Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

STUDI EVALUASI DAYA DUKUNG ULTIMIT PONDASI TIANG PANCANG TUNGGAL BERDASARKAN DATA CPT PADA PEMBANGUNAN GEDUNG BARU UNISKA HANDIL BAKTI KABUPATEN BARITO KUALA Akhmad Gazali; Muhammad Gunawan Perdana; Tezar Aulia Rachman
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2021): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v4i2.6431

Abstract

Pondasi merupakan elemen struktur bangunan bawah tanah yang sangat penting dalam suatu pekerjaan konstruksi bangunan, karena pondasi inilah yang berfungsi sebagai penopang bangunan dan meneruskan beban yang berasal dari berat bangunan itu sendiri dan beban yang bekerja pada bangunan ke lapisan tanah disekitarnya yang cukup kuat daya dukungnya. Selain itu, menyangkut masalah ketahanan bangunan tergantung pada jenis pondasi yang akan digunakan. Salah satu jenis pondasi yang sering digunakan untuk bangunan tinggi adalah pondasi tiang pancang. Pondasi tiang pancang atau disebut juga pondasi dalam dipergunakan untuk konstruksi beban berat (high rise building). Tujuan dari Penelitian ini untuk menghitung nilai daya dukung ultimit teoritis dan daya dukung ijin teoritis tiang pancang tunggal berdasarkan data Cone Penetration Tests (CPT), selanjutnya membandingkan hasil daya dukung ultimit teoritis dan daya dukung ijin teoritis tiang pancang tunggal dengan beberapa metode. Metodologi pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan observasi, pengambilan data dari pihak proyek serta melakukan studi literatur ke perpustakaan. Pada perhitungan daya dukung tiang pancang tunggal dilakukan dengan menggunakan beberapa metode yaitu metode Meyerhof dengan metode Price & Wardle. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh kapasitas daya dukung ultimit pondasi mini pile menggunakan Metode Mayerhoff sebesar Qu1 = 188,82 ton pada sondir 1 (S-1), Qu2 = 214,62 ton pada sondir 2 (S-2) dan Qu3 = 230,95 ton pada sondir 3 (S-3). Sedangkan berdasarkan hasil perhitungan kapasitas daya dukung ultimit pondasi mini pile menggunakan Metode Price & Wardle sebesar Qu1 = 347,72 ton pada sondir 1 (S-1), Qu2 = 433,18 ton pada sondir 2 (S-2) dan Qu3 = 487,29 ton pada sondir 3 (S-3).Kata Kunci: Daya Dukung Ultimit, Pondasi Tiang Pancang, CPT, Kabupaten Barito Kuala
ANALISIS ARUS JENUH DAN PANJANG ANTRIAN PADA SIMPANG BERSINYAL GATOT SUBROTO-VETERAN KOTA BANJARMASIN Robiatul Adawiyah; Tezar Aulia Rachman
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2020): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v3i1.3596

Abstract

Kota Banjarmasin adalah ibu kota Propinsi Kalimantan Selatan yang merupakan kota industri dan perdaganganan. Hal ini menyebabkan pertumbuhan arus lalu lintas di daerah ini dan daerah sekitarnya meningkat dengan pesat. Pertumbuhan arus lalu lintas saat ini sering menghadapi permasalahan seiring dengan perkembangan kota, pertambahan penduduknya dan pertambahan kendaraan bermotor yang tidak sesuai bila dibandingkan dengan laju pembangunan infrastruktur jalan raya dan falisilitasnya. Simpang bersinyal  Jalan Gatot Subroto – Jalan Veteran Banjarmasin merupakan dua arus lalu lintas yang terbebani arus lalu lintas yang cukup besar. Seperti pada lokasi tersebut merupakan jalan utama yang menghubungkan antara Jalan Lingkar Dalam dan Jalan A.Yani, sehingga mengakibakan kemacetan lalu lintas yang tinggi, di sisi lain pada jalan tersebut sudah sulit untuk ditingkatkan dalam pelebaran jalan dikarenakan tingkat pemukiman penduduk padat pada sisi jalan terutama terjadi pada persimpangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan tingkat pelayanan pada persimpangan Gatot Subroto – Jalan Veteran Banjarmasin. Dari hasil perhitungan didapatkan nilai derajat kejenuhan (DS) terbesar 2,14   maka tingkat pelayanan Persimpangan Jalan Gatot Subroto - Jalan Veteran Banjarmasin termasuk level F yaitu yaitu pada tingkat ini arus lalu lintas berada dalam keadaan dipaksakan, kecepatan relatif rendah, arus lalu lintas sering terhenti sehingga menimbulkan antrian kendaraan yang panjang sebesar 1540 meter.
PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN DI BANJARMASIN Tezar Aulia Rachman
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2020): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v3i2.4239

Abstract

Produktivitas adalah sebuah tujuan yang ingin dicapai oleh suatu perusahaan baik perusahaan apapun termasuk perusahaan jasa konstruksi pada bidang transportasi Prodi teknik sipil, banyak hal yang diusahakan oleh suatu  perusahaan untuk memaksimalkan peningkatan produktivitasnya melalui tenaga kerja, baik yang berupa sistem pengupahan maupun mengupayakan sarana penunjang semangat kerja lainnya. Sebagai salah satu faktor produktivitas kerja dan sekaligus mereka sebagai manusia, makhluk sosial yang tentu mempunyai kebutuhan-kebutuhan dan keinginan, dalam melaksanakan pekerjaan pekerja didorong oleh beberapa motif atau mempunyai motivasi-motivasi kerja tertentu, maksud keinginan dari pekerja diharapkan dapat dipenuhi haknya oleh perusahaan dan sebaliknya perusahaan mengharapkan tenaga kerja bertanggung jawab dan  berperilaku dalam bekerja menurut aturan yang telah ditetapkan sesuai dengan bidangnya. Beberapa faktor yang dapat memberikan motivasi kerja antara lain keamanan, keselamatan, kesehatan, jenis pekerjaan, pengupahan, pengawasan, masa depan dan lain sebagainya. Faktor-faktor tersebut diamati dan diteliti dari masing-masing tenaga kerja dan dikorelasikan dengan acuan produksi kinerja  masing-masing, sedangkan ukuran dari produktivitas sudah menjadi acuan baku analisa satuan pekerjaan. Kata Kunci: produktivitas, motivasi kerja dan analisa satuan pekerjaan.
ANALISA PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA BIDANG TEKNIK SIPIL DITINJAU DARI MOTIVASI KERJA (STUDI KEGIATAN PEMBANGUNAN GEDUNG RAWAT INAP RSUD H. ANSYARI SALEH BANJARMASIN) Tezar Aulia Rachman; Muhammad Gunawan Perdana
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 2 No. 2 (2017): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.518 KB)

Abstract

Produktivitas adalah sebuah tujuan atau goal yang ingin dicapai oleh suatu perusahaan baik perusahaan apapun termasuk perusahaan jasa konstruksi pada bidang teknik sipil, banyak hal yang diusahakan oleh suatu perusahaan untuk memaksimalkan peningkatan produktivitasnya melalui tenaga kerja, baik yang berupa sistem pengupahan maupun mengupayakan sarana penunjang semangat kerja lainnya. Sebagai salah satu faktor produktivitas kerja dan sekaligus mereka sebagai manusia, makhluk sosial yang tentunya mempunyai kebutuhan-kebutuhan dan keinginan, dalam melaksanakan pekerjaan didorong oleh beberapa motif atau mempunyai motivasi-motivasi kerja tertentu, keinginan-keinginan dari pekerja diharapkan dapat dipenuhi oleh perusahaan dan sebaliknya perusahaan mengharapkan para tenaga kerja berperilaku dalam bekerja menurut aturan yang telah ditetapkan sesuai dengan bidangnya. Beberapa faktor yang dapat memberikan motivasi kerja antara lain keamanan, keselamatan, jenis pekerjaan, pengupahan, pengawasan, masa depan dan lain sebagainya. Faktor-faktor tersebut di atas diteliti dari setiap tenaga kerja dan dikorelasi dengan acuan produksi kerja masing-masing, sedangkan ukuran dari produktivitas sudah merupakan acuan baku analisa satuan kerja.
PENGARUH FLY ASH DAN AIR GAMBUT TERHADAP POROSITAS DAN KUAT TEKAN BETON POROUS DI KALIMANTAN SELATAN Eka Purnamasari; Robiatul Adawiyah; Tezar Aulia Rachman; Fathurrahman Fathurrahman; Febby Eleanor; Tedy Riansyah
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2022): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2022)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v5i2.9719

Abstract

Beton porous adalah suatu inovasi pada konstruksi perkerasan jalan yang memiliki konsep  ramah lingkungan, karena mempunyai rongga udara pada permukaan struktur betonnya yang berfungsi mengalirkan air dari permukaan kedalam tanah. Beton porous menghasilkan ruang-ruang kosong sebagai rongga udara sebesar 15%-25% dari total keseluruhan volumenya serta memiliki nilai slump yang mendekati nol. Menggunakan fly ash sebagai pengurangan semen dalam beton porous. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kuat tekan beton porous dan porositas beton porous. Pengujian dilakukan pada Laboratorium Struktur dan Bahan dan menggunakan metode SNI. Dari hasil penelitian didapatkan kuat  tekan karakteristik untuk beton porous perendaman air PDAM dengan fly ash 0% sebesar 20,391 MPa, beton porous dengan fly ash 15 % sebesar 22,170 MPa, dan beton porous dengan fly ash 30 % sebesar 4,479 MPa, sedangkan kuat tekan beton porous perendaman air gambut dengan fly ash  0 % sebesar 16,750 MPa, beton porous dengan  fly ash 15 % sebesar 14,740 MPa dan beton porous dengan fly ash 30 % sebesar 3,670 MPa. Nilai porositas beton 0% memiliki porositas yang sedang, 15 % fly ash memiliki porositas yang rendah dan 30 % fly ash memiliki porositas yang tinggi dari data yang lain.
ANALISIS PRODUKTIVITAS PEKERJA DALAM PEKERJAAN PEMASANGAN BATA RINGAN PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG SERBAGUNA POLRES DAN REHABILITASI RUANG KAPOLRES KOTA BANJARBARU Putri, Tania Ananda Tasia Hariyanto; Cahyadi, Hendra; Rachman, Tezar Aulia
INFO-TEKNIK 2023: PROSIDING SEMNAS TAHUNAN X 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/infotek.v0i0.18643

Abstract

In the world of construction services, labor productivity is one of the determining factors for the success of a development project. In measuring the level of labor productivity there are various ways, one of which is by direct observation in the field by looking at the work of each worker. The purpose of this study was to determine the coefficient/index value of the workers in the brick wall laying work cycle in the Polres Multipurpose Building Development project and the Kapolres Room Rehabilitation project in Banjarbaru City and to determine the coefficient comparison of bricklaying workers in the POLRES Multipurpose Building Construction project and Spatial Rehabilitation The Banjarbaru City Police Chief when compared with the 2022 Work Unit Price Analysis (AHSP). This research was conducted by observing the productivity level of 4 light brick laying workers. From the data analysis that has been done, it can be seen that the coefficient or index of masons on the work of laying red brick walls on the construction project of the Banjarbaru Police Multipurpose Building and Kapolres Room Rehabilitation has an average of 0.064 OH. Meanwhile, the coefficient or masonry index according to Minister of Public Housing and Public Housing Regulation No. 1 of 2022 is 0.13 OH. This means that the coefficient or index value of the carpenter's data from the field is smaller in value compared to the coefficient or index in Regulation of the Minister of Public Affairs and Public Housing No. 1 of 2022. The percentage comparison of the coefficient or index of the masonry is obtained 0.066.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PEKERJA PROYEK PEMBANGUNAN PENGENDALI BANJIR SUNGAI BARABAI KAB. HULU SUNGAI TENGAH (MYC) Rachman, Tezar Aulia; Cahyadi, Hendra; Aulia, Risya
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2023): Vol 6, No 2 (2023 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v6i2.13182

Abstract

Banyak pekerja yang masih tidak memakai Alat Pelindung Diri (APD) dengan lengkap. Berbagai alasan yang diungkapkan antara lain sesak, risih, dan panas ketika memakai APD. Selain itu tidak adanya hukuman jika pekerja tidak memakai APD secara lengkap. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemakaian alat pelindung diri (APD) pada pekerja Proyek Pembangunan Pengendali Banjir Sungai Barabai Kab. Hulu Sungai Tengah (MYC). Faktor yang diobservasi adalah pengetahuan pekerja, sikap pekerja dan ketersediaan APD.Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian adalah jumlah total populasi pekerja yaitu sebanyak 20 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner dan observasi langsung. Analisis data melalui tiga tahapan, yaitu univariat untuk melihat distribusi frekuensi, bivariat untuk melihat hubungan (chi square), dan multivariat untuk melihat faktor dengan hubungan yang paling bermakna (Regresi Logistik Berganda).Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa variabel ketersediaan APD merupakan faktor yang mempunyai pengaruh paling kuat untuk mempengaruhi pemakaian APD pada Proyek Pembangunan Pengendali Banjir Sungai Barabai Kab. Hulu Sungai Tengah (MYC)   dengan nilai sig sebesar 0,016. Kemudian dapat diketahui pula ada peluang 85% pekerja tidak memakai APD yang lengkap, sebelum variabel sikap, pengetahuan dan ketersediaan dimasukkan. Selanjutnya dari model summary dengan melihat nilai Nagelkerke R Square sebesar 0,577 (57,7%) dapat diketahui bahwa faktor pengetahuan dan ketersediaan APD secara simultan memberikan pengaruh sebesar 57,7% terhadap pemakaian APD yang dipakai pekerja walaupun dari nilai sig. variable pengetahuan dan sikap tidak memiliki pengaruh terhadap pemakaian APD.
Analisa Biaya Siklus Hidup pada Gedung Sekolah MAN 4 Kabupaten Banjar Rachman, Tezar Aulia; Badriani, Badriani
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2024): Vol 7, No 2 2024 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v7i2.17253

Abstract

Ketika bangunan telah lama digunakan dan usang, nilai ekonomi dan fungsionalnya menurun secara signifikan. Terdapat permasalahan terkait kinerja bangunan, seperti lingkungan dan penggunaan material yang tidak tepat. Bangunan harus dipelihara untuk menjamin kesinambungan penggunaannya sepanjang masa manfaatnya. Rumusan masalah penelitian adalah Life Cycle Cost untuk mengukur besarnya biaya pemeliharaan pada gedung MAN 4 Banjar selama 10 tahun ke depan, dan bagian mana yang mempunyai Life Cycle Cost tertinggi dan terendah berdasarkan siklus hidup bangunan tersebut.  Biaya pemeliharaan struktur dan komponen kelistrikan, mesin, tata letak eksterior dan pembersihan. Berdasarkan hasil penelitian, biaya pembangunan MAN 4 Banjar 10 tahun mendatang (2024-2033) dengan kenaikan sebesar 4,00% adalah Rp 133.961.875,00 (100%). Biaya pemeliharaan rumah MAN 4 Banjar setiap tahunnya selama 10 tahun sebesar Rp 133.961.875,00. Biaya pemeliharaan tertinggi dalam satu siklus hidup gedung MAN 4 Banjar adalah sebesar Rp. Sektor ketenagalistrikan sebesar 46.449.227 (34,67%), sektor terkecil sebesar Rp. Sektor konstruksi sebesar 624.318,00 (0,47%).
EVALUASI PERBANDINGAN ESTIMASI ANGGARAN BIAYA ANTARA METODE AHSP 2016 DAN METODE PELAKSANAAN KONTRAKTOR PADA PEMBANGUNAN KANTOR IMIGRASI KELAS I KABUPATEN TAPIN Gazali, Akhmad; Rachman, Tezar Aulia; Triningtyas, Yekti; Reizaldie, Raghmad
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2025): Vol 8, No 1 2025 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2025
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v8i1.19253

Abstract

Pembangunan kantor merupakan salah satu inisiatif dari peningkatan fasilitas infrastrutur guna meningkatkan produktifitas pekerja yang lebih baik. Maka dari itu perencanaan bangunan dari segi keamanan, biaya, kegunaan, bentuk, arsitektural dan struktural ataupun jasa yang tersedia. Dalam pelaksanaan proyek Pembangunan Kantor Imigrasi Kabupaten Tapin ini menggunakan anggaran biaya lumayan besar, sehingga anggaran tersebut perlu diperhitungkan dengan seksama agar mampu menaikkan efisiensi dan efektifitas dari pelaksanaan proyek. Oleh karena itu, perlu adanya pedoman dasar dalam menentukan analisa harga satuan pekerjaan yang dipengaruhi oleh nilai indeks atau koefisien, sehingga analisa pada satuan harga pekerjaan tersebut sesuai terhadap biaya, mutu dan waktu pelaksanaan. Ada beberapa metode perhitungan rencana anggaran biaya diantaranya AHSP 2016 dan Penawaran Harga Kontraktor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dari kedua perhitungan yang mana paling ekonomis. Dari hasil perhitungan rencana anggaran biaya pada proyek pembangunan Kantor Imigrasi Kabupaten Tapin dengan kedua perhitungan diperoleh hasil perhitungan Penawaran Harga Kontraktor (Lapangan) yang paling ekonomis sebesar Rp. 1.721.817.000,00 dan AHSP 2016 sebesar Rp. 2.529.527.000,00 dengan selisih sebesar Rp. 807.710.000,00. Faktor yang mempengaruhi besaran estimasi dari keduanya seperti material, asumsi perencana anggaran biaya, dan koefien kedua perhitungan.
Pengaruh Penggunaan Limbah Plastik Dengan Tipe Polyethlene Terephthalate (PET) Sebagai Subsitusi Agregat Pada Campuran Aspal Berpori Maulana, Muhammad Dony; Surya, Adhi; Rachman, Tezar Aulia
Jurnal Penelitian Teknik Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Penelitian Teknik
Publisher : Jurnal Penelitian Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era globalisasi ini, penggunaan kemasan plastik tidak bisa lepas dalam kehidupan sehari-hari. Jumlah konsumsi plastik terus meningkat disetiap tahunnya. Namun, limbah plastik yang semakin menumpuk belum dimanfaatkan sebaik mungkin. Selain sulit terurai dengan tanah, plastik juga apabila dibakar asap yang ditimbulkan dapat merusak kesehatan, proses pendaur-ulangan plastik pun hanya merubah plastik menjadi sesuatu yang baru yang ketika barang tersebut tidak terpakai lagi maka akan kembali menjadi sampah namun penelitian ini akan mencampurkan limbah plastik jenis PET pada aspal porus. Pengujian dilakukan di Laboratorium Struktur Teknik Sipil Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari, Kalimantan Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental, dimana campuran plastik dengan variasi presentase agregat kasar plastik (10%, 20%, dan 30%) disiapkan diuji menggunakan uji Marshall, Cantabro Loss, dan Permeabilitas. Jadi dari hasil penelitian ini semua variasi plastik PET yang memenuhi spesifikasi adalah nilai Stabilitas, Flow, Kekakuan, dan Cantabro Loss. Sedangkan Kadar Rongga dan Permeabilitas 20% dan 30% belum memenuhi spesifikasi AAPA 2004. Jadi dapat disimpulkan bahwa semakin meningkat persentase plastik PET pada aspal maka akan menutupi rongga pada benda uji aspal pori, namun sebalik nya semakin meningkat nya persentase plastik PET maka akan meningkat nya hasil dari Stabilitas, Kelelehan (Flow), dan Cantabro Loss pada benda uji aspal pori