Bambang Saiful Ma’arif
Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah, Universitas Islam Bandung

Published : 34 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search
Journal : Bandung Conference Series : Islamic Broadcast Communication

Pengaruh Desain Komunikasi Visual Akun Instagram Bantu Dakwah terhadap Perilaku Beragama Pengikut Susilo Suryo Hadi; Bambang Saiful Ma’rif; Parihat Kamil
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 1 No. 1 (2021): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.626 KB) | DOI: 10.29313/bcsibc.v1i1.86

Abstract

Abstract. In today's digital era, visual communication design plays an important role in human life, especially in the field of digital da'wah conveyed through Instagram social media. Based on data released by Napoleon Cat, in the January-May 2020 period, Instagram social media users in Indonesia reached 69.2 million active users. One of the accounts on Instagram social media is called Bantu Dakwah which is an account containing dakwah content / activities using the concept of visual communication design. The forms of visual messages in this account also have the power of persuasion which can influence the religious behavior of their followers. The form of the visual message will be a determining factor in the success of persuasion efforts. This study aims to measure the magnitude of the influence of visual communication design on followers' religious behavior. The research method used is quantitative methods and the type of statistical method used is parametric statistics with a Likert scale. The findings in this study are the value of the influence of the independent variable (X) on the dependent variable (Y) of 32.7% which is generated through the coefficient of determination test. The form of one-sided-two-sided visual messages can affect the perceptual aspect, the form of emotional visual messages can affect the feeling aspect and the rational visual message form can affect the thoughts of followers of Bantu Da'wah based on the mean value of each visual message form questionnaire. Keywords: Visual Communication Design, Message Form, Religious Behavior. Abstrak. Pada era digital sekarang ini, desain komunikasi visual memegang peranan penting dalam kehidupan manusia, khususnya dalam bidang dakwah digital yang disampaikan melalui media sosial Instagram. Berdasarkan data yang dirilis Napoleon Cat, pada periode Januari-Mei 2020, pengguna media sosial Instagram di Indonesia mencapai angka 69,2 juta pengguna aktif. Salah satu akun di media sosial Instagram bernama Bantu Dakwah yang merupakan akun berisi konten/kegiatan dakwah dengan menggunakan konsep desain komunikasi visual. Bentuk-bentuk pesan visual dalam akun tersebut pun memiliki daya persuasi yang bisa mempengaruhi perilaku beragama pengikutnya. Bentuk pesan visual akan menjadi faktor penentu dalam keberhasilan upaya persuasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur besaran pengaruh desain komunikasi visual terhadap perilaku beragama pengikutnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dan jenis metode statistik yang digunakan adalah statistik parametrik dengan skala likert. Temuan dalam penelitian ini berupa nilai besaran pengaruh variabel independen (X) terhadap variabel dependen (Y) sebesar 32,7% yang dihasilkan melalui uji koefesiensi determinasi. Bentuk pesan visual satu sisi-dua sisi dapat mempengaruhi aspek persepsi, bentuk pesan visual emosional dapat mempengaruhi aspek perasaan serta bentuk pesan visual rasional dapat mempengaruhi aspek pikiran pengikut Bantu Dakwah berdasarkan hasil nilai mean dari masing-masing kuisioner bentuk pesan visual. Kata Kunci: Desain Komunikasi Visual, Bentuk Pesan, Perilaku Beragama.
Analisis Strategi Komunikasi Dakwah Kajian Islam Intensif di Yayasan Pesantren Islam Al-Falah Dago Bandung Nurlatipah Nur; Bambang Saiful Ma’arif
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.682 KB) | DOI: 10.29313/bcsibc.v2i2.3077

