Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

The Use of Beauty Blenders in the Application of Foundation in Adolescents with Combination Facial Skin Rika Riwayani; Israwati Hamsar
JURNAL PAKARENA Vol 8, No 1 (2023): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v8i1.42913

Abstract

This research is a descriptive study that aims to find out, 1) The results of applying foundation using a beauty blender on combination facial skin types and 2) The opinion of the panelists on the results of applying foundation using a beauty blender on combination facial skin types. The number of respondents in this study was 20 trained panelists.Data collection techniques used were observation, Focus Group Discussion (FGD), documentation, questionnaires, and interviews. The data analysis technique used is descriptive and Likert scale. The results of this study indicate 1) Application of foundation using a beauty blender on combination facial skin, evenness is considered even in terms of color but is less able to cover pores and acne scars on the face, the durability of the foundation is considered to be less able to last when left on for 2 hours 2 ) based on the opinion of the panelists regarding the results of applying foundation, the beauty blender is in a good category at a percentage of 65%.
Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK didesa Rompegading Melalui Pelatihan Daur Ulang Kain Perca Dengan Teknik Patchwork Pada Pembuatan Tas Asiani Abu; Nurhijrah Nurhijrah; Rika Riwayani
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract - Action research, which aims to find out 1) an overview of the implementation of patchwork recycling training with bag-making patchwork techniques in Rompegading Village and 2) the effectiveness of the implementation of patchwork recycling training with patchwork techniques in making handbags in Rompegading Village. The research subjects were PKK women with a total sample of 10 people selected by purposive sampling. Research data obtained by observation, documentation, questionnaires and tests. The data analysis technique used descriptive analysis. The results of this study stated that: 1) the empowerment of PKK women in Rompegading Village through recycling of patchwork with patchwork techniques in making handbags was carried out in three days with seven participants. There are three stages in the implementation of this training, namely: planning/planning, action/implementation and evaluation 2) the effectiveness of patchwork training in bag making seen from learning outcomes, assessment of the training process, performance resultsKeywords: Empowerment, PKK women, training on patchwork recycling, Pachwork technique, bags
Efektivitas Pendidikan dan Pelatihan Membordir di BLKI Makassar Rika Riwayani; Irmawati Irmawati
Seminar Nasional LP2M UNM 2017
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan pendidikan dan pelatihan di BLKI Makassar serta efektivitas pendidikan dan pelatihan membordir di BLKI Makassar. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, wawancara dan angket. Subjek penelitian ini adalah seluruh peserta didik yang mengikuti pelatihan khusus bidang kejuruan bordir yaitu sebanyak 16 orang dan instruktur 1 orang, sedangkan objek penelitiannya adalah efektivitas pendidikan dan pelatihan di BLKI Makassar. Analisis data yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa gambaran pelaksanaan pendidikan dan pelatihan di BLKI Makassar sangat efektif dilihat pada proses pelaksanaanya, dengan menggunakan pengukuran skala likert yang mengacu pada unsur-unsur yang terdapat dalam suatu pelatihan seperti peserta, pelatih/instruktur, lamanya latihan, materi (bahan latihan), metode pelatihan, serta media pelatihan. Sedangkan untuk tingkat efektivitas pendidikan dan pelatihan membordir di BLKI Makassar dapat dikatakan efektif. Sesuai dengan tanggapan responden yang dianalisis berdasarkan rumus persentase dengan skor yang diperoleh sebesar 79,45% kemudian diukur dengan menggunakan pengukuran skala likert berada pada interval 76%-100% dengan pengkategorian sangat efektif. Selama proses pelatihan, mereka mengalami banyak perubahan, meliputi peningkatan pada aspek kognitif, afektif dan psikomotor dan telah berhasil mencapai tujuannya, sehingga nantinya lulusan BLKI Makassar telah berkompeten dan memiliki daya saing di dunia kerja. Kata kunci: Efektivitas, Pendidikan dan Pelatihan, Bordir, BLKI Makassar
Efektivitas Pendidikan dan Pelatihan Membordir di BLKI Makassar Rika Riwayani; Irmawati Irmawati
Seminar Nasional LP2M UNM 2017
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan pendidikan dan pelatihan di BLKI Makassar serta efektivitas pendidikan dan pelatihan membordir di BLKI Makassar. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, wawancara dan angket. Subjek penelitian ini adalah seluruh peserta didik yang mengikuti pelatihan khusus bidang kejuruan bordir yaitu sebanyak 16 orang dan instruktur 1 orang, sedangkan objek penelitiannya adalah efektivitas pendidikan dan pelatihan di BLKI Makassar. Analisis data yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa gambaran pelaksanaan pendidikan dan pelatihan di BLKI Makassar sangat efektif dilihat pada proses pelaksanaanya, dengan menggunakan pengukuran skala likert yang mengacu pada unsur-unsur yang terdapat dalam suatu pelatihan seperti peserta, pelatih/instruktur, lamanya latihan, materi (bahan latihan), metode pelatihan, serta media pelatihan. Sedangkan untuk tingkat efektivitas pendidikan dan pelatihan membordir di BLKI Makassar dapat dikatakan efektif. Sesuai dengan tanggapan responden yang dianalisis berdasarkan rumus persentase dengan skor yang diperoleh sebesar 79,45% kemudian diukur dengan menggunakan pengukuran skala likert berada pada interval 76%-100% dengan pengkategorian sangat efektif. Selama proses pelatihan, mereka mengalami banyak perubahan, meliputi peningkatan pada aspek kognitif, afektif dan psikomotor dan telah berhasil mencapai tujuannya, sehingga nantinya lulusan BLKI Makassar telah berkompeten dan memiliki daya saing di dunia kerja. Kata kunci: Efektivitas, Pendidikan dan Pelatihan, Bordir, BLKI Makassar
Analisis Teknik Sashiko Pada Busana Pesta dengan Motif Menara Pinisi UNM Asiani Abu; Rika Riwayani; Nurhijrah
SEMINAR NASIONAL DIES NATALIS 62 Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional UNM ke-62 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is an engineering research that aims to: 1) Know the party dress design using the pinisi tower idea as the source motif, 2) Know the process of making party dress techniques, 3) Know the steps in the process of making Sashiko Technique Motifs with the pinisi tower idea source 4) Know the opinion of the panelists about the result of the party dress using the motif of the Finish Tower idea. The data collection instruments used were Focus Group Discussion (FGD), observation and documentation. The results showed that: 1) The party dress design with the pinisi tower motif uses the H silhouette of the overalls and has a prinses line on the front where the line reaches the bottom, on the right side there is a pinisi tower motif as well as on the chest and upper back with embroidery using the Sashiko technique, has smooth sleeves, shanghai collar and back zipper, 2) The technique for making party dresses begins with designing, making patterns, designing materials, cutting, sewing clothes, embroidering motifs to the finishing stage 3). Making the Sashiko technique for party attire using the pinisi tower idea source motif, carried out by preparing tools and materials to make embroidery with the shasiko technique using embroidery thread that matches the pinisi tower motif color 4) Panelist opinion on the results of the party dress using the Sashiko embroidery technique and motifs Pinisi tower ideas are in the very good category with an average score of 92,5%.
Innovation and nutritional content analysis in making Kue Lumpur using green broccoli (Brassica oleracea var. italica) puree as substitute ingredient Andi Hudiah; Ida Fitri Bohari; Rika Riwayani; Slamet Widodo
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 9, No 1 (2024): March
Publisher : Department of Nutrition at the Health Polytechnic of Aceh, Ministry of Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/action.v9i1.1266

