Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH PENAMBAHAN ZAT ADITIF PADA BAHAN BAKAR TERHADAP EMISI GAS BUANG MESIN SEPEDA MOTOR Indah Dwi Endyani; Toni Dwi Putra
PROTON Vol. 3 No. 1: Maret 2011
Publisher : Widyagama University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jp.v3i1.221

Abstract

Teknologi Otomotif di Indonesia semakin berkembang ,  mengikuti kondisi masyarakat Indonesia yang memiliki mobilitas tinggi dalam sarana transportasi. Dampak dari perkembangan tersebut   kebutuhan bahan bakar juga semakin meningkat jumlah pemakaiannya. Zat aditif digunakan untuk memberikan peningkatan sifat dasar   dan nilai angka oktan tinggi dapat meningkatkan kinerja mesin. Variabel penelitian meliputi variabel bebas yaitu  prosentase campuran zat aditif dan premium sedangkan  variabel terikat berupa  emisi gas buang. Data yang diperoleh akan diplotkan pada grafik. dan akan dijadikan acuan untuk menilai besarnya pengaruh pemakaian zat aditif terhadap emisi gas buang yang dihasilkan. Dengan penambahan zat aditif  akan memperbaiki proses pembakaran yang akan menurunkan kadar CO, CO2, HC, meningkatkan konsumsi oksigen (O2) dan akan menghilangkan senyawa NOx. Dari hasil penelitian yang dilakukan di dapat bahwa penurunan senyawa emisi gas buang yang signifikan terjadi pada CO dari 2,982 turun menjadi 1,372 pada rpm 4000 dengan penambahan zat aditif 100%, sedangkan untuk O2 mengalami kenaikan dari 13,14 menjadi 15,52 pada rpm 4000 dengan penambahan zat aditif 100 %.   Kata kunci: Zat aditif,  Mesin sepeda motor, Emisi gas buang.
ALAT PENGHEMAT BAHAN BAKAR BERBASIS ELEKTROMAGNET Toni Dwi Putra
PROTON Vol. 2 No. 2: Oktober 2010
Publisher : Widyagama University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jp.v2i2.226

Abstract

Alat penghemat bahan bakar premium yang berupa medan elektromagnet yang di beri kumparan di letakan setelah filter bahan bakar sebelum bahan bakar masuk ke karburator. Elektromagnet dapat memecah ion-ion yang mengumpal dalam bahan bakar. Percobaan dilakukan 4 kali dalam waktu 60 menit dengan interval pengukuran konsumsi bahan bakar setiap 5 menit. Setelah semua data diperoleh, dengan menggunakan uji F di peroleh hasil bahwa Alat dapat di pasang pada semua jenis kendaraan berbahan bakar premium dengan aman dan pembuatan sangat murah. Bila pemakaian kendaraan sesuai dengan standart operasi maka penghematan bahan bakar dapat mencapai 20,3 %.Kata kunci : Elektromagnet, Penghematan, Premium
PENGARUH CAMPURAN BAHAN BAKAR BENSIN DAN ALKOHOL DENGAN MENGGUNAKAN ELEKTROMAGNET TERHADAP PERFORMANCE MESIN Indah Dwi Endyani; Toni Dwi Putra
PROTON Vol. 2 No. 2: Oktober 2010
Publisher : Widyagama University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jp.v2i2.227

Abstract

Transportasi darat, laut dan udara semakin bertumbuh kepadatan semakin meningkat sehingga timbul permasalahan kebutuhan bahan bakar untuk kendaraan, perlu adanya sumber energi selain bensin. Alkohol adalah salah satu sumber energi yang dapat diperbaharui untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif. modifikasi sistem pada motor bakar bensin diperlukan untuk menghemat bahan bakar, salah satunya dengan metode elektromagnet yang dipasang pada saluran bahan bakar. Tujuanya untuk mengetahui pengaruh campuran bahan bakar bensin dan alkohol terhadap kinerja motor bakar bensin dengan menggunakan elektromagnet. Dengan variasi campuran bahan bakar bensin dan alkohol menggunakan elektromagnet dapat menghemat bahan bakar pada komposisi campuran bensin 90:10 sebesar 19.167 ml/menit, sedangkan kenaikan daya terjadi pada campuran bahan bakar 90:10 sebesar 13.96 hp. Tekanan pada setiap campuran bahan bakar sama, sedangkan kenaikan efisiensi paling tinggi terjadi pada komposisi 90:10 sebesar 13.39%. Kata kunci : bensin, alkohol, elektromagnet, daya
ANALISIS PENGGUNAAN ZAT ADITIF PADA BAHAN BAKAR TERHADAP EMISI GAS BUANG PADA MESIN SEPEDA MOTOR YAMAHA Dwi Wahyudi; Muhammad Agus Sahbana; Toni Dwi Putra
PROTON Vol. 4 No. 2: Oktober 2012
Publisher : Widyagama University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jp.v4i2.335

Abstract

Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Otomotif di Indonesia semakin berkembang pesat. Hal ini mengikuti kondisi masyarakat Indonesia sekarang yang memiliki mobilitas yang tinggi yang menuntut adanya sarana transportasi yang memadai. Dengan semakin berkembangnya teknologi mesin kendaraan, maka tuntutan kebutuhan bahan bakar dengan nilai oktan tinggi untuk meningkatkan kinerja mesin semakin meningkat. Zat aditif digunakan untuk memberikan peningkatan sifat dasar tertentu yang telah dimilikinya. Perumusan masalah adalah pengaruh penambahan zat aditif terhadap emisi gas buang. Variabel penelitian meliputi variabel bebas yaitu  prosentase campuran zat aditif dan premium sedangkan  variabel terikat berupa  emisi gas buang. data yang diperoleh akan diplotkan pada grafik. dan akan dijadikan acuan untuk menilai besarnya pengaruh pemakaian zat aditif terhadap emisi gas buang yang dihasilkan. Dengan menggunakan zat aditif pada mesin maka dapat diketahui pengaruhnya terhadap emisi gas buang yang dihasilkan akan jauh lebih bagus dan ramah lingkungan dari pada tanpa penggunaan zat aditif. Dengan penambahan zat aditif  akan memperbaiki proses pembakaran yang akan menurunkan kadar CO, CO2, HC, meningkatkan konsumsi oksigen (O2) dan akan menghilangkan senyawa NOx  sesuai dengan penambahan rpm. Dari hasil penelitian yang dilakukan di dapat bahwa penurunan senyawa emisi gas buang yang signifikan terjadi pada CO dari 2,982 turun menjadi 1,372 pada rpm 4000 dengan penambahan zat aditif 100%, sedangkan untuk O2 mengalami kenaikan dari 13,14 menjadi 15,52 pada rpm 4000 dengan penambahan zat aditif 100 %.   Kata kunci:  Zat aditif, emisi gas buang, mesin sepeda motor
PENGARUH PENGGUNAAN ALAT PENGHEMAT BAHAN BAKAR BERBASIS ELEKTROMAGNETIK TERHADAP UNJUK KERJA MESIN DIESEL Didi Eryadi; Toni Dwi Putra; Indah Dwi Endayani
PROTON Vol. 4 No. 2: Oktober 2012
Publisher : Widyagama University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jp.v4i2.341

Abstract

Seiring dengan pertumbuhan dunia otomotif di negara ini yang semakin besar, maka semakin banyak pula kebutuhan bahan bakar. Oleh sebab itu banyak orang berlomba menciptakan alat untuk menghemat bahan bakar, mulai alat berupa cairan, tablet hingga pengaturan bahan bakar. Berbagai cara telah dilakukan untuk menciptakan alat mana yang dapat menghemat bahan bakar yang paling sempurna. Akan tetapi sekarang ini orang masih terus melakukan uji coba dengan berbagai penelitian. Salah satunya adalah memberikan perlakuan terhadap bahan bakar sebelum memasuki ruang bakar atau sebelum mengalami proses pembakaran. Metode yang dapat digunakan adalah aplikasi medan magnet (elektromagnetik) karena peralatan ini menggunakan kumparan yang cukup sederhana. Produk-produk alat elektromagnetik dipasaran telah banyak ditemukan dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat. Bertitik tolak dari latar belakang di atas maka perlu diketahui tentang pengaruh alat penghemat bahan bakar menggunakan elektromagnetik terhadap unjuk kerja mesin diesel. Data-data penelitian diambil secara langsung melalui pengujian terhadap mesin diesel dengan variasi putaran mesin (rpm) menggunakan saluran bahan bakar yang dipasangkan elektromagnetik dan tanpa elektromagnetik. Penelitian menghasilkan dengan pemasangan alat elektromagnetik menjadikan konsumsi bahan bakar lebih sedikit, daya yang meningkat, dan efisiensi yang meningkat pula. Kata Kunci : Elektromagnetik, Bahan Bakar, Mesin Diesel