Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Aplikasi Kontrol Logika Fuzzy pada Sistem Tracking Matahari (Sun Tracking System) Panel Photovoltaic Nazrul Effendy; Adnan Syarafi Ashfahani; Arditya Yulinggar; I Nyoman K.Wardana
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2008
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Photovoltaic (PV) merupakan teknologi konversi dari radiasi matahari menjadi energi listrik secaralangsung. Pembangkitan listrik dengan PV telah digunakan pada beberapa rentang daya, dari skala miliwattpada kalkulator sampai dengan tingkatan megawatt pada instalasi pembangkit listrik. Sel PV sendiri adalahsebuah elemen semikonduktor yang dapat mengkonversi energi surya menjadi energi listrik atas dasar efekphotovoltaic, sedangkan modul PV adalah kumpulan dari beberapa sel PV dan panel surya adalah kumpulanbeberapa modul PV. Daya yang dihasilkan sel PV dipengaruhi oleh tingkat radiasi surya dan suhu udaralingkungan: semakin rendah radiasi matahari maka semakin rendah pula arus yang dihasilkan. Agar daya yangdihasilkan sel PV selalu optimal untuk variasi intensitas radiasi matahari maka perlu dilakukan pengaturanposisi dari modul PV terhadap arah cahaya matahari. Sistem yang digunakan untuk pengaturan tersebutdinamakan sistem tracking matahari (Sun Tracking System).Makalah ini akan membahas bagaimana kinerja sistem tracking matahari menggunakan kontrol logikafuzzy. Sistem tracking matahari terdiri dari sirkuit penangkap cahaya langsung (directional light detectingcircuit ), amplifier circuit, dan sebuah magnet permanen motor step DC untuk menyesuaikan arah dari modulPV terhadap arah tegak lurus cahaya matahari. Input dari sistem adalah posisi cahaya matahari dan outputnyaberupa arah dari modul PV tersebut dalam besaran radian. Aplikasi kontrol logika fuzzy pada sistem trackingmatahari ini dapat memperlihatkan respon pergerakan panel PV yang stabil dan sesuai dengan posisi tegaklurus cahaya matahari, sehingga daya yang dihasilkan oleh sel PV dapat lebih optimal. Simulasi dari kontrollogika fuzzy dilakukan menggunakan software MATLABTM/SIMULINK®Keywords: Photovoltaic (PV), kontrol logika Fuzzy, sun tracking
Implementasi Logika Fuzzy untuk Mengendalikan PH dan Level Air Kolam Renang Nazrul Effendy; M. Heikal Hasan; Febry Wikatmono
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2008
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada sistem komunikasi gelombang milimeter, peristiwa fading (pelemahan) sangat mempengaruhipenyampaian gelombang elektromagnetik karena dapat menyebabkan sinyal yang diterima terganggu. Untukmengurangi pengaruh ini, maka diperlukan perancangan kontrol daya dari stasiun pemancar yang dapatmengikuti variasi fading selama peristiwa hujan untuk mengimbangi redaman hujan. Penelitian ini mencarimodel distribusi fade dynamics dari pengukuran parameter hujan di Surabaya yang terdiri dari fade slope danfade duration. Model ini akan diterapkan untuk mengevaluasi Fade Mitigation Tehniques (FMT) yang sesuaiuntuk iklim di Indonesia, dengan melakukan pengukuran curah hujan di lingkungan kampus ITS. Sedangkandata kecepatan angin diperoleh dari Badan Meteorologi dan Geofisika Juanda Surabaya. Data curah hujan dankecepatan angin tersebut digunakan untuk menghitung besarnya redaman hujan. Dari nilai redaman tersebutmaka dapat dilakukan perhitungan untuk menentukan fade slope pada tiap even hujan dan fade duration denganmenentukan batas thresholdnya yaitu pada 5, 10, 15, 20, 25, dan 30 dB yang berorientasi pada dua arah linkyaitu Barat-Timur dan Utara-Selatan. Selanjutnya dilakukan perhitungan statistik fade slope dan fade durationkondisional sehingga dapat diperoleh model statistik fading di Surabaya. Statistik fading sangat dipengaruhioleh variasi wilayah, tahun, arah angin dan arah link komunikasi serta panjang link komunikasi. Sehinggadalam merancang sistem komunikasi harus memperhatikan hal-hal tersebut. Perancangan kontrol daya harusmemperhitungkan arah dan kecepatan angin. Dalam perancangan kontrol daya jika panjang lintasan yangdiinginkan semakin panjang, maka equalizer juga harus dirancang untuk bisa mengikuti variasi sinyal yangsemakin cepat.Katakunci : Fading, fade slope, fade duration, fade mitigation techniques.
PERANCANGAN DAN IDENTIFIKASI KENDALI PID PADA ALIRAN HIDROGEN SUMBER ION SIKLOTRON DECY 13 Fajar Sidik Permana; Nazrul Effendy; Awang N I Wardana
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 24 Nomor 2 Juli 2021
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/gnd.2021.24.2.6320

Abstract

PERANCANGAN DAN IDENTIFIKASI KENDALI PID PADA ALIRAN HIDROGEN SUMBER ION SIKLOTRON DECY 13. Penerapan sistem kendali PID pada aliran gas hidrogen sumber ion merupakan salah satu usaha yang dilakukan untuk mengurangi error yang terjadi saat melakukan operasi siklotron DECY 13. Error yang sering terjadi selama pengoperasian siklotron salah satunya menyebabkan adanya discharge pada bagian tengah (central region). Salah satu parameter yang mempengaruhi discharge adalah aliran dari gas yang tidak stabil sehingga tingkat kevakuman pada chamber akan berkurang. Pemodelan sistem aliran gas dilakukan dengan percobaan secara langsung dengan memberikan input step berupa aliran ke vakum chamber, sehingga diperoleh respon sistem yang diolah denggan software Matlab dan diperoleh model fungsi transfer orde 3 dengan kecocokan 88,72%. Nilai Kp Ki dan Kd diperoleh dengan menggunakan metode Ziegler Nichols dan dibandingkan dengan IAE dan ITAE untuk memperoleh parameter kendali. Metode ZN menghasilkan overshoot 0,6%, rise time 0,2 s dan settling time 0,5 s. Dengan hasil tersebut dipastikan aliran gas hidrogen tidak akan menganggu kevakuman dan kestabilan operasi siklotron DECY 13.
Pengenalan Pola Gerak Bibir Dalam Pengucapan Fonem Vokal Bahasa Indonesia Faridah Faridah; Nazrul Effendy
Teknofisika Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Departemen Teknik Nuklir & Teknik Fisika, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.962 KB)

Abstract

Telah dikembangkan suatu perangkat lunak untuk pengenalan pola gerak bibir dalam pengucapan fonem vokal /a/, /i/, /u/, /e/, dan /o/ bahasa Indonesia. Perangkat lunak ini merupakan studi awal untuk pengembangan alat terapi bicara penderita tuna rungu di Indonesia berbasis metode pembacaan gerak bibir. Secara umum sistem Pengenalan Pola Gerak Bibir ini melibatkan tiga proses, yaitu akuisisi citra, pengolahan citra dan pengenalan pola. Citra video gerak bibir di akuisisi oleh sebuah kamera digital pada pada pencahayaan ruang 380 – 450 Lux. Komputer akan melakukan segmentasi bibir dan ekstraksi fitur. Pola gerak bibir diwakili oleh pola luas fitur bibir berbentuk persegi panjang pada setiap frame video gerak bibir, dan melalui pola ini akan dikenali fonem vokal yang diucapkan bibir dengan menerapkan algoritma Jaringan Syaraf Tiruan. Hasil pengujian perangkat lunak pengenalan pola gerak bibir menunjukkan tingkat akurasi sebesar 75,9 %. Kesalahan pengenalan pola oleh perangkat lunak, yang disebabkan oleh gaya menggerakkan bibir dalam berbicara untuk setiap orang berbeda, noise pada citra yang disebabkan oleh warna bibir dan kuat penerangan ruangan yang tidak merata.
Kajian Ilmiah Penyetelan Ulang Parameter Sistem Proteksi Turbin Unit 2 di Star Energy Geothermal Ltd. Muhammad Agha; Sihana Sihana; Nazrul Effendy
Teknofisika Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Departemen Teknik Nuklir & Teknik Fisika, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1263.796 KB)

Abstract

Semakin bertambahnya jumlah penduduk berarti semakin bertambah pula kebutuhan akan energi listrik. Salah satu solusi untuk memecahkannya yaitu dengan membangun PLTP (Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi) sebagai penyedia energi listrik ramah lingkungan.Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji kinerja dan tingkat kehandalan dari sistem proteksi vibrasi dari turbin unit 2 PLTP Wayang Windu, metode Fault Tree Analysis digunakan untuk mengetahui tingkat kehandalan suatu sistem yang disebut SIL (Safety Integrity Level). PFD (Probability of Failure on Demand) dari masing-masing sub-sistem sensor, sub-sistem logic solver dan sub-sistem aktuator juga dihitung guna menentukan SIL dari sistem tersebut.Menurut aturan IEC 61508, hubungan antara besarnya nilai PFD dengan SIL berbanding terbalik dan terdapat pengklasifikasian untuk mengetahui tingkat kehandalan pada suatu Plant/Kilang. Pada 2 turbin yang ada di PLTP Wayang Windu terdapat perangkat pengaman yaitu TSI (Turbine Supervisory Instrument) Bently Nevada 3500 yang berfungsi untuk merekam getaran pada shaft bearing. Pada Turbin unit 2, penyetelanSet Alert (High) dan Set Danger (High-High) pada TSI sebaiknya di-setting sama dengan TSI pada Turbin unit-1 yaitu pada batas 100 um (High) dan 146 um (High-High). Parameter lain adalah Set Time Delay yang sebaiknya diubah dari 100 milidetik menjadi 3 detik untuk menghindari sinyal palsu yang selama ini sering mematikan turbin sebagai langkah otomasi untuk upayapengamanan dari terjadinya kerusakan yang lebih meluas, padahal kondisi faktualnya getaran yang terjadi sangat singkat dan tidak membahayakan kinerja turbin yang sedang running, justru langkah berupa shut down yang terjadi berulang-ulang ini dapat mengganggu proses produksi dan mengakibatkan kerusakan pada turbin tersebut. Oleh karena itu, penyetelan yang dilakukan akan meningkatkan kehandalan dari sistem proteksi vibrasi pada turbin unit 2.
Identifikasi Sistem Governor Control Valve Dalam Menjaga Kestabilan Putaran Turbin Uap PLTP Wayang Windu Unit 1 Sri Sadono; Sihana Sihana; Nazrul Effendy
Teknofisika Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Departemen Teknik Nuklir & Teknik Fisika, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.62 KB)

Abstract

Salah satu komponen penting dalam sistem PLTP adalah sistem Governor Katup Kontrol.Pada sistem PLTP, katup kontrol digunakan untuk mengatur jumlah volume uap di dalam pipa sebelum menuju ke turbin uap. Untuk menentukan besar kecilnya bukaan katup, katup kontrol mendapatkan perintah dari suatu kontroler yang disebut governor. Turbin uap PLTP WW Unit 1 disetel agar selalu pada putaran 3000 rpm, untuk itu perlu dilakukan pengendalian katup kontrolagar aliran uap menuju turbin selalu stabil. Pada penelitian ini dibahas mengenai penyetelan ulang kontroler agar memiliki karakteristik respon sistem yang sesuai dengan tuntutan desain. Penyetelan ulang kontroler dilakukan dengan melakukan variasi autotune, yaitu metode Robust Response Time, Integral absolute Error (IAE), Integral Square Error (ISE), Integral Time Absolute Error (ITAE), danIntegral Time Square Error (ITSE). Dari berbagai metode yang diterapkan, terbukti bahwa penyetelan dengan metode ISE memiliki karakteristik yang paling baik dibandingkan dengan metode lain, yaitu menghasilkan kontroler jenis PI dengan Kp = 5 dan τi = 10 dengan karakteristik sistem overshoot = 8,29% , rise time = 0,0431 s , peak time = 0,153 s dan settling time = 1,04. Hal ini menunjukkan perubahan yang signifikan karena sistem sebelumnya memiliki %OS 41,7% dan settling time sebesar 1,63 s dan rise time sebesar 0,138 s.
PENGENDALIAN PROSES EVAPORASI PADA PABRIK UREA MENGGUNAKAN KENDALI JARINGAN SARAF TIRUAN Nazrul Effendy; Masrul Solichin; Teuku Lukman Nur Hakim; Faisal Budiman
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 4 (2009): Intelligent System dan Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketahanan pangan merupakan hal yang utama bagi kemandirian bangsa. Untuk mendukung hal tersebut perlu dilakukan usaha-usaha untuk menjamin pasokan pupuk bagi petani. Pada penelitian ini difokuskan pada kasus yang terjadi di pabrik urea. Evaporasi pada suatu pabrik urea merupakan suatu tahapan yang bertujuan untuk memekatkan larutan urea dengan cara memisahkan unsur H2O dan amoniak dari larutan tersebut. Untuk melakukan hal tersebut diperlukan uap panas untuk memanaskan larutan, sehingga H2O dan amoniak dalam fase gas akan terpisah dari larutan urea. Besaran yang dikendalikan pada proses ini adalah suhu pada tangki dan tekanan larutan urea. Untuk mengendalikan kedua parameter tersebut digunakan kendali cascade pada sistem loop tertutup. Proses tekanan memiliki time constant yang kecil sedangkan proses suhu memiliki time constant yang besar. Untuk menstabilkan sistem tersebut, diusulkan untuk menggunakan kendali jaringan saraf tiruan, untuk memperbaiki kestabilan dari kendali yang sudah ada. Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa untuk pengendalian proses evaporasi pada pabrik urea, unjuk kerja kendali jaringan saraf tiruan lebih baik dibandingkan dengan unjuk kerja kendali PID. Sistem kendali jaringan saraf tiruan memiliki settling time sebesar 7,9 detik dan tanpa steady state error. Sedangkan sistem kendali PID memiliki settling time sebesar 74,4 detik dan steady state error sebesar 0,07.
PERANCANGAN SISTEM KENDALI PADA MICROHIDRO DENGAN FUZZY LOGIC CONTROLLER Nazrul Effendy; Ridwan Herdiawan; Fikri Nur Muhammad; I Nym Kusuma Wardana
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 2 (2008): Instrumentational And Robotic
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam paper ini, dijelaskan aplikasi Fuzzy Logic Controller (FLC) untuk mengatur pembukaan control valve agar aliran air pada turbin microhidro bisa dijaga konstan. Sistem ini menggunakan sebuah bak penampung untuk menampung air dari sungai sebelum mengalir ke microhidro. Variabel yang dikontrol adalah level air pada bak penampung sebelum mengalir ke microhidro. Pada sistem ini yang menjadi variabel terkontrol adalah bukaan valve dan variabel yang dikontrol adalah level air pada bak penampung. Ketika level air pada bak penampung dapat dijaga konstan, maka laju aliran air atau debit dan tekanan yang menuju microhidro juga dapat dijaga konstan. Penerapan FLC ini bertujuan agar saat terjadi perubahan pada ketinggian air baik itu pada sungai maupun bak penampungan, laju aliran air atau debit dan tekanan aliran air ke microhidro dapat dijaga konstan sehingga output energi listrik yang dihasilkan dapat terjaga.
KONTROL GERAKAN BUKA TUTUP PINTU UNTUK AKSES SISTEM KEAMANAN MENGGUNAKAN POLA IRIS MATA MANUSIA Nazrul Effendy; Khoerul Anwar; Ananda Dwi Mahendra; Beta M.G.S
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 2 (2008): Instrumentational And Robotic
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini sistem keamanan konvensional seperti password atau kartu sudah tidak handal lagi karena keamanan sistem dapat ditembus oleh para pihak yang tidak berwenang menggunakan password atau kartu seseorang. Oleh karena itu dikembangkan sistem biometrik yang berdasarkan pada karakteristik alami manusia yaitu karakteristik fisiologis dan karakteristik perilaku seperti wajah, sidik jari, iris mata, retina mata, DNA, tanda tangan, dan suara, dimana sistem tersebut tidak mudah dicuri atau digunakan oleh pihak yang tidak berwenang.Dalam paper ini akan diusulkan suatu sistem keamanan akses menggunakan pengenalan pola iris mata dengan arsitektur JST yaitu Jaringan Propagasi Balik menggunakan program Matlab. Setelah berhasil dilakukan pengenalan pola iris mata maka dilakukan kontrol yang sesuai, dalam bahasan ini menggunakan mikrokontroler AT Mega 8535 sebagai pemroses data yang masuk untuk mengendalikan otomatisasi buka tutup pintu . Sistem ini dicoba diterapkan dalam sistem keamanan pada pintu masuk sebuah ruangan yang penting dimana hanya orang-orang tertentu saja yang boleh masuk. Sehingga apabila data iris mata sesuai dengan pola, maka pintu ruangan dapat terbuka. Sebaliknya bila pola iris mata tidak dikenali maka pintu tidak akan terbuka. 
IMPLEMENTASI DAN PERANCANGAN SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSA PENYAKIT MATA PADA MANUSIA BERBASIS PEMROGRAMAN CLIPS Nazrul Effendy; Febry Wikatmono; M. Haekal Hasan; Nandan Suteresna
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 3 (2008): Intelligent System dan Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seperti kita ketahui penyakit mata pada manusia ada bermacam-macam seperti Glaukoma, Hordeolum, Kalazion, Katarak, Konjungtivitis, Entropion. Penyakit mata adalah penyakit yang berbahaya, bila tidak segera didiagnosa dan diobati maka dapat menimbulkan kebutaan pada mata ataupun timbul penyakit lainnya. Penyakit mata tersebut dapat didiagnosa melalui gejala-gejala yang timbul yang diderita oleh manusia tersebut ataupun melalui gambaran klinisnya. Dengan menggunakan sistem pakar maka penyakit mata tersebut dapat didiagnosa dan diobati secara tepat dengan prinsip pembentukan basis aturan dan pembangunan komponen dilakukan pada lingkungan pengembangan, sedangkan lingkungan konsultasi digunakan sebagai sistem konsultasi oleh orang yang bukan ahli ataupun yang sudah ahli.Sistem pakar sebagai sistem yang mengadopsi kepakaran manusia ke dalam komputer dan memiliki kedudukan strategis sebagai sistem yang dapat membantu menyelesaikan permasalahan di bidang kedokteran. Sulitnya menentukan jenis penyakit karena rumitnya berbagai gejala yang mengiringinya, dapat dibantu dengan merepresentasikan gejala suatu penyakit ke dalam suatu bahasa pemrograman komputer (Wardana, 2008). Pada penelitian ini, dikembangkan suatu metode untuk mediagnosa 26 jenis penyakit mata berdasarkan 53 jenis gejala , gambaran klinis yang mengiringi serata pengobatan yang sesuai. Lingkungan pengembangan sistem pakar pada penelitian ini menggunakan bahasa pemrograman CLIPS.