Abstract

Broccoli is abundant in fiber, vitamins, and minerals and is useful as a complement to main dishes. However, the use of broccoli during baking is still limited. Therefore, an experiment was conducted to explore the use of broccoli as a substitute in the recipe of a traditional cake, Kue Lumpur, as a traditional Indonesian snack for various events. This study aimed to determine how to make green broccoli puree, the process of making Kue Lumpur with green broccoli puree substitution, the response of panelists, and the nutritional content of Kue Lumpur from green broccoli puree substitution. The experimental design research was conducted at Makassar State University from December 2021 to February 2022. The participants were 16 trained panelists. Data collection was carried out using documentation and questionnaires (Scoresheet). The process of making broccoli puree involves separation, blanching, steaming, and mashing in four formulations: F1 (10%), F2 (20%), F3 (30%), and F4 (40%). Data were analyzed using ANOVA and Duncan's t-test. The organoleptic Kue Lumpur with green broccoli puree substitution had significant acceptability (p<0,05) in formula F2 (20% green broccoli puree and 80% potato) according to color, texture, and taste.  In conclusion, Kue Lumpur in formula F2 is very good based on organoleptic and hedonic properties, and shows that the aroma tends to be more fragrant and preferred.
Pelatihan Eco-Craft Untuk Pelestarian Lingkungan dan Pemberdayaan Perempuan Pesisir Erma Suryani Sahabuddin; Rika Riwayani; Andi Makkasau; Muhammad Irfan; Hotimah Hotimah
INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2026): INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/inovasi.v6i1.86141

