Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

The Impact of Islamic Religious Education on the Development of Social Character Among Secondary School Students Syarif Rahman; Eli Agustami; Syamsul Effendi; Ramlan Padang; Zulkarnaen Guchi
International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Vol. 3 No. 1 (2024): January-June
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijere.v3i1.881

Abstract

The objective of this study is to investigate and analyze the impact of Islamic education on the social-emotional development of students at ABC MTs. This research employs a qualitative approach utilizing case study methodology to gain insight into the subject matter. Data collection techniques include participatory observation, in-depth interviews with teachers and learners, and document analysis pertaining to curriculum and Islamic educational activities at ABC MTs. The findings of this study indicate that Islamic education at ABC MTs plays a significant role in fostering social and emotional growth in students. The Islamic education programme at ABC MTs instills Islamic moral and ethical values through religious learning and worship practices. These facilitate learners' awareness of social responsibility, concern for others, and the ability to manage and cope with emotions when interacting with others. The comprehensive Islamic education curriculum, integrated with general education, provides a strong foundation for the development of learners' social-emotional skills. Furthermore, ABC MTs also emphasises character education through the provision of examples and guidance by teachers and staff who serve as Islamic role models. In addition to this, the supportive environment of a pesantren, along with the social norms applied, play an important role in the shaping of social-emotional qualities. The outcomes of this study offer insights and a better understanding of the contribution of Islamic education in the social-emotional development of learners at ABC MTs. These findings can be used as a reference point for other Islamic education institutions in strengthening the social-emotional dimensions of learners through an integrated approach between religious education, character, and the educational environment.
Peran Pembiayaan Akad Qard Terhadap Keberlanjutan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Pada Bank Wakaf Mikro Syariah Mawaridussalam Batang Kuis Deli Serdang Satra Alfira; Eli Agustami; Sumiati Sumiati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6304

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian nasional, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, pelaku UMKM sering menghadapi kendala utama berupa keterbatasan akses permodalan, terutama bagi masyarakat miskin produktif yang tidak memenuhi persyaratan perbankan formal. Kondisi ini mendorong hadirnya Bank Wakaf Mikro Syariah sebagai lembaga keuangan mikro berbasis syariah yang bertujuan memberikan pembiayaan tanpa agunan melalui prinsip tolong-menolong, salah satunya dengan menggunakan akad qard. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pembiayaan akad qard terhadap keberlanjutan Usaha Mikro Kecil dan Menengah pada Bank Wakaf Mikro Syariah Mawaridussalam Batang Kuis Deli Serdang. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji bagaimana pelaksanaan pembiayaan akad qard serta dampaknya terhadap keberlangsungan usaha nasabah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, yang berfokus pada pemahaman mendalam terhadap pengalaman dan pandangan para informan terkait pelaksanaan pembiayaan akad qard. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pihak pengelola Bank Wakaf Mikro dan nasabah penerima pembiayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan akad qard yang diterapkan oleh Bank Wakaf Mikro Syariah Mawaridussalam Batang Kuis berperan penting dalam mendukung keberlanjutan UMKM. Pembiayaan ini memberikan kemudahan akses modal usaha tanpa beban bunga dan tanpa agunan, sehingga membantu nasabah dalam memulai maupun mengembangkan usaha mikro mereka. Selain itu, pembiayaan akad qard juga disertai dengan pendampingan usaha dan pembinaan melalui pertemuan rutin, yang berkontribusi terhadap peningkatan pengetahuan, kedisiplinan, dan tanggung jawab nasabah dalam mengelola usaha. Dampak pembiayaan ini terlihat pada meningkatnya kemampuan nasabah dalam mempertahankan keberlangsungan usaha, meskipun tingkat peningkatan pendapatan usaha berbeda-beda pada setiap nasabah. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembiayaan akad qard memiliki peran yang signifikan terhadap keberlanjutan UMKM pada Bank Wakaf Mikro Syariah Mawaridussalam Batang Kuis Deli Serdang. Melalui pembiayaan berbasis prinsip syariah dan pendampingan intensif, Bank Wakaf Mikro mampu menjadi solusi alternatif permodalan bagi masyarakat miskin produktif serta mendorong keberlanjutan usaha mikro secara berkelanjutan.
Faktor yang Mempengaruhi Peningkatan Minat Konsumen pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Restoran Caca Jamur Kecamatan Pancur Batu Deli Serdang Ramawati Ramawati; Eli Agustami; Abu Bakar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6898

