Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Resolusi Konflik (Studi Kasus Pada Kantor Badan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kutai Barat) Maskan Maskan; Marsuq Marsuq; Jamiah Jamiah; Evi Intansari
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 22, No 3 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v22i3.7509

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui bentuk, Penyebab dan Resolusi Konflik Organisasi pada Kantor Badan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kutai Barat. Penelitian ini menggunakan jenis penelititian diskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini adalah Pimpinan dan Pegawai kantor Badan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kutai Barat. Teknik Pengumpulan Data yang digunakan adalah wawancara mendalam, pengamatan terlibat dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini menyimpulkan: (1) Bentuk-bentuk konflik di kantor Badan Satuan polisi  Pamong Praja Kabupaten Kutai Barat adalah: (a) konflik pribadi, (b)  konflik antar pribadi, dan (c) konflik antar kelompok.  (2) Sumber atau penyebab konflik di kantor Badan Satuan polisi Pamong Praja Kabupaten Kutai Barat adalah (a) Adanya hubungan  saling  ketergantungan yang tinggi; (b) Adanya distribusi pekerjaan yang tidak merata; (c) Pendelegasian pekerjaan yang tidak sesuai; (d) Keanekaragaman karakter pegawai; (e) Kurangnya komunikasi dan koordinasi tidak berjalannya komunikasi dan koordinasi yang baik; (f) Adanya perbedaan pemberian insentif; (g) Kurangnya ketegasan pimpinan; dan Perjalanan dinas yang didominasi oleh pihak tertentu. (3) Resolusi Konflik yang dilakukan pimpinan dalam mengendalikan konflik pada Badan Satuan Polisi Pamong Praja menggunakan teknik dominasi agar masalah dapat  diselesaikan dengan cepat, bahkan dengan memberlakukan sanksi-sanksi yang sah sesuai peraturan yang berlaku agar pegawai mentaati dan patuh terhadap peraturan-peraturan yang ada sehingga semua dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Pengorganisasian Kelompok Tani Panca Karya di Desa Bangun Rejo Kabupaten Kutai Kartanegara Suhardiman Suhardiman; Marsuq Marsuq; Jamiah Jamiah; Muhammad Said; Aisha Maulia Rahmawati; Ruhana Atapukan
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/1jh30v34

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kapasitas pengetahuan, keterampilan dan sikap anggota kelompok tani dalam menerapkan mekanisme pertanian modern; (2) meningkatkan akses sumber daya dan teknologi; dan (3) meningkatkan kemampuan membuat perencanaan bisnis Usaha Kelompok Tani. Metode yang digunakan dalam Pengabdian kepada Masyarakat ini melalui 5 tahapan dengan 8 kegiatan: 1) persiapan; 2) sosialisasi dan focus group discussion; 3) pelatihan pertanian modern; 4) penyaluran dan bimbingan teknis perakitan, penggunaan dan perawatan alat dan mesin pertanian modern; 5) pelatihan penyusunan perencanaan bisnis (business plan) usaha kelompok tani; 6) pendampingan dan fasilitiasi pengorganisasian kelompok tani; dan 7) Monitoring dan Evaluasi; dan 8) Keberlanjutan Program. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatnya kapasitas pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani dalam menerapkan mekanisme pertanian modern, penggunaan pupuk dan pestisida secara efisien, pengendalian hama dan penyakit, meningkatnya pengetahuan petani dalam merakit, menggunakan dan merawat alat-alat dan mesin pertanian yang diberikan, meningkatnya kemampuan dan keterampilan pengorganisasian kelompok tani untuk bekerjasasama, bermitra dan bernegosiasi dengan pemerintah dan pasar (swasta), meningkatknya akses sumber daya dan teknologi serta tersusunnya dokumen bussiness plan di tingkat Kelompok Tani Panca Karya.
Pengaruh Reformasi Birokrasi Terhadap Kinerja Pelayanan Kecamatan Sangatta Selatan Kabupaten Kutai Timur Suhardiman Suhardiman; Jamiah Jamiah; Raudah Mahmud; Futum Hubaib
Prediksi : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 25, No 2 (2026)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v25i2.9658

Abstract

This study aims to analyze the effect of bureaucratic reform on public service performance at the Sangatta Selatan District Office, Kutai Timur Regency. Bureaucratic reform is a strategic government initiative to improve governance through organizational effectiveness, civil servant professionalism, and better public service delivery. This research employed a quantitative approach using a survey method involving 40 respondents selected according to the research criteria. Data were collected through questionnaires and analyzed using simple linear regression with SPSS software. The findings indicate that bureaucratic reform has a positive and significant effect on public service performance. Better implementation of bureaucratic reform is associated with improved quality of services delivered to the community. These results suggest that successful bureaucratic reform contributes to enhancing the effectiveness of public service delivery. Therefore, continuous commitment is required to strengthen organizational governance, improve the competence of public officials, and encourage service innovation to achieve high-quality, accountable, and citizen-oriented public services.Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh reformasi birokrasi terhadap kinerja pelayanan publik pada Kantor Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur. Reformasi birokrasi menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan melalui peningkatan efektivitas organisasi, profesionalisme aparatur, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 40 responden yang dipilih menggunakan teknik sampling sesuai karakteristik penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear sederhana dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reformasi birokrasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pelayanan publik. Peningkatan implementasi reformasi birokrasi diikuti dengan meningkatnya kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan reformasi birokrasi berkontribusi terhadap peningkatan efektivitas pelayanan publik. Oleh karena itu, diperlukan komitmen berkelanjutan dalam memperkuat tata kelola organisasi, kompetensi aparatur, serta inovasi pelayanan guna mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas.