Syam Hardwis
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengaruh Skillastic game terhadap perkembangan social skill pada anak sekolah dasar Syam Hardwis
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v6i1.45453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh skillastics game terhadap perkembangan social skill pada anak sekolah dasar. Metodologi penelitian menggunakan true experimental design dengan desain the randomized pretest- posttest control group design. Sampel penelitian yaitu siswa kelas V Sekolah Dasar yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, masing-masing kelompok terdiri dari 42 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Instrument yang digunakan untuk mengukur social skill adalah social skill assessment-elementary school age yang dikembangkan oleh Ellen McGinnis dan Arnold R Goldstein (2006). Hasil penelitian diperoleh skor rata-rata kelompok eksperimen dan kelompok kontrol untuk perkembangan social skill di perkotaan dan pedesaan ( 3,3810; -0,1429; 1.1905; 1,6429) dengan nilai F= 6,251(0,000) (P 0,05). artinya terdapat perbedaan yang signifikan dari skor rata-rata perkembangan social skill antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dalam kata lain bahwa skillastic game memberikan pengaruh terhadap perkembangan social skill, ditandai dengan kerjasama, interaksi, dan rasa tanggung jawab dibandingkan kelompok kontrol.This study aims to examine the effect of skillastic games on the development of social skills in elementary school children. The research methodology uses a true experimental design with the randomized pretest-posttest control group design. The research sample was the fifth grade elementary school students who were divided into two groups, namely the experimental group and the control group, each group consisting of 42 students. The sampling technique used is simple random sampling. The instrument used to measure social skills is the social skill assessment-elementary school age developed by Ellen McGinnis and Arnold R Goldstein (2006). The results showed that the average score of the experimental group and the control group for the development of social skills in urban and rural (3.3810; -0.1429; 1.1905; 1.6429) with a value of F = 6.251(0.000) (P 0.05). it means that there is a significant difference in the average score of social skill development between the experimental group and the control group. In other words, skillastic games have an influence on the development of social skills, marked by cooperation, interaction, and a sense of responsibility compared to the control group.
Efek Penggunan Metode 5-Post Drill Dan Shooting Strap Terhadap Kemampuan 3-Point Shoot Hindisa Shidqi Anasya; Ahmad Hamidi; Nurlan Kusmaedi; Mohammad Zaky; Syam Hardwis
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 22, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v22i1.45228

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan metode 5-post drill menggunakan shooting strap terhadap peningkatan kemampuan 3-point shoot. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuantitatif mengunakan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 17 orang siswa ekstrakurikuler basket SMA N 1 Kandanghaur yang diambil melalui teknik total sampling. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah 3-point 5-post drill menggunakan shooting strap. Hasil menunjukan rata-rata nilai pretest 13,76  dan posttest 22,96 yang menunjukan terdapat peningkatan kemampuan 3-point shoot sebanyak 66,71% dan hasil analisis menggunakan uji paired sample t-test diperoleh taraf sig (2-tailed) 0,00 < 0,05 yang artinya terdapat perbedaan yang signfikan antara hasil pretest dan posttest. Dapat disimpulkan bahwa latihan metode 5-post drill menggunakan shooting strap memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan 3-point shoot siswa ekrakurikuler basket SMA N 1 Kandanghaur.
Pengembangan Instrumen Tes Keterampilan Backhand Servis Untuk Atlit Bulu Tangkis Usia Dini Syam Hardwis; Septian Williyanto
Journal of Sport Coaching and Physical Education Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jscpe.v8i1.67116

Abstract

Test kit yang valid dan reliabel diperlukan untuk menentukan tingkat keberhasilan suatu program pelatihan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan model tes servis backhand untuk pemain bulu tangkis muda. Metode penelitian ini merupakan metode penelitian dan pengembangan dengan jumlah sampel lebih dari 120 atlet yang tergabung dalam 10 klub bulutangkis di Jawa Tengah. Akademisi dan praktisi bulutangkis berpartisipasi dalam penelitian ini dan menghasilkan hasil validasi desain yang sangat baik, skor rata-rata di atas 3,5. Hasil dari penelitian ini berupa produk pengembangan model tes servis pendek dengan kriteria pengujian atlet bulutangkis junior. Tes servis pendek memiliki skor efikasi 0,702 dan skor reliabilitas tes 0,910. Model tes servis yang dikembangkan telah terbukti dapat digunakan untuk mengukur keterampilan tes servis pada atlet bulu tangkis muda, sebagai sampel atlet usia 15-18 tahun yang digunakan dalam penelitian ini. Tentunya model tes yang dikembangkan juga sebagai alat ukur tes servis backhand pemain bulutangkis junior di tingkat regional.
Kinematics Analysis Volley Ball Jump Smash: Pendekatan Dua Dimensi Gerak Amelia Aprilianti; Agus Rusdiana; Iman Imanudin; Badruzaman; Syam Hardwis; Tono Haryono; Iwa Ikhwan Hidayat
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v4i1.1456

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh dari teknik jump smash pada akurasi serta perubahan parameter kinematika gerakan dalam permainan bola voli menggunakan analisis dua dimensi. Metode yang diterapkan delam penelitian ini merupakan analisis video melalui software Kinovea. Teknik jump smash dievaluasi dalam dua variasi, yaitu dengan dan tanpa awalan. Subjek penelitian terdiri dari 12. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang signifikan pada tiga variabel dari sembilan parameter kinematika yang dianalisis, terutama pada fase rotasi bahu maksimal. Tiga variabel tersebut adalah tinggi loncatan, rotasi eksternal bahu, dan kemiringan tubuh ke belakang. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa teknik jump smash dengan awalan memiliki nilai yang lebih besar dibandingkan dengan teknik jump smash tanpa awalan. Pada aspek akurasi, data penelitian menunjukkan bahwa rata-rata akurasi jump smash dengan teknik tanpa awalan adalah 3,65, dengan nilai maksimal 5, nilai minimal 1, dan presentase total 199,8. Sementara itu, untuk akurasi jump smash dengan teknik awalan, rata-ratanya adalah 3,06, dengan nilai maksimal 5, nilai minimal 1, dan presentase total 199,9. Dalam kesimpulannya, hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa teknik jump smash dengan awalan memiliki dampak yang lebih signifikan terhadap akurasi dan perubahan parameter kinematika gerakan pada pemain bola voli dalam Klub Dwiba, jika dibandingkan dengan teknik jump smash tanpa awalan.
Identifikasi Bakat Atlet Sepakbola Menggunakan Pendekatan Analitic Hierarchy Process (AHP) Method Ferdi Fadhillah; Agus Rusdiana; Iman Imanudin; Iwa Ikhwan Hidayat; Tono Haryono; Unun Umaran; Syam Hardwis
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 4 No 3 (2024): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v4i3.2174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakat atlet sepak bola dengan menilai bakat berdasarkan beberapa kriteria dan sub-kriteria menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Analytical Hierarchy Process (AHP) merupakan metode pengambilan Keputusan secara multi-kriteria yang efektif dalam mengidentifikasi bakat atlet. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini meliputi aspek antropometri, biomotorik, dan somatotype. Masing-masing kriteria tersebut terdiri dari beberapa sub-kriteria. Penelitian ini dilakukan melalui survei menggunakan kuesioner via google form terhadap 30 pakar sepak bola di Jawa Barat, diantaranya 1 orang pelatih nasional, 3 orang pelatih klub, 18 orang atlet yang memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun di cabang olahraga sepak bola, dan 11 orang mantan atlet sepak bola dengan pengalaman bermain lebih dari 15 tahun. Terdapat hasil analisis data menggunakan AHP terhadap 12 sub-kriteria dengan presentase sebagai berikut: 15,7% mesomorph, 11,6% ectomorph, 9,9% Vo2max, 8,7% kelincahan, 8,3% tinggi badan, 7,9% kecepatan, 7,8% IMT, 7,1% panjang tungkai, 6,9% kekuatan, 6,2% berat badan, 6,0% endomorph, dan 3,9% tinggi duduk. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan ini menunjukkan bahwa kriteria somatotype, terutama pada sub-kriteria mesomorph, menjadi faktor yang paling berpengaruh dibandingkan kriteria dan sub-kriteria lainnya. Tipe tubuh mesomorph ini ditandai dengan massa dan kekuatan otot yang tinggi, serta memberikan keunggulan lebih bagi pemain sepak bola karena memungkinkan para atlet bermain lebih baik dan memiliki daya tahan yang lebih tinggi. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai model acuan untuk pengembangan sistem maupun program dalam identifikasi bakat sepak bola di masa depan, baik dari sisi kriteria dan sub-kriteria maupun metodologinya.
The Effectiveness of Post-Exercise Sports Massage on Recovery in U17 Football Athletes at the Thirteens Football Academy Nasrul; Yati Ruhyati; Syam Hardwis
ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/active.v15i1.39899

Abstract

This study aimed to examine the effectiveness of post-exercise sports massage in accelerating Countermovement Jump (CMJ) performance recovery in U17 football athletes at the Thirteens Football Academy. The research employed a quantitative approach using a quasi-experimental one-group pretest–posttest design. Thirty U17 football athletes participated in the study and received a post-exercise sports massage intervention lasting 15–20 minutes using effleurage and petrissage techniques. CMJ performance was measured before and after the intervention. Data were analyzed using descriptive statistics and a paired samples t-test. The results showed an increase in the mean CMJ score from 44.67 before treatment to 50.83 after treatment, with a mean difference of –6.167. The paired samples t-test revealed a significant difference between pre- and post-treatment scores (t = –5.651; p < 0.05), indicating that sports massage had a significant effect on improving CMJ performance recovery. These findings suggest that post-exercise sports massage is an effective recovery method to enhance lower limb explosive power in young football athletes and may be considered as part of structured recovery programs in football academies. 
The Relationship between Confidence Level and the Decision to Take  Remote Shooting in Futsal Players of the Excellent Sport Club Bogor City  Team Faqih Hidayat; Yudha Munajat Saputra; Syam Hardwis
ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/active.v15i1.41048

Abstract

This study aims to analyze the relationship between self confidence  and long-range shooting decision-making in futsal players of the Bogor City Excellent Sport Club Team. The study used a quantitative approach with a correlational design to test the relationship between psychological variables and players' tactical behavior in the context of futsal matches. The research subjects consisted of 30 futsal players who were selected using saturated sampling techniques, so that the entire population was used as a research sample. The level of self-confidence was measured using the State Sport Confidence Inventory (SSCI), while shooting decision-making  was measured using the Scale Of Effective Decision-Making Sport (SEDMS) which was equipped with observation of player performance on the field. Data analysis was carried out using SPSS software, including descriptive static, Shapiro-Wilk normality test, and Spearman correlation test as inferential analysis.  The results of the analysis showed that  the selft confidence level of futsal players was in the relatively high category, while the shooting decision-making ability  was in the medium category. The normality test showed that the SSCI data was normally distributed, while the SEDMS data was not normally distributed, so the relationship analysis was carried out using the Spearman correlation test. The results of the correlation test showed a very weak and insignificant positive relationship between self confidence and shooting decision-making  (r = 0.091; p > 0.05). These findings indicate that self-confidence  has no meaningful relationship with long-range shooting  decision-making. Thus, shooting decision-making  in futsal games is influenced by various other factors outside of confidence, such as technical readiness, tactical understanding, match experience, and match situational conditions.   
Profil Kemampuan Motorik Dasar Anak Usia 11 Tahun Berdasarkan Instrumen MoBAK di Pangalengan Hadi Harta Piana; Iman Imanudin; Syam Hardwis
Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) Vol. 9 No. 4 (2026): Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/yev31a96

Abstract

This study aimed to analyze the profile of basic motor competence among 11-year-old children in the Pangalengan area using the MoBaK instrument. The study employed a quantitative descriptive method with a survey approach. The sample consisted of 141 children aged 11 years from several elementary schools in Pangalengan selected using total sampling techniques. The research instrument used the MoBaK test, which consists of two main domains: self movement and object movement. Data were analyzed descriptively using mean, percentage, standard deviation, minimum, and maximum scores. The results showed that children’s self movement abilities tended to be in the moderate category, while object movement abilities were generally in the good category. These findings indicate that children’s object control skills developed better than their self movement abilities. The differences between the two domains were influenced by physical activity experiences, movement environments, and children’s involvement in play activities. This study provides empirical information regarding the condition of basic motor competence in elementary school children and may serve as a basis for developing more targeted physical education and physical activity programs Keywords: Elementary School Children, Motor Competence, MoBak, Object Movement, Self Movement