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, khususnya pada sektor kuliner yang berkembang pesat seiring perubahan gaya hidup masyarakat. Salah satu faktor penting yang memengaruhi keberhasilan UMKM adalah brand image atau citra merek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand image terhadap peningkatan minat konsumen pada UMKM Restoran Caca Jamur Kecamatan Pancur Batu Deli Serdang dalam perspektif ekonomi syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada konsumen Restoran Caca Jamur. Teknik analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linier sederhana, uji t, dan koefisien determinasi (R Square) dengan bantuan aplikasi SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand image berada pada kategori tinggi dan minat konsumen juga berada pada kategori tinggi. Uji t menunjukkan bahwa brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan minat konsumen dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa brand image memberikan kontribusi sebesar 33,0% terhadap peningkatan minat konsumen, sementara 67,0% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dalam perspektif ekonomi syariah, hasil penelitian ini sejalan dengan prinsip halal–thayyib, amanah, kejujuran, dan etika pelayanan dalam muamalah Islam.
Analysis of Digitization of Zakat, Infaq, and Sadaqah in Alleviating Poverty in the Community at Baznas Medan City Putri Septiyani; Eli Agustami; Abdul Rahman
Outline Journal of Economic Studies Vol. 5 No. 1: October - March 2026
Publisher : Outline Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61730/sxxnx344

Abstract

Purpose: This study aimed to develop a deep understanding of the social phenomena related to the digitalization of Zakat, Infaq, and Sadaqah (ZIS) distribution managed by BAZNAS Medan City, focusing on its social implications, such as improving transparency, efficiency, and community empowerment in poverty alleviation efforts. Method: The research employed a descriptive qualitative approach, collecting narrative data through in-depth interviews, participatory observation, and relevant documentation. The subjects of the study included institutions and individuals directly involved in the management of ZIS, such as administrators, program implementers, and beneficiaries. Purposive sampling was used to select informants who were considered to have the most relevant and insightful information. Data analysis followed the interactive analysis model proposed by Miles and Huberman, consisting of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. To ensure data validity, triangulation techniques involving sources, methods, and time were applied. Results: The findings revealed that the digitalization of ZIS distribution led to positive social implications, contributing to greater transparency, efficiency, and empowerment in the fight against poverty.
PERAN BUDAYA INDIA MUSLIM DAN MELAYU TERHADAP PERTUMBUHAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH MAKANAN HALAL DI KAMPUNG MADRAS MEDAN Wahyuni Sirait; Eli Agustami; Nurhudawi
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran budaya India Muslim dan Melayu dalam pengembangan UMKM makanan halal di Kampung Madras, Kota Medan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 12 orang yang dipilih secara purposive, terdiri dari pelaku UMKM dari latar belakang budaya India Muslim dan Melayu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya India Muslim berperan dalam menjaga keaslian produk, terutama pada cita rasa dan konsistensi prinsip kehalalan, sedangkan budaya Melayu berperan dalam kemampuan adaptasi terhadap selera pasar dan memperluas jaringan konsumen. Interaksi kedua budaya tersebut menciptakan sinergi yang memberikan nilai tambah dan meningkatkan daya saing UMKM. Selain itu, keberadaan UMKM juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan pendapatan dan penciptaan lapangan kerja. Namun, pelaku UMKM masih menghadapi kendala seperti keterbatasan modal dan persaingan usaha. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan strategi usaha berbasis budaya agar keberlanjutan UMKM tetap terjaga.Kata Kunci :Budaya India Muslim, Melayu, UMKM, Makanan Halal, Kampung Madras
Mediating Role of Digital Sharia Financial Literacy in the Relationship between Social Media Marketing and Generation Z’s Intention to Participate in Waqf and Zakat Syamsul Effendi; Eli Agustami
International Journal of Economics (IJEC) Vol. 5 No. 2 (2026): July-December
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijec.v5i2.1282

Abstract

The stagnation of waqf and zakat collection among Indonesia’s digitally native Generation Z has prompted Islamic philanthropic institutions to intensify social media marketing, yet the mechanism through which such campaigns translate into donation intention remains underexplored. This qualitative study investigates the mediating function of digital sharia financial literacy in linking social media marketing exposure to Generation Z’s interest in waqf and zakat. Employing a phenomenological approach, semi-structured interviews were conducted with 28 Generation Z individuals (aged 17–27) in Greater Jakarta who actively engage with Islamic digital content. Thematic analysis, guided by the Hayes mediation logic adapted for qualitative inquiry, revealed four overarching themes: (1) pervasive but passive social media marketing reach, (2) fragmented digital sharia financial literacy, (3) evolving philanthropic intention from awareness to action, and (4) literacy as a cognitive gateway that filters, interprets, and validates marketing messages. Findings demonstrate that digital sharia financial literacy fully mediates the relationship when marketing content is perceived as complex or untrustworthy, yet plays a partial mediating role for simple, affect-driven campaigns. The study contributes a mediating literacy framework that integrates the Theory of Planned Behavior and media literacy models, offering actionable insights for digital da’wah strategists and Islamic fintech developers to design educational content embedded within promotional narratives