Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pelatihan Teknik Stroboskopik untuk Komunitas Fotografi Snaphot Kabupaten Bandung: Mendokumentasikan Tari Tradisi dalam Mengangkat Budaya Lokal Yosa Fiandra; Putu Raka Setya Putra; Yayat Sudaryat
Jurnal Pengabdian Seni Vol 6, No 2 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jps.v6i2.15829

Abstract

Teknik pencahayaan stroboskopik dalam fotografi memungkinkan perekaman gerakan berulang kali dalam satu frame sehingga menampilkan ritme serta pola gerakan yang lebih dinamis. Teknik ini sangat berguna untuk mencatat gerakan tarian, terutama tarian tradisional yang memiliki banyak ekspresi, pola, dan ritme gerakan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan setiap individu dari komunitas fotografi dapat menguasai teknik stroboskopik untuk membuat dokumentasi budaya tradisional, terutama seni tari, menjadi lebih baik. Pelatihan ini akan mencakup pengenalan lengkap semua teori dasar pencahayaan strobo fotografi, praktik langsung cara memotret dengan berbagai pengaturan strobo, dan evaluasi dari setiap karya peserta. Empat puluh tiga peserta diajarkan cara menghitung frekuensi dan durasi pencahayaan serta eksposur yang dipergunakan. Selain itu, mereka belajar menyinkronkan teknologi kamera dan flash lighting dengan gerakan penari, untuk dapat menghasilkan gambar yang indah serta representasi pola gerakan yang lebih jelas. Setelah kegiatan ini selesai, para peserta akan lebih memahami dalam cara proses pemotretan dinamika gerakan tari menggunakan metode pencahayaan artificial light  karena metode ini mampu menampilkan karya foto gerakan penari secara jelas dalam 3-5 fase gerakan dalam satu frame. Indikator dari pemahaman ini adalah mampu menghasilkan gambar dengan menggunakan teknik stroboskopik yang dipresentasikan pada saat preview karya. Pelatihan ini sangat penting karena dapat meningkatkan pemahaman setiap peserta tentang fotografi gerak secara teknis fotografi dan pengaplikasian pada saat proses pemotretan. Melalui pelatihan ini peserta meningkatkan keahlian untuk menvisualkan seni tari tradisional melalui medium karya visual fotografi. Teknik fotografi stroboskopik ini dapat menampilkan bentuk visual dua dimensi yang lebih menarik dan bermanfaat untuk mendokumentasikan budaya serta menjaga dan meningkatkan citra seni budaya indonesia. The stroboscopic lighting technique in photography allows for repeated motion recording in a single frame, thus displaying rhythms and more dynamic movement patterns. This technique is highly essential for recording dance movements, especially traditional dances that have a lot of expression, patterns, and rhythms of movements. This activity aims to improve the individual skill of the photography community, particularly developing stroboscopic technique in order to be more capable of capturing dance. This training involved a complete introduction to all the basic theories of photographic strobe lighting, hands-on practice of how to shoot with various strobe settings, and evaluation of each participant's work. Forty-three participants participated in mastering how to calculate the frequency and duration of exposure and synchronize the camera with flash lighting during shooting the dancers' movements. The result indicates that the participants achieve higher understanding of the process of shooting the dynamics of dance movements using the artificial light lighting method, which is able to display the dancer's movement photos clearly in 3-5 movement phases in one frame. The indicator of this understanding is being able to produce images using stroboscopic techniques presented at the time of the preview of the work. This activity is highly essential as it can increase each participant's understanding of motion photography technically and its application during the shooting process. Through this program, participants are able to improve their skills in visualizing traditional dance through photography. This stroboscopic photography technique can display a more attractiv two-dimensional visual form, maintain, and improve the image of Indonesian cultural art.
Pelatihan Teknik Stroboskopik untuk Komunitas Fotografi Snaphot Kabupaten Bandung: Mendokumentasikan Tari Tradisi dalam Mengangkat Budaya Lokal Fiandra, Yosa; Setya Putra, Putu Raka; Sudaryat, Yayat
Jurnal Pengabdian Seni Vol 6, No 2 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jps.v6i2.15829

Abstract

Teknik pencahayaan stroboskopik dalam fotografi memungkinkan perekaman gerakan berulang kali dalam satu frame sehingga menampilkan ritme serta pola gerakan yang lebih dinamis. Teknik ini sangat berguna untuk mencatat gerakan tarian, terutama tarian tradisional yang memiliki banyak ekspresi, pola, dan ritme gerakan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan setiap individu dari komunitas fotografi dapat menguasai teknik stroboskopik untuk membuat dokumentasi budaya tradisional, terutama seni tari, menjadi lebih baik. Pelatihan ini akan mencakup pengenalan lengkap semua teori dasar pencahayaan strobo fotografi, praktik langsung cara memotret dengan berbagai pengaturan strobo, dan evaluasi dari setiap karya peserta. Empat puluh tiga peserta diajarkan cara menghitung frekuensi dan durasi pencahayaan serta eksposur yang dipergunakan. Selain itu, mereka belajar menyinkronkan teknologi kamera dan flash lighting dengan gerakan penari, untuk dapat menghasilkan gambar yang indah serta representasi pola gerakan yang lebih jelas. Setelah kegiatan ini selesai, para peserta akan lebih memahami dalam cara proses pemotretan dinamika gerakan tari menggunakan metode pencahayaan artificial light  karena metode ini mampu menampilkan karya foto gerakan penari secara jelas dalam 3-5 fase gerakan dalam satu frame. Indikator dari pemahaman ini adalah mampu menghasilkan gambar dengan menggunakan teknik stroboskopik yang dipresentasikan pada saat preview karya. Pelatihan ini sangat penting karena dapat meningkatkan pemahaman setiap peserta tentang fotografi gerak secara teknis fotografi dan pengaplikasian pada saat proses pemotretan. Melalui pelatihan ini peserta meningkatkan keahlian untuk menvisualkan seni tari tradisional melalui medium karya visual fotografi. Teknik fotografi stroboskopik ini dapat menampilkan bentuk visual dua dimensi yang lebih menarik dan bermanfaat untuk mendokumentasikan budaya serta menjaga dan meningkatkan citra seni budaya indonesia. The stroboscopic lighting technique in photography allows for repeated motion recording in a single frame, thus displaying rhythms and more dynamic movement patterns. This technique is highly essential for recording dance movements, especially traditional dances that have a lot of expression, patterns, and rhythms of movements. This activity aims to improve the individual skill of the photography community, particularly developing stroboscopic technique in order to be more capable of capturing dance. This training involved a complete introduction to all the basic theories of photographic strobe lighting, hands-on practice of how to shoot with various strobe settings, and evaluation of each participant's work. Forty-three participants participated in mastering how to calculate the frequency and duration of exposure and synchronize the camera with flash lighting during shooting the dancers' movements. The result indicates that the participants achieve higher understanding of the process of shooting the dynamics of dance movements using the artificial light lighting method, which is able to display the dancer's movement photos clearly in 3-5 movement phases in one frame. The indicator of this understanding is being able to produce images using stroboscopic techniques presented at the time of the preview of the work. This activity is highly essential as it can increase each participant's understanding of motion photography technically and its application during the shooting process. Through this program, participants are able to improve their skills in visualizing traditional dance through photography. This stroboscopic photography technique can display a more attractiv two-dimensional visual form, maintain, and improve the image of Indonesian cultural art.
PERANCANGAN ACTIVATION MAKE OVER HYDRASTAY LIQUID TINT BLUSH “ENDLESS HYDRATION, EFFORTLESS GLOW” UNTUK MENINGKATKAN BRAND EXPERIENCE MELALUI COLOR ANALYSIS DI KOTA BANDUNG Anisa Siti Kulsum; Yelly Andriani Barlian; Putu Raka Setya Putra
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Brand activation merupakan strategi pemasaran yang bertujuan membangunpengalaman langsung dan interaktif antara konsumen dan merek. Make Over, sebagaibrand kosmetik lokal, mengalami penurunan penjualan pada produk blush on sehinggamembutuhkan pendekatan baru untuk meningkatkan keterlibatan dan loyalitaskonsumen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi literatur,observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada perempuan muda di KotaBandung. Studi ini mengkaji konsep brand activation dan personal color analysis sebagaipendekatan promosi, serta mengevaluasi strategi kompetitor. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa edukasi mengenai pemilihan warna berdasarkan analisis warnakulit dapat meningkatkan daya tarik dan keterlibatan emosional terhadap brand.Sebagai solusi, dirancang brand activation bertajuk Tint Your Tone berupa eventinteraktif yang menghadirkan zona color analysis dan pengalaman personal denganproduk Hydrastay Liquid Tint Blush. Media visual pendukung juga disiapkan secaraterintegrasi berdasarkan tahapan AISAS. Perancangan ini diharapkan mampumemperkuat brand experience dan meningkatkan awareness produk dalam persainganindustri kosmetik yang semakin kompetitif. Kata Kunci: Brand Activation, Blush On, Make Over, Color Analysis, Brand Experience
PERANCANGAN KAMPANYE IKLAN BRAND BALLOONFORYOU DI KOTA JAKARTA Alamanda Faiha Luthfia Azzah; Sri Maharani B; Putu Raka Setya Putra
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesibukan orang tua di wilayah urban seperƟ Jakarta sering kali membatasi waktubersama anak, sehingga muncul kebutuhan akan momen berkualitas yang prakƟs dan berkesan,salah satunya melalui perayaan ulang tahun. Hal ini mendorong meningkatnya permintaanterhadap jasa event organizer (EO) yang profesional. Balloonforyou merupakan brand yangdikenal sebagai penyedia dekorasi dan balloon giŌ, namun belum banyak dikenali sebagaipenyedia jasa EO. Minimnya kampanye yang menonjolkan layanan EO menjadi kendala dalammembentuk persepsi publik secara utuh terhadap brand ini. PeneliƟan ini bertujuan untukmerancang kampanye iklan yang memperkuat posisi Balloonforyou sebagai EO yang tepercaya,khususnya dalam segmen perayaan ulang tahun anak. Hasil perancangan berupa kampanyeterpadu dengan pendekatan storytelling dan emosional, yang diimplementasikan melalui mediasosial, dan event booth interakƟf “Mini Party World” untuk membangun awareness hinggamendorong Ɵndakan. Kampanye ini diharapkan dapat meningkatkan brand awareness danmembentuk persepsi posiƟf terhadap Balloonforyou sebagai event organizer yang mampumewujudkan momen spesial secara esteƟs dan prakƟs.Kata Kunci: Orang tua, Event organizer, Ulang tahun anak, Kampanye iklan
PERANCANGAN IKLAN FRESTEA “REFRESH YOUR DAY” UNTUK MEMPERKUAT BRAND AWARENESS DI KOTA BANDUNG Muhammad Raihan Bagas Aprianto; Jiwa Utama; Putu Raka Setya Putra
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan zaman modern telah mengubah pola konsumsi dan gaya hidupmasyarakat kota yang kini cenderung menginginkan segala sesuatu yang serba instan,termasuk dalam hal makanan dan minuman. Namun demikian, masyarakat kini semakincerdas dalam memilih produk instan yang tidak hanya praktis tetapi juga memiliki nilai gizidan manfaat kesehatan jangka panjang. Salah satu produk yang menjawab kebutuhantersebut adalah minuman teh hijau (green tea), yang dikenal memiliki berbagai manfaatseperti meningkatkan fungsi otak, membakar lemak, hingga memperkuat sistemkekebalan tubuh. Frestea sebagai produk teh kemasan siap minum hadir dengan berbagaivarian rasa dan terus berinovasi untuk menjawab kebutuhan pasar. Namun, di tengahpersaingan yang ketat dengan merek seperti Teh Pucuk Harum dan Sosro, brandawareness Frestea mengalami penurunan akibat kurangnya strategi komunikasi visualyang menarik serta minimnya pemanfaatan media digital secara maksimal. Penelitian inibertujuan untuk merancang strategi promosi visual yang efektif dalam meningkatkanbrand awareness Frestea melalui pendekatan kreatif yang sesuai dengan tren digital saatini. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner,yang kemudian dianalisis menggunakan pendekatan SWOT, AISAS, AOI, dan MatriksPerbandingan. Target audiens dalam penelitian ini adalah generasi muda usia 18–25tahun yang aktif di media sosial. Diharapkan melalui perancangan strategi komunikasivisual dan promosi digital yang tepat.Kata kunci: Brand Awareness, Strategi Promosi, Komunikasi Visual, Media Digital, Frestea
PERANCANGAN IKLAN REXONA “SEHABIS MANDI, PEDENYA GA ABIS-ABIS” UNTUK MEMBANGUN BRAND AWARENESS MAHASISWA DI TELKOM UNIVERSITY Muhammad Naufal Kusuma Effendi; Sri Maharani Budi Haswati; Putu Raka Setya Putra
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada perancangan strategi kampanye promosi untuk Rexona di Bandung gunamengatasi masalah bau badan di kalangan mahasiswa. Latar belakang masalah menyoroti mobilitastinggi mahasiswa, yang menyebabkan kurangnya perhatian terhadap kebersihan pribadi danpenggunaan deodoran, berdampak pada kepercayaan diri individu dan kenyamanan lingkungankampus. Meskipun deodoran penting, data menunjukkan banyak mahasiswa tidak menggunakannyasecara rutin dan kurang pemahaman tentang penggunaan yang tepat, yang memicu masalah baubadan dan rendahnya kesadaran merek Rexona akibat promosi yang kurang optimal. Oleh karena itu,kampanye kreatif mempromosikan pesan “Mandilah Dulu, Lalu Rexona” untuk mendidik danmendorong perubahan perilaku di kalangan mahasiswa. Strategi media melibatkan integrasi saluranOut-of-Home seperti YouTube Ads, Spotify Ads, billboard, banner, dan papan iklan di lokasi strategis,serta media digital termasuk Instagram Feeds, Reels, Facebook, dan situs web. Semua saluran inidirancang dengan konten yang menarik secara visual dan relevan untuk meningkatkan kesadaran,keterlibatan, dan pengenalan merek Rexona di kalangan siswa.Kata Kunci: Kampanye Promosi, Rexona, Bau Badan, Mahasiswa, Media Sosial, Kesadaran
PERANCANGAN IKLAN SENI PERTUNJUKAN WAYANG ORANG SRIWEDARI “ASIKNYA, BELAJAR, LEWAT WAYANG ORANG SRIWEDARI” UNTUK MENINGKATKAN BRAND AWARENESS DI SURAKARTA Cinta Swanovsky Prasetyo; Gema Ariprahara; Putu Raka Setya Putra
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wayang Orang Sriwedari merupakan seni pertunjukan dari Kota Surakarta.Namun, kurangnya promosi menjadikan minimnya pengetahuan masyarakatterhadap kebudayaan tersebut. Upaya dalam mengatasi tantangan ini dilakukanpenyusunan kampanye iklan yang bekerjasama dengan brand besar untukberpromosi. Menggunakan metode analisis data primer (kuesioner) terhadap 122responden dan data sekunder (studi literatur). Pemilihan jenis media menjadi dasarstrategi visual, dengan media ATL untuk menjangkau audiens lebih luas dan mediaBTL untuk membangun interaksi langsung. Penerapan strategi promosi mengacupada pendekatan AISAS (Attention, Interest, Search, Action, Share) dengan mediayang di kelompokkan di setiap tahap. Tahap Attention (poster, umbul-umbul, streetfurniture, Youtube Ads, dan billboard). Tahap Interest (Instagram post dan story,transit advertising, TikTok, Leaflet dan poster). Tahap Search (Instagram Reels,Spotify Ads, website, Google Ads, flyer, brosur, wobbler, floor sticker, dan TwitterAds). Tahap Action (event dan x-banner). Tahap share (merchandise dan filterInstagram). Implementasi media dilakukan secara bertahap dan terarah agar terciptaalur komunikasi yang efektif. Hasil perancangan yang terstruktur menunjukkanbahwa strategi komunikasi visual mampu meningkatkan kesadaran dan memperluasjangkauan audiens sehingga membantu meningkatkan kunjungan wisata ke WayangOrang Sriwedari sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal. Kata kunci: Kampanye, Promosi, Destinasi Wisata Budaya, Desain Komunikasi Visual,AISAS, Media ATL dan BTL, Tokopedia.
PERANCANGAN IKLAN YAKULT LIGHT "PILIHAN CERDAS TANPA CEMAS" UNTUK MEMBANGUN AWARENESS TENTANG PENCEGAHAN PENYAKIT PENCERNAAN DAN METABOLIK DI KOTA DENPASAR I.G.M. Wahyu Jagadhita Sudhana; Jiwa Utama; Putu Raka Setya Putra
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yakult Light adalah varian minuman probiotik rendah gula yang diluncurkan olehPT Yakult Indonesia Persada untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin sadarakan pentingnya kesehatan. Meski memiliki manfaat yang besar, khususnya dalammenjaga kesehatan pencernaan dan mencegah penyakit seperti diabetes, kampanye iklanYakult Light yang ada saat ini dinilai kurang tepat sasaran terutama untuk kalanganremaja. Padahal, kelompok usia ini sangat rentan terhadap pola konsumsi yang kurangsehat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah kampanye iklan promosi baruyang lebih tepat dan relevan dengan karakter remaja usia 15–18 tahun di Kota Denpasar.Dengan metode penelitian kualitatif, penulis melakukan Observasi, Wawancara,Kuesioner, hingga Studi Literatur, serta menganalisisnya menggunakan metode SWOT,AISAS, AOI, dan Matriks Perbandingan. Hasil perancangan diharapkan dapat menjadistrategi komunikasi yang lebih efektif dan mampu membangun kesadaran remajaterhadap pentingnya menjaga kesehatan pencernaan sejak dini, sekaligus memperkuatposisi Yakult Light sebagai pilihan sehat yang relatable di kalangan remaja Kata Kunci : Probiotik Rendah Gula, Remaja Denpasar, Strategi Kampanye Iklan Promosi,Yakult Light.