Abstract

Abstract. Laikang District, with abundant marine resources, coastal communities, some of whom are Aisyiyah cadres in Laikang Village, whose economic background generally depends on marine products as their main source of income. However, facing a number of problems that hinder the existence of types of marine biota and by-products of marine activities, have not been fully utilized and only become waste that pollutes the coastal environment such as shells and fish scales. The solution is to implement a community service program (PKM) that focuses on utilizing marine biota waste through Eco-Craft Technical Training, Entrepreneurship Strengthening, Digital Marketing and Branding, Continuous Mentoring for Aisyiyah cadres. The method used is participatory-based service in every stage of research from planning to evaluation with data collection through surveys and questionnaires to understand the needs, problems, and potential that exist by the service team, and direct practice by the participants. This activity was attended by 10 participants who showed high enthusiasm during the training process. The evaluation results showed that participants had successfully mastered the Eco Craft making technique, and were able to produce products according to the standards taught. In addition to improving technical skills, this training also succeeded in fostering an understanding of the importance of Digital Marketing and Branding. The output of this PKM can raise the economic independence of Aisyiyah cadres and enrich the types of products from marine biota waste.Keywords: Eco-Craft, Coastal Women, Marine Waste, Economic Value Products 
Analisis Hasil Ecoprint pada Bahan Semi Katun Rosmiaty Rosmiaty; Kurniati Kurniati; Andi Nur Maida; Rika Riwayani
HomeEC Vol 21, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/homeec.v21i1.84227

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil jadi ecoprint pada bahan semi katun dengan menggunakan teknik gulung dan fiksasi tawas. Pigmen warna diambil dari daun dan buah prem, daun belimbing, daun monstera, daun mayana dan daun kencana ungu. Urgensi penelitian terletak pada kebutuhan pemilihan bahan utama yaitu bahan semi katun dimana bahan ini banyak digunakan untuk kebutuhan pembuatan pakaian sehari-hari dan teknik ecoprint sebagai pewarna dan motif alami pada tekstil. Bahan semi katun dengan warna dan motif ecoprint bisa jadi pilihan bahan pembuatan busana yang ramah lingkungan dan terus dikembangkan agar dapat bersaing dengan bahan dari pewarna sintetis yang banyak beredar di pasaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan eksperimen. Penelitian dilakukan sesuai prosedur yaitu diawali dengan memilih teknik ecoprint yang akan digunakan yaitu teknik gulung, kemudian menyiapkan bahan dan alat yang dibutuhkan, mordanting bahan utama, memulai langkah ecoprint dan ditutup dengan fiksasi sebagai pengunci warna pada bahan. Luaran penelitian berupa analisis hasil jadi ecoprint pada bahan semi katun yang dapat menambah referensi pembelajaran pada mata kuliah kriya.Kata kunci - Analisis; Ecoprint; Bahan Semi Katun
Development Of E-Book Based Curling Hair Learning Media Rika Riwayani; Nur Anni; Andi Nur Maida; Izmi Burhanuddin
HomeEC Vol 21, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/homeec.v21i1.84437

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang bertujuan untuk menentukan: 1) Pengembangan media pembelajaran tata rambut berbasis e-book, 2) Validitas e-book, 3) Respon terhadap e-book. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium PKK, FT UNM dengan 15 responden mahasiswa S1 PKK jurusan Kosmetologi, FT UNM. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model pengembangan 4-D. Hasil penilaian menunjukkan bahwa: (1) Prosedur pengembangan e-book pembelajaran tata rambut melalui 4 tahapan, yaitu tahap definisi yang merupakan tahap awal analisis analisis kurikulum, karakteristik siswa, perumusan tujuan pembelajaran dan analisis materi dengan mengamati dosen yang mengajar mata kuliah tersebut. Tahap desain dilakukan dengan mendesain dan membuat e-book sesuai dengan kerangka e-book. Tahap pengembangan dilakukan dengan validasi oleh ahli materi dan ahli media hingga uji coba pada 15 mahasiswa angkatan 2020 dan 2021. Tahap terakhir adalah diseminasi, yaitu diseminasi produk yang telah diuji dalam skala kecil untuk digunakan oleh 15 mahasiswa. (2) Hasil validitas e-book yang dinilai oleh ahli materi memperoleh persentase 86% dengan kualifikasi “valid”, sedangkan untuk penilaian ahli media, memperoleh persentase 87% dengan kualifikasi “sangat valid”. (3) Tanggapan terhadap E-Book mendapat tanggapan positif dari 15 mahasiswa yang menjadi responden karena dari tiga aspek penilaian efektivitas mahasiswa yang memperoleh kategori sangat valid dengan persentase 92%, e-book “sangat valid” untuk digunakan dalam proses pembelajaran di Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar.