Aries Chandra Trilaksana
Bagian Konservasi Gigi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin Makassar, Indonesia

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh penambahan calcium chloride terhadap setting time OV FDR sealer pada perawatan endodontik: studi pendahuluan Syamsiah Syam; Aries Chandra Trilaksana; Andi Sumidarti
Makassar Dental Journal Vol. 2 No. 5 (2013): Vol 2 No 5 Oktober 2013
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.453 KB) | DOI: 10.35856/mdj.v2i5.146

Abstract

Salah satu kunci utama parawatan endodontik adalah melakukan obturasi sistem saluran akar dengan baik. Untuk tujuan ini, digunakan bahan berupa sealer saluran akar dan gutta percha yang harus mempunyai sifat fisik, kimia, dan biological yang baik.OV FDR merupakan sealer saluran akar yang terbuat dari bahan organik dan alami, tetapi sealer ini mempunyai kekurangan yaitu setting time-nya terlalu lama yang dapat memberikan dampak negatif terhadap hasil perawatan saluran akar. Untuk mempercepat setting time dari OV FDR, maka direkomendasikan penambahan akselerator seperti calcium chloride dengan harapan dapat mempercepat setting time sealer tersebut secara signifikan.
Stepwise Excavation Besse Tenri Awaru; Aries Chandra Trilaksana
Makassar Dental Journal Vol. 3 No. 1 (2014): Vol 3 No 1 Februari 2014
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.952 KB) | DOI: 10.35856/mdj.v3i1.157

Abstract

Perawatan lesi karies yang dalam merupakan tantangan, karena harus memberi perlindungan pada pulpa. Ekskavasi karies pada lesi yang sangat dalam melibatkan risiko terbukanya pulpa, yang akan memperburuk prognosis pulpa. Berbagai macam perawatan telah disarankan untuk menangani lesi karies dalam. Tujuan dari tulisan ini adalah menyajikan metode perawatan lesi karies yang dalam secara lebih konservatif, invasi yang minimal dan mengurangi risiko terbukanya pulpa untuk penanganan klinis dari lesi karies yang dalam, yaitu stepwise excavation.
Penanganan kedaruratan endodontik pada pulpitis ireversibel: (Emergency endodontic treatment of irreversible pulpitis) Muhsana Santa; Aries Chandra Trilaksana
Makassar Dental Journal Vol. 4 No. 5 (2015): Vol 4 No 5 Oktober 2015
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.141 KB) | DOI: 10.35856/mdj.v4i5.234

Abstract

Kedaruratan endodontik merupakan kasus yang cukup sering terjadi. Pada survei yang dilakukan di AS diperoleh hasil 12% dari populasi telah mengalami nyeri gigi dalam 6 bulan terakhir. Meskipun terdapat sedikit data, pulpitis ireversibel yang ditandai dengan rasa nyeri yang sangat, dan akut merupakan alasan paling sering bagi pasien untuk sesegera mungkin mencari perawatan pada klinik dokter gigi. Pada kasus rasa nyeri sakit sulit dikontrol dengan obat penghilang rasa nyeri, dokter gigi harus segera memberikan pertolongan yang cepat dan efektif untuk meredakannya. Keberhasilan manajemen kedaruratan endodontik membutuhkan keterampilan untuk mendiagnosis dan melakukan penatalaksanaan kegawatdaruratan endodontik yang dapat dilakukan dengan pulpektomi vital, yaitu dengan membuang seluruh jaringan pulpa dibanding terapi paliatif. Penulisan artikel ini dimaksudkan untuk menjadi acuan dalam penanganan nyeri pada kasus pulpitis ireversibel dengan melakukan pulpektomi vital, pada praktek dokter gigi sehari-hari.
Bleaching interna pada gigi yang mengalami diskolorasi akibat trauma pada zona estetik: Internal bleaching of a traumatized discolored teeth in the aesthetic zone Syamsiah Syam; Nurhayati Natsir; Aries Chandra Trilaksana; M. Ruslin
Makassar Dental Journal Vol. 8 No. 1 (2019): Volume 8 No 1 April 2019
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.679 KB) | DOI: 10.35856/mdj.v8i1.256

Abstract

Latar Belakang: Diskolorasi pada gigi anterior merupakan suatu masalah estetik. Salah satu penyebab gigi anterior berubah warna adalah cedera traumatik. Bleaching interna merupakan salah satu cara untuk mengatasi diskolorasi yang bersifat minimal invasif. Kasus: Pasien berusia 29 tahun datang ke klinik untuk mendapatkan perawatan pada gigi insisivus sentralis kiri atasnya. Gigi tersebut berwarna cokelat kehitaman akibat cedera traumatik. Pemeriksaan klinis menunjukkan gigi 21 mengalami diskolorasi. Tes vitalitas, perkusi, dan palpasi negatif. Penatalaksanaan: Dilakukan perawatan saluran akar kemudian dilanjutan dengan bleaching interna. Simpulan: Diskolorasi gigi yang disebabkan oleh nekrosis pulpa akibat cedera dapat diputihkan dengan bleaching interna. Kata kunci: diskolorasi, bleaching interna, cedera traumatik
Glycerin for resin composite restoration: Literature Review: Penggunaan gliserin pada restorasi resin komposit: kajian pustaka Meita Ultrani Tangkudung; Aries Chandra Trilaksana
Makassar Dental Journal Vol. 8 No. 3 (2019): Vol 8 No 3 Desember 2019
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.404 KB)

Abstract

Pendahuluan:banyakdokter gigi bertanya tentang perubahanyangterjadipada restorasi resinkomposit.Tujuan: memberikan informasi tentang penggunaan gliserin pasca restorasi komposit. Reaksi polimerisasi komposit berbahan dasar dimetakrilat diinduksi oleh penyinaran cahaya yang menyebabkan dekomposisi dua komponen sisteminisiasiyaituchamphoroquinone dan amin tersier, hasilnya turunan radikal bebas reaktif, jika ditambahkan ikatan ganda dimetakrilat akan membentuk radikal baru. Oksigen di udara mempunyai kemampuan besar untuk bereaksidenganradikalbebas.Lapisan monomer tidak terpolimerisasi pada permukaan resin yang baru mengeras diudara,disebutoxygeninhibitionlayeratau lapisan resin tidak terpolimerisasi.Lapisan ini menambahshear bond strength dari lapisan paling atas yang baru mengeras ke lapisan di bawahnya. Lapisan ini tidak bisa dikeluarkan dengan sempurna pada daerah pit dan fissure pemukaan restorasi. Penggunaan gliserin direkomendasikan selama tahap pengerasan. Simpulan: aplikasi gliserin merupakan metode yang efektif untuk mengurangi pembentukan oxygen inhibition layer pada restorasi komposit.
Resin nano modified glass ionomer cement: a modern dental restoration material: Glass ionomer cement modifikasi resin nano: bahan restorasi dental modern Aries Chandra Trilaksana; Elizabeth Murniati
Makassar Dental Journal Vol. 9 No. 1 (2020): Volume 9 No 1 April 2020
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

GIC is one of the dental materials that has unique properties so that it can be useful as a restoration material and luting material. It has properties such as the ability of this material to chemically bind dentine and enamel through ion exchange mechanisms, as well as the ability to carry out ion exchange with the remaining tooth structure. This leads to the release of fluorideandotherionsinthelongtime,sothismaterialcanpreventcaries.Sinceitsdevelopment,GIChasincreasinglybecome an important part of dental practice to provide care that can maintain tooth structure, remineralize, and maintain aesthetics. GIC nano resin modification is a new development of GIC material that gives natural ionomer glass restoration, enhances aesthetics, provides strength and resistance to wear. This paper is aimed to explain the benefits of combining nano particles into glass ionomer powder in terms of the aspects of antimicrobial activity, their biocompatibility aspects, mechanical and physical aspects, as well as their composition and manipulation.