbangan beban kerja. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi praktis bagi industri dalam mengoptimalkan performa pergudangan dan pengelolaan sumber daya manusia secara berkelanjutan.
Analisis Pengurangan Waste pada Proses Produksi Papercore Menggunakan Metode Six Sigma DMAIC (Studi Kasus: PT. XYZ) Abdullah Hudan; Wiku Larutama
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 9 No. 3 (2026): July
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v9i3.60901

Abstract

This study aims to analyze and minimize waste in the papercore production process at PT. XYZ using the Six Sigma DMAIC methodology. The main problem identified is a high waste level reaching 13.67% of total production, equivalent to 102,257 kg in December 2025. The research was conducted through the Define, Measure, Analyze, Improve, and Control stages, utilizing Pareto diagrams and fishbone analysis as analytical tools. The results indicate that the Winding process is the largest contributor to waste, with Winding 1 accounting for 28% of the total waste. The root causes of waste originate from Man, Machine, Method, and Material factors. Improvement proposals focus on enhancing SOP compliance, operator training, implementing preventive maintenance, and strengthening material quality control. The application of the DMAIC approach is expected to reduce waste levels and improve production process efficiency in a sustainable manner.