Abstract

Abstract. The purpose of this paper is to get a complete picture in the analysis of the communication strategy of da'wah for intensive Islamic studies at the Al-Falah Dago Islamic boarding school foundation, Bandung. The problem that arises is how the communication strategy of da'wah in intensive Islamic studies activities at the Al-Falah Dago Islamic boarding school foundation in Bandung. This paper is the result of research at the Al-Falah Dago Islamic boarding school foundation in Bandung which has a study routine program for teachers and staff. The research method is qualitative with observation, interview, literature study and documentation techniques. As an Islamic boarding school foundation which has several units in the Bandung city area. The Al-Falah Dago Islamic Boarding School Foundation is a foundation that seeks to provide Islamic teachings regarding faith and morality so that teachers and staff do not carelessly carry out worship. Through the study program the foundation can provide knowledge to the teachers and staff who are guided by the da'i invited by the foundation. In modern times the development of da'wah has developed very rapidly. However, the da'i communication strategy carried out by the da'i was less effective, resulting in a lack of enthusiasm for teachers and staff when listening to lectures. The da'wah communication strategy in intensive Islamic studies has not been effective because the da'i did not pay much attention to the da'wah communication strategy during the study. Therefore, it is very important to pay attention to strategies when preaching so that the goals expected by the da'i are achieved. Abstrak. Maksud dari tulisan ini adalah untuk mendapatkan gambaran yang utuh dalam analisis strategi komunikasi dakwah kajian Islam intensif di yayasan pesantren Islam Al-Falah Dago Bandung. Persoalan yang mengemuka adalah bagaimana strategi komunikasi dakwah dalam kegiatan kajian Islam intensif di yayasan pesantren Islam Al-Falah Dago Bandung. Tulisan ini merupakan hasil dari penelitian di yayasan pesantren Islam Al-Falah Dago Bandung yang mempunyai program rutinan kajian untuk para guru dan staf. Metode penelitiannya yaitu kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi. Sebagai yayasan pesantren Islam yang mempunyai beberapa unit di daerah Bandung kota. Yayasan pesantren Al-Falah Dago merupakan yayasan yang berupaya untuk memberikan ajaran Islam mengenai akidah dan ahklak supaya para guru dan staf tidak sembarangan dalam menjalankan ibadah. Melalui program kajian yayasan bisa membekali ilmu kepada pihak guru dan staf yang pandu oleh para da’i yang diundang oleh yayasan. Di zaman modern perkembangan dakwah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Namun stretegi komunikasi dakwah yang dilakukan oleh da’i kurang efektif sehingga mengakibatkan kurangnya antusias guru dan staf saat mendengarkan ceramah. Strategi komunikasi dakwah dalam kajian Islam intensif belum efektif karena da’i tidak terlalu memperhatikan strategi komunikasi dakwah saat kajian. Oleh karena itu sangat penting memperhatikan strategi saat berdakwah supaya tujuan yang diharapkan da’i tercapai.
Peran Komunikasi Islam dalam Membangun Keluarga yang Bertauhid di Kampung Cisaid RT 02 RW 04 Desa Patrolsari Kecamatan Arjasari Rizki Nurhayati; Bambang Saiful Maarif
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.599 KB) | DOI: 10.29313/bcsibc.v2i2.3082

Abstract

Abstract. The purpose of this paper is to get an overview of the people of Kp. Cisaid RT 02 RW 04. There are several problems that occur in Kp. Cisaid RT 02 RW 04 regarding the role of Islamic communication in building a monotheistic family. This paper is the result of research in Kp. Cisaid RT 02 RW 04. The research method uses a qualitative descriptive approach and data collection techniques through primary sources, namely observation and documentation. And through secondary sources, namely interviews. family members such as husband, wife, and children can be used as reinforcement to build a monotheistic family according to their duties and positions, by giving each other positive communication influences to save families from hell fire through communication containing religious messages, namely messages - the message of monotheism in increasing faith and piety to Allah SWT. So that Islamic communication in the family has a very important role to build a monotheistic family. Abstrak. Maksud dari tulisan ini adalah untuk mendapatkan gambaran masyarakat Kp. Cisaid RT 02 RW 04. Terdapat beberapa persoalan yang terjadit di Kp. Cisaid RT 02 RW 04 mengenai peran komunikasi Islam dalam membangun keluarga bertauhid. Tulisan ini merupakan hasil dari penelitian di Kp. Cisaid RT 02 RW 04. Motode penelitiannya menggunakan kualitatif pendekatan deskriptif dan teknik pengumpulan datanya melalui sumber primer yakni observasi dan dokumentasi. Dan melalui sumber sekunder yakni wawancara. anggota keluarga seperti suami, Istri, dan anak dapat dijadikan sebagai penguat untuk membangun keluarga yang bertauhid sesuai dengan tugas dan kedudukannya, dengan cara satu sama lain saling memberikan pengaruh komunikasi positif untuk menyelamatkan keluarga dari api neraka melalui komunikasi yang berisi pesan-pesan keagamaan yakni pesan-pesan ketauhidan dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Sehingga komunikasi islam di dalam keluarga memiliki peran yang sangat penting untuk membangun keluarga bertauhid.
Hubungan antara Metode Dakwah dengan Pemahaman Jemaah Majelis Taklim Safinatunnajah Kelurahan Pluit Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara Ratu Maulidah Fitriyah; Bambang Saiful Ma'arif; Parihat Kamil
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.903 KB) | DOI: 10.29313/bcsibc.v2i2.3741

Abstract

Abstract .The Taklim Council has an important role in improving the quality of human resources. Because through the delivery of Islamic messages which are the main activities, recitations in the Taklim assembly can function as a mediator as well as a forum for the formation of humans who have good Islamic spirit and morality. Like the Safinatunnajah Taklim Council which has routine religious activities every week, it has 3 schedules of da'wah material, namely interpretation, fiqh, and monotheism. The majority of the members of the Safinatunnajah Taklim Council work as fishermen. Researchers conducted research that aimed to determine the da'wah method used by the preacher so as to make the congregation understand all the da'wah material. The method used is a quantitative method with a descriptive statistical approach. The theory used is learning theory (Learning Theory). Data collection techniques through observation, questionnaires, documentation. The results obtained: the majority of the work of the Safinatunnajah Taklim congregation who filled out the research questionnaire were fishermen with 17 people or 38.6%, while the lowest was retirees with 1 person or 2.3%. as many as 32 respondents or 72.7% of respondents stated strongly agree and as many as 12 respondents or 27.3% of respondents agreed with the da'wah material that was easy to understand. The correlation coefficient value is 0.870 or 87%, which means that the level of relationship between the da'wah method (X) and the understanding of the Safinatunnajah Taklim congregation's understanding of the da'wah material (Y) is strong. And the correlation coefficient number is positive which indicates that the higher the influence of the da'wah method, the higher the level of understanding of the members of the Safinatunnajah Taklim congregation towards da'wah material, and vice versa. Abstrak. Majelis Taklim memiliki peran penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sebab melalui penyampaian pesan-pesan keislaman yang menjadi pokok kegiatannya, pengajian di Majelis Taklim dapat berfungsi sebagai mediator juga sebagai wadah pembentukan manusia yang memiliki semangat, dan moralitas Islam yang baik. Seperti Majelis Taklim Safinatunnajah yang memiliki kegiatan keagamaan rutin tiap minggunya, mempunyai 3 jadwal materi dakwah yaitu tafsir, fiqh, tauhid. Mayoritas jemaah Majelis Taklim Safinatunnajah ini berprofesi sebagai nelayan. Peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui metode dakwah yang digunakan oleh dai sehingga membuat para jemaah memahami seluruh materi dakwah. Adapun metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan statistik deskpriptif. Teori yang digunakan yaitu teori belajar (Learning Theory). Teknik pengumpulan data melalui observasi, angket, dokumentasi. Hasil penelitian yang didapatkan: mayoritas pekerjaan jemaah Majelis Taklim Safinatunnajah yang mengisi kuesioner penelitian adalah nelayan dengan jumlah 17 orang atau 38,6%, sedangkan yang terendah adalah pensiunan dengan jumlah 1 orang atau 2,3%. sebanyak 32 responden atau 72.7% responden menyatakan sangat setuju dan sebanyak 12 responden atau 27.3% responden menyatakan setuju dengan materi dakwah yang mudah dipahami. Nilai koefisien korelasi sebesar 0.870 atau 87% yang berarti bahwa tingkat hubungan antara metode dakwah (X) dengan pemahaman jemaah Majelis Taklim Safinatunnajah terhadap materi dakwah (Y) adalah kuat. Serta angka koefisien korelasi bernilai positif yang menunjukkan bahwa semakin tinggi pengaruh metode dakwah maka semakin tinggi juga tingkat pemahaman jemaah Majelis Taklim Safinatunnajah terhadap materi dakwah, begitupun sebaliknya.
Komunikasi Dakwah Animasi Riko The Series Season 2 di Akun Youtube Riko The Series : (Alanalisis Semiotika Ferdinand De Saussure) Arul Fajar Miftahudin; Bambang Saiful Ma'arif; Parihat Kamil
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.579 KB) | DOI: 10.29313/bcsibc.v2i2.4211

