Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Analisis dan Perancangan Arsitektur Perusahaan Menggunakan Kerangka Kerja TOGAF ADM 9.2 pada Fungsi IT Support PT. XYZ Aviyolla, Reditta; Santoso, Ari Fajar; Praditya, Dhata
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. XYZ merupakan anak perusahaan dari Telkom Metra (Telkom Group), yang bergerak pada jasa penyedia layanan pembayaran digital terkemuka di Indonesia. Dalam mendukung kegiatan perusahaan, perlu adanya dukungan dari semua fungsi bisnis termasuk dukungan dari Fungsi IT Support, namun pada implementasinya Fungsi IT Support masih terdapat kendala yaitu data yang belum terintegrasi karena belum adanya aplikasi khusus yang digunakan oleh Fungsi IT Support. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan perancangan enterprise architecture yang mampu menyelaraskan strategi teknologi informasi dan strategi bisnis agar solusi yang dihasilkan tepat dan sesuai dengan kebutuhan. Enterprise Architecture (EA) didefinisikan sebagai prinsip, metodologi, dan model yang saling terkait yang digunakan untuk merancang dan mengimplementasikan struktur organisasi, proses bisnis, sistem informasi, dan infrastruktur perusahaan. Pada perancangan enterprise architecture menggunakan TOGAF ADM version 9.2 yang meliputi preliminary phase, architecture vision, business architecture, information system architecture, technology architecture, dan opportunities and solution. TOGAF ADM digunakan karena TOGAF ADM bersifat fleksibel dan mudah dijangkau. Dari hasil perancangan tersebut, menghasilkan output berupa rancangan blueprint sebagai gambaran umum hasil proyek usulan dalam mendukung strategi teknologi informasi dan strategi bisnis di Fungsi IT Support PT. XYZ.Kata kunci— Enterprise architecture, Framework, TOGAF ADM
Analisi dan Perancangan Arsitektur Perusahaan Menggunakan Kerangka Kerja TOGAF ADM 9.2 pada Unit Procurement Management PT. XYZ Fahira, Wan Tufahati; Santoso, Ari Fajar; Praditya, Dhata
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi teknologi informasi digunakan untuk memenuhi kebutuhan bisnis. Oleh karena itu, penting bagi organisasi atau perusahaan untuk mengembangkan teknologi informasi mereka sendiri menjadi kompleks. Namun, tidak semua perusahaan mampu melaksanakan dan mengembangkan teknologi informasi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Salah satunya yaitu PT. XYZ yang merupakan anak perusahaan dari Telkom Metra (Telkom Group) dan, bergerak pada jasa penyedia layanan pembayaran digital terkemuka di Indonesia. Dalam mendukung kegiatan perusahaan, diperlukan adanya dukungan dari semua fungsi bisnis termasuk dukungan dari proses pengadaan barang dan jasa yaitu pada Unit Procurement Management. Namun, pada fungsi tersebut masih terdapat beberapa kendala, yaitu: proses pengadaan barang dan jasa masih dilakukan secara manual sehingga data belum terintegrasi. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, dibutuhkan keselarasan strategi teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perencanaan Enterprise Architecture (EA) agar tercapai kesesuaian antara kebutuhan bisnis dan teknologi sesuai dengan kebutuhan dan tujuan PT. XYZ. Dalam perancangan Enterprise Architecture (EA), penelitian ini menggunakan TOGAF ADM versi 9.2. Penggunaan TOGAF ADM dipilih karena sifatnya open source dan hasil dari perancangan ini menghasilkan blueprint yang memberikan gambaran umum usulan solusi untuk mendukung strategi teknologi informasi dan strategi bisnis di Unit Procurement Management PT. XYZ.Kata kunci— Enterprise architecture, Framework, TOGAF ADM, Blueprint
Analisis Perancangan Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan Kerangka Kerja COBIT 2019 pada PT XYZ: Domain BAI06 dan BAI07 Najla Alya Rahadianti; Nurtrisha, Widyatasya Agustika; Dhata Praditya
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 3 No. 1 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v3i1.9239

Abstract

Teknologi informasi (TI) saat ini berkembang pesat. Seiring berkembangnya TI, peran penerapan tata kelola TI untuk memungkinkan penggunaan TI yang sangat efisien dan efektif menjadi sangat penting. PT XYZ sebagai perusahaan BUMN yang bergerak dalam bidang Alutsista dan produk komersial telah mengimplementasi GCG yang didasarkan pada Peraturan Menteri BUMN R.I. Nomor: PER02/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan dan Kegiatan Korporasi Signifikan BUMN. PT XYZ juga terus berupaya untuk menyempurnakan kualitas GCG dengan cara mengukur kualitas penerapan GCG perusahaan melalui penilaian tingkat pemenuhan kriteria GCG. Maka dari itu untuk mengetahui kesiapan operasional dalam menerima dan mengelola perubahan teknologi, yang merupakan aspek penting untuk memastikan bahwa transisi teknologi dilakukan dengan lancar tanpa gangguan besar terhadap layanan atau proses bisnis. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kapabilitas yang berfokus pada proses domain BAI06 dan BAI07 menggunakan framework COBIT 2019. Berdasarkan hasil analisis kondisi eksisting tata kelola di PT XYZ terdapat kesenjangan pada BAI07 sehingga perlu adanya rekomendasi perbaikan. Rekomendasi perbaikan tata kelola TI untuk PT XYZ mencakup tiga aspek yaitu, people, process, dan technology.
IMPLEMENTATION OF IT SERVICE MANAGEMENT (ITSM) IN SERVICE LEVEL MANAGEMENT AND CAPACITY AND PERFORMANCE MANAGEMENT PROCESSES Ardia Cahyani Rahmasari; Ari Fajar Santoso; Dhata Praditya
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v6i2.2230

Abstract

IT Service Management (ITSM) is essential for organizations to address IT challenges and deliver services that meet user needs, improve quality, and reduce costs. For government agencies like Diskominfo Kota Bandung, ITSM offers a structured approach to optimizing IT in service delivery. While Diskominfo follows the Electronic-Based Government Letter (SPBE) guidelines aligned with ISO 20000, it has yet to implement ITIL standards. The organization faces challenges in managing service levels, including the absence of precise Service Level Requirements (SLR) and Service Level Agreements (SLA), and struggles with managing service capacity and performance. These challenges highlight the need for improvements in their ITSM processes. This study evaluates and enhances the ITSM processes at Diskominfo Kota Bandung, focusing on Service Level Management and Capacity and Performance Management, using the ITIL V3 framework as a best practice model. The research adopts a Design Science Research (DSR) methodology to create innovative, actionable solutions. Data was collected through interviews and assessments and analyzed using Capability Maturity Model Integration (CMMI) to identify improvement areas based on ITIL V3. The results show that the Service Level Management process is at Level 1 (Initial), while Capacity and Performance Management is partially at Level 2 (Repeatable). Recommendations are provided for improvements across people, processes, and technology to optimize ITSM practices and achieve higher maturity levels aligned with ITIL V3.
Implementasi IT Service Management pada Proses Change Management dan Service Validation and Testing Menggunakan Framework ITIL V3 di Diskominfo Kota Bandung Nadra Meisha Putri; Ari Fajar Santoso; Dhata Praditya
Economics and Digital Business Review Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v5i2.1693

Abstract

Information Technology Service Management (ITSM) merupakan metode yang diterapkan untuk mengelola layanan TI di Diskominfo Kota Bandung, dengan tujuan memaksimalkan penggunaan TI dan layanan yang tersedia. Saat ini, Diskominfo Kota Bandung sudah terstandarisasi SPBE dengan framewok ISO 20000 untuk manajemen layanan TI. Masalah utama Diskominfo Kota Bandung dalam mengelola layanan TI adalah ketidakjelasan dalam penetapan SOP perubahan dan validasi pengujian layanan, yang disebabkan oleh kurangnya struktur dalam SOP, penerapan yang tidak optimal, dan keterbatasan dalam sumber daya manusia yang kompeten, sehingga memerlukan pedoman terstandarisasi untuk meningkatkan kualitas layanan TI. Penelitian ini menggunakan framework Information Technology Infrastructure Library (ITIL) V3, khususnya pada domain Service Transition, yang mencakup proses Change management dan Service validation and testing. Metode penelitian mencakup studi literatur, wawancara, pengisian kuesioner asesmen, serta perancangan rekomendasi berdasarkan analisis prioritas yang mendalam. Hasil dari penelitian ini adalah rancangan rekomendasi komprehensif yang mencakup aspek people, process, dan technology, serta roadmap implementasi. Rekomendasi ini dirancang untuk diterapkan oleh Diskominfo Kota Bandung guna meningkatkan efektivitas manajemen layanan TI dan memastikan kualitas layanan yang lebih baik secara berkelanjutan.