Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : majalah ilmiah momentum

PEMBUATAN BIOETANOL DARI PATI UMBI KIMPUL (Xanthasoma Sagittifolium ) Sukaryo Sukaryo; Bakti Jos; Hargono Hargono
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v9i2.921

Abstract

Bioetanol  merupakan  energi  terbaharukan  yang  dapat  mengatasi  krisis  energi  yang disebabkan  berkurangnya  energi  yang  berbasis  fosil.  Produksi  bietanol  umumnya menggunakan  bahan  yang  mengandung  karbohidrat  sebagai  bahan  baku  umumnya  yang digunakan  sumber  makanan  pokok  pengganti  beras    misalnya  ketela.  Salah  satu  alternative bahan  baku  yang  tidak  mempengaruhi  sumber  makanan  pokok  adalah  umbi  kimpul  ( Xanthasoma sagittifolium .). Umbi kimpul kandungan karbohidratnya sekitar  34,2 gr per 100 gr  berat  bahan   Proses  yang  umum  digunakan  adalah  fermentasi.  Diharapkan  perolehan alkohol lebih banyak dengan memvariasikan waktu fermentasi ( 1, 3, 5, 7 dan 9 ) hari ,  jumlah enzim α-amilase ( 1; 1,5; 2; 2,5; dan 3 ) dan glukoamilase yang ditambahkan ( 1; 1,5; 2; 2,5; 3 ).  Proses  ini  terdiri  tiga  tahap  yaitu  likuifikasi,  sakarifikasi  dan  fermentasi.  B ioetanol  yang diperoleh kadarnya  9 % dalam waktu fermentasi  7 hari. Sedangkan dengan   enzim α-amilase dan  glukoamilase  2  ml  diperoleh  alkohol  masing  –  masing  kadarnya  9,5  %  .    Hasil  studi menunjukan  bahwa  umbi  kimpul  tersebut    dapat  digunakan  sebagai  sumber  bahan  untuk memproduksi bioetanol.Kata kunci:  umbi kimpul, fermentasi dan  bioetanol
Pengaruh Debit Udara Masukan Terhadap Kecepatan Respon Sistem Pengendalian Suhu pada Mesin Sangrai Kopi Menggunakan Sistem Radiasi Panas dengan Kendali PID Candra Wahyu Sportyawan; Niyar Candra Agustin; Puji Basuki; January Jefry Prasetya; Shintawati Dyah Purwaningrum; Sukaryo
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 22 No 2 (2026): Oktober
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v22i2.12888

Abstract

Mesin sangrai kopi yang banyak digunakan saat ini umumnya memanfaatkan metode pemanasan induksi atau konveksi. Metode induksi sering menghasilkan distribusi panas yang kurang merata, sedangkan metode konveksi membutuhkan konsumsi energi yang relatif tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi debit udara masukan terhadap respon sistem kendali suhu pada mesin sangrai kopi berbasis pemanas radiasi dengan kontrol Proportional–Integral–Derivative (PID) serta menentukan nilai debit udara yang menghasilkan respon suhu paling optimal. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimen dengan memberikan variasi debit udara sebesar 0 LPM, 2,5 LPM, 5 LPM, 7,5 LPM, 10 LPM, dan 12,5 LPM. Parameter yang dianalisis meliputi waktu respon sistem, suhu maksimum, suhu minimum, dan elevasi suhu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu respon sistem berada pada rentang 704,5–842,5 detik. Suhu maksimum yang dicapai berkisar antara 150°C–151,5°C, sedangkan suhu minimum berada pada rentang 147°C–148°C dengan elevasi suhu antara 3°C–5°C. Analisis regresi linier menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan parameter suhu seiring bertambahnya debit udara. Namun demikian, hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa variasi debit udara tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap parameter yang diamati. Respon sistem terbaik diperoleh pada kondisi tanpa penambahan debit udara (0 LPM).