p-Index From 2021 - 2026
6.144
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Insignia: Journal of International Relations Jurnal Ilmiah HUBUNGAN INTERNASIONAL Jurnal Jendela Hukum Jurnal Studi Diplomasi dan Keamanan Jurnal Hubungan Internasional AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Jurnal Terapan Abdimas Dauliyah Journal of Islamic and International Affairs Jurnal Ilmiah Peuradeun Jurnal Pemikiran Sosiologi Jurnal Asia Pacific Studies Mandala: Jurnal Ilmu Hubungan Internasional Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurnal Ecolab Berumpun: international journal of social, politics and humanities Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Adimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nation State : Journal of International Studies Jurnal ICMES: The Journal of Middle East Studies Sospol : Jurnal Sosial Politik Reformasi : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurnal Ilmu Pemerintahan Widya Praja Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Studi Sosial dan Politik Sakina: Journal of Family Studies Jurnal Hukum Sasana Jurist-Diction Aspirasi : Jurnal Masalah-masalah Sosial Journal of Diplomacy and International Studies Lampung Journal of International Law (LaJIL) Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP) Jurnal Manajemen Transportasi & Logistik (JMTRANSLOG) Review of International Relations (Jurnal Kajian Ilmu Hubungan Internasional) Jurnal Politica Dinamika Masalah Politik Dalam Negeri dan Hubungan Internasional Jurnal Ilmiah Kajian Keimigrasian (JIKK) Journal of Law and Border Protection Indonesian Journal of Peace and Security Studies Didaktika Religia Indonesian Journal of Global Discourse Srawung: Journal of Social Sciences and Humanities NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Jurnal Hubungan Internasional Indonesia Ulil Albab Jurnal Hubungan Internasional Indonesia (JHII)
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Ecolab

Upaya Vanuatu Dalam Mengangkat Isu Perubahan Iklim Melalui Draft Resolusi Berbasis Hak Asasi Manusia Annimatul Hutaway Ahmad; M. Syaprin Zahidi
Jurnal Ecolab Vol 17, No 1 (2023): ECOLAB
Publisher : Pusat Standardisasi Instrumen Kualitas Lingkungan Hidup Laboratorium Lingkungan (P3KLL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59495/jklh.2023.17.1.13-24

Abstract

Perubahan iklim yang faktanya telah mengakibatkan begitu banyak persoalan kehidupan manusia dan organisme lain yang saling berkaitan satu sama lain di muka bumi. Isu perubahan iklim ini telah menjadi salah satu fokus pembahasan para pemimpin baik di tingkat nasional maupun di tingkat global dalam beberapa dekade terakhir. Topik perubahan iklim global ini bahkan telah melampaui topik pembahasan penggunaan senjata nuklir yang berkembang sejak tahun 1960-an. Para pemimpin negara telah melakukan pertemuan ke-26 kalinya untuk terus-menerus membahas penyebab dan dampak perubahan iklim melalui Konferensi Tingkat Tinggi Iklim COP26 di Glasgow, Skotlandia. Kawasan Pasifik Selatan menjadi wilayah rawan yang berurusan dengan keamanan lingkungan akibat perubahan iklim yang berdampak pada banyak sektor seperti ekonomi dan bencana alam. Vanuatu menjadi salah satu negara yang terus menyuarakan tentang fenomena krisis iklim dengan melakukan upaya yakni mengajukan draft resolusi (ICJ Initiative) di hadapan majelis umum PBB untuk mendapatkan usulan dan nasihat dari Mahkamah Internasional mengenai konsekuensi dari dampak perubahan iklim. Penelitian ini menggunakan pendekatan berbasis Hak Asasi Manusia dengan alasan bahwa tidak akan ada keadilan iklim jika tidak menggunakan rasa kemanusiaan ataupun pendekatan berbasis hak asasi manusia. Hal ini menjadi penting bagi negara Vanuatu sebagai anggota negara di kawasan pasifik yang berani menyuarakan hak-hak negara-negara berkembang pulau kecil (SIDS) Pasifik Selatan yang terancam untuk tenggelam apabila negara di seluruh dunia tidak ikut berpartisipasi dalam penanganan krisis iklim global akibat emisi karbon dan efek rumah kaca yang menjadi faktor penyebab perubahan iklim global.