Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Factor Analysis of Decreased Body Temperature Redistribution, Linear, and Plateau Phases of Spinal Anesthesia Patients in the Central Surgery Installation Room Heffy Maulidiyah Wardah; Tri Johan Agus Yuswanto; Imam Subekti
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 17 No. 2 (2023): August
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v17i2.2473

Abstract

Perioperative procedures have the potential to reduce body temperature. Many factors influenced this incident. The study aimed to analyze the factors associated with a decrease in body temperature, analyze the relationship between several factors and a decrease in body temperature, and analyze the factors most associated with a decrease in body temperature in the redistribution phase, linear phase, and plateau phase in spinal anesthesia patients in IBS Jombang Regional Hospital. The research used a Cross-Sectional approach with 70 respondents using the Accidental Sampling technique. The independent variables in the study were age, gender, BMI, type of surgery, duration of surgery, irrigation fluid, ASA score, and comorbidities. The dependent variable includes body temperature in the redistribution, linear, and plateau phases of patients after spinal anesthesia. Data was taken through observations of respondents before surgery and ERM data. Data collection was carried out from February – April 2023. Analysis of the relationship between variables used bivariate Chi-Square analysis with an α value set at <0.05. Analysis of the most related variables uses Multivariate Multiple Linear Regression analysis. The majority of patients experience mild hypothermia in the redistribution phase, linear phase, and plateau phase with a temperature of 34⁰C – <36⁰C. Factors associated with a decrease in body temperature were age (p = 0.005), type of surgery (p = 0.015), duration of surgery (p = 0.000), ASA score (p = 0.000), and type of irrigation fluid (p = 0.031). The factors gender (p = 0.333), BMI (p = 0.081), and comorbidities (p = 0.494) did not have a significant relationship with decreasing body temperature. The most dominant factors related were the duration of surgery in the redistribution phase (24.2%), linear phase (32.7%), and plateau phase (27.7%). The factors of age, type of surgery, duration of surgery, ASA score, and type of irrigation fluid were related to a decrease in body temperature. In contrast, gender, BMI, and comorbid factors were not related to a decrease in body temperature, and the most dominant factor was the duration of surgery.
Penerapan Sia Dan Akuntansi Nonlaba Isak 35 Demi Mewujudkan Akuntabilitas Dan Tertib Administrasi Yayasan Al-Hikam Malang Syalaby Elfani; Imam Subekti
Reviu Akuntansi, Keuangan, dan Sistem Informasi Vol. 2 No. 1 (2023): Reviu Akuntansi, Keuangan dan Sistem Informasi (REAKSI)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/reaksi.2023.2.1.127

Abstract

This study aims to explain the effect of implementing the accounting information system and Non-profit Accounting according to ISAK 35 guidelines on the accountability and orderly financial administration of the Al-Hikam Foundation, analyzed qualitatively using a case study approach. This study involves primary and secondary data collected through interviews, observations, and documentation studies. The indicators of accountability assessment include financial integrity, disclosure, and compliance, and those of orderly financial administration incorporate implementing policies and administrative systems. The data are analyzed qualitatively and quantitatively through the Miles and Huberman analysis model and the value-averaging method. The study resulted in the implementation of the information system model, system procedure, and financial statement format based on ISAK 35, which was used as the basis for preparing the consolidated financial statements of the Al-Hikam Foundation. The study's implication provides the evaluation results in draft accounting policies, particular policies, and proposed new organizational structures for the Al-Hikam Foundation. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dampak penerapan sistem informasi akuntansi dan implementasi Akuntansi Nonlaba menurut pedoman ISAK 35 terhadap tingkat akuntabilitas dan tertib administrasi keuangan pada Yayasan Al-Hikam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Integritas keuangan, pengungkapan dan kepatuhan atas aturan merupakan indikator penilaian akuntabilitas sedangkan implementasi kebijakan dan sistem administrasi untuk penilaian atas tertib administrasi keuangan. Model analisis data dilakukan dalam dua bentuk yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif dianalisis dengan menggunakan model analisis Miles dan Hubberman sedangkan data kuantitatif dianalisis menggunakan metode rata-rata nilai. Hasil penelitian yaitu berupa model penerapan sistem informasi dan alur penggunaan sistem serta format laporan keuangan berdasarkan ISAK 35 yang kemudian dipergunakan sebagai dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasi Yayasan Al-Hikam. Saran rekomendasi juga diberikan sebagai implikasi hasil evaluasi dengan berupa rancangan kebijakan akuntansi, kebijakan khusus dan usulan struktur organisasi baru Yayasan Al-Hikam.
Analisis Komparatif Minat Pengguna Gojek Dan Grab Dalam Menggunakan Sistem Pembayaran Online Zardari Asif As'ari; Imam Subekti
Reviu Akuntansi, Keuangan, dan Sistem Informasi Vol. 3 No. 3 (2024): Reviu Akuntansi, Keuangan, dan Sistem Informasi (REAKSI)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/reaksi.2024.3.3.211

Abstract

 Technological developments in this global era are changes in means of payment and transportation that are significant. Not only in terms of retail, which is growing rapidly in terms of transportation, there is also rapid development, the difference is in the emergence of online-based transportation systems, including GOJEK and GRAB, where consumers can take advantage of these transportation services by simply downloading the application from the platform on smartphones and make online bookings where later the drivers from the online motorcycle taxi will approach the location where we are when making the booking. At the beginning of the emergence of online transportation, the services offered were limited to facilitating the mobilization of people (transport), sending goods, documents, or packages (instant courier), and ordering services for food and drinks. Some of these services can use two types of payment, namely cash and non-cash. This study aims to find out the effect of perceptions of convenience, benefits, security, trust, and attitudes of online motorcycle taxi users on online transportation user preferences (GOJEK and GRAB) in digital payment systems (e-moneys). This study used a sample of 363 people who then processed the questionnaire data using the structural equation model (SEM PLS).   Abstrak Perkembangan teknologi di jaman global ini adalah perubahan pada alat pembayaran dan transportasi yang begitu signifikan. Tidak hanya pada segi ritel saja yang berkembang pesat pada segi transportasi pun juga ada perkembangan yang pesat, perbedaan terdapat pada mulai maraknya sistem transportasi berbasis online diantaranya adalah GOJEK dan GRAB, dimana konsumen bisa memanfaatkan jasa transportasi tersebut hanya dengan cara mengunduh aplikasi dari platform tersebut pada ponsel pintar dan melakukan booking secara online yang nantinya driver dari ojek online tersebut akan menghampiri lokasi dimana kita berada ketika melakukan booking. Pada awal kemunculan transportasi online ini, jasa yang ditawarkan hanya sebatas memudahkan mobilisasi orang (transport) dan layanan pesan antar makanan dan minuman. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui Untuk mengetahui pengaruh persepsi kemudahan, manfaat, keamanan, kepercayaan dan sikap pengguna ojek online terhadap preferensi pengguna transportasi online (GOJEK dan GRAB) pada sistem pembayaran digital (e-money). Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 363 orang yang kemudian data hasil keusioner diolah dengan menggunakan structur equation model (SEM PLS).
Menumbuhkan Perilaku Penerapan Protokol Kesehata pada Anak Usia Sekolah Dasar melalui Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Rahmatullah, Alam; Ain, Hurun; Subekti, Imam
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf16129

Abstract

Health education about clean and healthy living behavior is a process of trying for an individual or group to improve their behavioral abilities in implementing health protocols. This study aimed to determine the effect of clean and healthy living behavior education on the implementation of health protocols in school-age children. The instrument used was an observation sheet for measuring the behavior of implementing health protocols with the options always, rarely and never. This study used a one-group pretest-posttest design, with the number of respondents being 58 students of Elementary School 2 Bandulan. Malang. The implementation of clean and healthy living behavior was measured by observation. The results showed that most respondents before being given education behaved in implementing health protocols at a sufficient level (70.7%). After being given education, most students behaved in implementing health protocols at a good level (96.6%). The results of the Wilcoxon statistical test showed a p value = 0.000, so it was interpreted that there was a difference in the level of behavior in implementing health protocols between before and after education. In conclusion, it was stated that clean and healthy living behavior education succeeded in increasing the implementation of health protocols by students.Keywords: clean and healthy living behavior; elementary school students; education; health protocols ABSTRAK Edukasi kesehatan tentang perilaku hidup bersih dan sehat merupakan proses mengupayakan suatu individu maupun kelompok yang dapat meningkatkan kemampuan perilaku dalam penerapan protokol kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi perilaku hidup bersih dan sehat terhadap penerapan protokol kesehatan pada anak usia sekolah. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi pengukuran perilaku penerapan protokol kesehatan dengan pilihan selalu, jarang dan tidak pernah. Penelitian ini menggunakan desain one grup pretest posttest, dengan jumlah responden yaitu 58 siswa Sekolah Dasar Negeri 2 Bandulan. Malang. Penerapan perilaku perilaku hidup bersih dan sehat diukur dengan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden sebelum diberikan edukasi berperilaku menerapkan protokol kesehatan dalam level cukup (70,7%). Setelah diberikan edukasi, sebagian besar siswa berperilaku menerapkan protokol kesehatan dalam level baik (96,6%). Hasil uji statistik Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000, sehingga ditafsirkan bahwa ada perbedaan level perilaku penerapan protokol kesehatan antara sebelum dan sesudah edukasi. Sebagai kesimpulan, dinyatakan bahwa edukasi perilaku hidup bersih dan sehat berhasil meningkatkan penerapan protokol kesehatan oleh siswa.Kata kunci: perilaku hidup bersih dan sehat; siswa sekolah dasar; edukasi; protokol kesehatan
Kontribusi Perilaku Tipe A, Neurotisme, dan Ekspektasi Terhadap Burnout Syndrome pada Perawat di Kamar Operasi Shofiyah Karimah; Imam Subekti; Naya Ernawati; Tri Johan Agus Yuswanto
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 15, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf15407

Abstract

Increased workload and work pressure in operating room nurses can cause work fatigue to the point of burnout syndrome. Burnout syndrome is influenced by several factors including type A behavior, neuroticism, and expectations. The purpose of this study was to determine the relationship between type A behavior factors, neuroticism, and expectations with the incidence of burnout syndrome in operating room nurses. The study design was cross-sectional, with 53 operating room nurses at Jombang Hospital as samples. Data collection was carried out by filling out a personality questionnaire by Bortner, Big Five Personality, an expectation questionnaire by Synder, and the Maslach Burnout Inventory-Human Service Survey-Medical Personnel. Data were analyzed using the Spearman correlation test. The results of the analysis showed a p value of 0.01 for type A behavior, 0.000 for neuroticism, and 0.023 for expectations. Furthermore, it can be concluded that the factors related to burnout syndrome in operating room nurses are type A behavior, neuroticism, and expectations.Keywords: type A behavior; neuroticism; expectations; burnout syndrome; nurses; operating room ABSTRAKPeningkatan beban kerja dan tekanan kerja pada perawat kamar operasi dapat menimbulkan kelelahan kerja hingga mencapai burnout syndrome. Burnout syndrome dipengaruhi oleh beberapa faktor di antaranya adalah perilaku tipe A, neurotisme, dan ekspektasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara faktor perilaku tipe A, neurotisme, dan ekspektasi dengan kejadian burnout syndrome pada perawat kamar operasi. Desain penelitian adalah cross-sectional, dengan 53 perawat kamar operasi rumah sakit Jombang sebagai sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui pengisian kuesioner kepribadian oleh Bortner, Big Five Personality, kuesioner ekspektasi oleh Synder, dan Maslach Burnout Inventory-Human Service Survey-Medical Personnel. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil analisis menunjukkan nilai p adalah 0,01 untuk perilaku tipe A, 0,000 untuk neurotisme, dan 0,023 untuk ekspektasi. Selanjutnya dapat disimpulkan bahwa faktor yang berhubungan dengan burnout syndrome pada perawat kamar operasi adalah perilaku tipe A, neurotisme, dan ekspektasi.Kata kunci: perilaku tipe A; neurotisme; ekspektasi; burnout syndrome; perawat; kamar operasi
Aksiologi Pendidikan Islam dan Landasan Filosofis Pendidikan Secara Umum Rizzan, Rizzan; Supriadi, Supriadi; Suaningrat, Suaningrat; Imam Subekti
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 2: Januari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i2.7161

Abstract

Penelitian ini membahas aksiologi dalam pendidikan Islam dan landasan filosofisnya secara umum, dengan fokus pada nilai-nilai utama yang mendasari pendidikan Islam, yaitu akhlak, keimanan, dan ilmu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami konsep aksiologi dalam konteks pendidikan Islam, menjelaskan landasan filosofisnya, serta menganalisis relevansi nilai-nilai tersebut dalam praktik pendidikan Islam kontemporer. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka, yang mencakup analisis literatur dari karya-karya tokoh Islam klasik dan modern, seperti Al-Ghazali, Syed Muhammad Naquib al-Attas, dan Fazlur Rahman, serta pemikiran filsuf Barat seperti Immanuel Kant dan John Dewey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam bertujuan untuk menciptakan individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga berakhlak mulia dan beriman. Nilai-nilai ini terintegrasi dalam proses pendidikan yang tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga membentuk karakter dan spiritualitas individu. Pendidikan Islam menekankan pentingnya keseimbangan antara ilmu, akhlak, dan keimanan sebagai upaya membangun manusia paripurna yang memiliki kecerdasan intelektual, moralitas tinggi, dan kesadaran spiritual. Nilai-nilai aksiologi yang diterapkan mencakup pembentukan akhlak mulia sebagai fondasi karakter, pengembangan keimanan sebagai dasar spiritual, serta penguasaan ilmu untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat dan kemajuan peradaban. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan Islam yang berlandaskan nilai-nilai aksiologi mampu menjadi solusi untuk tantangan dunia kontemporer dengan menciptakan generasi yang berilmu, bermoral, dan beriman. Hal ini relevan dalam menciptakan masyarakat yang harmonis, adil, dan beradab, sesuai dengan prinsip-prinsip Islam.
Moral dan Etika Sains dalam Islam Solikhun, Solikhun; Rahman, Rahman; Futihatus Sirriyah; Imam Subekti
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 2: Januari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i2.7206

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui moral dan etika sains dalam Islam. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Islam sangat mendukung perkembangan sains, penggunaannya harus selalu berlandaskan prinsip-prinsip etika yang telah digariskan dalam Al-Qur'an dan Hadis, agar sains dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya tanpa menimbulkan kerusakan. Dengan demikian, Islam mengajarkan bahwa sains yang berkembang dengan nilai moral dan etika dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas hidup, baik di dunia maupun di akhirat. Dalam pandangan Islam, ilmu pengetahuan yang tidak memperhatikan etika dan moral dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti penyalahgunaan ilmu, dehumanisasi, kerusakan lingkungan, ketidakadilan sosial, dan penyimpangan dari tujuan hidup yang lebih tinggi. Para ahli juga mengingatkan bahwa tanpa pengawasan moral, sains dapat berfungsi sebagai kekuatan yang merusak, bukan untuk kebaikan umat manusia. Oleh karena itu, Islam dan para pemikir etika menekankan pentingnya menghubungkan ilmu pengetahuan dengan prinsip-prinsip moral yang baik.
SISTEM DELIVERY ORDER MAKANAN MENGGUNAKAN GOOGLE MAPS APPLICATION PROGRAMING INTERFACE (API) PADA CV. SLCORP BERBASIS ANDROID Imam Subekti; Endang Setyawati
Jotika Journal In Management and Entrepreneurship Vol. 4 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : Jotika English and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56445/jme.v4i1.158

Abstract

CV. SLCORP adalah sebuah perusahaan yang fokus pada bidang kuliner, yang menghasilkan berbagai jenis olahan masakan seperti ayam, ikan, paruh dll. CV. SLCORP berlokasi di Jl. Suwatio No. 25, Kel. Teluk, Rt. 07 RW. 03 Kec. Purwokerto Selatan, Kab. Banyumas. No. Telp. / Fax 08122846185. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan, diketahui bahwa CV. SLCORP membutuhkan sebuah sistem informasi yang akan digunakan sebagai media penjualan dan pemasaran produk yang efisiens dan efektif. Adapun permasalahan yang terjadi pada saat ini dikarenakan dalam proses transaksi masih terlalu memakan banyak biaya seperti media pemasaran hanya mengandalkan karyawan saja dan karyawan juga mempunyai beban gaji wajib yang dibayarkan. Tujuan Dengan diterapkannya sistem ini, dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dan bermanfaat pada transaksi penjualan dan pemasaran serta pencetakan laporan transaksi produk di CV. SLCORP. Dengan metode metode prototype dengan tahapan pengumpulan data dalam mengidentifikasi kebutuhan system, desain cepat, membangun prototype, evaluasi prototype, perbaikan prototype, dan membangun dan mengimplementasikan sistem. Berdasarkan hasil dari penelitian Sistem Informasi Delivery Order Makanan Menggunakan Google Maps Application Programing Pada pengujian hipotesis, terdapat perbedaan waktu yang signifikan antara sebelum dan sesudah menggunakan Sistem Informasi Delivery Order Makanan Menggunakan Google Maps Application Programing Interface Pada CV. SLCORP dan berdasarkan uji manfaat yang telah dilakukan, yaitu dengan pengisian kuesioner oleh responden, hasilnya adalah sebelum menggunakan sistem membutuhkan waktu rata-rata 10.8137 menit dan setelah menggunakan sistem hanya membutuhkan waktu rata-rata 6.9050 menit. Serta laporan penjualan menjadi lebih akurat dari sebelumnya sehingga mempercepat proses transaksi maupun pembuatan transaksi penjualan. Tingkat kecepatan pengguna dalam pembuatan transaksi penjualan lebih cepat dari sebelum menggunakan Sistem Informasi Delivery Order Makanan Menggunakan Google Maps Application Programing Interface Pada CV. SLCORP Berbasis Android, dikarenakan pengguna langsung memesan pesanan di dalam 1 kota yang teradapat beberapa outlet yang siap menerima pesanan tersebut.