Popon Mariam
Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP, Universitas Langlangbuana

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : EDUCARE

MAKNA PERUBAHAN PENDIDIKAN Popon Mariam
EDUCARE Vol. 5 No. 1, Agustus 2007
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1244.717 KB)

Abstract

Perubahan pendidikan secara teknis sederhana dan secara sosial kompleks. Perlu diidentifikasikan faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi inovasi yang telah diadopsi. Ada empat faktor yang mempengaruhi implementasi inovasi. Pertama karakteristik dari perubahan, perlu dilihat masalah kebutuhan dan relevansi dari perubahan, kejelasan, kompleksitas, dan kualitas serta kepraktisan dari program. Kedua karakteristik dari tingkat wilayah sekolah, terdiri atas: sejarah dari upaya-uapaya inovasi, proses adopsi, dukungan dan keterlibatan administratur pusat, pengembangan dan partisipasi staf, sistem ketepatan waktu dan informasi, dan karakteristik dewan dan komunitas. Ketiga karakteristik pada tingkat sekolah, yang terdiri atas kepala sekolah, hubungan antara guru, dan karakteristik dan orientasi guru. Keempat karakteristik eksternal terhadap sistem lokal, yang terdiri atas peran pemerintah dan bantuan eksternal.Kata Kunci: perubahan pendidikan, inovasi pendidikan, adopsi.
Pengembangan Metode Pembelajaran Problem Posing untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Analisis Yulia Winingsih; Erliany Syaodih; Popon Mariam
EDUCARE Vol. 10 No. 2, Desember 2012
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.721 KB)

Abstract

Penelitian dilatar belakangi oleh kondisi siswa dimana kompetensi/kemampuan berpikir analisis siswa pada mata pelajaran akuntansi masih tergolong rendah padahal kompetensi/kemampuan berpikir analisis merupakan kompetensi prasyarat yang perlu dimiliki siswa dalam mempelajari akuntansi, maka perlu sebuah inovasi dalam pembelajaran, yang bertujuan untuk menemukan suatu metode pembelajaran yang cocok untuk meningkatkan kompetensi/kemampuan berpikir analisis pada mata pelajaran akuntansi. Hasil pengolahan data terdapat peningkatan kemampuan siswa dalam menganalisis transaksi ayat jurnal penyesuaian yang cukup signifikan setelah dikembangkannya metode pembelajaran Problem Posing tipe Post Solution Posing.
Efektivitas Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Memecahkan Masalah Siswa Atik Rosmia; Sungging Handoko; Popon Mariam
EDUCARE Vol. 10 No. 2, Desember 2012
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.203 KB)

Abstract

Tujuan dasar mata pelajaran akuntansi adalah mengembangkan kemampuan memecahkan masalah. Namun pada kenyataan masih rendahnya kemampuan siswa dalam memecahkan masalah selama proses pembelajaran akuntansi, terutama dalam sub pokok bahasan Ayat Jurnal Penyesuaian. Salah satu cara untuk mengatasinya dengan menerapkan model pembelajaran yang mampu meningkatkan kemampuan memecahkan masalah yaitu model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS). sampel dalam penelitan ini adalah siswa kelas X Akuntansi 1 (kelas kontrol) dan X Akuntansi 2 (kelas eksperimen) di SMK Penida 1 Katapang. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen kuasi dan pengambilan sampel secara random kelas. Kesimpulan hasil penelitian bahwa model pembelajaran CPS efektif dalam upaya meningkatkan kemampuan pemecahan masalah akuntansi siswa jika dibandingkan dengan model pembelajaran biasa.
Pengembangan Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS), Agar Dapat Melihat Peningkatan Kreatifitas Belajar Siswa Neng Anisa Candrawulan; Erliany Syaodih; Popon Mariam
EDUCARE Vol. 11 No. 2, Desember 2013
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.203 KB)

Abstract

Kreatifitas belajar siswa sangatlah diperlukan dalam pembelajaran untuk mengoptimalkan pembelajaran agar mencapai tujuan pembelajaran yang tepat dalam mencapai hasil belajar yang baik. Namunpada umumnya kreatifitas belajar siswa masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengembangan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS), agar dapat melihat peningkatan kreatifitas belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) yang melakukan uji coba terbtas pada kelas XI Ruminansia A SMK Peternakan Negeri Lembang dan uji coba luas pada kelas XI Pemasaran 3 SMK 1 Bandungp ada mata pelajaran kewirausahaan. Berdasarkan hasil penelitian ini terlihat bahwa pengembangan model pembelajaran CPS telah tercapai dengan cukup baik berdasarkan hasil pengolahan observasi sebesar 75,42%. Melihat bahwa model pembelajaran CPS memberikan kontribusi dalam meningkatkan kreatifitas belajar siswa dalam mata pelajaran kewirausahaan, maka penulis menyarankan untuk mengembangkan model pembelajaran CPS pada bahasan selanjutnya maupun pada mata pelajaran lain.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Inquiry Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Nurdiani Priarana; Ria Herdhiana; Popon Mariam
EDUCARE Vol. 12 No. 2, Desember 2014
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.192 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya permasalahan siswa dalam ranah kemampuan berpikir kritis seperti kemampuan memberikan arugmentasi, silogisme dan penalaran yang propesional.Mengembangkan kemampuan berpikir kritis pada siswa mengharuskan guru untuk mencari model pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis salah satunya adalah mengunakan model pembelajaran inquiry. Metode penelitian adalah metode quasi eksperimental design. Populasi dari penelitian seluruh siswa kelas XI SMK Bina warga. Pemilihan sampel dilakukan dengan purposive sampel dimana kelas XI AK1 dijadikan kelas eksperimen yang diberikan perlakuan sedangkan kelas XI AK 2 dijadikan kelas kontrol. Analisis data menggunakan Uji-t dan indeks gain. Kesimpulan menunjukan bahwa terdapat pengaruh kemampuan berfikir kritis siswa setelah diberikan model pembelajaran Inquiry.
Efektivitas Metode Active Learning Type Quiz Team Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Mujamilurrohmah Almufarah; Rita Zahara; Popon Mariam
EDUCARE Vol. 12 No. 2, Desember 2014
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.643 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa yang memperoleh pembelajaran dengan Metode-Active Learning Type Quiz Team dan membandingkannya dengan siswa yang memperoleh pembelajaran secara konvensional. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian eksperimen kuasi (eksperimen semu) dengan desain penelitian kelompok Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Akuntansi di SMK Bina Warga Bandung. Sampel pada penelitian adalah dua kelas dari kelas X Akuntansi, satu kelas sebagai kelas eksperimen yang diberikan perlakuan, satu kelas sebagai kelas kontrol. Hasil analisis data pada penelitian yang dilakukan pada tahun ajaran 2014/2015 ini menjelaskan bahwa observasi penggunaan metode Active Learning Type Quiz Team di kelas eksperimen menunjukkan hasil sebesar 96,55% yang tergolong dalam kategori sangat baik dan hasil uji-t aktivitas akhir mendapatkan hasil nilai thitung lebih besar dari ttabel (9,278 > 2,005) maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil itu menunjukkan terdapat perbedaan peningkatan aktivitas belajar siswa dikelas eksperimen yang menggunakan metode Active Learning Type Quiz Team dengan aktivitas belajar siswa di kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional tipe diskusi. Hal itu membuktikan bahwa metode Active Learning Type Quiz Team efektif untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa.
Pengembangan Kemampuan Menulis Penelitian Tindakan Kelas Guru MTs. Miftahulfalah Bandung Asep Hidayat; Popon Mariam
EDUCARE Vol. 16 No. 2, Desember 2018
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.178 KB)

Abstract

Salah satu kompetensi pedagogik guru adalah kemampuan melakukan Penelitian Tindakan Kelas. Kemampuan ini menunjukkan kemampuan guru melakukan dan memanfaatkan hasil refleksi terhadap proses pembelajaran yang dilakukannya, sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajarannya. Permasalahan yang dihadapi oleh guru MTs. Miftahulfalah Bandung adalah kesulitan untuk (1) melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan; (2) memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu; dan (3) melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. Solusi permasalahan yang dihadapi oleh guru-guru MTs. Miftahulfallah Bandung adalah pengembangan kemampuan menulis PTK untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran. Solusi ini dilakukan dengan memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. Kegiatan yang telah dilakukan meliputi (1) persiapan sumber daya yang diperlukan; (2) melaksanakan program dengan model In-On-In dengan menggunakan pendekatan design thinking dari David Kelley (In), melakukan praktik materi sebelumnya melalui aktivitas pembelajaran sesuai dengan jadwal mengajar (On), dan presentasi hasil praktik dan refleksi; (3) monitoring dan evaluasi; dan (4) pelaporan kegiatan.
Efektivitas Model Pembelajaran Berbasis Masalah dalam Upaya meningkatkan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa Popon Mariam
EDUCARE Vol. 16 No. 2, Desember 2018
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.443 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji effektivitas model pembelajaran berbasis masalah dalam mata pelajaran sosiologi dalam upaya meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Untuk objek penelitian jumlah siswa dari masing –masing kelas yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol terdiri atas 30 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu test, lembar observasi dan RPP. Data yang dikumpulkan berupa hasil pretes dan postes kemudian dianalisis. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji-anova dan uji-t menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah memiliki keunggulan yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak menggunakan pembelajaran berbasis masalah dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Keunggulan tersebut dilihat dari masing-masing indikator kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa yang mencakup kemampuan menganalisis, mengevaluasi dan kreatif.
Peningkatan Kemampuan Membaca, Menulis dan Berbicara Melalui Model Pembelajaran Pengalaman Berbahasa Terkonsentrasi (PBT) Yeni Nuraeni; Popon Mariam
EDUCARE Vol. 17 No. 2, Desember 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.018 KB)

Abstract

Fokus penelitian diarahkan pada upaya peningkatan kemampuan anak dalam membaca, menulis dan berbicara bahasa Arab melalui penerapan model pembelajaran pengalaman berbahasa terkonsentrasi (PBT). Penelitian ini dilaksanakan di sekolah Mts Miftahulfalah dan ditujukan untuk siswa di kelas VII. Metode penilitian menggunakan metoda Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca, menulis dan berbicara bahasa Arab siswa hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan pada hasil test siswa.