Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Teks dan Konteks Pada Iklan Operator Seluler (XL dengan Kartu AS): Text and Context Analysis on Cellular Operator Ads (XL with AS Card) Setiyono, Joko; Sutrimah, Sutrimah
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2016): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v5i2.263

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui bentuk pilihan kata, kohesi dan koherensi serta unsur gramatikal yang muncul dalam wacana iklan operator seluler (AS vs XL). (2) Mengetahui makna kontekstual yang terdapat dalam pilihan kata. Sumber Data penelitian ini adalah Rekaman dan Informan. Teknik pengumpulan data adalah Teknik rekam, Teknik simak dan catat. Validitas data menggunakan teknik triangulasi. Yaitu: triangulasi teori, triangulasi data. Teknik Analisis menggunakan metode content analysis. Adapun penjelasannya sebagai berikut: Reduksi data, Penyajian data, yaitu mengelompokkan data yang sejenis. Terdapat makna kontekstual yang terkandung dalam pilihan kata wacana iklan berbahasa Indonesia dalam iklan operator seluler (XL vs Kartu AS), dan setiap bahasa yang disampaikan dalam slogan operator selular. Bahasa iklan meniru dari kompetitor yang mengunggulkan tarif telefon murah, yaitu XL. Operator XL sebelumnya menggunakan “Beneran murahnya. Nelpon Rp 25/menit dari menit pertama”. Koherensi antarkalimat dapat ditemui dalam wacana iklan ini. Kalimat-kalimat disajikan secara berurutan dan bertalian satu sama lain. Begitu pula bahasa yang disampaikan dalam iklan operator AS bahasa yang disajikan juga sangat persuasive.
Pendampingan Guru dalam Menyusun Media 3D dengan Konsep Kartun berbantuan Meta AI Dan Chat GPT untuk Pembelajaran di Sekolah Dasar Hasanudin, Cahyo; Fitrianingsih, Ayu; Hawa, Masnuatul; Sutrimah, Sutrimah; Udin, Syahrul; Sugiarto, Bagas Romadhoni; Zilla, Natasya Erdina; Noeruddin, Ali
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 9 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v9i1.5090

Abstract

ABSTRACTAssisting teachers in compiling cartoon-based 3D media using Meta AI and ChatGPT was innovative step in improving the learning quality in primary school. This activity aimed to equip teachers withskill in developing interactive learning media based on students' needs. There were 3 main stages in it, namely identifying needs and situation analysis, designing training program, conducting training and mentoring. Results of this activity showed that teachers were able to understand and utilize Meta AI and ChatGPT in creating 3D cartoon illustrations. Moreover, they were able to develop pop-up media using various mechanism, such as V-fold, rotary, and mouth mechanism. Result of evaluation showed that teachers' creativities were improved in compiling interesting and applicative learning media. It could be concluded that the utilization of AI technology and 3D media were potential to improve learning effectivity, motivate the students, and support teachers in delivering learning materials in more innovative ways.Keywords: 3D media, Meta AI, ChatGPT, primary school ABSTRAKPendampingan guru dalam menyusun media 3D berbasis kartun dengan bantuan Meta AI dan ChatGPT merupakan langkah inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali guru dengan keterampilan dalam mengembangkan media pembelajaran interaktif dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Metode yang digunakan mencakup tiga tahap utama, meliputi identifikasi kebutuhan dan analisis situasi, perancangan program pelatihan, pelaksanaan pelatihan dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mampu memahami dan memanfaatkan teknologi Meta AI serta ChatGPT dalam menciptakan ilustrasi kartun 3D. Selain itu, mereka berhasil mengembangkan media pop-up menggunakan berbagai mekanisme, seperti V-fold, rotary, dan mouth mechanism. Evaluasi menunjukkan peningkatan kreativitas guru dalam menyusun media pembelajaran yang menarik dan aplikatif. Simpulan dari kegiatan ini adalah pemanfaatan teknologi AI dan media 3D berpotensi meningkatkan efektivitas pembelajaran, memotivasi siswa, serta mendukung guru dalam menyampaikan materi secara lebih inovatif.Kata Kunci: media 3D, kartun, meta AI, Chat GPT, sekolah dasar
Penerapan Metode Quantum: Bagaimana Siswa Menulis Teks Negosiasi? Muthowiatin, Aini Nur; Sutrimah, Sutrimah; Hasanudin, Cahyo
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tabasa.v1i1.2590

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan menulis teks negosiasi yang ditulis oleh siswa MA Al-Munawwar Kunci Dander Bojonegoro dengan menggunakan metode pembelajaran quantum. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan studi kasus dengan jumlah subjek 25 siswa. Dari 25 siswa kemudian peneliti mengambil 7 siswa untuk diwawancarai dengan alasan teks negosiasinya sesuai dengan indikator. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, metode tes, wawancara, dan dokumentasi. Data divaliditaskan dengan menggunakan triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Teknik analisis data menggunakan metode contact analysis yang dimulai dari 1). reduksi data, 2). penyajian data, 3). penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan menulis teks negosiasi yang ditulis oleh siswa MA Al-Munawwar Kunci Dander Bojonegoro sesuai dengan teori Rahman dengan baik. Simpulan pada penelitian ini adalah metode pembelajaran quantum sangat tepat digunakan karena dapat membuat siswa lebih aktif dan kreatif dalam pembelajaran di kelas.        
Flipped Classroom dan Aplikasi Schoology: Analisis Keterampilan Menulis Teks Biografi Arianti, Fitria Febri; Sutrimah, Sutrimah; Hasanudin, Cahyo
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tabasa.v1i2.2591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan menulis teks biografi yang ditulis oleh siswa SMA Muhammadiyah 3 Kedungadem dengan menggunakan flipped classroom dan aplikasi schoology. penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan studi kasus dengan jumlah subjek 22 siswa. Dari 22 siswa kemdian peneliti mengambil 4 siswa untuk diwawancarai dengan alasan teks biografi sesuai dengan indikator. Teknik pengumplan data menggunakan observasi, metode tes, wawancara, dan dokumentasi. Data divaliditaskan dengan menggunakan triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Teknik analisis data menggunakan metode contact analysis yang dimulai dari 1). reduksi data, 2). penyajian data, 3). penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan menulis teks biografi yang ditulis oleh siswa SMA Muhammadiyah 3 Kedungadem sesuai dengan pedoman buku siswa bahasa Indonesia SMA/MA/SMK revisi 2017 dengan baik. Simpulan pada penelitian ini adalah flipped classroom dan aplikasi schoology sangat tepat digunakan karena dapat membuat siswa lebih aktif dan kreatif dalam pembelajaran, dan memberi pemahaman siswa jika situs online bisa digunakan sebagai pembelajaran yang menarik.
Improving Skill in Writing Inspirational Story Text in Quantum Learning using Comics Haris, M. Alfan; Hasanudin, Cahyo; Sutrimah, Sutrimah; Fitrianingsih, Ayu
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 12 No 2 (2025): July 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was conducted because difficulties to write inspirational story text were found by students in Ninth grade of SMP SMP Plus Maulana Malik Ibrahim. It was caused by less of understanding related to the structure of inspirational story text. This study aimed to explore the improvement of students’ skill in writing inspirational story text in quantum learning using comics. This study was classroom action researchwhich was conducted in two cycles. Each cycle had four stages, namely planning, acting, observing, and reflecting. Results of study showed that in pre-treatment, students’ average scores were 53 with classical completion rate of 14,28%. In cycle I, students’ average scores were improved to be 72 with classical completion rate of 66,6%. Moreover, in cycle II, it was improved to be 84 with classical completion rate of 90,4%. It could be concluded that students’ skill in writing inspirational story textwas improved after being taught using comics as media in quantum learning.
Analisis Tindak Tutur Direktif pada Akun Twitter Boy Candra Ningsih, Eliana Fitriyani Dewi; Hasanudin, Cahyo; Sutrimah, Sutrimah
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v3i1.4258

Abstract

abstrak— Tindak tutur direktif adalah sebuah pertuturan yang mempunyai dampak berupa sebuah tindakan yang harus dilakukan mitra tutur. Tindak tutur direktif dapat terbentuk ketika orang yang berbicara berusaha supaya mitra tuturnya melaksanakan suatu tindakan atau mengulangi tindakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan bentuk tindak tutur direktif pada akun twitter Boy Candra. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif. Berdasarkan hasil analisis penelitian yang dilakukan terhadap tindak tutur direktif  pada akun twitter Boy Candra, ditemukan beberapa bentuk  tindak tutur direktif merekomendasikan dengan kategori kata penanda berupa kata kerja, kata penegas, kata keterangan, dan kata kerja bantu, tindak tutur direktif meminta dengan kategori kata penanda berupa kata kerja, tindak tutur direktif memesan dengan kategori kata penanda berupa kata benda dan kata kerja, tindak tutur direktif menasihati dengan kategori kata penanda berupa kata benda dan kata adverbia, dan tindak tutur direktif memerintah dengan kategori kata penanda berupa kata kerja.Kata kunci — Tindak tutur direktif, Twitter Boy Candra Abstract— A directive speech act is a speech act that has the effect of an action that must be carried out by the speech partner. Directive speech acts can be formed when the person speaking tries to get their speech partner to carry out an action or repeat an action. This research aims to describe and explain the form of directive speech acts on the Twitter account Boy Candra. The method used in this research uses a descriptive qualitative approach. Based on the results of research analysis conducted on directive speech acts on the Twitter account Boy Candra, several forms of recommending directive speech acts were found in the category of marker words in the form of verbs, affirmative words, adverbs and auxiliary verbs, the directive speech act of requesting was in the category of marker words. in the form of a verb, the directive speech act of ordering is in the category of marker words in the form of nouns and verbs, the directive speech act of advising is in the category of marker words in the form of nouns and adverbs, and the directive speech act of ordering is in the category of marker words in the form of verbs.Keywords— Directive speech acts, Twitter Boy Candra
Analisis Kalimat Imperatif pada Poster Instagram Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Mariyanti, Mariyanti; Hasanudin, Cahyo; Sutrimah, Sutrimah
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v3i1.4259

Abstract

abstrak— Kalimat perintah atau juga dikenal sebagai kalimat imperatif merupakan jenis kalimat yang digunakan oleh penutur saat ingin memberikan larangan atau suruhan untuk melakukan sesuatu kepada mitra tutur. Adapun tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan bentuk kalimat imperatif biasa, permintaan, pemberian izin dan ajakan serta suruhan yang termuat dalam poster unggahan akun Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur di instagram. Pendekatan penelitian ini yang diterapkan ialah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian bercorak deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa poster yang diunggah oleh akun Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur di Instagram memuat kalimat perintah bermakna biasa, ajakan dan suruhan serta permintaan. Selain itu, tidak memuat kalimat perintah bermakna pemberian izin. Adapun beragam penanda yang dapat ditemukan untuk menunjukkan makna imperatif seperti pemakaian kata ayo, verba dasar berpartikel -kan atau -lah, yuk, coba, jangan, stop dan disarankan serta sebaiknya.Kata Kunci— Poster, Instagram, Dinas Kesehatan Abstract— A command sentencea or also known as an imperative sentence is a type of sentence used by speakers when they want to give a prohibition or order to do something to their speech partners. The purpose of this study is to describe and explain the form of ordinary imperative sentences, requests, giving permission and invitations and orders contained in posters uploaded by the East Java Provincial Health Office account on Instagram. The approach of this research that applied is a qualitative approach with a descriptive type of research. The results show that the posters uploaded by the East Java Provincial Health Office account on Instagram contain ordinary meaningful command sentences, invitations and requests. In addition, it does not contain command sentences meaning giving permission. The various markers that can be found to show imperative meaning such as the use of the word let's, basic verbs with particle -kan or -lah, let's, try, don't, stop and suggested and should.Keywords— Poster, Instagram, Health Office
Bentuk Fungsi, Kategori, dan Peran Sintaksis Pada Novel Syaqil Karya Sari Fatul Husni Sari, Dwi Kumala; Hasanudin, Cahyo; Sutrimah, Sutrimah
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v3i1.4263

Abstract

abstrak— Fungsi, kategori, peran sendiri merupakan konsep dasar dalam kajian sintaksis. Fungsi dalam sintaktis terdiri atas subjek, objek, predikat, pelengkap serta keterangan. Kategori terdiri dari struktur nomina, adjektiva, verba, numeralia, adverbial, konjungsi, preposisi, dan pronomina. Peran sintaksis bersifat sebagai pemberi makna dalam suatu kalimat, maka terjadilah kesambungan antara makna dari unsur pengisi fungsi, kategoi dengan makna dari unsur peran sintaksis. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk kalimat tunggal dan kalimat majemuk pada novel Syaqil karya Sari Fatul Husni. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunkan teknik simak-catat-libat. Hasil penelitian menunjukkan 1) adanya bentuk fungsi, kategori, peran sintaksis pada kalimat tunggal, 2) adanya bentuk fungsi, kategori, peran sintaksis pada bentuk kalimat majemuk.Kata kunci— Kalimat tunggal, Kalimat majemuk, Sintaksis, NovelAbstract— Functions, categories, roles themselves are basic concepts in the study of syntax. Functions in syntax consist of subject, object, predicate, complement and information. Categories consist of the structure of nouns, adjectives, verbs, numeralia, adverbials, conjunctions, prepositions and pro-nouns. The role of syntax is to provide meaning in a sentence, so there is a connection between the meaning of the function filler elements, categories and the meaning of the syntactic role elements. This research aims to describe the form of single sentences and compound sentences in the novel Syaqil by Sari Fatul Husni. The research method used in this research is qualitative with data collection techniques using the observe-note-involve technique. The results of the research show 1) the existence of functional forms, categories, syntactic roles in single sentences, 2) the existence of functional forms, categories, syntactic roles in compound sentence forms.Keywords— Single sentence, Compound sentence, Syntax, Novel
Peningkatan Kemampuan Bercerita dengan Menggunakan Model Pembelajaran Quantum Learning Berbantuan Komik Digital Hidaya, Kamalin Naufi; Hasanudin, Cahyo; Sutrimah, Sutrimah
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v3i1.4264

Abstract

abstrak— Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan siswa dalam kesukaran penguasaan berbahasa. Oleh karena itu, perlu dicari solusi agar masalah dapat teratasi dengan pengaplikasian model pembelajaran quantum learning. Tujuannya untuk mendeskripsikan bentuk peningkatan kemampuan bercerita siswa dengan menerapkan model quantum learning berbantuan komik digital. Metode penelitian ini yaitu PTK. Berdasarkan hasil penelitian kemampuan bercerita diketahui bahwa pada pratindakan tidak ada siswa yang tuntas, kemudian pada siklus I terdapat 3 anak tuntas dengan persentase 37,5% dan pada siklus II semua siswa dikatakan tuntas dengan persentase 100%. Kesimpulan penelitian ini yaitu penerapan model pembelajaran quantum learning berbantuan komik digital bisa menaikkan kemampuan bercerita siswa.Kata kunci — Bercerita, Quantum Learning, Komik Digital Abstrak— This research is motivated by the problem of students in the difficulty of language mastery. Therefore, it is necessary to find a solution so that the problem can be resolved by applying the quantum learning model. The purpose is to describe the form of improvement in students' storytelling ability by applying the quantum learning model assisted by digital comics. This research method is PTK. Based on the results of the storytelling ability research, it is known that in the pre-action no students were complete, then in cycle I there were 3 complete children with a percentage of 37.5% and in cycle II all students were said to be complete with a percentage of 100%. The conclusion of this research is that the application of quantum learning model assisted by digital comics can improve students' storytelling ability.Keywords— Telling Stories, Quantum Learning, Digital Comics
Analisis Bentuk Konjungsi pada Novel Manusia dan Badainya Karya Syahid Muhammad Sumaryanti, Eko Dwi; Hasanudin, Cahyo; Sutrimah, Sutrimah
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v3i1.4266

Abstract

abstrak—Penelitian ini dilatarbelakangi karena penggunaan konjungsi dalam sebuah teks sangatlah penting, melalui penggunaan konjungsi yang membangun struktur ka-limat yang baik dalam menyampaikan pesan secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk konjungsi pada novel Manusia dan Badainya karya Syahid Muhammad. (2)  hasil kajian bentuk konjungsi pada novel Manusia dan Badainya karya Syahid Muhammad sebagai materi pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah. Penelitian ini menggunakan deskriptif analisis jenis penelitian kualitatif. Sistem pengumpulan data menggunakan teknik simak cacat libat. Teknik analisis yang digunakan teknik Miles and Hubermen yang berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) bentuk konjungsi pada novel Manu-sia dan Badainya karya Syahid Muhammad ditemukan hanya 4 bentuk kojungsi yaitu 1) konjungsi koordinatif, 2) konjungsi subordinatif, 3) konjungsi antarka-limat, 4) konjungsi antarparagraf dan penelitian berikutnya menunjukan bahwa (2) Novel Manusia Dan Badainya karya Syahid Muhammad dapat dijakan sebagai bahan ajar pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah. Jadi, novel Manusia Dan Badainya karya Syahid Muhammad ditemukan 4 bentuk konjungsi dan bisa dijadikan sebagai bahan ajar pembelajaran Bahasa Indonesia karena konjungsi memiliki peranan penting untuk siswa agar dapat mengembangkan ketrampilan bahasa secara menyeluruh baik dalam membaca, menulis, bebicara, maupun mendengarkan.Kata Kunci—Konjungsi, novel Abstrak—This research is motivated by the fact that the use of conjunctions in a text is very important, through the use of conjunctions that build a good sentence struc-ture in conveying a message effectively. This research aims to describe (1) the form of conjunction in the novel Human and his Storm by Syahid Muhammad. (2) the results of a study of the form of conjunctions in the novel Human and Body by Syahid Muhammad as Indonesian language learning material in schools. This research uses descriptive analysis, a type of qualitative research. The data collection system uses the technique of observing disabled people. The analysis technique used is the Miles and Hubermen technique in the form of data reduc-tion, data presentation, and drawing conclusions. The results of this research show that (1) there are only 4 forms of conjunction in the novel Man and the Storm by Syahid Muhammad, namely 1) coordinating conjunction, 2) subordinating conjunction, 3) inter-sentence conjunction, 4) inter-paragraph conjunction and subsequent research shows that (2) The novel Human Dan Badaınya by Syahid Muhammad can be used as teaching material for learn-ing Indonesian at school. So, in the novel Man and his Storm by Syahid Muham-mad, 4 forms of conjunctions were found and can be used as teaching material for learning Indonesian because conjunctions have an important role for students to be able to develop overall language skills in reading, writing, speaking, Windows and listening.Keywords— Conjunction, novel