Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Analisis Keruntuhan Bendungan Cijurey dengan Simulasi HEC-RAS dan Dampak Potensi Kerugian Ekonomi dengan InaSAFE Dzakiyyah, Nailah; Marsudi, Suwanto; Hendrawan, Andre Primantyo
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2025.005.01.066

Abstract

Bendungan Cijurey merupakan bendungan urugan dengan tujuan serbaguna yang memiliki tampungan total waduk sebesar 17.07 juta m3 yang dibangun di Desa Sukadamai, Kabupaten Bogor. Disamping banyaknya manfaat tersebut, Bendungan Cijurey juga menyimpan risiko yang berdampak besar apabila terjadi kegagalan bendungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besar nilai debit banjir yang masuk (QInflow) ke dalam Waduk Cijurey pada saat QPMF, karakteristik banjir berdasarkan skenario genangan terbesar, klasifikasi tingkat bahaya banjir, serta total potensi kerugian akibat runtuhnya Bendungan Cijurey. Analisis keruntuhan Bendungan Cijurey dilakukan dengan simulasi HEC-RAS dan menentukan potensi dampak kerugian ekonominya menggunakan InaSAFE. Hasil analisis perhitungan debit banjir rancangan (QPMF) dengan metode HSS Soil Conservation Service (SCS) sebesar 1267.6 m3/detik. Sebaran banjir hasil simulasi keruntuhan bendungan dengan skenario overtopping berdampak lebih luas ketimbang skenario piping dengan luas genangan banjir 42.35 km2 dan kedalaman maksimum banjir setinggi 20.27 meter. Sehingga, banjir akibat keruntuhan bendungan dengan sebaran banjir terluas ini dapat diklasifikasikan dalam tingkat bahaya sedang dengan rentang kedalaman banjir 1 – 3 meter. Sedangkan, potensi kerugian ekonomi yang disebabkan keruntuhan Bendungan Cijurey berdasarkan skenario ini yaitu sebesar Rp764,826,661,780.
Penilaian Tingkat Kerentanan Air Tanah Terhadap Pencemaran dengan Metode Simple Vertical Vulnerability (SVV) Di Kecamatan Bandar Kedung Mulyo Kabupaten Jombang Ma'arif, Mohammad Syaifuddin; Siswoyo, Hari; Hendrawan, Andre Primantyo
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/ft.v13i1.3591

Abstract

Bandar Kedung Mulyo District is an area at risk of groundwater pollution due to agricultural activities involving pesticide use and improper disposal of domestic waste. Preventive measures are necessary to protect groundwater from contaminants. One approach is to assess groundwater vulnerability using the SVV Method. This research aims to evaluate the SVV index as an assessment of groundwater vulnerability derived from parameters such as the thickness of the unsaturated zone, percolation value, and the type of material in the saturated zone. The research results indicate variations in groundwater vulnerability levels, with SVV index values ranging from 11.55 to 47.89 over the five-month study period. There are three classifications of groundwater vulnerability levels: medium (35-65) and high (24-35) with an area percentage of 9 – 10% each. Very high vulnerability (≤ 24) dominates with a percentage of 81 – 82% of the area. The percentage of areas with very high vulnerability decreased, while areas with medium and high vulnerability increased each month. This is due to the decreasing depth of groundwater each month.
Pengaruh Aplikasi Biogrouting Pada Tanah Vulkanis Terhadap Kuat Gesernya Awaludin, Muhammad Fajar; Yuliani, Emma; Hendrawan, Andre Primantyo
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2021.001.02.15

Abstract

Indonesia has many active volcanoes, one of which is Mount Kelud. The eruption of Mount Kelud produced a lot of volcanic ash. This study aims to determine the physical characteristics of the material and also the soil classification, and also to determine changes in the shear strength parameters due to the biogrouting process on the material with pseudomonas aeruginosa bacteria. From the results of this study, the material is bad with a GS value of 2.706. Samples with bacteria all experienced an increase in the internal shear angle of the samples with Dr 70%. The 70-10-Ps sample experienced the largest increase in internal shear angle, namely 942.4% when compared to 70-10-tb. Almost all samples with bacteria have decreased cohesion value. The sample with the smallest cohesion value was the 70-10-Ps sample when compared with the 70-10-Tb sample as a control.
Evaluasi Pengaruh Sifat Mikro-Fisik dan Bentuk Butiran terhadap Karakteristik Kuat Geser pada Pasir Vulkanik dan Pasir Pantai Maulina, Chatherine Grace; Sisinggih, Dian; Hendrawan, Andre Primantyo
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2021.001.02.21

Abstract

Pasir merupakan salah satu bahan geoteknik yang memiliki peranan yang sangat penting, misalnya sebagai bahan timbunan urugan, timbunan backfill di belakang dinding penahan, maupun bahan filter. Pasir berasal dari berbagai sumber dan proses geologi yang berbeda, sehingga pasir vulkanik dan pasir pantai akan memiliki karakteristik fisik, mineralogi, dan bentuk butiran yang berbeda pula. Penelitian ini melakukan serangkaian uji di laboratorium dengan benda uji berupa material pasir: (1) pasir vulkanik sungai aliran lahar dari hasil erupsi Gunung Kelud di Kali Putih Blitar, (2) pasir pantai dari beberapa pantai di Kabupaten Malang yaitu Pantai Wonogoro, Pantai Jolangkung, dan Pantai Goa Cina. Aspek bentuk butiran meliputi roundness, sphericity, dan tekstur. Analisis pengujian dari SEM dan X-RD untuk menentukan karakteristik mikro-fisik dan bentuk butiran pasir secara mendetail. Pengujian geser langsung (direct shear test) untuk menentukan kuat geser dari tanah pasir. Pasir vulkanik memiliki permukaan butiran yang lebih kasar dari pasir pantai sehingga sudut geser dalam yang didapatkan lebih besar dari sampel pasir pantai. Karena tanah pasir tidak memiliki kohesi maka kekuatannya hanya pada sudut geser dalam; dengan demikian, pengaruh aspek mikro-fisik dan bentuk butiran pasir terhadap karakteristik kuat gesernya harus diperhitungkan untuk aplikasinya sebagai material geoteknik.
Evaluasi Karakteristik Mikro-Fisik dan Mekanik Pasir Vulkanik Tersementasi di Tebing Sungai Aliran Lahar Gunung Kelud Astari, - -; Hendrawan, Andre Primantyo; Yuliani, Emma -
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2021.001.02.27

Abstract

Tebing pasir vulkanik dengan material piroklastik hasil erupsi Gunung Kelud memiliki sifat unik yang terdapat pada struktur mikronya, yaitu fabrik yang porous dimana partikel dan pengikatnya akan saling mengunci atau tersementasi. Penelitian ini mengidentifikasi karakteristik mikro-fisik dan mineralogi pasir vulkanik tersementasi serta pengaruh terhadap kuat geser tebing. Analisa karakteristik fisik uji distribusi butiran bergradasi baik dan buruk dan nilai berat jenis tanah 2,783 – 2,803. Pengujian angka pori tanah dengan kerapatan Dr 50% didapat 0,713 – 0,775 dan Dr 70% didapat 0,639 – 0,720. Uji kapasitas absorpsi 6,383% - 7,759%. Scanning Electron Miroscopes mengidentifikasi adanya rongga udara yang tersebar di permukaan butiran yang dipenuhi partikel volcanic ash yang berukuran sangat halus dengan sphericity and roundness termasuk kedalam high sphericity dan kategori butiran angular hingga sub-angular berbentuk oblate. Analisa karakteristik mineralogi pengujian X-RD, SEM-EDX, dan X-RF menghasilkan kandungan total SiO2 + Al2O3 + Fe2O3 yaitu 80,3% - 82,8% bersifat pozolanik atau tersementasi. Analisa karakteristik mekanik pengujian geser langsung diperoleh harga sudut geser dalam 39,74˚ - 46,97˚ (Dr 50%) dan 42,84˚ - 47,81˚ (Dr 70%), sedangkan nilai sudut tenang sebesar 31,68˚ - 34,01˚.
Studi Pengaruh Sifat Fisik Tanah terhadap Laju Infiltrasi pada Lahan Pertanian Firmanda, Rifco Ray; Harisuseno, Donny; Hendrawan, Andre Primantyo
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2022.002.01.06

Abstract

Perubahan tata guna lahan yang terjadi pada DAS Lesti secara tidak langsung akan mempengaruhi laju infiltrasi. Berkurangnya vegetasi penutup lahan dan adanya proses pengolahan tanah seperti pemadatan akan mengubah karakteristik laju infiltrasi pada suatu lahan. Studi ini ditujukan untuk mengetahui pengaruh sifat fisik tanah terhadap laju infiltrasi dengan menggunakan model regresi linear berganda. Kajian ini dilakukan pada lahan pertanian yang berada di DAS Lesti. Pada setiap titik dilakukan pengambilan data infiltrasi menggunakan alat Double Ring Infiltrometer dan pengambilan sampel tanah. Dari hasil analisis korelasi dan determinasi didapatkan bahwa variabel ln sand, ln clay dan ln kadar air memiliki nilai koefisien korelasi dan determinasi yang baik. Setelah itu kemudian dilakukan pembuatan beberapa model regresi linear berganda. Dari hasil analisis tersebut, model regresi yang menggunakan variabel ln clay dan ln kadar air mampu memenuhi uji asumsi klasik dan uji hipotesis dengan kekuatan variabel ln clay dan ln kadar air secara bersama-sama mampu menjelaskan variabel ln laju infiltrasi awal sebesar 88,4%. Dari hasil uji validasi model menunjukkan bahwa nilai pemodelan regresi mendekati dengan hasil pengukuran di lapangan.
Analisis Keruntuhan Bendungan Rukoh Kabupaten Pidie Menggunakan Aplikasi HEC-RAS dan Berbasis InaSAFE Khairi, Muhammad Ariq Fathyan; Suprijanto, Heri; Hendrawan, Andre Primantyo
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2022.002.01.05

Abstract

Bendungan Rukoh memiliki tampungan efektif sebesar 125,7 juta m3 dengan tujuan utama untuk optimalisasi pemenuhan kebutuhan air irigasi, dan untuk pengendalian banjir Kabupaten Pidie. Dibalik manfaatnya yang besar, bendungan berpotensi membahayakan keamanan publik apabila terjadi keruntuhan bendungan. Ketika terjadi keruntuhan bendungan, air dalam jumlah besar pada waduk dapat mengakibatkan banjir yang cepat dan tiba-tiba, mengakibatkan kerugian nyawa serta kerusakan material yang masif. Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui dampak maksimum yang dapat terjadi dari berbagai macam skenario keruntuhan bendungan pada Bendungan Rukoh. Menggunakan data populasi regional, kerugian ekonomi akibat keruntuhan bendungan kemudian dihitung. Keruntuhan Bendungan Rukoh disimulasikan menggunakan program HEC-RAS v5.0.7 dengan basis data geometri yang tersedia, kemudian dihitung kerugian ekonominya dengan bantuan aplikasi InaSAFE. Hasil simulasi menunjukkan puncak debit banjir rancangan Probable Maximum Flood (PMF) dengan Qinflow sebesar 517,102 m3/detik tidak mengakibatkan skenario overtopping. Dari hasil simulasi, keruntuhan Bendungan Rukoh oleh skenario piping tengah kondisi muka air banjir menghasilkan dampak paling besar dengan ketinggian air maksimum sebesar 21,94 m dengan luasan banjir melingkupi 237,409 km2. Angka-angka tersebut menandakan bahwa keruntuhan Bendungan Rukoh dikategorikan sebagai bahaya tingkat tinggi. Estimasi kerugian ekonomi akibat keruntuhan Bendungan Rukoh menggunakan program InaSAFE adalah sebesar Rp. 573.068.311.480.
Studi Perencanaan Dinding Penahan Sebagai Upaya Penanganan Kelongsoran Lereng Pada Ruas Jalan Trenggalek - Ponorogo Provinsi Jawa Timur Rosdiyono, Anangga; Hendrawan, Andre Primantyo; Asmaranto, Runi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2022.002.01.46

Abstract

Kegagalan lereng dan tanah longsor masih menjadi masalah serius dan sering terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Bila terjadi kegagalan lereng ini maka dapat menyebabkan kerugian baik secara materil dan imateril. Studi kegagalan lereng ini berada di ruas jalan Trenggalek – Ponorogo (Km 16+650 – Km 17+750) dan (Km 17+400 – Km 17+550) Provinsi Jawa Timur dimana memiliki kondisi topografi curam. Dari berbagai macam faktor penyebab kegagalan lereng dan tanah longsor maka perlu mengetahui faktor aman lereng pada ruas jalan Trenggalek – Ponorogo. Dari hasil analisis stabilitas lereng asli menggunakan bantuan software Geo5 didapatkan hasil bahwa nilai faktor aman terhadap stabilitas lereng  ≤ 1,5 tanpa adanya pengaruh gempa. Sedangkan untuk stabilitas lereng dengan pengaruh gempa didapatkan hasil faktor aman terhadap lereng alami ≤ 1,1. Berdasarkan analisis nilai faktor aman kondisi eksisting yang menyatakan bahwa lereng asli tidak aman oleh sebab itu, perlu adanya perbaikan lereng menggunakan dinding penahan sebagai upaya penanganan kelongsoran lereng. Dari hasil analisis stabilitas lereng kembali setelah adanya perbaikan lereng dengan dinding penahan menunjukan nilai angka aman yang lebih baik dengan kondisi tanpa gampa dengan nilai ≥ 1,5 dan nilai angka aman ≥ 1,1 akibat beban gempa. Sedangkan untuk mengatasi masalah kegagalan lereng menggunakan dinding penahan membutuhkan anggaran biaya sebesar Rp. 11.934.155.000,00.
Evaluasi Dimensi dan Stabilitas Tanggul Kali Lamong di Kabupaten Gresik Jawa Timur Dwi Lestari, Febby Sekar; Hendrawan, Andre Primantyo; Prayogo, Tri Budi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2022.002.01.39

Abstract

Pembangunan tanggul tanah merupakan metode pengendalian banjir yang umum dipakai di wilayah perkotaan. Studi ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas tanggul urugan tanah Kali Lamong dalam berbagai kondisi dan untuk mengevaluasi keamanan tanggul dengan bantuan grafik evaluasi (evaluation chart). Penelitian ini dilaksanakan di Kali Lamong, Propinsi Jawa Timur.  Software yang digunakan untuk analisa stabilitas lereng adalah AutoCAD dan GeoStudio SLOPE/W. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variasi kondisi tanah yang paling aman/stabil untuk pembangunan tanggul adalah variasi I, III, dan V. Parameter kondisi tanggul yang paling direkomendasikan adalah kondisi tanah variasi I, III, dan V, dengan tinggi tanggul bagian dalam (water-side) 3 m dengan setiap variasi tinggi jagaan. Grafik evaluasi menunjukkan pengaruh parameter kondisi tanah, geometrik, dan muka air terhadap nilai faktor keamanan tanggul eksisting Kali Lamong. Dari grafik evaluasi stabilitas tanggul eksisting Kali Lamong diketahui bahwa pada setiap parameter variasi kondisi tanah untuk sisi tanggul bagian dalam (water-side) mengalami kenaikan nilai faktor keamanan ketika tinggi tanggul bagian dalam (water-side) bertambah sedangkan untuk sisi tanggul bagian luar (land-side) mengalami penurunan nilai faktor keamanan ketika tinggi tanggul bagian dalam (water-side) bertambah.
Aplikasi Stability Chart untuk Idealisasi Desain Tanggul Kali Lamong di Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur Sanwa, Niken Wibasari; Hendrawan, Andre Primantyo; Asmaranto, Runi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2022.002.01.43

Abstract

Keruntuhan tanggul adalah salah satu kecelakaan di bidang teknik yang menyebabkan bencana banjir. Hal tersebut disebabkan karena proses perencanaan yang tidak benar sehingga tidak memenuhi persyaratan teknis. Salah satu kasusnya terjadi di Kali Lamong, Jawa Timur. Kali Lamong memiliki permasalaan banjir yang disebabkan oleh keruntuhan tanggul hampir setiap tahunnya. Tujuan dari studi ini yaitu adanya suatu pedoman yang digunakan untuk merencanakan struktur tanggul yang aman dan bertahan lama. Dengan bantuan grafik sederhana disebut stability chart yang memiliki hubungan antara nilai faktor keamanan dengan dimensi tanggul. Studi ini menggunakan dua parameter, yaitu parameter dimensi dan parameter jenis tanah. Untuk parameter jenis tanah dibagi lagi menjadi empat variasi jenis tanah berdasarkan nilai parameternya. Setelah diinput ke dalam aplikasi geostudio 2018 didapatkan bahwa desain variasi I dan III dinyatakan aman sedangkan variasi II dan IV tidak aman. Desain yang tidak aman tersebut dibutuhkan perkuatan sehingga ditambahkan berm dan pile dan menghasilkan semua variasi dinyatakan aman. Maka penggunaan berm dan pile sebagai perkuatan dinyatakan efektif untuk meningkatkan nilai faktor keamanan.