Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Siswa: Studi Kasus di SDN 02 Way Huwi Alifa, Nabila Putriyandri; Sari, Novi Kartika; Hutabarat, Stevani; Mufti, Aulia Annas; Kurnianingtyas, Erlina; Zurfi, Alfian; Sari, Devi Kurnia
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 2 No. 3 (2025): September, 2025
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v2i3.164

Abstract

Sekolah Dasar Negeri 02 Way Huwi di Kabupaten Lampung Selatan menghadapi berbagai tantangan dalam penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), mulai dari keterbatasan sarana cuci tangan, rendahnya kebiasaan mencuci tangan pakai sabun, konsumsi jajanan yang tidak memenuhi standar higienitas, hingga rendahnya kesadaran pemilahan sampah. Kondisi ini menimbulkan risiko kesehatan yang serius, khususnya meningkatnya potensi penyakit berbasis lingkungan dan makanan pada siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman sekaligus membentuk kebiasaan hidup sehat pada siswa melalui pendekatan edukasi yang interaktif, praktis, dan menyenangkan. Metode pelaksanaan meliputi persiapan, penyuluhan dalam bentuk ceramah interaktif, pemutaran video edukasi, demonstrasi enam langkah cuci tangan menurut standar WHO, simulasi pemilahan sampah organik dan anorganik, kuis berhadiah, serta penyediaan media visual berupa poster edukatif. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test dengan instrumen bergambar untuk menyesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa sekolah dasar. Sebanyak 26 siswa dari kelas IV dan V berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan siswa dengan rata-rata kenaikan sebesar 70%, di mana siswa kelas V mencatat capaian lebih tinggi dibandingkan kelas IV. Dampak positif lain yang terlihat adalah keterampilan siswa dalam mencuci tangan dengan benar, meningkatnya kesadaran dalam memilih jajanan sehat, serta kemampuan memilah sampah sesuai jenisnya. Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif berbasis praktik langsung efektif untuk meningkatkan kesadaran dan membentuk perilaku sehat berkelanjutan pada siswa sekolah dasar.
Internalization of Social Values in the Village Clean Tradition in Javanese Communities in the Lama Village of Sei Lepan Sub-District, Langkat District Novi Kartika Sari; Eka Darliana; Deni Hartanto
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v14i2.2204

Abstract

Internalization refers to the process of instilling certain values, which takes place in three stages: transformation, transaction, and trans-internalization. In the case of the clean village tradition in the Old Village, this process occurs during the month of Syuro/Muharram. The aim of this research is to examine the transformation of social values within the clean village tradition in the Old Village Javanese community, the transaction of these values, and the internalization of these values in the community. The research uses a descriptive qualitative approach, with purposive sampling for informants. Data collection methods include interviews, observations, and documentation, while data analysis follows the approach of Miles, Huberman, and Saldana. The results of the research reveal that the transformation of social values within the community of Lama Village, Sei Lepan District, generates positive values, particularly from a religious standpoint, communicated through the clean village tradition. These teachings encourage individuals to live cautiously, avoid violating Allah's religious laws, and maintain a strong sense of faith. The transaction of social values during the clean village ritual enhances the community's faith, tolerance, understanding of almsgiving, concern for the environment, respect for elders, and ability to cleanse negative traits from the heart. The trans-internalization process has become ingrained in the daily lives of the Lama Village community, with social and religious values actively practiced. Deliberation to achieve mutual consensus and the practice of helping and cooperating in times of need remain highly valued in Lama Village, Sei Lepan District.