Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Hasil Kajian Sintaksis Novel Selamat Tinggal Karya Tere Liye sebagai Bahan Ajar Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Fathia Rosyida; Sutrimah Sutrimah; Garwati Garwati
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 8, No 2 (2021): July 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v8i2.1754

Abstract

Abstract: Novels can be interpreted as a form of literary work written by the author without releasing the intrinsic and extrinsic elements. For this reason, the purpose of this study is to find out 1) the form of phrases, clauses, and sentences in Tere Liye's novel entitled Selamat Tinggal 2) the results of the study of Tere Liye's novel entitled Selamat Tinggal can be used as teaching materials for Indonesian language subjects. This research is a qualitative research using listening, engaging, and proficient techniques starting from steps 1) preparation, 2) data collection, and 3) data analysis. The conclusions of this research are (1) Tere Liye's novel entitled Selamat Tinggal contains elements of phrases, clauses, and sentences. Phrases in Tere Liye's novel entitled Selamat Tinggal are verb phrases, noun phrases, adjective phrases, numeral phrases, endocentric phrases, and exocentric phrases. The clause in Tere Liye's novel entitled Selamat Tinggal is in the form of positive and negative clauses. Sentences in Tere Liye's novel entitled Selamat Tinggal are sentences based on 1) pronunciation, 2) grammatical structure or number of phrases, 3) function, 4) elements, 5) arrangement, 6) style or form of presentation, 7) subject. (2) The results of the study of Tere Liye's novel entitled Selamat Tinggal can be used as teaching materials for Indonesian language subjects from elementary to high school levels based on KI and KD at each level of education.Keywords: Novel entitled Selamat Tinggal, Tere Liye, Syntax, teaching material, Indonesian language subject  Abstrak: Novel dapat dimaknai sebagai bentuk karya sastra yang ditulis oleh pengarang dengan tidak melepaskan unsur intrinsik dan ekstrinsik. Untuk itu tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui 1) bentuk frasa, klausa, dan kalimat pada novel Selamat Tinggal karya Tere Liye, 2) hasil kajian novel Selamat Tinggal karya Tere Liye dapat dijadikan sebagai bahan ajar mata pelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik simak, libat, dan cakap dengan dimulai dari langkah 1) persiapan, 2) pengumpulan data, dan 3) analisis data. Simpulan penelitian ini adalah (1) Novel Selamat Tinggal karya Tere Liye mengandung Unsur frasa, klausa, dan kalimat. Frasa pada novel Selamat Tinggal karya Tere Liye berupa frasa verba, frasa nomina, frasa adjektiva, frasa numeralia, frasa endosentris, frasa eksosentris. Klausa pada novel Selamat Tinggal karya Tere Liye berupa klausa positif dan negatif. Kalimat pada novel Selamat Tinggal karya Tere Liye berupa kalimat yang didasarkan pada 1) pengucapan, 2) struktur gramatikal atau jumlah frasa, 3) fungsi, 4) unsur, 5) susunan, 6) gaya atau bentuk penyajian, 7) subjek. (2) Hasil kajian novel Selamat Tinggal karya Tere Liye dapat dijadikan sebagai bahan ajar mata pelajaran bahasa Indonesia mulai jenjang sekolah dasar hingga menengah atas berdasarkan KI dan KD pada setiap jenjang pendidikan tersebut. Kata Kunci: Novel Selamat Tinggal, Tere Liye, sintaksis, bahan ajar, mata pelajaran bahasa Indonesia 
Discovery learning dengan memanfaatkan kemasan kudapan: Analisis keterampilan menulis teks persuasi Bella Ika Novillia Widyaning Putri; Sutrimah Sutrimah; Cahyo Hasanudin
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 8, No 2 (2020): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (838.953 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v8i2.3375

Abstract

Abstract. This studi aimed to investigate the form of persuasive text written by eight grade students of MTs Darussalam Deru, Sumberrejo, Indonesia in discovery learning. This study was qualitative research in form of case study with 28 students as the research subjects. Four students were chosen to be interviewed because the persuasive text was in line with the indicators. Techniques of collecting data were observation, test method, interview, and documentation. The data was validated by using triangulations of data sources and method. Technique in analysing data was content analysis that was started from 1) data reduction, 2) data presentation, 3) drawing conclusion and verification. The results of this study showed that the structure of persuasive text written by the eight grade students of MTs Darussalam Deru, Sumberrejo, Indonesia had been referred to the structure that was well appropriated to the theory of Kosasih. The conclusion of this study showed that the discovery learning by using a wrapped media was appropriate to be implemented. It could train the students in improving their cognitive skills and curiosities. Keywords: Persuasive text, discovery learning, wrapped media Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk teks persuasi yang ditulis oleh siswa kelas VIII MTs. Darussalam Deru, Sumberrejo, Bojonegoro, Indonesia pada pembelajaran discovery learning. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus dengan jumlah subjek 28 siswa. Dari 28 siswa kemudian peneliti mengambil 4 siswa untuk diwawancarai dengan alasan teks persuasi sesuai dengan indikator. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, metode tes, wawancara, dan dokumentasi.  Data divalidasi dengan menggunakan triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Teknik analisis data menggunakan metode content analysis yang dimulai dari 1) reduksi data, 2) penyajian data, 3) penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur teks persuasi yang ditulis oleh siswa kelas VIII MTs. Darussalam Deru, Sumberrejo, Bojonegoro, Indonesia sudah mengacu pada struktur teks persuasi sesuai dengan teori Kosasih dengan baik. Simpulan pada penelitian ini adalah pembelajaran discovery learning berbantuan media kemasan kudapan sangat tepat diterapkan pada pembelajaran. Pembelajaran discovery learning berbantuan media kemasan kudapan dapat melatih siswa dalam meningkatkan keterampilan kognitif dan mengembangkan rasa ingin tahu siswa. Kata kunci: Teks persuasi, discovery learning, kemasan kudapan
PELATIHAN MANAJEMEN PENGELOLAAN ADMINISTRASI MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI DI WOTSOGO JATIROGO TUBAN Ahmad Hariyadi; Masnuatul Hawa; Sutrimah Sutrimah; Siti Aniqoh Sofwani; Endah Yuliani
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.713 KB) | DOI: 10.21154/inej.v2i1.3058

Abstract

Pemerintahan Desa merupakan garda terdepan dalam penyelenggaran pemerintahan dan pelayanan publik di Indonesia. Hal itu bisa berjalan dengan baik kalau di dukung dengan SDM perangkat desa dan pemuda karang taruna yang mampu melaksanakan perannya dengan baik. Perangkat desa dan pemuda merupakan SDM di pemerintahan paling bawah yang memiliki andil besar terhadap pembangunan di negeri ini. Peran  mereka dibutuhkan terutama di desa sebagai penggerak pemerintahan desa. Kemampuan manajemen administrasi pemerintahan desa harus dikuasai oleh perangkat desa dan pemuda di suatu desa untuk memberikan pelayanan publik yang maksimal baik dari aspek tata kelola maupun dokumentasi. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pemahaman dan pelatihan terhadap manajemen pengelolaan administrasi Desa Wotsogo Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban. Metode yang dipakai dalam pelatihan adalah metode Demonstrasi berbasis audio visual. Melalui metode Demonstrasi diharapkan dapat melatih dan memahami manajemen administrasi pemerintahan. Sasaran pelatihan ini adalah perangkat desa dan  unsur  pemerintahan Desa Wotsogo Kecamatan Jatirogo. Village apparatus is the front guard in the administration of government and public services in Indonesia. It needs to be supported by the human resources of the village, especially youth organization. Village apparatus and youth as the human resources are at the bottom position of the government have many contributions in the development of the country. Their role is needed as the driving force in the village governance. The village apparatus and youth organization must capable in administration manajement to give good services to the public both in terms of administration and documentation. The purpose of this activity is to provide understanding and training on the administrative manajement of Wotsogo Village, Jatirogo District, Tuban Regency. The method used in the training is the audio-visual based demonstration method. Through the Demonstration method, it is hoped that it can train and understand the government administration manajement. The targets of this training are village apparatus and also the element of the Wotsogo Village government in Jatirogo District.
PELATIHAN MANAJEMEN PENGELOLAAN ADMINISTRASI MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI DI WOTSOGO JATIROGO TUBAN Ahmad Hariyadi; Masnuatul Hawa; Sutrimah Sutrimah; Siti Aniqoh Sofwani; Endah Yuliani
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1112.692 KB) | DOI: 10.21154/inej.v1i2.2333

Abstract

Pemerintahan Desa merupakan garda terdepan dalam penyelenggaran pemerintahan dan pelayanan publik di Indonesia. Hal itu bisa berjalan dengan baik kalau di dukung dengan SDM perangkat desa dan pemuda karang taruna yang mampu melaksanakan perannya dengan baik. Perangkat desa dan pemuda merupakan SDM di pemerintahan paling bawah yang memiliki andil besar terhadap pembangunan di negeri ini. Peran mereka dibutuhkan terutama di desa sebagai penggerak pemerintahan desa. Kemampuan manajemen administrasi pemerintahan desa harus dikuasai oleh perangkat desa dan pemuda di suatu desa untuk memberikan pelayanan publik yang maksimal baik dari aspek tata kelola maupun dokumentasi. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pemahaman dan pelatihan terhadap manajemen pengelolaanadministrasi Desa Wotsogo Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban. Metode yang dipakai dalam pelatihan adalah metode Demonstrasi berbasis audio visual. Melalui metode Demonstrasi diharapkan dapat melatih dan memahami manajemen administrasi pemerintahan. Sasaran pelatihan ini adalah perangkat desa dan unsur pemerintahan Desa Wotsogo Kecamatan Jatirogo.
ANALISIS PENELAAHAN PUISI RAKYAT DENGAN STRATEGI PQ4R Lina Yuliawati; Sutrimah Sutrimah; Cahyo Hasanudin
Jurnal Ilmiah SEMANTIKA Vol. 2 No. 01 (2020): Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.981 KB) | DOI: 10.46772/semantika.v2i01.260

Abstract

Puisi rakyat merupakan karya satra yang tertentu bentuknya dan penyusunannya sesuai ekpresi penyair. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur bagaimana kemampuan kelas VII dalam menelaah puisi rakyat (pantun, syair, dan gurindam). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Pada penelitian ini menggunakan strategi PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review). Sumber data diambil dari jurnal nasional dan buku belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) bentuk telaah struktur dan kebahasaan pantun yang ditulis oleh siswa kelas VII SMP Negeri 3 Baureno dengan strategi PQ4R di katagorikan baik, 2) bentuk telaah struktur dan kebahasaan syair yang ditulis oleh siswa kelas VII SMP Negeri 3 Baureno dengan strategi PQ4R di katagorikan baik, dan 3) bentuk telaah struktur dan kebahasaan gurindam yang ditulis oleh siswa kelas VII SMP Negeri 3 Baureno dengan strategi PQ4R di katagorikan baik.
Analisis Keterampilan Menulis Puisi dengan Menggunakan Kolaborasi Metode SSCS dan Media Audio Visual Lisa Anggriani; Sutrimah Sutrimah; Cahyo Hasanudin
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 6, No 2 (2020): May 2020
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.6.2.201-212.2020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui puisi yang ditulis oleh siswa kelas X 2 Agama MA ABUDARRIN Kendal Bojonegoro, Indonesia pada pembelajaran kolaborasi metode SSCS dan media audio visual. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jumlah subjek 34 siswa. Dari 34 siswa selanjutnya peneliti mengambil 5 siswa untuk diwawancarai dengan alasan mereka memiliki kemampuan menulis puisi yang baik sesuai indikator. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data divalidasi dengan menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data menggunakan metode content analysis dengan dimulai dari 1) reduksi data, 2) penyajian data, dan 3) penarikan simpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi yang ditulis oleh siswa kelas X 2 Agama MA ABUDARRIN Kendal Bojonegoro, Indonesia sudah mengacu pada struktur puisi menurut Waluyo. Simpulan pada penelitian ini adalah metode SSCS yang berbantukan media audio visual sangat tepat diterapkan pada pembelajaran. Metode SSCS dan media audio visual dapat membuat siswa untuk berfikir kreatif serta dapat menunangkan ide-idenya kedalam bentuk puisi.
Analisis Keterampilan Menulis Teks Drama dengan Pembelajaran Quantum Heni Novitasari; Sutrimah Sutrimah; Cahyo Hasanudin
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 6, No 2 (2020): May 2020
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.6.2.179-190.2020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk teks drama yang ditulis oleh siswa kelas VIII MTs. Darussalam Deru, Sumberrejo, Bojonegoro, Indonesia pada pembelajaran quantum. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus dengan jumlah subjek 28 siswa. Dari 28 siswa kemudian peneliti mengambil 5 siswa untuk diwawancarai dengan alasan teks dramanya sesuai dengan indikator. Teknik pengumpulan data menggunakan obsevasi, metode tes, wawancara, dan dokumentasi. Data divalidasi dengan menggunakan triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Teknik analisis data menggunakan metode content analysis yang dimulai dari 1) reduksi data, 2) penyajian data, 3) penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur teks drama yang ditulis oleh siswa kelas VIII MTs. Darussalam Deru, Sumberrejo, Bojonegoro, Indonesia sudah mengacu pada struktur teks drama sesuai dengan teori Kosasih dengan baik. Simpulan pada penelitian ini adalah pembelajaran quantum sangat tepat diterapkan pada pembelajaran. Pembelajaran quantum melatih otak kanan dan kiri untuk berpikir kreatif dan mempunyai pengetahuan yang luas.
PEMBERDAYAAN SISWA KELAS VI DALAM MERAJUT KEBINEKAAN BAHASA TULIS SESUAI AMANAT PERMENDIKBUD NOMOR 50 TAHUN 2015 Cahyo Hasanudin; Fathia Rosyida; Masnuatul Hawa; Sutrimah Sutrimah
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 1, No 1 (2017): Oktober
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.614 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v1i1.79

Abstract

The target of devotion at SDN Sumberwangi 2 Kanor District, Bojonegoro Regency is to increase the understanding of the sixth-grade students in writing capital letters, writing di- and ke- as prefixes and forecasts, commas (,), and periods (.) according to Permendikbud mandate number 50 years 2015. Working procedures on this service begins with making a matter for pretest and posttest as much as 20 questions, then compile the teaching materials and then carry out counseling. To measure the level of truth and proficiency of students in writing according to the contents of Permendikbud number 50 year 2015 then the devotion team makes a devotional scheme into three steps starting from before devotion, devotion, and after devotion. At the end of devotion, the PKM team rewards students. The result of devotion shows an increase in understanding in writing capital letters of 42.36%, writing di- and ke- as prefixes and forecasts of 46.73%, comma-writing (,) of 29.1%, and writing the dot ( .) of 44.9%. Keywords: Community Service, Permendikbud number 50 year 2015ABSTRAKTarget pengabdian di SDN Sumberwangi 2 Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas VI dalam menulis huruf kapital, menulis di- dan ke- sebagai awalan dan kata depan, tanda koma (,), dan tanda titik (.) sesuai amanat Permendikbud nomor 50 tahun 2015. Prosedur kerja pada pengabdian ini diawali dengan membuat soal untuk pretes dan postes sebanyak 20 soal, kemudian menyusun bahan ajar dan selanjutnya melaksanakan penyuluhan. Untuk mengukur tingkat kebenaran dan kemahiran siswa dalam menulis sesuai isi Permendikbud nomor 50 tahun 2015 maka tim pengabdian membuat skema pengabdian menjadi tiga langkah yang dimulai dari prapengabdian, pengabdian, dan pascapengabdian. Di akhir pengabdian, tim PKM memberikan reward kepada siswa. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dalam menulis huruf kapital sebesar 42,36%, menulis di- dan ke- sebagai awalan dan kata depan sebesar 46,73%, menulis tanda koma (,) sebesar 29,1%, dan menulis tanda titik (.) sebesar 44,9%.Kata Kunci: Pengabdian kepada Masyarakat, Permendikbud nomor 50 tahun 2015
Pelatihan MC dan Protokoler Menggunakan Metode Drill Practice dengan Media Audio Visual pada Pemuda Karang Taruna Agus Darmuki; M Sholehuddin; Nur Alfin Hidayati; Sutrimah Sutrimah
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3, No 1 (2019): April 2019
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.585 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v3i1.459

Abstract

ABSTRACTThe purpose of MC training activities and protocols for youth, to provide knowledge and improve the ability of youth youth as MCs and Protocols. The method we use in training practice drill methods and audio visual media. Techniques for collecting data on observations, interviews, pre-test and post-test to determine the MC's abilities of participants. This training activity was carried out on September 17-18 2018 at 09.00-finish. The target of this training was youth youth in Wotsogo Village, Jatirogo Subdistrict with a total of 17 people. The results of the training show that through practice and audio visual drill methods can increase interest, quality of MC activities, increase knowledge and understanding of MC activities, and provide provision of practical skills for youth youth as MCs using effective language, good voice regulation , and have behaviors and attitudes as a MC according to the results of the pretest and posttest.Keywords: Training, Master of Ceremony, Young, Drill Practice, Audio Visual ABSTRAKTujuan kegiatan pelatihan MC dan protokoler bagi pemuda, untuk memberikan pengetahuan dan meningkatkan kemampuan pemuda karang taruna sebagai MC dan Protokoler. Metode yang kami pakai dalam pelatihan metode drill practice  dan media audio visual. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara,pretes dan postes untuk mengetahui kemampuan MC peserta. Kegiatan pelatihan ini dilakukan pada tanggal  17-18  September 2018 pukul 09.00-selesai. Sasaran pelatihan ini adalah pemuda karang taruna Desa Wotsogo Kecamatan Jatirogo dengan dengan jumlah keseluruhan 17 orang. Hasil pelatihan menunjukkan melalui metode drill practice  dan audio visual dapat meningkatkan minat, kualitas kegiatan MC, menambah pengetahuan dan pemahaman tentang kegiatan MC, serta memberikan bekal keterampilan praktis bagi pemuda karang taruna secara langsung sebagai MC dengan menggunakan bahasa yang efektif, pengaturan intonasi suara yang baik, dan memiliki perilaku serta sikap sebagai seorangMC sesuai hasil pretes dan postes.Kata kunci: Pelatihan, MC, Pemuda, Drill Pranctice, Audio Visual.
Analisis Minat Siswa Kelas VII dalam Membaca Puisi dengan Menggunakan Buku Teks pada SMPM 6 Sugihwaras Bojonegoro Semester 1 Tahun Pelajaran 2021/2022 Micco Selamat Agkisda; Cahyo Hasanudin; Sutrimah Sutrimah
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.947 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i1.2636

Abstract

abstrak—Membaca adalah keterampilan yang berkaitan erat dengan berbagai aspek pengetahuan, baik itu pengetahuan tentang ilmu sosial, sains, budaya dan sebagainya. Juga merupakan salah satu aspek ruang lingkup dalam pembelajaran bahasa Indonesia baik di Sekolah Dasar maupun Sekolah Menengah. Penelitian ini difokuskan pada membaca puisi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis minat siswa kelas VII dalam membaca puisi dengan menggunakan buku teks pada SMPM 6 Sugihwaras Bojonegoro Semester 1 Tahun Pelajaran 2021/2022. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Alasan menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif adalah untuk mengangkat fakta-fakta yang ditemukan dilapangan dan menyajikannya dengan apa adanya. Adapun teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Sedangkan teknik analisa data dalam penelitian ini dilakukan dengan beberapa cara, yaitu: Berdasarkan data yang berupa hasil penilian bacaan puisi siswa, peneliti akan menganalisis minat membaca puisi pada siswa dengan menggunakan buku teks. Kemudian peneliti mengumpulkan hasil observasi dan hasil wawancara. Kedua data tersebut kemudian dikelompokkan atau diklasifikasikan, dengan tujuan dapat menemukan faktor-faktor yang dapat meningkatkan minat siswa dalam membaca puisi, mendokumentasi, mengelompokkan data sebelumnya, mengidentifikasi dan mendeskripsikan satu per satu, dan terahir menarik kesimpulan. Hasil penelitian menggambarkan, berdasarkan hasil observasi sebagian besar siswa memiliki minat membaca puisi dengan menggunakan buku teks bahasa Indonesia dengan tingkat prosentase mencapai 79%. Sedang berdasarkan hasil angket yang masuk (berjumlah 20) maka presentase angket 70% dengan jumlah siswa 20 menyatakan minat terhadap materi membaca puisi, sedangkan 95% dengan jumlah siswa 20 menyatakan senang membaca buku teks bahasa Indonesia. Dan berdasarkan wawancara yang telah penulis lakukan, diperkuat pula dengan informasi yang diperoleh melalui wawancara penulis dengan guru mata pelajaran bahasa Indonesia dan tiga siswa yang mewakili siswa, maka dapat disimpulkan bahwa minat siswa dalam membaca puisi dengan menggunakan buku teks kelas VII berkategori baik.  Kemudian berdasarakan hasil dokumentasi, baik yang berkaitan dengan ketersediaan buku tesk di sekolah secara umum baik, juga dibuktikan hasil nilai siswa dalam membaca puisi juga rata-rata baik. Hal itu selain siswa menggunakan buku paket, juga terdapat referensi lain di perpustakaan sekolah.Kata kunci— Minat Siswa Membaca Puisi dan Buku TeksAbstract— Reading is a skill that is closely related to various aspects of knowledge, be it knowledge of social sciences, science, culture and so on. It is also one aspect of the scope of learning Indonesian in both elementary and middle schools. This research is focused on reading poetry. The purpose of this study was to determine and analyze the interest of grade VII students in reading poetry using textbooks at SMPM 6 Sugihwaras Bojonegoro Semester 1 of the Academic Year 2021/2022. In this study, the researcher used a qualitative descriptive approach. The reason for using descriptive research with a qualitative approach is to raise the facts found in the field and present them as they are. The data collection techniques using observation, interviews, documentation, and questionnaires. While the data analysis technique in this study was carried out in several ways, namely: Based on the data in the form of the results of the students' poetry reading, the researcher will analyze the students' interest in reading poetry by using text books. Then the researchers collected the results of observations and interviews. The two data are then grouped or classified, with the aim of being able to find factors that can increase students' interest in reading poetry, documenting, grouping previous data, identifying and describing one by one, and finally drawing conclusions. The results of the study illustrate, based on observations, most students have an interest in reading poetry using Indonesian language textbooks with a percentage level of 79%. Meanwhile, based on the results of the incoming questionnaire (amounting to 20), the percentage of the questionnaire was 70% with 20 students expressing interest in reading poetry material, while 95% with 20 students stating they enjoyed reading Indonesian textbooks. And based on the interviews that the author has done, it is also strengthened by the information obtained through the author's interviews with the Indonesian language teacher and three students who represent the students, so it can be concluded that the students' interest in reading poetry using class VII textbooks is categorized as good.  Then based on the results of the documentation, both related to the availability of textbooks in schools in general, it is also proven that the results of students' scores in reading poetry are also on average good. In addition, students use textbooks, there are also other references in the school library.Keywords— Student Interest in Reading Poetry and Textbooks