Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Processing Cattle Waste Into Biogas in Kuta Village, Belik District, Pemalang Regency: Pengolahan Limbah Ternak Sapi Menjadi Biogas di Desa Kuta, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang Nurcahyo, Firman; Khairunnisa, Nida; Putri, Fatimatuzzahra Amalia; Nabila, Inas Azhar; Musyarofah, Leni; Anjarwati, Sulfah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biogas adalah salah satu sumber energi alternatif yang menggunakan bahan-bahan organik dalam proses pembuatannya seperti limbah peternakan, limbah pertanian, sampah organik, dan limbah organik lainnya. Pada prinsipnya teknologi biogas memberikan kemudahan didalam proses pembuatannya, sehingga mudah diterapkan pada daerah yang memiliki sumber daya manusia terbatas. Saat ini, pemerintah Indonesia telah menerapkan Program Desa Maju ditujukan pada daerah-daerah yang memiliki potensi energi dan dimanfaatkan dengan teknologi oleh masyarakat setempat. Desa Kuta merupakan salah satu desa yang telah menerapkan energi biogas dengan memanfaatkan kotoran ternak sapi dalam memenuhi kebutuhan energi sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis aspek-aspek yang mempengaruhi pelaksanaan limbah ternak sapi menjadi biogas di Desa Kuta, Kecamatan Belik. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan dilakukan wawancara secara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditinjau dari aspek teknis ketersediaan energi lain seperti gas LPG dan kayu bakar merupakan salah satu kendala dalam pelaksanaan biogas. Peralatan dan sarana yang tersedia cukup memadai, akan tetapi hampir 70% mengalami kerusakan. Pada alih teknologi tidak didapatkan kendala apapun karena dilakukan secara terencana. Dalam aspek sosial masyarakat memiliki persepsi yang positif terhadap pelaksanaan biogas. Partisipasi masyarakat ditunjukkan dengan menyiapkan lahan dan membuat lubangan yang akan digunakan untuk membangun instalasi utama. Pada aspek lingkungan biogas belum memberikan dampak yang signifikan terhadap kondisi lingkungan sekitar. Selain itu, dalam pelaksanaan biogas masyarakat belum sepenuhnya menerapkan konsep zero waste. Ditinjau dari aspek manajemen masyarakat belum melakukan pengelolaan secara rutin. Selain itu, pengelolaan dilakukan secara individu skala rumah tangga.
MSME Program Innovation for Pineapple Processing in Gunungtiga Village by KKN UMP Group 069: Inovasi Pengolahan Nanas Desa Gunungtiga KKN UMP Kelompok 069 Program UMKM Haryati, H; Amin, Muhammad Alif Hafidzun; Riskyana, Queenanita; Zaida, Sabita Ilma; Maghfiroh, Wina Kharista; Juanita, J; Anjarwati, Sulfah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inovasi pengolahan suatu produk merupakan hal yang sangat penting dalam kemajuan dalam sebuah perusahaan, hal ini tidak lepas pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah sektor ekonomi nasional yang paling strategis dan menyangkut hajat hidup orang banyak sehingga menjadi tulang punggung perekonomian Nasional. Namun masalah yang dihadapi oleh usaha ataupun industri kecil kebanyakan adalah pengelolaan industri dan pemasaran. (Hartuti et al., 2022) Dengan pengabdian masyarakat terkait pendampingan UMKM pada jenis makanan pienanas diharapkan dapat memberikan solusi UMKM. Metode penyelesaian masalah yang digunakan berdasar pada pendekatan manajemen dalam meningkatkan hasil produksi dan hasil penjualan dengan 3 (tiga) tahapan pelaksanaan program yaitu persiapan, pelaksanaan serta monitoring dan evaluasi. Program yang dilakukan adalah dengan inovasi kemasan dan perluasan pemasaran pada sosial media serta pasar besar.
Carrot Pudding Innovation to Fulfill Children's Vitamin A in Badak Village by KKN Universitas Muhammadiyah Purwokerto: Inovasi Puding Wortel sebagai Pemenuhan Vitamin A Anak di Desa Badak oleh KKN Universitas Muhammadiyah Purwokerto Fayruz, Hana; Arbi, Muhammad Fadil Laela; Ikhsanawati, Nur Dhuha; Nofiana, Atika; Afifah, Nurul; Anjarwati, Sulfah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekurangan vitamin A pada anak-anak merupakan masalah kesehatan global yang serius, terutama di negara-negara berkembang. Vitamin A berperan penting dalam menjaga kesehatan mata, sistem kekebalan tubuh, dan pertumbuhan yang baik. Salah satu cara kreatif dan nikmat untuk memenuhi kebutuhan vitamin A anak adalah dengan mengembangkan inovasi berupa puding wortel. Inovasi produk puding wortel ini bisa menjadi solusi efektif untuk mengatasi kekurangan vitamin A pada anak. Ini adalah alternatif menarik untuk makanan pokok yang seringkali kekurangan vitamin A. Dengan memasukkan puding wortel ke dalam menu anak, kita dapat meningkatkan jumlah vitamin A untuk anak sekaligus memberikan mereka santapan yang lezat dan menarik. Oleh karena itu, inovasi-inovasi ini mempunyai potensi besar untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan anak-anak di seluruh dunia.