Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

INPLEMENTASI CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DALAM KTSP MATA PELAJARAN BIOLOGI Jailani Jailani
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 13, No 1 (2012): JURNAL SERAMBI ILMU
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v13i1.1039

Abstract

Abstract: The competence based curriculum allows the regions or schools to develop their own syllabi that refer to the basic competence set by the curriculum center. Competence is to des cribe a person as competent in area of work if they have the knowledge, skill, and attitudes to be able to function at some minimum acceptable level. The competence based curriculum (CBC) must be followed up by developing its syllabi. Thereby the syllabi will be more relevant the condition and the interest of the regeonal stakeholders. The teaching method should be contextual. This article, concerns a critical analysis of how the learning experience and the teaching materials of biology subject are designed based on Contextual Teaching and Learning (CTL). The student must have contacts with the real world. Education quality will improve along with learning process improvement.
PELAKSANAAN PERKULIAHAN BIOLOGI SEL MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE CONSTRUKTIVISTIK Jailani Jailani
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 12, No 1 (2011): JURNAL SERAMBI ILMU
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v12i1.1063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar mahasiswa dengan penerapan pembelajaran cooperative construktivistik dalam perkuliahan biologi sel pada semester ganjil tahun akademik 2010/2011, menentukan kualitas proses perkuliahan, dan mendeskripsikan respon mahasiswa terhadap penerapan model belajar cooperative construktivistik. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan MIPA Program Studi Pendidikan Biologi FKIP USM Banda Aceh semester ganjil 2010/2011, yang mengikuti kuliah biologi sel, sebanyak 50 orang mahasiswa. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam dua siklus, selama 12 kali pertemuan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes, observasi, angket, dan wawancara. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar mahasiswa dari siklus pertama ke siklus kedua, ditandai dari nilai rata-rata 66,40 pada UTS-I menjadi 78,50 pada UTS-II. Berdasarkan hasil evaluasi dari kegiatan belajar mahasiswa, maka terdapat 6,00 % mahasiswa bernilai A; 46,00 % bernilai B; 38,00% bernilai C; 8,00% bernilai D dan 2,00% bernilai E. Proses perkuliahan biologi sel berlangsung secara optimal, yang dicirikan dengan terjadinya interaksi yang kondusif baik antara mahasiswa dengan dosen maupun dengan materi pelajaran, dan mahasiswa tampak aktif berdiskusi baik diskusi kelompok, maupun diskusi kelas. Hasil deskripsi menunjukkan bahwa mahasiswa merespon secara positif terhadap penerapan model belajar cooperative construktivistik dalam perkuliahan biologi sel
INVENTARISASI TANAMAN YANG DI GUNAKAN SEBAGAI OBAT PENYAKIT KULIT DI GAMPONG ALUE KECAMATAN NISAM KABUPATEN ACEH UTARA Jailani Jailani; Rasyidah Rasyidah
Jurnal Biology Education Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jbe.v6i2.142

Abstract

Penelitian ini berjudul inventarisasi tanaman yang digunakan sebagai obat penyakit kulit di Gampong Alue Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tumbuhan apa saja yang digunakan sebagai obat penyakit kulit di Gampong Alue Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara. Objek dalam penelitian adalah berbagai jenis tumbuhan yang dijadikan sebagai obat penyakit kulit. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara. Selanjutnya data yang diperoleh akan dianalisis secara deskripsi yang ditabulasikan untuk diambil kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat 17 jenis tanaman yang bisa dijadikan sebagai obat penyakit kulit yaitu belimbing wuluh (Averrhoa belimbing L), Jeruk nipis (Citrus aurantifolia), Ketepeng cina (Cassia alata L), Lengkuas (Alpinia galangal), papaya (Carica papaya), Tapak dara (Vinca rosea), Daun sirih (Piper betle. L), Brotowali (Tinospora crispa), pegagan (Cantela asiatica), sirsak (Annona muricata L), Lidah buaya (Aloe vera), mengkudu (Morinda citrifolia), kunyit (Curcuma domestica), sambiloto (Adrographis paniculata), Asam jawa (Tamarindus indica L) Cocor bebek (Kalanchoe pinnata), dan Bayam (Alternanthera amoena Voss). (2) Bagian tumbuhan yang digunakan adalah buah, daun, batang dan rimpang. Sedangkan cara meramu obat penyakit kulit adalah dengan cara ditumbuk, direbus, bahkan bisa dipakai langsung tanpa meramunya terlebih dahulu. Kemudian dioleskan pada bagian kulit yang sakit.Kata kunci: inventarisasi tanaman dan obat penyakit kulit 
INVENTARISASI TANAMAN YANG DI GUNAKAN SEBAGAI OBAT PENYAKIT KULIT DI GAMPONG ALUE KECAMATAN NISAM KABUPATEN ACEH UTARA Jailani Jailani; Rasyidah Rasyidah
Jurnal Biology Education Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jbe.v6i2.142

Abstract

Penelitian ini berjudul inventarisasi tanaman yang digunakan sebagai obat penyakit kulit di Gampong Alue Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tumbuhan apa saja yang digunakan sebagai obat penyakit kulit di Gampong Alue Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara. Objek dalam penelitian adalah berbagai jenis tumbuhan yang dijadikan sebagai obat penyakit kulit. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara. Selanjutnya data yang diperoleh akan dianalisis secara deskripsi yang ditabulasikan untuk diambil kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat 17 jenis tanaman yang bisa dijadikan sebagai obat penyakit kulit yaitu belimbing wuluh (Averrhoa belimbing L), Jeruk nipis (Citrus aurantifolia), Ketepeng cina (Cassia alata L), Lengkuas (Alpinia galangal), papaya (Carica papaya), Tapak dara (Vinca rosea), Daun sirih (Piper betle. L), Brotowali (Tinospora crispa), pegagan (Cantela asiatica), sirsak (Annona muricata L), Lidah buaya (Aloe vera), mengkudu (Morinda citrifolia), kunyit (Curcuma domestica), sambiloto (Adrographis paniculata), Asam jawa (Tamarindus indica L) Cocor bebek (Kalanchoe pinnata), dan Bayam (Alternanthera amoena Voss). (2) Bagian tumbuhan yang digunakan adalah buah, daun, batang dan rimpang. Sedangkan cara meramu obat penyakit kulit adalah dengan cara ditumbuk, direbus, bahkan bisa dipakai langsung tanpa meramunya terlebih dahulu. Kemudian dioleskan pada bagian kulit yang sakit.Kata kunci: inventarisasi tanaman dan obat penyakit kulit 
KONSERVASI POHON AREN (Arenga pinnata Merr) DALAM PEMANFAATAN NIRA AREN TERHADAP PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DI DESA PADANG KECAMATAN TERANGUN KABUPATEN GAYO LUES Erdi Surya; M Ridhwan; Armi Armi; Jailani Jailani; Samsiar Samsiar
Bionatural : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 5, No 2 (2018): BIOnatural : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : STKIP BINA BANGSA MEULABOH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.133 KB)

Abstract

Abstrak: Telah dilakukan penelitian tentang “konservasi pohon aren (Arenga pinnata Merr) dalam pemanfaatan nira aren terhadap peningkatan ekonomi masyarakat di Desa Padang Kecamatan Terangun Kabupaten Gayo Lues”.Kecamatan Terangun Kabupaten Gayo Lues Provinsi Aceh. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana upaya konservasi pohon aren (Arenga pinnata merr) serta cara yang telah dilakukan oleh masyarakat dalam pemanfaatan nira aren terhadap peningkatan ekonomi masyarakat di Desa Padang Kecamatan Terangun Kabupaten Gayo Lues. Sampel dalam penelitian ini adalah beberapa perangkat desa yaitu 1 orang keuchik, 1 orang pawang hutan, 1 orang imum mukim, 1 orang tuha peut, 1 orang sekdes, 4 orang kepala dusun, dan 25 orang masyarakat yang memanfaatan nira pohon aren (Arenga pinnata merr) di Desa Padang Kecamatan Terangun Kabupaten Gayo dengan keseluruhan jumlah sampel sebanyak 34 orang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, teknik analisis data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian tentang Konservasi Pohon Aren (Arenga pinnata Merr) menunjukkan (1) Dalam pengelolaan pohon aren di Desa Padang belum ada upaya konservasi dari pemerintah maupun masyarakat, hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai cara budidaya pohon aren. Selama ini masyarakat hanya memanfaatkan pohon aren yang tumbuh secara liar. (2) Pemanfaatan pohon aren selama ini mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dalam berbagai bentuk olahan sebagai produksi gula aren, minuman berfermentasi, pembuatan tuak, kolang-kaling, atap rumah, sapu ijuk, dan sapu lidi. Dalam pemanfaatan pohon aren hanya ada aturan khusus yang tidak tertulis yang harus diikuti oleh masyarakat, pohon aren yang boleh disadap harus yang sudah berumur 10-12 tahun setelah bunga jantan mekar, sebelum memanfaatkan pohon aren, masyarakat perlu menguasai do’a-do’a terlebih dahulu atau mantra-mantra seorang pemanjat pohon aren.
Efforts to Increase Creativity and Achievement Learning Science through Empowerment Student Reasoning Jailani Jailani; Almukarramah Almukarramah; Abubakar Abubakar; Ibrahim Ibrahim; M. Ridhwan; Anwar Anwar; Muhammad Usman; Lukmanulhakim Lukmanulhakim
Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education (BirLE) Journal Vol 5, No 4 (2022): Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education, Novemb
Publisher : BIRCU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birle.v5i4.7206

Abstract

One of the main goals of science education is to encourage the intellectual development of students. In this case, what is to be achieved is that most students can develop their potential at the level of formal reasoning. In general, in today's science learning, reasoning has not been managed optimally, planned, and systematically. The low ability of students to solve problems and the level of reasoning affects their low learning achievement. One of the reasons is that so far students are more required to develop low-level thinking patterns. Preparation of a quality generation should be done through empowering students through problem solving by improving reasoning in any approach, strategy, method or technical effort of learning. Scientific reasoning is one of the factors that affect student achievement in science. Scientific reasoning also contributes to academic achievement, cognitive abilities, decision making, and problem solving. Scientific reasoning can be used as a foundation in understanding and doing science as well as an integral part of problem solving.
MEDIA TANAM SERASAH UNTUK PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TANAMAN HALIA (ZINGIBER OFFICINALE ROSC.) Lukmanul Hakim; Tengku Mia Rahmiati; Jailani Jailani; Erdi Surya
Prosiding Seminar Nasional USM Vol 3, No 1 (2022): SEMNAS MULTIDISIPLIN ILMU
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zingiber officinale Rosc  adalah tanaman perdu juga tanaman semusin yang lebih dikenal dengan tanaman rimpang. Tanaman ini memiliki nama lain dalam bahasa daerah halia (Aceh), jahi (Lampung), jahe (Sunda). Tanaman ini termasuk  family Zingiberacea yang sangat banyak  manfaatnya, seperti rempah, obat-obatan, bahan penyegar, dan bahan industri pertanian. Untuk meningkatkan produktivitas dan memicu pertumbuhan  diperlukan perlaluan (treatment), seperti penambahan serasah sebagai media tumbuh yang dicampurkan dengan tanah. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  efektifitas serasah sebagai mendia tumbuh yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan vegetatif juga generatif. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial. Masing-masing faktor terdiri dari serasah dan tanah 1:1 (S1.T1)., serasah dan tanah 1:2 (S1.T2)., Serasah dan tanah 2:1 (S2.T1)., serasah dan tanah 2:2 (S2.T2). data dianalisis dengan menggunakan ANOVA dan uji lanjut Duncant Multiple Ring Test (DMRT) pada taraf 5%. Setiap perlakunan dilakukan pengulangan 3 kali. Berdasarkan hasil yang dicapai terhadap efektifitas  serasah sebagai media pertumbuhan  tanaman halia (Zingiber officinale), maka pada setiap perlakuan memberi pengaruh terhadap jumlah daun, jumlah anakan, tinggi batang dan berat rimpang. Perlakuan terbaik untuk media tanam dengan  rasio perbandingan serasah dan tanah 2:2.Kata Kunci : halia, zingiber officinale, serasah.
The Influence of Substrate Characteristics on Seagrass Distribution Patterns in The Coastal Waters of Bontang City, East Kalimantan Jailani Jailani; Noorsheha Noorsheha; Nurfadilah Nurfadilah
Berkala Perikanan Terubuk Vol 51, No 3 (2023): November
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/terubuk.51.1.2085-2092

Abstract

This study aimed to examine the distribution, species composition and density of seagrass vegetation in the coastal waters of Bontang City, East kalimantan, spread across four disticnt locations, each with varying proximities to industrial areas and the beach. Sampling was conducted during the lowest tide, utilizing three 140 m transect lines at each site, directed towards the deeper reef shore, and spaced 200m apart, with seagrass vegetation sampling points marked at 20m intervals. A 1 x 1 m⁅ ⁆⁅2⁆⁅ ⁆2 aluminum wire frame was employed to assess the species composition, density, and distribution pattern of the seagrasses, following which the samples were identified. The characterization of each research location, based on substrate characteristics, was executed using Principal Component Analysis (PCA), while Correspondence Analysis (CA) with MINI-TAB 14 software was utilized to determine the relationship between substrate characteristics and seagrass species distribution at various locations. The study found a significant difference in seagrass abundance at one location compared to the others. The results revealed that E. acoroides exhibited H' = 2.9530 and E' = 0.7117. Subsequent tests yielded values of Location C = 7.0476, Location B = 6.8776, Location A = 4.2319, and Location D = 2.9105, and an LSD value = 1.586. This indicated that Location C did not significantly differ from Location B, yet was significantly different from the remaining locations. The research underscores the influence of substrate quality and proximity to industrial areas on seagrass distribution and density.
PENGINTEGRASIAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI MADRASAH TSANAWIYAH SE-KOTA YOGYAKARTA INTEGRATING CHARACTER EDUCATION ON MATHEMATICS LEARNING IN MADRASAH TSANAWIYAH IN THE CITY OF YOGYAKARTA Rizal Ahmad; Jailani Jailani
Jurnal Pedagogi Matematika Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpm.v5i4.2659

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk: (1)  mendeskripsikan pengintegrasian pendidikan karakter pada perencanaan pembelajaran matematika di MTs se-Kota Yogyakarta, (2) mendeskripsikan pengintegrasian pendidikan karakter pada  pelaksanaan  pembelajaran  matematika  di  MTs  se-Kota  Yogyakarta,  dan  (3)  mendeskripsikan  hambatanhambatan dalam pengintegrasian pendidikan karakter pada pembelajaran matematika di Madrasah Tsanawiyah se Kota  Yogyakarta.  Jenis  penelitian  ini  adalah  penelitian  deskriptif  yang  dilakukan  melalui  metode  survei  pada  6 (enam)  MTs  yang  ada  di  Kota  Yogyakarta.  Sumber  data  (responden)  dalam  penelitian  ini  adalah  guru  yang mengajar  mata  pelajaran  matematika  kelas  8  yang  berjumlah  6  orang.  Pengumpulan  data  dilakukan  dengan menggunakan metode angket, wawancara, dan observasi. Bukti validitas instrumen dilakukan dengan validitas isi. Teknik  analisis  data  yang  digunakan  adalah  teknik  deskriptif,  baik  secara  kuantitatif  maupun  kualitatif.  Hasil penelitian ini  menunjukkan:  (1) perencanaan pengintegrasian pendidikan karakter pada pembelajaran matemat ika di MTs se-Kota Yogyakarta adalah 61,11% responden telah melakukan integrasi pendidikan karakter pada silabus, RPP,  dan  bahan  ajar/LKS,  dengan  rincian:  (a)  83,33%  responden  telah  melakukan  integrasi  pendidikan  karakter terhadap silabus, (b) 46,67% respo nden telah melakukan integrasi pendidikan karakter terhadap RPP, dan (c) 75% responden telah melakukan integrasi pendidikan karakter terhadap bahan ajar/LKS, (2) pengintegrasian pendidikan karakter  pada  pelaksanaan  pembelajaran  adalah  sudah  sangat  baik  (3,39)  menurut  guru  dan  cukup  baik  (2,32) menurut siswa, dan (3) hambatan-hambatan yang dihadapi guru dalam pengintegrasian pendidikan karakter adalah guru  kesulitan  dalam  mencari  materi  yang  dapat  dikaitkan  dengan  pendidikan  karakter,  tugas  guru  matematika yang padat, dan suasana madrasah yang cenderung fokus pada pencapaian prestasi akademik. Kata kunci: pengintegrasian, pendidikan karakter, pembelajaran matematikaAbstractThis  research  was  aimed  for:  (1)  described  integration  of  character  education  in  preparation mathematics learning in Madrasah Tsanawiyah (MTs) in the city of Yogyakarta, (2) described integration of character education on implementation of mathematics learning in MTs in the city of Yogyakarta, and (3) described constrains in integration of character education on mathematics learning in MTs in the city of Yogyakarta. The research was descriptive research conducted over the survey on six MTs in the city of Yogyakarta. The data sources (respondents) in this research were mathematics teachers’grade 8 covering 6 people. Data collection was carried out by using the method survey, interview, and observation. Proof of  the  validity  of  instruments  performed by  content  validity.  Data  analysis  techniques  that  used  was  a descriptive technique, both quantitatively and qualitatively. This research result indicated: (1) planning for integrating character education in mathematics learning in MTs in the city of Yogyakarta was  61,11 % respondents had done integration characters on syllabus, lesson plans, and worksheet, with details: (a) 83,33 % respondents had done integration of character education on syllabus, (b) 46,67 % respondents had  done  integration  of  character  education  on  lesson  plans,  and  (c)  75  %  respondents  had  done integration  of  character  education  on  worksheet,  (2)  according  to  teachers  integration  of  character education in the learning was very good (3,39) and good enough (2,32) according to students, and (3) constrains  that  faced  by  teachers  in  the  integration  of  character  education  was  teachers’  difficulty  in finding material that can be attributed to character education, the mathematics teachers’ duties were very dense, and atmosphere of madrasah that tend to focus on the academic achievement.Keywords: integration, character education, mathematics learning
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA (PMRI) YANG MENGACU PADA LEARNING TRAJECTORY DAN BERORIENTASI PADA KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA SISWA Sheilla Sara Yasmine; Jailani Jailani
Jurnal Pedagogi Matematika Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Pedagogi Matematika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpm.v9i2.19632

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran dengan pendekatan PMRI pada topik menggunakan data SMP kelas VII yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar penilaian kualitas perangkat pembelajaran untuk mengukur kevalidan modul ajar dan LKS, angket respons guru dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran untuk mengukur kepraktisan modul ajar, angket respons siswa untuk mengukur kepraktisan LKS dan tes kemampuan literasi matematika untuk mengukur keefektifan modul ajar dan LKS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) modul ajar dan LKS telah memenuhi kriteria valid dengan skor rata – rata modul ajar dan LKS berturut – turut 224,5 dari rentang skor 50 – 250 dengan kategori sangat baik dan 133,5 dari rentang skor 30 – 150 dengan kategori sangat baik; 2) modul ajar dan LKS telah memenuhi kriteria praktis dengan skor rata – rata penilaian guru, penilaian siswa dan hasil keterlaksanaan pembelajaran berturut – turut 42 dari rentang skor 10 – 50 dengan kategori baik, 56,8 dari rentang skor 15 – 75 dengan kategori baik,dan 96,26% dengan kategori sangat baik; 3) modul ajar dan LKS telah memenuhi kriteria efektif dengan persentase siswa yang mencapai KKM pada tes kemampuan literasi matematika mencapai 90,625% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, perangkat pembelajaran topik menggunakan data berbasis PMRI mengacu pada learning trajectory yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif.