Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENGARUH APLIKASI MARBEL HURUF TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL HURUF ANAK USIA 4-5 TAHUN Imtitsalul Kamilah Az-zahroh; Fahmi Fahmi; Luluk Asmawati
Early Childhood: Jurnal Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2022): Early Childhood: Jurnal Pendidikan
Publisher : Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Univ Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/earlychildhood.v6i2.2683

Abstract

Kemampuan mengenal huruf merupakan langkah awal bagi anak untuk memiliki kemampuan membaca dan menulis. Di era modern seperti saat ini pengenalan huruf menggunakan permainan edukatif pada gadget masih sangat kurang, anak-anak lebih banyak menggunakan gadget hanya untuk menonton dan bermain. Pada penelitian ini peneliti menggunakan aplikasi Marbel Huruf yaitu permainan edukatif digital yang memuat materi berkaitan dengan pengenalan huruf dan disajikan dengan berbagai permainan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi marbel huruf terhadap kemampuan mengenal huruf anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen dengan jenis penelitian quasi eksperimen. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan observasi dan dokumentasi. Sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu 30 anak yang terdiri dari 15 anak sebagai kelompok eksperimen dan 15 anak sebagai kelompok kontrol. Teknik analisis data berupa statistik dengan mengunakan uji t yang menunjukkan tingkat signifikasi sebesar 0,010<0,05. Hal ini menunjukkan aplikasi marbel huruf memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan mengenal huruf. Hasil analisis juga menunjukkan rata-rata kelompok eksperimen pada pretest sebesar 53.87 dan posttest sebesar 55.73. Maka disimpulkan bahwa aplikasi marbel huruf dapat memiliki pengaruh terhadap kemampuan mengenal huruf anak usia 4-5 tahun dan kemampuan mengenal huruf meningkat.
IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN STEAM (SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, ART, DAN MATH) UNTUK PENGEMBANGAN KEMAMPUAN KOGNITIF DAN SENI ANAK USIA 5-6 TAHUN DI PAUD AL-KAUTSAR KECAMATAN PURWAKARTA KOTA CILEGON Farida Ariyani Kangiden; Luluk Asmawati; Cucu Atikah
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 9, No 1 (2022): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v9i1.17569

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana pelaksanaan metode pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, dan Math) yang dapat mengembangkan kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun?, (2) Bagaimana pelaksanaan Metode pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, dan Math) yang dapat mengembangkan kemampuan Seni anak usia 5-6 tahun?, (3) Apakah terdapat kemajuan perkembangan kemampuan kognitif pada anak usia 5-6 tahun setelah diterapkan metode pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, dan Math)? (4) Apakah terdapat kemajuan perkembangan kemampuan seni pada anak usia 5-6 tahun setelah diterapkan metode pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, dan Math)?.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui :(1) Pelaksanaan metode pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, dan Math) yang dapat mengembangkan kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun, (2) Pelaksanaan metode pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, dan Math) yang dapat mengembangkan kemampuan Seni anak usia 5-6 tahun, (3) Kemajuan perkembangan kemampuan kognitif pada anak usia 5-6 tahun setelah diterapkan metode pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, dan Math), (4) Kemajuan perkembangan kemampuan seni pada anak usia 5-6 tahun setelah diterapkan metode pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, dan Math). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang dilakukan peneliti menujukan sebagian besar anak memperoleh predikat baik sekali. Saran, pendidik menggunakan STEAM dalam pembelajaran karena dapat meningkatkan pengembangan kognitif dan seni pada Peserta Didik.
Hubungan Aktivitas Bermain di Rumah dengan Perkembangan Sosial Anak Usia 5-6 Tahun Di Kota Serang - Banten Siti Kholifah; Luluk Asmawati; Fadlullah Fadllulah
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 9, No 1 (2022): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v9i1.17570

Abstract

Orangtua memegang peran sangat penting yang dapat mempengaruhi pendidikan anaknya sekaligus memiliki tanggung jawab atas perawatan dan bimbingan anak-anak mereka untuk mencapai tahapan-tahapan tertentu dalam mempersiapkan diri pada kehidupan sosial. Berdasarkan hasil pengamatan sementara bahwa di Kota Serang, penulis menemui beberapa permasalahan yang ada diantaranya orangtua sibuk dengan tugasnya sendiri, orangtua merasa kesulitan membagi waktu bermain dengan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan hubungan aktivitas bermain di rumah dengan perkembangan sosial anak usia 5-6 tahun di Kota Serang-Banten. Jenis penelitian ini merupakan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian korelasi antara peran orang tua dengan Perkembangan sosial diperoleh nilai (rhitung) 0,609 dengan nilai Sig0,000. /Vilai rhitung > rtabei (0,609 > 0,254). Vilai Sig < nilai a (0,000 < 0,05). Maka, dapat disimpulkan terdapat hubungan antara peran orang tua dengan perkembangan sosial. korelasi antara aktivitas bermain di rumah dengan Perkembangan sosial diperoleh nilai (rhitung) 0,588, dengan nilai Sig 0,002. Nilai rhitung > rtabel (0,588 > 0,254) dan Sig < nilai a (0,002 < 0,05). Maka, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara aktivitas bermain di rumah dengan Perkembangan sosial anak.
HUBUNGAN ANTARA PERHATIAN ORANGTUA DAN PEYEDIAAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) DENGAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK SE KECAMATAN GUNUNG KENCANA KABUPATEN LEBAK Dede Isnaeni; Isti Rusdiyani; Luluk Asmawati
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 9, No 1 (2022): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v9i1.17557

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara perhatiaan orangtua dengan kemampuan membaca permulaan, hubungan antara  penyediaan APE dengan  kemampuan membaca permulaan, dan hubungan antara perhatiaan orangtua dan penyediaan APE dengan kemampuan membaca permulaan di  TK Sekecamatan Gunung Kencana Kabupaten Lebak. Jenis Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui studi korelasi. Populasi berjumlah 65 orang anak TK se-Kecamatan Gunung Kencana dengan jumlah sampel adalah seluruh jumlah populasi. Tempat penelitian dilaksanakan di Kecamatan Gunung Kencana. Teknik pengumpulan data menggunakan angket/kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat hubungan positif Perhatian Orang Tua Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan pada siswa TK se-Kecamatan Gunung Kencana, dapat dilihat dari besarnya nilai koefisien korelasi rx1y sebesar 0,704. (2) Terdapat hubungan Penyediaan Alat Permainan Edukatif (APE)  terhadap Kemampuan Membaca Permulaan  pada Kecamatan Gunung Kencana, dapat dilihat dari besarnya nilai koefisien korelasi rx1y sebesar 0,714. (3) Terdapat hubungan Perhatian Orang Tua dan Penyediaan Alat Permainan Edukatif (APE)  secara simultan Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan  pada anak TK Se-Kecamatan Gunung Kencana. Ditunjukkan dengan persamaan regresi   Ŷ = a + b1 X1 + b2 X2 = 0,510 + 0,720X1 + 0,189X2. Koefisien regresi sebesar 0,720 dan 0,189  menyatakan bahwa setiap penambahan satu skor atau nilai Kemampuan Membaca Permulaan  akan memberikan peningkatan skor sebesar 0,510. Untuk melihat besarnya hubungan ketiga variabel ditunjukan dari besarnya nilai koefisien korelasi rx1x2y sebesar 0,721. dengan nilai koefisien determinasinya sebesar 0,520.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN MELALUI PEMANFAATAN MEDIA FILM DOKUMENTER PADA SISWA KELAS X SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI I CILEGON Sholeh Hidayat; Luluk Asmawati; Sriyati Sriyati
UNTIRTA CIVIC EDUCATION JOURNAL Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/ucej.v4i2.7182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang perumusan pengembangan pembelajaran PKn melalui pemanfaatan media film documenter diharapkan dapat menghasilkan peningkatkan hasil belajara siswa kelas X di SMA Negeri I Cilegon. Penelitian ini berusaha memberikan sumbangsih dalam meningkatkan hasil belajar siswa dengan media film dokumenter serta mempermudah pemahaman pembelajaran PKn sehingga akan berdampak pada meningkatnya hasil belajar siswa. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif yaitu jenis penelitian yang menggambarkan dan memberikan penjelasan. Prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara, catatan lapangan dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa dengan pembelajaran menggunakan media film dokumenter menunjukan peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn, hal ini dibuktikan dengan meningkatnya nilai hasil tes evaluasi. Hal ini terjadi karena dengan menggunakan media film dokumenter dalam proses pembelajaran PKn siswa dengan mudah memahami suatu peristiwa bersejarah, penokohan, peristiwa masa lalu yang bisa menimbulkan semangat kebangsaan yang tinggi dari pada siswa hanya membaca buku cerita dan mendengarkan guru ceramah. Dari temuan ini dapat disimpulkan bahwa media film merupakan sarana yang relevan dan efektif yang dapat memberikan pemahaman dan peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn, dari pada hanya membaca buku dan mendengarkan ceramah. Implikasi dari penelitian ini adalah sekolah yang sudah memiliki fasilitas multimedia room untuk melakukan pembelajaran tersebut.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN KWL (KNOW, WANT, LEARN) DAN MINAT MEMBACA TERHADAP HASIL BELAJAR READING COMPREHENSION Harismawan Muhtarif, Ahmad; Suherman; Luluk Asmawati
Cakrawala Pedagogik Vol. 7 No. 2 (2023): Cakrawala Pedagogik
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Pendidikan Syekh Manshur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51499/cp.v7i2.550

Abstract

This research aims to investigate the impact of the Know, Want To Know, Learned (KWL) learning method and students' interest in reading on the learning outcomes of reading comprehension in VIII class of MTs Daar el-Qolam IV. The study is motivated by the low English language learning outcomes in the understanding concept and the lack of reading interest among students. Therefore, the researcher implements the KWL model to address the challenges faced by the students. The method employed in this research is an experiment with a 2x2 treatment by level design. The population consists of all VIII students of MTs Daar el-Qolam IV, totaling 191 students. The sample was taken using the simple random sampling technique, comprising 76 students divided into two groups; the experimental class (A1) being class VIII-B with 36 students, and the control class (A2) being class VIII-C with 40 students. The research findings indicate that (1) the KWL model is more effective when used by students compared to the conventional method commonly used, namely the Think Pair Share (TPS) method. (2) Additionally, the results also demonstrate that students with a high interest in reading have higher learning outcomes compared to students with low reading interest. (3) There is an interaction between students who undergo the learning process using the KWL method and students using the TPS learning method. (4) Students with high reading interest in the KWL group have higher reading comprehension learning outcomes compared to students in the TPS group, even though they both have high reading interest. And (5) Students in the KWL group with low reading interest also have high reading comprehension learning outcomes compared to students in the TPS group with low reading interest.
PENGARUH APLIKASI SOLITE KIDS TERHADAP PERKEMBANGAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Anwiri Chairunnisa; Luluk Asmawati; Fahmi Fahmi; Faza Karimatul Akhlak,
Al Hikmah: Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education (IJECIE) Vol 6 No 02 (2022): ijecie
Publisher : Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/ijecie.v6i02.396

Abstract

Abstrak Di masa pembelajaran online ini, orangtua dan guru harus kreatif dalam menstimulasi kemampuan membaca permulaan anak. Adapun judul pada penelitian ini ialah “Pengaruh Aplikasi Solite Kids Terhadap Perkembangan Kemampuan Membaca permulaan Anak Pada Usia 5-6 Tahun”. Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan metode Quasi Eksperiment yaitu melihat pengaruh antara kelompok eksperimen dengan kontrol. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan referensi kepada oangtua dan guru salah satu akternatif untuk menstimulasi kemampuan memebaca permulaan anak usia 5-6 tahun. Adapun cara pengumpulan data yaitu menggunakan observasi dan dokumentasi. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan. Teknik analisis data berupa statistik dengan mengunakan uji t yang menunjukan hasil nilai Sig (2 tailed) sebesar 0.000. Dimana apabila Sig (2 tailed) <0.05 maka H0 diterima dan H1 ditolak. Hal ini menunjukkan aplikasi solite kids memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan mengenal huruf. Maka disimpulkan bahwa aplikasi solite kids dapat memiliki pengaruh terhadap perkembangan kemampuan membaca anak usia 5-6 tahun. Kata Kunci: Aplikasi Solite Kids, Kemampuan Membaca Permulaan Abstract Beginning reading ability is an important aspect of child development. Children's initial reading ability must be stimulated from an early age. Especially in this online learning period, parents and teachers must be creative in stimulating children's early reading skills. The title of this study is "The Effect of Solite Kids Application on the Development of Early Reading Ability in Children at the Age of 5-6 Years". The research used was quantitative using the Quasi Experiment method, namely looking at the effect between the experimental and control groups. The purpose of this research is to provide parents and teachers with a reference for an alternative to stimulate early reading skills in children aged 5-6 years. The way of collecting data is using observation and documentation. In this study researchers used. The data analysis technique is in the form of statistics by using the t test which shows the results of a Sig (2 tailed) value of 0.000. Where if Sig (2 tailed) <0.05 then H0 is accepted and H1 is rejected. This shows that the solite kids application has a significant influence on the ability to recognize letters. So it was concluded that the application of solite kids can have an influence on the development of reading abilities of children aged 5-6 years. Keywords: Solite Kids Application, Beginning Reading Ability
Asesmen Portofolio dan Penggunaan Kids Doodle untuk Meningkatkan Perkembangan Mewarnai Anak Usia 4-5 Tahun: The Portfolio Assessment and Use of the Kids Doodle App to Improve Coloring Development in 4-5 Year Old Children Luluk Asmawati; Humaidah; Alifa Azzahra; Devita Aurazahra; Juita; Gita Mayasari; Nabila Nasywa Hanifah
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v8i1.4988

Abstract

This study aims to analyze the role of digital-based portfolio assessment in supporting the artistic development of children aged 4–5 years through the use of the Kids Doodle application, as well as to identify the ease of use of the Kids Doodle application in Early Childhood Education (PAUD) learning. This study uses a qualitative approach with a library research method. Data sources were obtained from accredited national journal articles, reference books, and scientific documents relevant to portfolio assessment, early childhood artistic development, and the use of digital media in ECE learning. The research subjects did not directly involve children but focused on relevant previous research results. Data collection techniques were carried out through documentation, while data analysis techniques used content analysis through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study show that the use of the Kids Doodle application contributes positively to the artistic development of early childhood, particularly in enhancing visual creativity, expressive abilities, and fine motor coordination through digital coloring activities. Other findings indicate that the Kids Doodle application is very easy to use due to its simple interface, child-friendly features, and attractive color and brush options. The integration of portfolio assessment allows educators to document children's artistic development authentically and continuously. Thus, the use of the Kids Doodle application combined with portfolio assessment can be an innovative alternative to art learning media that is in line with the developmental characteristics of early childhood.   ABSTRAK  Latar belakang penelitian yaitu teknologi pendidikan bidang anak usia dini memerlukan fasilitasi pembelajaran dan asesmen digital untuk meningkatkan keterampilan belajar abad 21 anak usia dini. Penelitian ini bertujuan menganalisis asesmen portofolio dan penggunaan kids doodle untuk meningkatkan perkembangan mewarnai anak usia 4-5. Inovasi teknologi pembelajaran menggunakan kids doodle memfasilitasi kegiatan mewarnai dan asesmen portofolio digital anak usia dini. Subjek penelitian berjumlah 10 anak di TK Amanah Kota Serang. Metode penelitian menggunakan kualitatif naturalistik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi portofolio. Teknik analisis data menggunakan analisis konten. Temuan-temuan hasil penelitian: (1) asesmen portofolio bahwa 10 anak mampu menyimpan karya digital dengan berkembang sangat baik pada aspek perkembangan mewarnai, kelengkapan hasil karya, kerapihan, dan keaslian karya; (2) penggunaan kids doodle berkembang sangat baik bahwa 10 anak mampu menggunakan kids doodle pada aspek kemudahan, keterlibatan, pemilihan objek gambar, dan menyimpan karya; (3) perkembangan mewarnai berkembang sangat baik bahwa rata-rata 10 anak mampu mewarnai dengan aspek komposisi warna, pemilihan krayon digital, kesesuaian tema, dan kreativitas. Dampak penelitian yaitu asesmen portofolio digital dan penggunaan kids doodle dapat meningkatkan perkembangan mewarnai anak usia 4-5 tahun berkembang sangat baik.