Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pelatihan MC dan Protokoler Menggunakan Metode Drill Practice dengan Media Audio Visual pada Pemuda Karang Taruna Agus Darmuki; M Sholehuddin; Nur Alfin Hidayati; Sutrimah Sutrimah
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3, No 1 (2019): April 2019
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.585 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v3i1.459

Abstract

ABSTRACTThe purpose of MC training activities and protocols for youth, to provide knowledge and improve the ability of youth youth as MCs and Protocols. The method we use in training practice drill methods and audio visual media. Techniques for collecting data on observations, interviews, pre-test and post-test to determine the MC's abilities of participants. This training activity was carried out on September 17-18 2018 at 09.00-finish. The target of this training was youth youth in Wotsogo Village, Jatirogo Subdistrict with a total of 17 people. The results of the training show that through practice and audio visual drill methods can increase interest, quality of MC activities, increase knowledge and understanding of MC activities, and provide provision of practical skills for youth youth as MCs using effective language, good voice regulation , and have behaviors and attitudes as a MC according to the results of the pretest and posttest.Keywords: Training, Master of Ceremony, Young, Drill Practice, Audio Visual ABSTRAKTujuan kegiatan pelatihan MC dan protokoler bagi pemuda, untuk memberikan pengetahuan dan meningkatkan kemampuan pemuda karang taruna sebagai MC dan Protokoler. Metode yang kami pakai dalam pelatihan metode drill practice  dan media audio visual. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara,pretes dan postes untuk mengetahui kemampuan MC peserta. Kegiatan pelatihan ini dilakukan pada tanggal  17-18  September 2018 pukul 09.00-selesai. Sasaran pelatihan ini adalah pemuda karang taruna Desa Wotsogo Kecamatan Jatirogo dengan dengan jumlah keseluruhan 17 orang. Hasil pelatihan menunjukkan melalui metode drill practice  dan audio visual dapat meningkatkan minat, kualitas kegiatan MC, menambah pengetahuan dan pemahaman tentang kegiatan MC, serta memberikan bekal keterampilan praktis bagi pemuda karang taruna secara langsung sebagai MC dengan menggunakan bahasa yang efektif, pengaturan intonasi suara yang baik, dan memiliki perilaku serta sikap sebagai seorangMC sesuai hasil pretes dan postes.Kata kunci: Pelatihan, MC, Pemuda, Drill Pranctice, Audio Visual.
Analisis Minat Siswa Kelas VII dalam Membaca Puisi dengan Menggunakan Buku Teks pada SMPM 6 Sugihwaras Bojonegoro Semester 1 Tahun Pelajaran 2021/2022 Micco Selamat Agkisda; Cahyo Hasanudin; Sutrimah Sutrimah
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.947 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i1.2636

Abstract

abstrak—Membaca adalah keterampilan yang berkaitan erat dengan berbagai aspek pengetahuan, baik itu pengetahuan tentang ilmu sosial, sains, budaya dan sebagainya. Juga merupakan salah satu aspek ruang lingkup dalam pembelajaran bahasa Indonesia baik di Sekolah Dasar maupun Sekolah Menengah. Penelitian ini difokuskan pada membaca puisi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis minat siswa kelas VII dalam membaca puisi dengan menggunakan buku teks pada SMPM 6 Sugihwaras Bojonegoro Semester 1 Tahun Pelajaran 2021/2022. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Alasan menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif adalah untuk mengangkat fakta-fakta yang ditemukan dilapangan dan menyajikannya dengan apa adanya. Adapun teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Sedangkan teknik analisa data dalam penelitian ini dilakukan dengan beberapa cara, yaitu: Berdasarkan data yang berupa hasil penilian bacaan puisi siswa, peneliti akan menganalisis minat membaca puisi pada siswa dengan menggunakan buku teks. Kemudian peneliti mengumpulkan hasil observasi dan hasil wawancara. Kedua data tersebut kemudian dikelompokkan atau diklasifikasikan, dengan tujuan dapat menemukan faktor-faktor yang dapat meningkatkan minat siswa dalam membaca puisi, mendokumentasi, mengelompokkan data sebelumnya, mengidentifikasi dan mendeskripsikan satu per satu, dan terahir menarik kesimpulan. Hasil penelitian menggambarkan, berdasarkan hasil observasi sebagian besar siswa memiliki minat membaca puisi dengan menggunakan buku teks bahasa Indonesia dengan tingkat prosentase mencapai 79%. Sedang berdasarkan hasil angket yang masuk (berjumlah 20) maka presentase angket 70% dengan jumlah siswa 20 menyatakan minat terhadap materi membaca puisi, sedangkan 95% dengan jumlah siswa 20 menyatakan senang membaca buku teks bahasa Indonesia. Dan berdasarkan wawancara yang telah penulis lakukan, diperkuat pula dengan informasi yang diperoleh melalui wawancara penulis dengan guru mata pelajaran bahasa Indonesia dan tiga siswa yang mewakili siswa, maka dapat disimpulkan bahwa minat siswa dalam membaca puisi dengan menggunakan buku teks kelas VII berkategori baik.  Kemudian berdasarakan hasil dokumentasi, baik yang berkaitan dengan ketersediaan buku tesk di sekolah secara umum baik, juga dibuktikan hasil nilai siswa dalam membaca puisi juga rata-rata baik. Hal itu selain siswa menggunakan buku paket, juga terdapat referensi lain di perpustakaan sekolah.Kata kunci— Minat Siswa Membaca Puisi dan Buku TeksAbstract— Reading is a skill that is closely related to various aspects of knowledge, be it knowledge of social sciences, science, culture and so on. It is also one aspect of the scope of learning Indonesian in both elementary and middle schools. This research is focused on reading poetry. The purpose of this study was to determine and analyze the interest of grade VII students in reading poetry using textbooks at SMPM 6 Sugihwaras Bojonegoro Semester 1 of the Academic Year 2021/2022. In this study, the researcher used a qualitative descriptive approach. The reason for using descriptive research with a qualitative approach is to raise the facts found in the field and present them as they are. The data collection techniques using observation, interviews, documentation, and questionnaires. While the data analysis technique in this study was carried out in several ways, namely: Based on the data in the form of the results of the students' poetry reading, the researcher will analyze the students' interest in reading poetry by using text books. Then the researchers collected the results of observations and interviews. The two data are then grouped or classified, with the aim of being able to find factors that can increase students' interest in reading poetry, documenting, grouping previous data, identifying and describing one by one, and finally drawing conclusions. The results of the study illustrate, based on observations, most students have an interest in reading poetry using Indonesian language textbooks with a percentage level of 79%. Meanwhile, based on the results of the incoming questionnaire (amounting to 20), the percentage of the questionnaire was 70% with 20 students expressing interest in reading poetry material, while 95% with 20 students stating they enjoyed reading Indonesian textbooks. And based on the interviews that the author has done, it is also strengthened by the information obtained through the author's interviews with the Indonesian language teacher and three students who represent the students, so it can be concluded that the students' interest in reading poetry using class VII textbooks is categorized as good.  Then based on the results of the documentation, both related to the availability of textbooks in schools in general, it is also proven that the results of students' scores in reading poetry are also on average good. In addition, students use textbooks, there are also other references in the school library.Keywords— Student Interest in Reading Poetry and Textbooks
Tindak Tutur Lokusi, Ilokusi, dan Perlokusi dalam Dialog Film Dignitate Sutradara Fajar Nugros serta Relevansinya dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Rahmatul Umalila; Sutrimah Sutrimah; Ali Noeruddin
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.834 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i1.2631

Abstract

Abstrak-Penelitian ini bertujuan untuk  (1) mendeskripsikan wujud tindak tutur lokusi dalam dialog film Dignitate sutradara Fajar Nugros, (2) mendeskripsikan wujud tindak tutur ilokusi dalam dialog film Dignitate sutradara Fajar Nugros, (3) mendeskripsikan wujud tindak tutur perlokusi dalam dialog film Dignitate sutradara Fajar Nugros, dan (4) tindak tutur dalam dialog film Dignitate serta relevansinya dengan pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Penelitiaan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik simak bebas libat cakap (SBLC), transkip dialog, dan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian ini ditemukan 659 data tindak tutur dalam dialog film Dignitate sutradara Fajar Nugros. Peneliti menemukan (1) tindak tutur lokusi sebanyak 361 data tuturan dengan 232 kategori lokusi pernyataan dan 129 lokusi pertanyaan, (2) tindak tutur ilokusi sebanyak 224 data tuturan, meliputi kategori asertif sebanyak 82 tuturan, direktif sebanyak 97 tuturan, ekspresif sebanyak 31 tuturan, komisif sebanyak 3 tuturan, dan deklaratif sebanyak 11 tuturan, (3) tindak tutur perlokusi sebanyak 76 tuturan, (4) hasil tindak tutur dalam dialog film Dignitate sutradara Fajar Nugros dikaitkan dengan pembelajaran bahasa Indonesia di SMA, terutama pada materi drama dengan kompetensi dasar 4.18 mempertunjukkan salah satu tokoh dalam drama yang dibaca atau ditonton secara lisan.Kata kunci : Tindak Tutur, Film, Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Sma   Abstract-This research aims to (1) describe the form of locutionary speech act in Dignitate film dialogue with director Fajar Nugros, (2) describe the form of illocutionary speech act in Dignitate film dialogue with director Fajar Nugros, (3) describe the form of perlocutionary speech act in Dignitate film dialogue with director Fajar Nugros, and (4) speech acts in Dignitate film dialogue and the relevance to Indonesian language learning in High School. The research used qualitative descriptive method. The data collection technique in this research are the skillful free listening technique (SLBC), dialogue transcript, and note taking technique. The data analysis technique used in this research are data reduction, data presentation, and conclusion. The data validity technique used are persistence of observation and triangulation. The results of this research obtained 659 speech acts data in Dignitate film dialogue with director Fajar Nugros. Reseachers found (1) the locutionary speech acts as many as 361 speech data with 232 categories of statement locutions and 129 question locutions, (2) the illocutionary speech acts as many as 224 speech data covering the assertive category as many as 82 utterances, directive as many as 97 utterances, expressive as many as 31 utterances, commisive as many as 3 utterances, and declarative as many as 11 utterances, (3) the perlocutionary as many as 76 utterances, (4) the results of spech acts in Dignitate film dialogue with director Fajar Nugros associated with Indonesian language learning in High School, especially on drama material with a basic competence of 4.18 showing one of the characters in the drama that read or watched.Keywords : Speech Acts, Film, Indonesian Langua Ge Learning  In High School.
Analisis Konflik Tokoh dalam Novel Janji Karya Tere Liye dan Relevansinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA (Kajian Psikologi) Ulfatus Sa’diyah; Sutrimah Sutrimah; Abdul Ghoni Asror
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.979 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i1.2645

Abstract

abstrak— Karya sastra adalah ide dari hasil pemikiran pengarang yang diungkapkan secara komunikatif yang mengandung maksud pembuat tulisan dengan tujuan estetika. Karya yang banyak diminati adalah novel. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan tokoh dan penokohan, konflik batin tokoh utama, dan psikologi sastra teori Abraham Maslow. Bentuk unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik pada Novel Janji dengan merelevansikan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Pada Penelitian ini peneliti menggunakan Metode deskriptif kualitatif. Fokus kajian penelitian ini adalah Psikologi sastra menggunakan teori Abraham Maslow. Sumber data didapat dari novel Janji Karya Tere Liye dan jurnal. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa teknik baca dan catat. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tokoh dan penokohan, konflik batin tokoh utama dan bentuk psikologi novel Janji Karya Tere Liye Kebutuhan Fisiologis, Kebutuhan Akan Rasa Aman, Kebutuhan rasa cinta dan memiliki, Kebutuhan harga diri, Kebutuhan aktualisasi diri. Hubungan antara penelitian ini dengan pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA adalah terdapat KD 3.9 kelas XII Semester II tentang menganalisis isi dan kebahasaan novel.Kata kunci— Psikologi Sastra, Janji, Novel Abstract— Literary works are ideas from the author's thoughts that are expressed communicatively which contain the intent of the author of writing with aesthetic goals. The most popular works are novels. This study aims to describe the characters and characterizations, the main character's inner conflict, and the literary psychology of Abraham Maslow's theory. The form of intrinsic and extrinsic elements in the Promise Novel with relevance in learning Indonesian in high school. In this study, researchers used a qualitative descriptive method. The focus of this research study is the psychology of literature using Abraham Maslow's theory. Sources of data obtained from the novel Promise by Tere Liye and journals. Data collection techniques used in the form of reading and note-taking techniques. The results showed that there were characters and characterizations, the inner conflict of the main character and the psychological form of the Promise Karya Tere Liye novel Physiological Needs, Needs for Security, Needs for love and belonging, Needs for self-esteem, Needs for self-actualization. The relationship between this research and learning Indonesian in high school is that there is a KD 3.9 for class XII Semester II about analyzing the content and language of the novel.Keywords— Psychology of literature, Promise, Novel
Pelatihan Pemanfaatan Sampah Organik sebagai Upaya Menumbuhkan Gerakan Peduli Lingkungan Joko Setiyono; Masnuatul Hawa; Sutrimah Sutrimah; M Alfin Fathoni
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i1.2846

Abstract

MI Mambaul Huda Ngraseh is a private school located in Ngraseh Village, Dander District, Bojonegoro Regency. This school is located approximately 100 meters from the village market Ngraseh MI mambaul Huda has a large number of students, approximately in grades 1-6 there are 400 students. The number of students, of course, also makes the trash in the school environment also more and more. Therefore, this study aims to: (1) disseminate information about the types of organic and non-organic waste; (2) instill awareness and care for a clean environment to the students; and (3) conduct training that supports the use of organic waste for composting. The research method used are presentation and practice. The subjects of this study were 30 students of MI Mambaul Huda Ngraseh, consisting of 15 male students and 15 female students. The results of study showed that the enthusiasm of MI Mambaul Huda students was high. This can be seen through the results of student responses in questionnaire to the training on the use of organic waste, namely the satisfaction indicator for the topic material in which 20 students answered very interesting; for the clarity of material, there were 16 students answered very interesting; for the media, there were 15 students answered very interesting, and for the material practice indicators, there were 20 students answered very interesting. MI Mambaul Huda Ngraseh merupakan sekolahan swasta yang terletak di Desa Ngraseh Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro. Sekolahan ini terletak kurang lebih 100 meter dari pasar desa Ngraseh MI mambaul Huda memiliki jumlah siswa yang banyak, kurang lebih kelas 1-6 ada sejumlah 400 siswa. Banyaknya mahasiswa tentunya juga membuat sampah yang ada dilingkungann sekolah juga semakin banyak. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk: (1) melakukan sosialisasi tentang jenis sampah organik dan nonorganik; (2) menanamkan sikap sadar dan peduli lingkungan bersih pada siswa; dan (3) melakukan pelatihan yang mendukung pemanfaatan sampah organik untuk pembuatan pupuk kompos. Metode penelitian yang digunakan adalah metode presentasi dan praktik. Subyek penelitian ini adalah  30 siswa MI Mambaul Huda Ngraseh, yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Hasil penelitian meunjukkan antusiasme siswa MI Mambaul Huda yang tinggi hal ini dapat dilihat melalui hasil angket respon siswa terhadap pelatihan pemanfaatan sampah organik, yaitu indikator kepuasan topik materi 20 siwa menjawab sangat menarik, kejelasan materi 16 siswa menjawab sangat menarik, media 15 siswa menjawab sangat menarik, dan pada indikator praktik materi 20 siswa menjawab sangat menarik.  
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL DI RUMAH SAKIT ROEMANI MUHAMMADIYAH SEMARANG Sutrimah Sutrimah; Mifbakhuddin Mifbakhudin; Dwi Wahyuni
Jurnal Kebidanan Vol 4, No 1 (2015): February 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.694 KB) | DOI: 10.26714/jk.4.1.2015.1-10

Abstract

Latar Belakang:Preeklampsia merupakan sindrom yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah dan proteinuria yang muncul di trimester kedua kehamilan yang selalu pulih diperiode postnatal. Preeklampsia merupakan penyebab mortalitas dan morbiditas ibu dan janin, banyak faktor yang berpengaruh terjadinya preeklampsia. Tujuan: Mengetahui hubungan faktor resiko terjadinya preeklampsia dengan kejadian preeklampsia di RS Roemani Muhammadiyah Semarang. Metode: Metode penelitian ini menggunakan rancangan case control dengan pendekatan retrospektif, menggunakan teknik sampel jenuh yaitu responden yang digunakan pada kasus adalah 32 ibu hamil dengan preeklampsia dan pada kontrol 32 ibu hamil normal pengumpulan data ini dengan cara melihat rekam medik lalu dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan analisis chi square. Hasil: Hasil penelitian tidak ada hubungan yang signifikan faktor resiko umur dengan kejadian preeklampsia (p=0,768 ) (OR=1,190), tidak ada hubungan yang signifikan faktor resiko paritas dengan kejadian preeklampsia (p=0,313) (OR= 0,600), ada hubungan yang signifikan antara faktor riwayat preeklampsia sebelumnya dengan kejadian preeklampsia (p=0,01), tidak ada hubungan yang signifikan antara faktor resiko kehamilan kembar dengan kejadian preeklampsia (p=1,00). Simpulan: Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan faktor resiko umur, paritas, kehamilan kembar dengan kejadian preeklampsia, ada hubungan yang signifikan antar riwayat preeklampsia sebelumnya dengan kejadian preeklampsia.
Pendampingan Guru dalam Menyusun Media 3D dengan Konsep Kartun berbantuan Meta AI Dan Chat GPT untuk Pembelajaran di Sekolah Dasar Cahyo Hasanudin; Ayu Fitrianingsih; Masnuatul Hawa; Sutrimah Sutrimah; Syahrul Udin; Bagas Romadhoni Sugiarto; Natasya Erdina Zilla; Ali Noeruddin
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 9, No 1 (2025): April 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v9i1.5090

Abstract

ABSTRACTAssisting teachers in compiling cartoon-based 3D media using Meta AI and ChatGPT was innovative step in improving the learning quality in primary school. This activity aimed to equip teachers withskill in developing interactive learning media based on students' needs. There were 3 main stages in it, namely identifying needs and situation analysis, designing training program, conducting training and mentoring. Results of this activity showed that teachers were able to understand and utilize Meta AI and ChatGPT in creating 3D cartoon illustrations. Moreover, they were able to develop pop-up media using various mechanism, such as V-fold, rotary, and mouth mechanism. Result of evaluation showed that teachers' creativities were improved in compiling interesting and applicative learning media. It could be concluded that the utilization of AI technology and 3D media were potential to improve learning effectivity, motivate the students, and support teachers in delivering learning materials in more innovative ways.Keywords: 3D media, Meta AI, ChatGPT, primary school ABSTRAKPendampingan guru dalam menyusun media 3D berbasis kartun dengan bantuan Meta AI dan ChatGPT merupakan langkah inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali guru dengan keterampilan dalam mengembangkan media pembelajaran interaktif dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Metode yang digunakan mencakup tiga tahap utama, meliputi identifikasi kebutuhan dan analisis situasi, perancangan program pelatihan, pelaksanaan pelatihan dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mampu memahami dan memanfaatkan teknologi Meta AI serta ChatGPT dalam menciptakan ilustrasi kartun 3D. Selain itu, mereka berhasil mengembangkan media pop-up menggunakan berbagai mekanisme, seperti V-fold, rotary, dan mouth mechanism. Evaluasi menunjukkan peningkatan kreativitas guru dalam menyusun media pembelajaran yang menarik dan aplikatif. Simpulan dari kegiatan ini adalah pemanfaatan teknologi AI dan media 3D berpotensi meningkatkan efektivitas pembelajaran, memotivasi siswa, serta mendukung guru dalam menyampaikan materi secara lebih inovatif.Kata Kunci: media 3D, kartun, meta AI, Chat GPT, sekolah dasar
Analisis Kemampuan Menulis Cerita Imajinasi pada Model Pembelajaran Problem Based Learning Laily Zaitin Nukha; Cahyo Hasanudin; Sutrimah Sutrimah
Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/edukasi.v2i2.1522

Abstract

Writing in an activity to express thoughts and feelings in writing and indirecly. Writing is generally divided into two typpes, namely scientific writing and creative writing. Imaginary stories are texts produced from creative thoughts to create a story. So an effective learning model is also needed to write stories. PBL is a learning model that encourages students to solve a problem contextually. This research step uses the theory Miles and Huberman using triangulation data validation. Most students are able to write the orientation, complication, and resolution sections well. This can be seen from the majority of students who succeeded in compiling a complete orientation, displaying the conflict clearly in the complication, and the resolution of students in writing the conflict in its entirety in the resolution section. This shows that problem based learning (PBL) is effective in helping students understand the structure of imaginary stories and developing creativity and critical thinking skills in writing.
Analisis Kemampuan Menulis Teks Biografi Siswa Pada Model Pembelajaran Project Based Learning Mei Indra Dewi; Cahyo Hasanudin; Sutrimah Sutrimah
Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/edukasi.v2i2.1523

Abstract

Indonesian language learning includes four aspects of language skills, namely listening skills, speaking skills, reading skills and writing skills, writing is a language skill that aims to convey information in writing through graphic symbols that are clear and easy to understand by readers. The purpose of this study is to explain and describe the structure of the biographical text, namely the orientation of important events and reorientation. This description uses a case study approach, which is a method that aims to analyze and understand a phenomenon or problem in depth and comprehensively. This study uses data analysis techniques based on the Miles and Huberman model, namely through the process of data reduction, data presentation, and drawing conclusions.
REPRESENTASI FEMINISME PADA FILM WOMEN FORM ROTE ISLAND Arrosyid, M. Abdul Khalim; Hasanudin, Cahyo; Sutrimah, Sutrimah
SUSASTRA: Jurnal Ilmu Susastra dan Budaya Vol 14, No 1 (2025): Susastra: Jurnal Ilmu Susastra dan Budaya (Juni 2025)
Publisher : HISKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/susastra.v14i1.230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi feminisme dalam film Women from Rote Island dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Film sebagai media visual memiliki peran penting dalam menyampaikan nilai-nilai sosial dan budaya, termasuk isu kesetaraan gender dalam masyarakat patriarkal. Dalam kajian ini, peneliti menganalisis narasi, karakter, dan konflik dalam film melalui lima konsep utama feminisme Simone de Beauvoir, yaitu The Second Sex, dikotomi Self-Other, perempuan tidak dilahirkan tetapi dibentuk, transendensi dan imanensi, serta kritik terhadap mitos perempuan sebagai makhluk pasif. Data dikumpulkan melalui teknik simak-catat dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini secara kuat merepresentasikan ketertindasan sekaligus perjuangan perempuan dalam menghadapi struktur sosial yang menempatkan mereka sebagai objek. Tokoh-tokoh perempuan dalam film memperlihatkan bentuk perlawanan terhadap sistem yang mengekang, sehingga film ini tidak hanya menyoroti ketimpangan gender, tetapi juga mengangkat suara dan eksistensi perempuan sebagai subjek yang utuh.Keywords: Reprsentasi feminisme, film, simone de beauvoir AbstractThis research aims to examine the representation of feminism in the film Women from Rote Island using a descriptive qualitative approach. Film as a visual medium has an important role in conveying social and cultural values, including the issue of gender equality in a patriarchal society. In this study, researchers analyzed the narrative, characters, and conflicts in the film through five main concepts of Simone de Beauvoir's feminism, namely The Second Sex, Self-Other dichotomy, women are not born but formed, transcendence and immanence, and criticism of the myth of women as passive beings. The data was collected through the listening-recording technique and analyzed using the Miles and Huberman model. The results showed that the film strongly represents the oppression as well as the struggle of women in facing the social structure that places them as objects. The female characters in the film show a form of resistance to the restrictive system, so that this film not only highlights gender inequality, but also raises the voice and existence of women as full subjects.Kata kunci: Reprsentasi feminism, film, simone de beauvoir