Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Optimasi Produksi Crude Palm Oil (cpo) Dan Inti Sawit (Kernel) Studi Kasus PT. Mega Sawindo Perkasa Andar D Marpaung; Widuri Susilawati; Asnawati Is
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 1, No 2: Desember 2017
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v1i2.150

Abstract

enelitian dilakukan di PT. Mega Sawindo Perkasa Kecamatan Pelepat Kabupaten Bungo denganpertimbangan bahwa PT. Mega Sawindo Perkasa merupakan suatu unit usaha yang mengolah Tandan BuahSegar (TBS) menjadi Crude Palm Oil (CPO) dan Inti Sawit (Kernel) dan memiliki Pabrik Pengolahan KelapaSawit (PPKS) yang memiliki kapasitas 80 ton/jam. Penelitian dilakukan pada 05 Februari 2017 hingga 05 April2017 dengan tujuan untuk menganalisis optimasi produksi (CPO) dan Inti Sawit (Kernel) pada PT. MegaSawindo Perkasa dan menganalisis produksi CPO dan Kernel pada PT. Mega Sawindo Perkasa apabila faktorproduksi yang ada mengalami perubahan.Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus dengan lokasi PT. Mega SawindoPerkasa. Metode pengolahan data yang digunakan adalah tabulasi dan komputasi. Data dianalisis dalam modelperencanaan program linier dengan menggunakan software Linear Interactive and Discrete Optimizer (LINDO).Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas produksi CPO dan Kernel pada PT. Mega Sawindoperkasa tahun 2016 belum mencapai kondisi Optimal dapat dilihat dari keuntungan optimal dan aktual yangmemiliki selisih Rp. 29.059.887.884,96 yang berarti keuntungan perusahaan dapat ditingkatkan sebesar 40,71 %dari keuntungan yang diperoleh perusahaan. Ketersediaan tenaga kerja langsung merupakan sumberdayapembatas untuk mengoptimalkan keuntungan perusahaan sedangkan sumberdaya ketersediaan TBS pembeliandari pihak swasta, kuota pembelian, trasnsfer TBS menjadi CPO dan transfer TBS menjadi Kernel/Kernelmengalami kelebihan.Kata kunci : Crude Palm Oil (CPO), Inti Sawit, Optimasi Produksi
DINAMIKA RESPON PENAWARAN HARGA KACANG TANAH ANTARA PASAR BUNGUR KABUPATEN BUNGO DAN PASAR SARINAH KABUPATEN TEBO Juni Sukarna Merta; Asminar Asminar; Asnawati Is
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 2, No 2: Desember 2018
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v2i2.273

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui dinamika Harga kacang tanah antara Pasar Bungur Kabupaten Bungo dan Pasar Sarinah Kabupaten Tebo, untuk mengetahui dinamika penawaran kacang tanah antara Pasar Bungur Kabupaten Bungo dan Pasar Sarinah Kabupaten Tebo, untuk mengetahui dinamika respon penawaran harga kacang tanah antara Pasar Bungur Kabupaten Bungo dan Pasar Sarinah Kabupaten Tebo, untuk mengetahui Integrasi yang terjadi diantara kedua pasar yakni Pasar Bungur Kabupaten Bungo dan Pasar Sarinah Kabupaten Tebo. Sedangkan objek dari penelitian ini adalah pedagang dan pembeli kacang tanah.Penelitian ini menggunakan metode Survei dan metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala liker digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang. Untuk mengukur hubungan dinamika respon penawaran dan harga menggunakan analisis regresi linier berganda yaitu mengetahui hubungan antara variabel dependen (Respon Penawaran) dan variabel independen (Dinamika harga,dinamika respon), untuk mengetahui integrasi digunakan rumus uji t Parsial dimana data yang diolah dinilai tingkat signifikannya.               Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika  harga di Pasar Bungur Muara Bungo dan Pasar Sarinah Kabupaten Tebo berpengaruh secara parsial dengan nilai t hitung sebesar 12,634, dinamika penawaran tidak berpengaruh signifikan terhadap respon penawaran dengan hasil analisis t hitung dengan nilai 1,551. dinamika harga dan dinamika penawaran memiliki nilai koefisien determinan R2 di Pasar Bungur Kabupaten Bungo dan Pasar Sarinah Kabupaten Tebo sebesar 96,8% dan sisanya 3,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini kemudian berdasarkan hasil analisis data menggunakan regresi linier berganda terdapat integrasi pasar sebesar 96,8% hal ini berarti integrasi antara dua pasar yang terjadi berpengaruh signifikan dan berjangka panjang karena kacang tanah yang dijual di kedua pasar tersebut berasal dari sumber yang sama. Kata Kunci : Dinamika Harga, Penawaran, Respon, Integrasi, Kacang Tanah
Analisis Pemasaran Pada Agroindustri Keripik Sagu Tempe Di Dusun Kuning Gading Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo (Studi Kasus Keripik Sagu Tempe Bapak Agus Priyanto) Iwan Kurniadi; Isyaturriyadhah Isyaturriyadhah; Asnawati Is
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 2, No 2: Desember 2018
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v2i2.257

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola saluran pemasaran dari agroindustri keripik sagu tempe Bapak Agus Priyanto di Dusun Kuning Gading Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo dan untuk mengetahui efisiensi pemasaran dari agroindustri keripik sagu tempe Bapak Agus Priyanto di Dusun Kuning Gading Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo.Objek penelitian adalah agroindustri keripik sagu tempe Bapak Agus Priyanto di Dusun Kuning Gading Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo, metode penelitian yang digunakan untuk menggali data dan informasi di lapangan adalah pendekatan kuantitatif, metode penarikan sampel adalah dengan metode studi kasus (Case Study), Untuk mengetahui pola saluran pemasaran agroindustri keripik sagu tempe dilakukan dengan menelusuri pola saluran pemasaran yaitu dimulai dari produsen sampai ke konsumen akhir dan didasarkan pada alur pemasaran ditempat penelitian, efisiensi pemasaran dalam penelitian ini meliputi margin pemasaran dan farmer’s share pemasaran.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola  saluran pemasaran yang terjadi pada pemasaran Usaha agroindustri keripik sagu tempe Bapak Agus Priyanto di Dusun Kuning Gading Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo adalah dua saluran pemasaran yaitu saluran dua tingkat :  Produsen  Bumdus     Pengecer     Konsumen dan pola saluran setingkat yaitu : Produsen     Bumdus     Konsumen dan efisiensi pemasaran agroindustri keripik sagu tempe Bapak Agus Priyanto di Dusun Kuning Gading Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo sudah efisien dengan nilai efisiensi pemasaran 83,33 %. Kata Kunci : Pemasaran, Agroindustri dan Keripik Sagu Tempe.
ANALISIS RANTAI PASOKAN (SUPPLY CHAIN) KOMODITAS TELUR AYAM RAS PETELUR (LAYER) Asnawati Is
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 3, No 2: Desember 2019
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v3i2.297

Abstract

Secara umum penelitian ini bertujuan mendeskripsikan rantai pasok komoditas telur ayam ras petelur yang meliputi anggota, proses, produk, sumberdaya dan manajemen, serta hubungan antar atribut didalamnya yang akan dianalisis menggunakan kerangka proses Food Supply Chain Network (FSCN) yang dikaji meliputi sasaran rantai pasok, manajemen rantai pasok, struktur rantai pasok, sumber daya rantai pasok, dan proses bisnis rantai pasok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rantai pasok komoditas telur ayam ras (layer) di Kabupaten Bungo memiliki sasaran pasar yang cukup jelas, namum terdapat sasaran pengembangan yang harus dilakukan berupa penambahan jumlah kandang dan skala usaha ternak dalam meningkatkan produksi dan meningkatkan kualitas komoditas telur ayam ras (layer). Penerapan manajemen rantai pasok berjalan dengan baik. Selain itu dukungan pemerintah di Kabupaten Bungo sebelumnya hanya fokus pada sarana fisik. Struktur hubungan rantai pasok terdiri dari peternak ayam ras petelur (layer), PPP, PPB, agen/ distributor, PP, dan konsumen akhir. Sumber daya rantai pasok khususnya sumber daya fisik dan teknologi di Kabupaten Bungo masih sederhana. Proses bisnis rantai pasok berjalan dengan baik karena aliran produk, finansial, dan informasi berjalan lancar dan terintegrasi dengan baik.  Kata kunci: rantai pasokan; telur; ayam ras petelur ABSTRACT            In general, this study aims to describe the supply chain of egg laying hens which includes members, processes, products, resources and management, as well as the relationships between attributes that will be analyzed using the Food Supply Chain Network (FSCN) process framework that is reviewed including supply chain targets, supply chain management, supply chain structure, supply chain resources, and supply chain business processes. The results showed that the supply chain of broiler egg commodities (layer) in Bungo District had a fairly clear market target, however there was a development target that had to be done in the form of increasing the number of cages and scale of livestock business in increasing production and increasing the quality of the commodity of broiler eggs (layer). The implementation of supply chain management is going well. In addition, government support in the Bungo Regency previously only focused on physical facilities. The supply chain relationship structure consists of layer broiler breeders, PPP, PPB, agents / distributors, PP, and end consumers. Supply chain resources, especially physical and technological resources in Bungo Regency are still simple. The supply chain business process runs well because the flow of products, finances, and information runs smoothly and is well integrated. Keywords: supply chain; egg; laying hens
STRATEGI PENGEMBANGAN KERIPIK JAMUR TIRAM PUTIH DI KECAMATAN RIMBO BUJANG KABUPATEN TEBO (Studi Kasus Home Industry Fiisa Group). Asminar Asminar; Ayu Alda Vera; Asnawati Is
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 4, No 2: Desember 2020
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v4i2.420

Abstract

ABSTRAK             Jamur tiram putih merupakan salah satu jenis jamur yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Penelitian ini dilaksanakan pada 10 Desember  2018 sampai 10 Januari 2019 dengan tujuan untuk mengetahui faktor internal dan eksternal dalam mengembangkan usaha keripik jamur tiram putih serta mengetahui strategi pengembangan keripik jamur tiram putih di Desa Rimbo Mulyo Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo.            Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey, yaitu pada Home Industry Keripik Jamur Tiram Putih Fiisa Group di Desa Rimbo Mulyo Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo. Penelitian ini menggunakan Analisis SWOT.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor internal (kekuatan dan kelemahan) yang dimiliki oleh Home Industry Keripik Jamur Tiram Putih Fiisa Group di Desa Rimbo Mulyo Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo adalah kekuatan berupa sumber modal sendiri, tenaga kerja sangat mudah ditemukan dan modal awal terjangkau dan kelemahannya berupa tidak adanya investasi dari pihak lain, produksi tidak menentu, dan oembukuan dilakukan setiap tahun. Sedangkan faktor eksternal adalah peluang berupa bahan baku yang tersedia, belum adanya pesaing dari produk yang sama, keiutsertaan dalam pameran dan ancamannya berupa pesaing dari produk lain, kurangnya kegiatan promosi/iklan, kurangnya mesin/alat yang digunakan, dan image jamur tiram putih yang masih asing. Strategi pengembangan pada Home Industry Keripik Jamur Tiram Putih Fiisa Group adalah Peningkatan  modal dengan cara penambahan investasi atau pinjaman dari pihak lain, memperluas daerah pemasaran, pelatihan manajemen kepada pemilik usaha yang dilakukan secara berkelanjutan agar usaha berkembang, memanfaatkan modal yang ada untuk menambah produksi untuk menguasai pasar ketika belum adanya pesaing dari produk yang sama, menciptakan varian rasa baru keripik jamur tiram putih, memperluas pangsa pasar, mempertahankan kualitas produk, meningkatkan iklan/promosi, mengadakan kerjasama dengan pedagang lain dalam hingga luar wilayah, pengoptimalan penggunaan mesin/alat teknologi.Kata Kunci :      Analisis SWOT, Home Industry, Keripik Jamur Tiram Putih.    ABSTRACT             White oyster mushroom is a type of mushroom that is widely consumed by the public. This research was conducted on December 10, 2018 to January 10, 2019 with the aim of knowing internal and external factors in developing white oyster mushroom chips business and knowing the development strategy of white oyster mushroom chips in Rimbo Mulyo Village, Rimbo Bujang District, Tebo Regency.            The research method used is a survey method, namely the Home Industry Fiisa Group White Oyster Mushroom Chips in Rimbo Mulyo Village, Rimbo Bujang District, Tebo Regency. This study uses a SWOT analysis.            The results showed that the internal factors (strengths and weaknesses) possessed by the Fiisa Group's White Oyster Mushroom Chips Home Industry in Rimbo Mulyo Village, Rimbo Bujang District, Tebo Regency are strengths in the form of their own source of capital, labor is very easy to find and affordable initial capital and weaknesses are there is no investment from other parties, production is uncertain, and bookkeeping is carried out annually. While external factors are opportunities in the form of available raw materials, the absence of competitors from the same product, participation in exhibitions and threats in the form of competitors from other products, lack of promotional / advertising activities, lack of machines / tools used, and the image of white oyster mushrooms that are still foreign. The development strategy for the Fiisa Group's White Oyster Mushroom Chips Home Industry is increasing capital by increasing investment or loans from other parties, expanding the marketing area, training management for business owners that are carried out in a sustainable manner so that businesses develop, utilizing existing capital to increase production to control market when there are no competitors of the same product, creating new flavors of white oyster mushroom chips, expanding market share, maintaining product quality, increasing advertising / promotion, establishing cooperation with other traders within and outside the region, optimizing the use of technology machines / tools. Keywords: SWOT analysis, Home Industry, White Oyster Mushroom Chips
Strategi Pengembangan Home Industry Serundeng Ubi Jalar Jajanan Aulia di Kabupaten Bungo (Studi Kasus Jajanan Aulia Serundeng Ubi Jalar) Asnawati Is; Ari Triyadi; Fikriman Fikriman
JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis) : Jurnal Agribisnis dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian Vol 7, No 3 (2022)
Publisher : Department of Agribusiness, Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37149/jia.v7i3.26207

Abstract

Finding out the Home Industry Development Strategy for Serundeng Sweet Potato Snack in the Auliadi Bungo Regency is the study’s goal (Case Study of Snack Aulia Serundeng Sweet Potato). Snack Aulia, Simpang Bebeko Village, Bathin II Babeko District, Bungo Regency served as the site for this study. The study was carried out between 30 February and 25 June 2020. Aulia Snack Serundeng, a company in Bungo Regency, was the subject of the study, which employed direct research to collect responses from one demographic. Using SWOT analysis, a quantitative descriptive analysis method was employed to examine the data provided in this research. The findings demonstrated that Aulia’s Serundeng Snack in Bungo Regency’s business development strategy was to increase the value of investments made in the business operations, establish partnerships with numerous snack food producers, continuously improve the quality of employees, use capital to increase production quality to maintain competitiveness, and increase market share. Maintaining and enhancing product quality in marketplaces like contemporary markets can help you compete with similarly manufactured items. To grow market share and become more well-known, increase advertising and promotions, and Cooperate more closely with owners of food stores or small markets to ensure seamless manufacturing. Introducing new products and using social media to promote them.
PERAN MEDIA SOSIAL FACEBOOK DALAM PROMOSI SAYUR HIDROPONIK DI MASA PANDEMI COVID-19 (Studi Kasus Ady Hydrofarm Di Dusun Purwosari Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo) Isyaturriyadhah Isyaturriyadhah; Muhammad Adam; Asnawati Is
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 7, No 1: Juni 2023
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v7i1.1043

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran media sosial facebook dalam promosi sayur hidroponik Ady Hydrofarm di masa pandemi covid-19 di Dusun Purwosari Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo dan mengetahui bauran pemasaran sayuran hidroponik Ady Hydrofarm di Dusun Purwosari Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo.Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 30 Juni 2021 sampai dengan 30 Juli 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus yaitu pada Ady Hydrofarm Di Dusun Purwosari Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo.Metode pengumpulan data untuk penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan skala likert dan analisis deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran medsos facebook dalam melakukan promosi sayur hidroponik termasuk ke dalam kategori Efektif dengan total perolehan skor sebesar 90. Ada 4 bauran pemasaran yang diterapkan oleh Ady Hydrofarm yaitu produk, harga, tempat dan promosi. Produk yang ditawarkan oleh Ady Hydrofarm berupa hasil panen sayur hidroponik.Ady Hydrofarm memberikan harga yang cukup terjangkau untuk konsumen. Ady Hydrofarm melakukan produksinya berada di halaman belakang rumah dengan luas 20 x 25 m. Cara promosi yang dilakukan oleh Ady Hydrofarm yaitu dengan cara promosi offline maupun online. Promosi offline pertama kali dilakukan dengan menawarkan produknya secara langsung kepada konsumen atau sistem door to door.Sedangkan promosi online dilakukan menggunakan media sosial berupa Facebook.