Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

KONFLIK SOSIAL DRAMA KOREA START-UP KARYA OH CHOONG HWAN DAN IMPLIKASINYA PADA PENDIDIKAN KARAKTER Karina Wulandari Mokoginta; Intama Jemmy Polii; Oldie Stevie Meruntu
KOMPETENSI Vol. 2 No. 05 (2022): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36582/kompetensi.v2i05.4805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk konflik sosial, danapa pesan di balik konflik sosial tersebut dan merumuskan implikasi konflik sosial dalam film “Start-Up” Karya Oh Choong-Hwan dalam pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan teori konflik social oleh Soekanto.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara menganalisis bentuk-betuk konflik sosial yang terdapat dalam film Star Up dengan memperhatikan ungkapan-ungkapan atau dialog yang terdapat dalam film. Hasil penelitian menunjukan adanya tiga konflik sosial yang terdapat dalam film yakni :Konflik antar institute perusahaan, konflik antar individu dan konflik ekonimi. Adapun implikasinya terhadap pendidikan karakter, dilihat dari bentuk konflik sosial yang diteliti, peneliti mendapatkan bahwa film adalah sarana yang efektif dalam membangun karakter siswa dan menjadi media pembelajaran baik bagi sisawa maupun sebagai film motivasi bagi setiap orang yang menntonnya.
KEMAMPUAN MEMAHAMI KALIMAT EFEKTIF SISWA KELAS XI IPA 2 SMA NEGERI 1 TONDANO DENGAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW Tiurlan Rumapea; Susan Monoarfa; Oldie Stevie Meruntu
KOMPETENSI Vol. 3 No. 5 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Jigsaw dalam pembelajaran memahami kalimat efektif pada siswa kelas XI IPA 2 di SMA Negeri 1 Tondano. Selain itu penelitian ini juga ditujukan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 1 Tondano dalam memahami kalimat efektif dengan model pembelajaran Jigsaw. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tondano. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2022. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 1 Tondano yang berjumlah 30 siswa namun yang mengikuti tes yaitu 21 siswa. Penelitian ini menggunakan Teknik Observasi, Wawancara dan Tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan mendeskripsikan data yang diolah melalui formula persentase.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 1 Tondano dalam memahami kalimat efektif pada teks prosedur sudah tergolong mampu dengan nilai rata-rata secara klasikal yaitu 86,09 %. Rinciannya adalah sebagai berikut, 11 siswa berada pada kategori sangat mampu pada rentang nilai 90%-100%, 4 siswa berada pada kategori mampu pada rentang nilai 80%-89%, 5 siswa berada pada kategori cukup mampu pada rentang nilai 70%-79%, dan 1 siswa berada pada kategori tidak mampu pada rentang nilai 0%-69%. Jika dihubungkan dengan nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 76, maka nilai rata-rata yang dicapai oleh siswa melampaui ketuntasan minimal.
SIKAP GENERASI MUDA TERHADAP PENGGUNAAN BAHASA BALI PADA MASYARAKAT DESA WERDHI AGUNG KECAMATAN DUMOGA TENGAH KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Ni Luh Wati Asih; Oldie Stevie Meruntu; Thelma I.M. Wengkang
KOMPETENSI Vol. 3 No. 6 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan sikap generasi muda terhadap penggunaan bahasa Bali pada masyarakat Desa Werdhi Agung Kecamatan Dumoga Tengah Kabupaten Bolaang Mongondow. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian yaitu remaja yang berada di Desa Werdhi Agung Kecamatan Dumoga Tengah Kabupaten Bolaang Mongondow yang berjumlah 15 orang. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan angket. Analisis data dilakukan dalam 2 tahapan: analisis statistik deskriptif terhadap hasil angket dan analisis data kualitatif yang diperoleh melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahw remaja Desa Werdhi Agung, Kecamatan Dumoga Tengah Kabupaten Bolaang Mongondow masih merasa sangat bangga terhadap bahasa Bali yang digunakan untuk berkomunikasi, dan juga sangat bangga jika masyarakat luar mau mempelajari dan menggunakan bahasa Bali. Mereka juga menunjukkan sikap sangat bangga terhadap bahasa Bali untuk dilestarikan dan digunakan sebagai bahasa sehari-hari. Hasil temuan juga menunjukkan bahwa mereka sangat tidak setuju jika penggunaan bahasa Bali dianggap ketinggalan zaman dan sangat tidak setuju jika generasi muda tidak perlu ikut campur terhadap masyarakat luar yang mengolok-olok bahasa Bali. Pengaruh lingkungan dan kasta masih menjadi acuan masyarakat dalam menggunakan dan melestarikan bahasa Bali di Desa Werdhi Agung, Kecamatan Dumoga Tengah Kabupaten Bolaang Mongondow.
KEMAMPUAN MENULIS TEKS BERITA MENGGUNAKAN MODEL INVESTIGASI KELOMPOK Sheren Riany Pakekong; Oldie Stevie Meruntu; Selfvi Suroni Dorkas Torar
KOMPETENSI Vol. 3 No. 8 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v3i8.6394

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) menggambarkan kemampuan menulis teks berita siswa kelas VIII dengan menggunakan model investigasi kelompok; dan (2) menggambarkan penggunaan model investigasi kelompok dalam proses pembelajaran teks berita pada siswa kelas VIII. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Tondano dengan siswa kelas VIII A sebagai objek penelitiannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini memberi informasi dan menambah pengetahuan kepada khalayak ramai mengenai peristiwa yang baru saja berlangsung atau yang dapat menarik perhatian orang banyak. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, tes dan wawancara. Penilaian terhadap karya siswa didasarkan pada kriteria kelengkapan unsur berita: keruntutan pemaparan, penggunaan kalimat, penggunaan kosakata, pemilihan judul, dan ketetapan penggunaan ejaan dalam teks. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan rumus persentase (%). Berdasarkan hasil penelitian, kemampuan menulis teks berita siswa kelas VIII A SMP Negeri 2 Tondano  tergolong mampu, dengan rincian nilai rata-rata yang diperoleh siswa yaitu 83,25%. Hal ini mengindikasikan bahwa penerapan metode investigasi kelompok dalam pembelajaran menulis teks berita pada siswa kelas VIII dapat meningkatkan kualitas pembelajaran teks berita. Meski demikian, pengujian pada sampel yang beragam disarankan agar dapat memperdalam pembahasan di kemudian hari.
KARAKTER TOKOH UTAMA DALAM NOVEL PANGGIL AKU KARTINI SAJA KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER DAN IMPLIKASINYA BAGI PENDIDIKAN KARAKER SISWA DI SEKOLAH Indah Syaloom Metekohi; Intama Jemy Polii; Oldie Stevie Meruntu
KOMPETENSI Vol. 3 No. 12 (2023): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan karakter tokoh utama dalam novel  Panggil Aku Kartini Saja karya Pramoedya Ananta Toer dan implikasinya bagi pendidikan karakter siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Novel Panggil Aku Kartini Saja Karya Pramoedya Ananta Toer adalah sumber data utama dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka (library research) dan analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi (content analisys). Penelitian ini dilaksanakan dengan prosedur sebagai berikut: 1) Membaca teks novel Panggil Aku Kartini Saja Karya Pramoedya Ananta Toer; 2) Memberi kode dengan cara menggarisbawahi aspek-aspek yang berkaitan dengan masalah yang diteliti; 3) Membuat konsep berdasarkan kode-kode yang telah digaris bawahi; dan 4) Menyimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan tokoh utama dalam novel, Kartini, memiliki karakter : jujur, menghormati, menghargai dan membanggakan leluhur, toleransi terhadap umat beragama, demokratis, kesetaraan/kesamaan, dan kekeluargaan, peduli terhadap rakyat (merakyat), membanggakan orang tua, belajar dalam pingitan, memiliki jiwa yang agung, mengagungkan kemampuan, menjunjung tinggi kesusilaan dan peradaban, suka membaca, religious, rela berkorban, pantang menyerah. Implikasinya dalam rangka pembentukan karakter siswa adalah siswa dapat diajarkan tentang menghargai, dan menghormati,  orang tua siswa diajarkan untuk tetap semangat dalam menghadapi kehidupan apapun rintanganya; siswa dapat mencontohi Kartini melalui kehidupan toleransi antar umat beragama, saling menghargai, saling menghormati; siswa dapat berpendapat dengan mengemukakan alasan-alasan yang logis; siswa diajarkan untuk dapat hidup dalam suasana demokratis, kesetaraan/ kesamaan, saling menghargai, dan hidup dalam suasana kekeluargaan.
PENERAPAN MEDIA AUDIOVISUAL DALAM PEMBELAJARAN MENYIMAK CERITA RAKYAT LEGENDA DANAU TONDANO: SEBUAH STUDI KASUS DI SMP NEGERI 3 TONDANO Yuniken Pratiwi; Oldie Stevie Meruntu; Nontje Jultje Pangemanan
KOMPETENSI Vol. 4 No. 1 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menyimak adalah elemen penting dalam kehidupan manusia, memungkinkan individu untuk memahami informasi sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses pembelajaran menyimak cerita rakyat Legenda Danau Tondano dengan media audiovisual pada siswa kelas IX A SMP Negeri 3 Tondano serta mengevaluasi kemampuan mereka dalam mendengarkan cerita tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik, dengan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes berbentuk esai. Sumber data penelitian ini adalah siswa kelas IX A SMP Negeri 3 Tondano yang berjumlah 24 orang. Penelitian ini dilakukan pada bulan April-Mei 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa (13 dari 24) memiliki kemampuan menyimak yang sangat baik (nilai 90-100), sedangkan sisanya memiliki kemampuan cukup baik (nilai 80-89), kecuali satu siswa yang memiliki kemampuan kurang (nilai 69). Ini menunjukkan bahwa penggunaan media audiovisual dalam pembelajaran menyimak cerita rakyat Legenda Danau Tondano berhasil, dengan rata-rata nilai siswa mencapai 89,29% dalam kategori mampu.
Analisis Makna Motivatif Drama Twenty Five Twenty One Karya Kwon Do Eun dalam Perspektif Olahraga Anggar Berbasis Pendidikan Karakter Syeren Indah Lestari Huda; Intama Jemy Polii; Oldie Stevie Meruntu
Jurnal Dieksis ID Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/dieksis.6.1.2026.1389

Abstract

The urgency of this research lies in the importance of examining drama media as a means of building motivation and character education in the younger generation.Amidst various current social challenges, such as declining learning motivation,low mental resilience,and the decline of character values like discipline and responsibility,media are needed that are not only entertaining but also capable of providing positive learning.This study aims to analyze the motivational meaning in the drama Twenty Five Twenty One by Kwon Do Eun from the perspective of fencing sports based on character education.The study uses a qualitative approach with content analysis method. Data sources are in the form of dialogues and scenes relevant to motivational meaning and character education values. Data collection techniques were carried out through watching the drama thoroughly, carefully examining, and recording data related to the focus of the study.Data analysis techniques include data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions.The results show that there are 6 motivational meanings: (1) motivation to maintain dreams, (2) belief in one's own abilities and hope for the future, (3) positive interpretation of defeat experiences, (4) self-confidence in facing pressure, (5) mental and emotional strengthening,and (6) the importance of solidarity and togetherness. It can be concluded that the drama Twenty Five Twenty One not only functions as entertainment,but also as an educational medium containing motivational messages and character education values relevant to the younger generation. These findings confirm that digital drama as an audiovisual medium is capable of conveying motivational meanings that are aligned with character education values such as persistence,self-confidence,resilience,self-control,empathy,and solidarity.
Psikoanalisis Lirik Lagu dalam Album “Selamat Ulang Tahun” Karya Nadin Amizah dan Implikasinya dalam Pembelajaran Sastra di Sekolah Mirhel Talumingan; Santje Iroth; Oldie Stevie Meruntu
Jurnal Dieksis ID Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/dieksis.6.1.2026.1447

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah mengungkap nilai psikologis dalam lirik lagu kontemporer sebagai media pembelajaran sastra yang relevan, reflektif, serta mendukung perkembangan karakter peserta didik. Lirik lagu kontemporer semakin relevan untuk dikaji sebagai teks sastra karena mencerminkan pengalaman emosional, pergulatan identitas, dan konflik psikologis yang dekat dengan kehidupan nyata peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek psikologis yang direpresentasikan dalam lirik lagu "Cermin", "Mendarah", "Kereta Ini Melaju Terlalu Cepat", dan "Beranjak Dewasa" karya Nadin Amizah dalam album Selamat Ulang Tahun menggunakan perspektif psikoanalisis Sigmund Freud, serta mengkaji implikasinya terhadap pembelajaran sastra di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis dokumen atau analisis isi. Data utama berupa lirik dari keempat lagu yang dipilih, sedangkan data pendukung diperoleh melalui studi kepustakaan yang berkaitan dengan teori psikoanalisis dan strategi pembelajaran sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat lagu tersebut merepresentasikan proses pendewasaan diri yang ditandai oleh konflik batin, luka emosional, ketakutan terhadap masa lalu, serta upaya menuju rekonsiliasi dengan diri sendiri. Berdasarkan perspektif psikoanalisis Freud, dinamika kepribadian dalam lirik lagu tercermin melalui interaksi antara id, ego, dan superego. Id tampak melalui dorongan emosional bawah sadar seperti kehilangan, kerinduan, ketakutan terhadap komitmen, dan kelelahan mental. Ego berfungsi sebagai aspek eksekutif kepribadian yang berupaya menyesuaikan dorongan-dorongan tersebut dengan prinsip realitas, sedangkan superego muncul dalam bentuk kesadaran moral, nilai-nilai sosial, dan standar ideal mengenai diri. Konflik-konflik tersebut juga mendorong munculnya mekanisme pertahanan ego yang lebih matang, seperti sublimasi, rasionalisasi, represi yang sehat, dan altruisme. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa lirik lagu karya Nadin Amizah dapat dimanfaatkan sebagai bahan pengayaan dalam pembelajaran sastra, khususnya pada materi apresiasi puisi dan analisis teks sastra kontemporer. Dengan demikian, album Selamat Ulang Tahun tidak hanya menjadi ekspresi artistik atas penderitaan emosional, tetapi juga merupakan media yang bermakna untuk memahami pertumbuhan psikologis dan mengembangkan pembelajaran sastra yang reflektif.
Implementasi Model Problem-Based Learning pada Pembelajaran Teks Iklan di SMAN 1 Remboken Rivika Darotong; Ruth Carolien Paath; Oldie Stevie Meruntu
Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 3 (2026): Edisi: April-Juni
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problem-Based Learning (PBL) merupakan model pembelajaran berpusat pada siswa yang relevan dengan Kurikulum Merdeka karena mendorong berpikir kritis dan pemecahan masalah kontekstual. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi PBL dalam pembelajaran teks iklan di SMAN 1 Remboken. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan subjek 15 siswa kelas XI F2 melalui purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan tes hasil belajar. Data dianalisis menggunakan deskriptif interaktif dan statistik deskriptif. Hasil menunjukkan PBL dilaksanakan melalui lima tahap: orientasi masalah, pengorganisasian siswa, pembimbingan, penyajian hasil, dan evaluasi. Penerapan ini meningkatkan keaktifan, kolaborasi, serta kemampuan analisis struktur teks iklan. Nilai rata-rata siswa mencapai 87,9 (sangat baik). Kendala meliputi perbedaan pemahaman dan rendahnya kepercayaan diri, yang diatasi melalui pendampingan intensif dan pertanyaan pemantik. Implementasi PBL terbukti efektif meningkatkan keterampilan analisis siswa.
Pembelajaran Menulis Teks Biografi “Joko Widodo” melalui metode Project Base Learning pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Ranoyapo Ivanda Pendong; Intama Jemy Polii; Oldie Stevie Meruntu
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol 1 No 4 (2026): May: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan: Scripta Humanika
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/1hgzj702

Abstract

This study examines the implementation of Project-Based Learning in teaching biography writing, focusing on the figure of Joko Widodo among eighth-grade students at SMP Negeri 4 Ranoyapo. Employing an empirical descriptive-analytical approach, the research integrates quantitative and qualitative data to capture both learning outcomes and classroom processes. Data were collected through performance tests and structured observations involving 26 students selected through total sampling. The findings indicate a significant improvement in students’ writing competence, as reflected in enhanced organization, language use, and coherence in biographical texts. The learning process also revealed increased student engagement, collaboration, and critical thinking during project execution. Project-Based Learning facilitated contextual learning by connecting instructional content with real-life figures, thereby strengthening both cognitive and affective dimensions of literacy development. The study further highlights the pedagogical relevance of integrating project-oriented strategies within language instruction to promote active learning environments. These results contribute to the growing body of evidence supporting innovative instructional models in enhancing writing proficiency and meaningful learning experiences in secondary education contexts.