Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analysis of Heavy Equipment Management Based on Cost and Time Values in the Local Road Improvement Project Package 6 Rachman, Tezar Aulia; Firdaus, Muhammad
Jurnal Teknik Sipil Vol 24, No 3 (2024): Vol 24, No 3 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI AGUSTUS 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jts.v24i3.82050

Abstract

Heavy equipment is crucial in construction, significantly impacting the optimization of time and cost efficiency, particularly in road construction projects. This research involves analyzing data on the heavy equipment used, calculating productivity, and determining the most effective and efficient combination of heavy equipment using the trial and error analysis method.   From the analysis of cost and time productivity in the implementation of the aggregate foundation layer work, the productivity of heavy equipment was measured at two locations. At Jl. RT.040, the productivity rates were: Dump Truck at 5.27 m ³/hour, Motor Grader at 16.20 m ³/hour, Vibratory Roller at 14.58 m ³/hour, Wheel Loader at 174.96 m ³/hour, and Water Tanker at 16.20 m ³/hour. At Jl. Komp. Agis, the productivity rates were: Dump Truck at 4.58 m ³/hour, Motor Grader at 16.20 m ³/hour, Vibratory Roller at 14.58 m ³/hour, Wheel Loader at 174.96 m ³/hour, and Water Tanker at 16.20 m ³/hour.   Subsequent data processing aimed to determine the optimal combination of heavy equipment in terms of cost and time using the trial and error analysis method. The results showed that the original condition lasted 217 hours for Rp. 134,286,351.00. Alternative 1 had a duration of 157 hours for Rp. 109,094,993.00, and Alternative 2 had a duration of 124 hours for Rp. 123,202,383.00.Keywords: LRIP Package 6, Cost and time values, Heavy Equipment Management, Calculating productivity, Determining the most effective
Analisis dan Perencanaan Struktur Perkerasan Lentur Jalan Berdasarkan MDPJ No. 03/M/BM/2024 Robiatul Adawiyah; Akhmad Gazali; Tezar Aulia Rachman
Science Tech: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 12 No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/st.vol12.no1.a20971

Abstract

The revision of pavement design standards may significantly influence the determination of pavement thickness and structural configuration. This study aims to determine the design thickness of flexible pavement structure on the Kampung Baru – Beruntung Jaya road section based on the Manual Desain Perkerasan Jalan (MDPJ) No. 03/M/BM/2024 and to compare the results with MDPJ No. 02/M/BM/2017. The research employed a quantitative approach using traffic data (LHR and axle loads) and subgrade strength (CBR) as primary design parameters. The analysis shows that, based on Design Chart-4 of MDPJ 2024, the required pavement structure consists of 50 mm HRS-WC, 150 mm LFA Class A, and 150 mm LFA Class B (or natural gravel/stabilized layer with CBR > 10%). Compared to MDPJ 2017, MDPJ 2024 applies refined traffic classification and stricter CBR criteria, resulting in a more structured and adaptive design approach. The updated methodology provides improved technical control over pavement thickness determination and has the potential to enhance long-term pavement performance and reliability.
ANALISIS BIAYA DAN WAKTU DENGAN METODE EARNED VALUE TERHADAP KINERJA PELAKSANAAN PADA PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN DESA BAHANDANG Tezar Aulia Rachman; Elma Aprianti; Muhammad Gunawan Perdana
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SI
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v9i1.24391

Abstract

Setiap proyek konstruksi, bagaimanapun kondisi pelaksanaannya diperlukan tindakan pengendalian dari segi biaya maupun waktu. Suatu proyek dapat mencapai keberhasilan dilihat dari kemampuan pihak-pihak yang terkait untuk menyelesaikan proyek sesuai jadwal yang telah ditentukan dan biaya yang tersedia. Oleh karena itu, pengendalian proyek dibutuhkan untuk mencapai sasaran keberhasilan tersebut. Proses pengendalian harus dapat dikerjakan secara tepat agar setiap penyimpangan yang terjadi dapat diidentifikasi dan dievaluasi dengan baik. Sebelum dilakukan tindakan yang perlu dalam mengendalikan proyek, perlu diketahui terlebih dahulu kinerja proyek yang telah berlangsung. Salah satu cara untuk mengetahui kinerja dengan menggunakan metode Nilai Hasil (Earned Value). Pada penelitian ini digunakan metode Earned Value. Pada akhir minggu peninjauan yaitu minggu ke-14 didapatkan yaitu nilai Schedule Performance Index (SPI) sebesar 1,830 yang artinya adalah proyek mengalami percepatan sebesar 21,5% dari target rencana sebesar 39,41%. Dilihat dari nilai Cost Performance Index (CPI) didapatkan nilai sebesar 2,570 yang berarti biaya yang dikeluarkan untuk proyek lebih kecil dari biaya yang dianggarkan. Perkiraan biaya yang dikeluarkan hingga akhir proyek (EAC) adalah sebesar Rp. 5.385.451.842,18 jika kecenderungan kinerja proyek sama seperti kinerja pada akhir minggu peninjauan. Dilihat dari waktu penyelesaian proyek, maka didapatkan estimasi waktu penyelesaian proyek (EAS) yaitu 168 hari jika kecenderungan kinerja proyek tetap sama seperti pada akhir peninjauan. 
ANALISIS BIAYA DAN WAKTU DENGAN METODE EARNED VALUE TERHADAP KINERJA PELAKSANAAN PADA PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN DESA BAHANDANG Tezar Aulia Rachman; Elma Aprianti; Muhammad Gunawan Perdana
Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil Vol 9 No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIP
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v9i1.24391

Abstract

Setiap proyek konstruksi, bagaimanapun kondisi pelaksanaannya diperlukan tindakan pengendalian dari segi biaya maupun waktu. Suatu proyek dapat mencapai keberhasilan dilihat dari kemampuan pihak-pihak yang terkait untuk menyelesaikan proyek sesuai jadwal yang telah ditentukan dan biaya yang tersedia. Oleh karena itu, pengendalian proyek dibutuhkan untuk mencapai sasaran keberhasilan tersebut. Proses pengendalian harus dapat dikerjakan secara tepat agar setiap penyimpangan yang terjadi dapat diidentifikasi dan dievaluasi dengan baik. Sebelum dilakukan tindakan yang perlu dalam mengendalikan proyek, perlu diketahui terlebih dahulu kinerja proyek yang telah berlangsung. Salah satu cara untuk mengetahui kinerja dengan menggunakan metode Nilai Hasil (Earned Value). Pada penelitian ini digunakan metode Earned Value. Pada akhir minggu peninjauan yaitu minggu ke-14 didapatkan yaitu nilai Schedule Performance Index (SPI) sebesar 1,830 yang artinya adalah proyek mengalami percepatan sebesar 21,5% dari target rencana sebesar 39,41%. Dilihat dari nilai Cost Performance Index (CPI) didapatkan nilai sebesar 2,570 yang berarti biaya yang dikeluarkan untuk proyek lebih kecil dari biaya yang dianggarkan. Perkiraan biaya yang dikeluarkan hingga akhir proyek (EAC) adalah sebesar Rp. 5.385.451.842,18 jika kecenderungan kinerja proyek sama seperti kinerja pada akhir minggu peninjauan. Dilihat dari waktu penyelesaian proyek, maka didapatkan estimasi waktu penyelesaian proyek (EAS) yaitu 168 hari jika kecenderungan kinerja proyek tetap sama seperti pada akhir peninjauan.