Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pendidikan Perempuan Dalam Perspektif Buya Hamka Defiani, Siti; Fauzi, Ahmad; Maghfiroh, Ummi Lailia
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9046

Abstract

Di dalam penelitian ini membas mengenai pendidikan perempuan dalam pandangan buya hamka. Yang Dimana penelitian ini menganalis buku buya hamka (BERBICARA TENTANG PEREMPUAN). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pandangan buya hamka terhadap Pendidikan Perempuan. Peneliti menggunakan metode kepustakaan (library research), dengan meneliti buku (berbicara tentang perempuan) karya dari prof.dr.hamka. penelitian ini bermaksud untuk mengetahui pentingnya pendiidkan perempuan dalam perspektif hamka. Yang dimana penelitian ini menggunakan metode analis data (content analysis) dengan membaca secara menyeluruh buku tersebut dan menelaah apa isi yang terkandung di dalamnya. Maka bisa di simpulkan bahwa pendidikan tentang perempuan dalam buku karya prof. dr. hamka (berbicara tentang perempuan) menjelaskan mengenai beberapa hal : pertama, Pengetahuan tentang kemuliaan perempuan, kedua memberikan pemahan terhadap hak dan kewajiban, ketiga menjelaskan tentang pembagian tugas, keempat tentang harga diri perempuan, kelimaa kemulian seorang ibu, keenam perempuan dunia lebih mulia dari pada bidadari, ketuju pengetahuan tentang hak perempuan, kedelapan menjelaskan tentang hak milik,  sembilan hak istimewa perempuan.
Kepemimpinan Kyai Dalam Membentuk Karakter Santri Di Pondok Pesantren Darut Tauhid Tanjungsari Krejengan Fajar, Saenol; Arisanti, Kustiana; Maghfiroh, Ummi Lailia
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9149

Abstract

Kepemimpinan kyai memiliki peran yang signifikan dalam membentuk karakter santri di Pondok Pesantren Darut Tauhid. Penelitian ini mengkaji berbagai gaya kepemimpinan kyai, termasuk otoriter, demokratis, dan kharismatik, serta dampaknya terhadap pembentukan karakter santri. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus di pesantren tersebut. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan kyai, pengurus, dan santri, serta observasi partisipatif.
Exploring the Role of Teachers in Shaping Student Character in Schools: A Managerial Perspective Umam, Khoirul; Ahmad Fauzi; Ummi Lailia Maghfiroh
Journal of Educational Management Research Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/jemr.v4i1.813

Abstract

This study examines the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers in shaping students’ character in schools, primarily through their roles, namely as leaders, educators, motivators, and evaluators. This study was conducted using a qualitative approach, collecting data through in-depth interviews, observations, and documentation in the school environment. Data analysis was done through data display, reduction, and conclusions drawing. The results of the study indicate that PAI teachers act as leaders who create an active and Islamic learning atmosphere and are role models for students. As motivators, teachers succeed in raising students’ enthusiasm to innovate and practice religious values ​​in everyday life. In addition, PAI teachers also play the role of evaluators by providing holistic assessments, covering aspects of knowledge, attitudes, skills, and spirituality, which help monitor the development of students’ character. This study provides an important contribution to renewing perspectives on the role of teachers in character education, especially in the context of Islamic religious education. Although these findings indicate success in character formation, external challenges, such as the influence of family and peers, continue to influence the implementation of the values ​​taught.
IMPLEMENTASI MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Maghfiroh, Ummi Lailia
AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 2 (2024): AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Published by the Islamic Religious Education Study Program Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Kiai Haji Achmad Siddiq University, Jember, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/adabiyah.v5i2.980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi model Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di MI Muhammadiyah Karangkajen Yogyakarta. Penelitian ini merupakan studi lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model CTL dalam pembelajaran PAI dilakukan melalui tujuh komponen utama: konstruktivisme, bertanya, menemukan, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi, dan penilaian autentik. Guru berhasil mengaitkan materi PAI dengan konteks kehidupan nyata siswa, seperti lingkungan keluarga dan masyarakat. Implementasi CTL berdampak positif terhadap keterlibatan siswa, pemahaman nilai-nilai keagamaan, dan pembentukan karakter. Kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan waktu dan kesiapan guru dalam merancang pembelajaran berbasis konteks. Namun demikian, pendekatan ini dinilai efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI yang bermakna. This study aims to examine the implementation of the Contextual Teaching and Learning (CTL) model in Islamic Religious Education (IRE) at MI Muhammadiyah Karangkajen Yogyakarta. It is a field research with a qualitative descriptive approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model. The results show that CTL implementation in IRE involves seven key components: constructivism, questioning, inquiry, learning community, modeling, reflection, and authentic assessment. Teachers successfully connect IRE materials to students’ real-life contexts, such as family and community environments. CTL implementation positively impacts student engagement, understanding of religious values, and character development. Challenges include limited time and teacher preparedness in designing context-based lessons. Nevertheless, the CTL approach proves effective in enhancing meaningful and quality IRE learning.
Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak Dalam Flim 172 Days Karya Nadzira Shafa Sa’diyah, Halimatus; Farid, Edi Kurniawan; Maghfiroh, Ummi Lailia
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i2.1180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap nilai-nilai pendidikan akhlak yang terkandung dalam flim 172 days karya nadzira shafa. Karena pendidikan akhlak memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan dan menjadi salah satu tujuan utama yang harus dicapai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan analisis isi. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi terhadap flim 172 days sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, artikel dan jurnal yang relevan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa flim ini mengandung berbagai pendidikan akhlak seperti, akhlak kepada Allah SWT, akhlak kepada rosulullah, akhlak kepada diri sendiri, akhlak kepada orang tua dan akhlak kepada sesama manusia. Nilai-nilai tersebut tergambar melalui dialog, alur cerita dan tokoh utama sebagai inspirasi dalam menjalani kehidupan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam flim 172 days ini dapat dijadikan  media alternatif dalam menjalani kehidupan, khususnya bagi remaja muslim.
Analisis Nilai-Nilai Religius yang Terkandung Dalam Film Assalamualaikum Beijing Karya Sutradara Guntur Soeharjanto Sa’diyah, Halimatus; Arisanti, Kustiana; Maghfiroh, Ummi Lailia
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i2.1232

Abstract

Nilai-nilai keagamaan yang disampaikan melalui media visual memiliki peran penting dalam membentuk karakter moral dan kesadaran spiritual dalam masyarakat. Penelitian ini mengkaji nilai-nilai religius yang terkandung dalam film Assalamualaikum Beijing yang disutradarai oleh Guntur Soeharjanto dan diadaptasi dari novel populer karya Asma Nadia. Dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan kualitatif, peneliti melakukan analisis mendalam terhadap narasi, dialog, dan elemen visual dalam film tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya nilai-nilai religius yang signifikan dalam film ini, yang diklasifikasikan ke dalam tiga komponen utama: Aqidah (iman), Akhlak (moralitas), dan Syariah (hukum Islam). Nilai-nilai tersebut tercermin dalam perjalanan emosional para tokoh, yang menggambarkan tema-tema seperti keimanan terhadap takdir ilahi, cinta yang tulus berdasarkan keyakinan, toleransi, serta kepatuhan terhadap ajaran Islam. Pembahasan menyoroti bagaimana film ini mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam konteks lintas budaya, sehingga memberikan kontribusi yang bermakna bagi pendidikan agama dan dialog antarbudaya melalui media sinema.
Metode Simaan dan Murajaah dalam Menghafal Al-Quran di Pondok Pesantren Nurul Quran Patokan, Kraksaan, Probolinggo Hasanah, Imroatul; Khumaidi, Ahmad; Maghfiroh, Ummi Lailia
Asatiza: Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2023): Asatiza: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46963/asatiza.v4i2.843

Abstract

In the current era, several methods have emerged in the process of memorizing the Koran, but the implementation of the Sima'an and Muraja'ah methods has persisted to this day, especially at the Nurul Quran Kraksaan Islamic boarding school. The aim of this research is to find out the implementation of the simaan and murajaah methods at the Nurul Quran Patokan Islamic Boarding School, Kraksaan Probolinggo. The qualitative approach was chosen by collecting data through observation. The results of the study show that there are supporting and inhibiting factors in memorizing the Al-Quran. The supporting factors are enthusiasm in memorizing the Koran properly and correctly, increasing and being able to reach the target. While the inhibiting factor is prioritizing simaan, namely wanting to memorize a lot but putting aside murojaah. So, it is not uncommon for many students to memorize verse by verse but are not fluent in the previous verses.
Model Pendidikan Akhlak dalam Kitab Nashoihul Ibad Karya Syeikh Imam Nawawi Al-bantani Sya’diyah, Siti Aminatus; Fauzi, Ahmad; Maghfiroh, Ummi Lailia
Jurnal Keislaman Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Keislaman
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taruna Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54298/jk.v7i1.248

Abstract

The importance of developing moral education which includes holistic and sustainable aspects has highlighted attention to the moral education model. The book "Nashoihul Ibad" written by Sheikh Imam Nawawi Al-bantani is widely recognized as one of the main references in efforts to enrich Islamic morals. This research aims to conduct an analysis of the moral education model contained in the book "Nashoihul Ibad". The research method uses library research. The research results explain that moral education in the Nashoihul Ibad book consists of three models: First, moral education by instilling awareness about divinity and its relationship with humans. Second, moral education through the formation of noble attitudes and behavior and relationships with fellow humans. Third, moral education further develops personal qualities including fortitude, honesty, courage and responsibility in a social context.