Penguatan Branding UMKM melalui Perancangan Media Identitas Visual: Studi Kasus Bintang Motor Bandung Sudaryat, Yayat; Setya Putra, Putu Raka; Atamtajani, ASM
Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): Mei : Komunitas : Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/komunitas.v4i2.414

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada sektor jasa penyewaan kendaraan memerlukan branding yang kuat untuk meningkatkan kredibilitas usaha dan efektivitas promosi. Bintang Motor sebagai UMKM penyewaan sepeda motor di Bandung menghadapi permasalahan berupa belum adanya identitas visual yang konsisten serta media promosi yang mampu memperkuat citra usaha dan kepercayaan konsumen. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat branding UMKM melalui perancangan media identitas visual berbasis prinsip Desain Komunikasi Visual. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, analisis kebutuhan, penyusunan konsep, perancangan identitas visual, produksi media, dan implementasi kepada mitra. Luaran kegiatan berupa logo baru, brosur, poster, kartu nama, daftar harga, invoice, kwitansi, stempel, dan neon box sebagai media branding yang terintegrasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa media identitas visual yang dirancang mampu meningkatkan profesionalisme usaha, memperkuat identitas merek, serta mendukung aktivitas promosi secara lebih efektif. Evaluasi terhadap mitra juga menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap kesesuaian program dengan kebutuhan usaha. Kegiatan ini membuktikan bahwa perancangan media identitas visual merupakan strategi yang efektif dalam memperkuat branding UMKM, meningkatkan kredibilitas usaha, dan mendukung keberlanjutan pengembangan bisnis.
REPRESENTASI PENGALAMAN PENGGUNA PRODUK MELALUI TEKNIK FOTOGRAFI DAN SINEMATOGRAFI PADA IKLAN CANON EOS R5 IN SPACE Putu Raka Setya Putra; Chris Chalik
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 13, No 2 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v13i2.82795

Abstract

@font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-536870145 1107305727 0 0 415 0;}p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; margin-top:0cm; margin-right:.35pt; margin-bottom:.25pt; margin-left:1.0pt; text-align:justify; text-justify:inter-ideograph; text-indent:-.5pt; line-height:110%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; mso-bidi-font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman",serif; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; color:black; mso-font-kerning:1.0pt; mso-ligatures:standardcontextual; mso-fareast-language:EN-ID;}.MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-family:"Aptos",sans-serif; mso-ascii-font-family:Aptos; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Aptos; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-font-kerning:1.0pt; mso-ligatures:standardcontextual; mso-fareast-language:EN-ID;}.MsoPapDefault {mso-style-type:export-only; margin-bottom:8.0pt; line-height:115%;}div.WordSection1 {page:WordSection1;}Penelitian ini membahas representasi pengalaman pengguna produk yang dibangun melalui penerapan teknik fotografi dan sinematografi dalam iklan Canon EOS R5 in Space. Iklan ini dipilih karena menampilkan pendekatan visual yang tidak konvensional dengan menempatkan kamera pada konteks luar angkasa, sehingga menghasilkan pengalaman visual yang kuat dan berkesan bagi audiens. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran elemen visual sebagai sarana pembentukan pengalaman pengguna dalam iklan produk teknologi. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui analisis visual terhadap unsur fotografi dan sinematografi, meliputi komposisi, sudut pengambilan gambar, pencahayaan, warna, pergerakan kamera, serta alur penyuntingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik visual sinematik berperan sebagai media komunikasi yang merepresentasikan nilai produk, seperti ketangguhan, presisi, dan inovasi teknologi, yang secara tidak langsung membentuk persepsi serta pengalaman pengguna. Pengalaman tersebut disampaikan melalui narasi visual simbolik tanpa melibatkan interaksi langsung. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan strategi visual yang terkonsep untuk memperkuat pengalaman pengguna dalam perancangan iklan teknologi.