Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Basica

STRATEGI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) PADA ANAK TUNAGRAHITA DI MI MA’ARIF SIDOMULYO AMBAL KEBUMEN Rinesti Witasari
BASICA: Journal of Arts and Science in Primary Education Vol 1 No 1 (2021): Arts and Science in Primary Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.167 KB) | DOI: 10.37680/basica.v1i1.770

Abstract

Abstract: Starting from the results of observations at MI Ma'arif Sidomulyo Ambal Kebumen which is the only MI in Kebumen Regency that has organized an inclusive madrasah program, the researcher saw that there were a number of children with special needs (ABK) who received the same educational services as other normal children. aims to determine the planning and implementation of the PAI strategy in children with mental retardation, MI Ma'arif Sidomulyo Ambal Kebumen. The research method used is qualitative research, a descriptive type of field research with a case study approach. The results of the study, namely, the teacher planned a learning strategy with several stages and carried out a teacher-centered strategy individually, it can be seen that the learning methods are very varied, this is because the abilities possessed by mentally retarded children vary in achieving learning objectives.
Scaffolding: Strategi Pembelajaran dalam Membentuk Kemandirian Belajar Siswa Mata Pelajaran IPA Materi Gaya, Gerak dan Energi Kelas V Rinesti Witasari; Fuad Fitriawan
BASICA: Journal of Primary Education Vol 1 No 2 (2021): Models and Strategy Learning for Primary Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.491 KB) | DOI: 10.37680/basica.v1i2.1120

Abstract

: Proses pembelajaran kelas V di MI Sabilil Muttaqin Kapuran masih berpusat pada fasilitator/guru. Pesera didik hanya diam mendengarkan apa yang disampaikan oleh guru, membaca buku materi kemudian menghafal materi-materi yang tertulis dalam buku pelajaran. Menghafalkan materi pembelajaran tanpa mengajaknya mengalami secara langsung, mempelajari bayang-bayang tanpa mengetahui wujud asli yang dipelajari hal ini sering kali membuat peserta didik merasa bosan di sekolah. Memilih strategi pembelajaran perlu dilakukan berdasarkan pada kesesuaian materi yang akan disampaikan. Hal ini dapat membantu meningkatkan keaktifan dan kreatifitas belajar siswa selama proses belajar mengajar berlangsung dan mencapai tujuan yang telah dirancang. metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: (1) Proses pembelajaran IPA kelas V di MI Sabilil Muttaqin Kapuran lebih dominan menggunakan metode ceramah, demostrasi, dan belajar di luar kelas. (2) Proses penerapan strategi pembelajaran scaffolding ini dengan mengorganisasi isi materi, mengorganisasi cara penyampaian materi dan mengorganisasi peserta didik. (3) Bentuk kemandirian belajar siswa kelas V mata pelajaran IPA materi gaya, gerak dan energi ini adalah mereka diberikan otonomi dan tanggung jawab untuk berinisiatif dan berperan aktif dalam mengatur sendiri berbagai aspek kegiatan belajar sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya tanpa selalu bergantung kepada orang lain.
Belajar dan Pembelajaran dari perspektif Teori kognitif, behaviorisme Konstruktivisme dan sosiokultural Witasari, Rinesti
BASICA Journal of Arts and Science in Primary Education Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/basica.v3i2.5764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pembelajaran dari perspektif teori kognitif, behaviorisme, konstruktivisme, dan sosiokultural untuk memahami bagaimana individu memproses, memahami, dan menerapkan pengetahuan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research), yang melibatkan pengumpulan data dan informasi dari berbagai sumber tertulis, seperti buku, jurnal, artikel, dan dokumen lainnya. Teori kognitif menekankan perubahan dalam struktur mental yang terjadi melalui pengalaman dan interaksi dengan lingkungan, di mana pembelajaran terjadi melalui proses asimilasi dan akomodasi. Teori behaviorisme, seperti yang dikemukakan oleh Skinner, menekankan pentingnya penguatan eksternal dalam memotivasi perilaku belajar, di mana perilaku yang diikuti oleh konsekuensi positif cenderung diulang . Konstruktivisme memandang pembelajaran sebagai proses aktif di mana siswa membangun pengetahuan melalui eksplorasi dan pengalaman, dengan penekanan pada pembelajaran berbasis proyek dan pentingnya konteks. Teori sosiokultural yang dikembangkan oleh Vygotsky menyoroti pentingnya interaksi sosial dan konteks budaya, serta konsep zona perkembangan proksimal di mana pembelajaran paling efektif terjadi ketika individu dibantu oleh orang yang lebih kompeten. Penelitian ini juga menilai faktor-faktor yang mempengaruhi pembelajaran, termasuk motivasi, minat, kemampuan individu, serta lingkungan belajar, kualitas pengajaran, dan dukungan sosial. Tantangan dalam pembelajaran seperti kurangnya motivasi, keterbatasan sumber daya, dan perbedaan individu dalam gaya belajar juga dieksplorasi, serta strategi untuk mengatasinya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mendalam tentang proses pembelajaran dan faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitasnya, serta menawarkan strategi pengajaran yang dapat meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa.
STRATEGI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) PADA ANAK TUNAGRAHITA DI MI MA’ARIF SIDOMULYO AMBAL KEBUMEN Witasari, Rinesti
BASICA Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/basica.v1i1.770

Abstract

Abstract: Starting from the results of observations at MI Ma'arif Sidomulyo Ambal Kebumen which is the only MI in Kebumen Regency that has organized an inclusive madrasah program, the researcher saw that there were a number of children with special needs (ABK) who received the same educational services as other normal children. aims to determine the planning and implementation of the PAI strategy in children with mental retardation, MI Ma'arif Sidomulyo Ambal Kebumen. The research method used is qualitative research, a descriptive type of field research with a case study approach. The results of the study, namely, the teacher planned a learning strategy with several stages and carried out a teacher-centered strategy individually, it can be seen that the learning methods are very varied, this is because the abilities possessed by mentally retarded children vary in achieving learning objectives.
Scaffolding: Strategi Pembelajaran dalam Membentuk Kemandirian Belajar Siswa Mata Pelajaran IPA Materi Gaya, Gerak dan Energi Kelas V Witasari, Rinesti; Fitriawan, Fuad
BASICA Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/basica.v1i2.1120

Abstract

: Proses pembelajaran kelas V di MI Sabilil Muttaqin Kapuran masih berpusat pada fasilitator/guru. Pesera didik hanya diam mendengarkan apa yang disampaikan oleh guru, membaca buku materi kemudian menghafal materi-materi yang tertulis dalam buku pelajaran. Menghafalkan materi pembelajaran tanpa mengajaknya mengalami secara langsung, mempelajari bayang-bayang tanpa mengetahui wujud asli yang dipelajari hal ini sering kali membuat peserta didik merasa bosan di sekolah. Memilih strategi pembelajaran perlu dilakukan berdasarkan pada kesesuaian materi yang akan disampaikan. Hal ini dapat membantu meningkatkan keaktifan dan kreatifitas belajar siswa selama proses belajar mengajar berlangsung dan mencapai tujuan yang telah dirancang. metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: (1) Proses pembelajaran IPA kelas V di MI Sabilil Muttaqin Kapuran lebih dominan menggunakan metode ceramah, demostrasi, dan belajar di luar kelas. (2) Proses penerapan strategi pembelajaran scaffolding ini dengan mengorganisasi isi materi, mengorganisasi cara penyampaian materi dan mengorganisasi peserta didik. (3) Bentuk kemandirian belajar siswa kelas V mata pelajaran IPA materi gaya, gerak dan energi ini adalah mereka diberikan otonomi dan tanggung jawab untuk berinisiatif dan berperan aktif dalam mengatur sendiri berbagai aspek kegiatan belajar sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya tanpa selalu bergantung kepada orang lain.
Belajar dan Pembelajaran dari perspektif Teori kognitif, behaviorisme Konstruktivisme dan sosiokultural Witasari, Rinesti
BASICA Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/basica.v3i2.5764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pembelajaran dari perspektif teori kognitif, behaviorisme, konstruktivisme, dan sosiokultural untuk memahami bagaimana individu memproses, memahami, dan menerapkan pengetahuan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research), yang melibatkan pengumpulan data dan informasi dari berbagai sumber tertulis, seperti buku, jurnal, artikel, dan dokumen lainnya. Teori kognitif menekankan perubahan dalam struktur mental yang terjadi melalui pengalaman dan interaksi dengan lingkungan, di mana pembelajaran terjadi melalui proses asimilasi dan akomodasi. Teori behaviorisme, seperti yang dikemukakan oleh Skinner, menekankan pentingnya penguatan eksternal dalam memotivasi perilaku belajar, di mana perilaku yang diikuti oleh konsekuensi positif cenderung diulang . Konstruktivisme memandang pembelajaran sebagai proses aktif di mana siswa membangun pengetahuan melalui eksplorasi dan pengalaman, dengan penekanan pada pembelajaran berbasis proyek dan pentingnya konteks. Teori sosiokultural yang dikembangkan oleh Vygotsky menyoroti pentingnya interaksi sosial dan konteks budaya, serta konsep zona perkembangan proksimal di mana pembelajaran paling efektif terjadi ketika individu dibantu oleh orang yang lebih kompeten. Penelitian ini juga menilai faktor-faktor yang mempengaruhi pembelajaran, termasuk motivasi, minat, kemampuan individu, serta lingkungan belajar, kualitas pengajaran, dan dukungan sosial. Tantangan dalam pembelajaran seperti kurangnya motivasi, keterbatasan sumber daya, dan perbedaan individu dalam gaya belajar juga dieksplorasi, serta strategi untuk mengatasinya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mendalam tentang proses pembelajaran dan faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitasnya, serta menawarkan strategi pengajaran yang dapat meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa.