Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

AKHLAK DIGITAL DALAM AL-QUR’AN: REKONSTRUKSI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ERA MEDIA SOSIAL Saifudin Zuhri; Ade Rosad; Ahmad Kamim; Ahmad Darori
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.54215

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan media sosial yang berlangsung secara masif telah memengaruhi pola perilaku serta interaksi sosial peserta didik, termasuk meningkatnya fenomena cyberbullying, ujaran kebencian, penyebaran hoaks, dan rendahnya etika komunikasi digital. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam (PAI) belum sepenuhnya mampu merekonstruksi nilai-nilai akhlak Al-Qur’an dalam konteks kehidupan digital kontemporer. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep akhlak digital dalam Al-Qur’an serta merekonstruksi implementasinya dalam Pendidikan Agama Islam di era media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research melalui pendekatan tafsir maudhu’i dan analisis isi (content analysis). Sumber data diperoleh dari Al-Qur’an, kitab tafsir, jurnal ilmiah, dan berbagai referensi akademik relevan yang dipublikasikan pada rentang tahun 2022–2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an memuat prinsip-prinsip fundamental akhlak digital, seperti tabayyun (verifikasi informasi), qaulan sadidan (komunikasi yang benar), etika interaksi sosial, serta tanggung jawab dalam menyebarkan informasi di ruang digital. Nilai-nilai tersebut dapat direkonstruksi menjadi kerangka pembelajaran PAI yang kontekstual melalui penguatan literasi etika digital, pendidikan karakter Qur’ani, serta pendekatan pembelajaran berbasis media sosial yang edukatif. Kebaruan penelitian ini terletak pada formulasi konsep “akhlak digital Qur’ani” sebagai model integratif penguatan Pendidikan Agama Islam di tengah tantangan peradaban digital modern. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi akhlak digital Qur’ani dalam pembelajaran PAI mampu menjadi landasan strategis dalam membentuk perilaku peserta didik yang etis, kritis, dan bertanggung jawab di lingkungan media sosial.
TRANSMISI PEMAHAMAN KONTEKSTUAL AL-QUR'AN DALAM PENDIDIKAN DASAR PESANTREN: ANALISIS PEMBELAJARAN MAKKIYAH, MADANIYAH, DAN ASBĀBUN NUZŪL DI PONDOK PESANTREN NURUL HUDA 2 TANAH MERAH Saifudin Zuhri; Suwandi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Posted
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.62083

Abstract

Pemahaman Al-Qur'an secara kontekstual merupakan kompetensi penting dalam pendidikan Islam, namun pembelajaran Al-Qur'an pada jenjang pendidikan dasar pesantren masih cenderung menitikberatkan pada kemampuan membaca, menghafal, dan memahami makna tekstual ayat, sementara dimensi historis dan konteks turunnya wahyu belum memperoleh perhatian yang memadai. Padahal, pemahaman terhadap klasifikasi surah Makkiyah dan Madaniyah serta pengetahuan mengenai Asbābun Nuzūl merupakan bagian penting dari 'Ulūm al-Qur'ān yang berperan dalam membangun pemahaman ayat secara utuh dan proporsional. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses transmisi pemahaman kontekstual Al-Qur'an melalui pembelajaran Makkiyah, Madaniyah, dan Asbābun Nuzūl di Pondok Pesantren Nurul Huda 2 Tanah Merah serta menjelaskan kontribusinya terhadap pembentukan pemahaman Al-Qur'an yang komprehensif pada santri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transmisi pemahaman kontekstual Al-Qur'an dilaksanakan melalui pembelajaran bertahap yang mengintegrasikan karakteristik surah Makkiyah dan Madaniyah, penjelasan Asbābun Nuzūl, serta pengaitan kandungan ayat dengan realitas kehidupan santri. Proses tersebut membentuk kemampuan santri dalam memahami ayat secara lebih komprehensif, tidak berhenti pada makna tekstual, tetapi juga mempertimbangkan latar historis, tujuan pensyariatan, dan relevansinya dalam kehidupan kontemporer. Kebaruan penelitian ini terletak pada formulasi transmisi pembelajaran Makkiyah, Madaniyah, dan Asbābun Nuzūl sebagai fondasi pedagogis dalam membangun pemahaman kontekstual Al-Qur'an pada pendidikan dasar pesantren. Temuan penelitian diharapkan dapat menjadi kontribusi konseptual bagi pengembangan pembelajaran Al-Qur'an yang lebih kontekstual, integratif, dan berorientasi pada penguatan literasi 'Ulūm al-Qur'ān di lingkungan pendidikan Islam
Efektivitas Dry Needling dan Dynamic Stretching untuk Nyeri Punggung Bawah Non Spesifik Saifudin Zuhri; Sri Suwarni
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): Januari-Juni 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v2i2.817

Abstract

Nyeri punggung bawah (NBP) non spesifik merupakan kejadian yang dialami banyak orang dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Prosedur fisioterapi untuk NPB non-spesifik dalam bentuk tusuk jarum kering dan peregangan dinamis belum banyak digunakan dalam praktik fisioterapi sebagai teknologi yang efektif untuk mengurangi sindrom nyeri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas tusuk jarum kering dan peregangan dinamis dalam mengurangi nyeri pada penderita NPB non-spesifik. Penelitian ini merupakan penelitian desain one group pre dan post-test. Subjek penelitian adalah semua penderita NPB non-spesifik yang memenuhi kriteria penelitian. Kriteria inklusi meliputi: (1) subjek dengan pengaduan NPB non-spesifik, (2) berusia 18 – 70 tahun, (3) bersedia menjadi subjek penelitian. Kriteria pengecualian: (1) menderita masalah jantung, (2) memiliki gangguan sensibilitas, (3) gangguan pembekuan darah, (4) keganasan di punggung bawah. Kriteria drop out: (1) tidak mengikuti program terapi lebih dari satu kali, (2) mengalami perburukan kondisi, (3) tidak menghadiri evaluasi akhir penelitian. Pengumpulan data dilakukan secara langsung pada awal penelitian (pre-test) yang diukur dengan VAS. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan program SPSS. Distribusi data dari 29 subjek diuji menggunakan uji Shapiro Wilk, diperoleh p=0,068 (p Lebih Besar dari 0,05) menunjukkan data berdistribusi normal, kemudian diuji parametrik dengan uji t dependen diperoleh p=0,00 (p Lebih Kecil dari 0,05), menunjukkan pengaruh tusuk jarum kering dan peregangan dinamis terhadap nyeri punggung bawah non-spesifik. Ada efek tusuk jarum kering dan peregangan dinamis pada nyeri punggung bawah non-spesifik.