Abstract

Abstract. This study aims to find out what narrative is brought by Riko The Series' Youtube account based on the perspective of Da'wah Communication. As a result of current technological advances, everyone can access anything with just a smartphone, especially access to entertainment such as social media. Youtube is an audio-visual-based social media that almost all shows can be accessed so that it makes parents who have children worried about it. This research uses descriptive qualitative research with Ferdinand De Saussure's Semiotics analysis which divides the sign which consists of two parts, namely the physical part called the signifier and the conceptual part called the signified. The results of this study indicate that the animation Riko The Series Season 2 has a positive message from several episodes by containing markers in the form of akidah, morals, and sharia values, including: The value of akidah which discusses beliefs including the existence of jinn which are creatures created by Allah SWT; Moral values ​​are the attitude of always being enthusiastic in facing challenges and never giving up; And the value of sharia is to carry out the obligation of circumcision for Muslim men. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui narasi apa yang dibawakan oleh akun Youtube Riko The Series berdasarkan perspektif Komunikasi Dakwah. Akibat kemajuan teknologi saat ini memungkinkan setiap orang dapat mengaksas apapun hanya dengan smartphone terutama akses hiburan seperti sosial media. Youtube merupakan sosial media berbasis audio visual yang hampir semua tayangan dapat di akses sehingga membuat orang tua yang memiliki anak cemas akan hal itu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan analisis Semiotika Ferdinand De Saussure yang membagi tanda yang terdiri dari dua bagian yakni bagian fisik yang disebut signifier dan bagian konseptual yang disebut signified. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa animasi Riko The Series Season 2 memiliki pesan positif dari beberapa episode dengan memuat penanda-petanda berupa nilai akidah, akhlak, dan syariah, diantaranya: Nilai akidah yakni membahas tentang keyakinan meliputi keberadaan jin yang merupakan mahluk ciptaan Allah SWT; Nilai akhlak yaitu sikap selalu semangat menghadapi tantangan dan pantang menyerah; Dan nilai syariah yakni menjalankan kewajiban sunat bagi laki-laki muslim.
Analisis Isi Pesan Dakwah pada Lagu “Kode Buntut” Karya Doel Sumbang (Semiotika Charles Sanders Peirce) Abdulloh Abul Hasan Ash Shiddiq; Bambang Saiful Ma'arif; Malki Ahmad Nasir
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.5523

Abstract

Abstract. This study aims to find out the message of Doel Sumbang song entitled "Kode Buntut" based on Charles S. Pierce's semiotics and in the perspective of da'wah. Da'wah today can not only be done by preachers in mosques, but some of them are also done in various ways and in a lot of media places that can be used today. Da'wah nowadays can be conveyed through music in which the lyrics contain elements of da'wah (invitation). In the song entitled "Kode Buntut" by Doel Sumbang, there is a problem about someone who does Maisir or gambling, that gambling is clearly prohibited by the Quran. We as believers always put our trust (lean/rely) and ask Allah for help, Allah SWT emphasizes His believers to be patient with immorality, and the most important da'wah message of the entire song entitled "Kode Buntut" is when there is trouble, we should get ourselves closer and be cautious to Allah SWT to avoid all of disobedience. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pesan lagu Doel Sumbang berjudul “Kode Buntut” berdasarkan semiotika Charles S. Pierce dan dalam perspektif dakwah. Berdakwah pada zaman sekarang tidak dapat hanya dilakukan oleh para mubaligh di masjid saja, tetapi banyak juga dilakukan dengan berbagai cara dan banyak tempat media yang bisa digunakan pada zaman sekarang. Dakwah pada masa kini dapat disampaikan melalui musik yang didalamnya liriknya mengandung unsur dakwah (ajakan). Pada lagu Kode Buntut karya Doel Sumbang sebuah masalah dari seseorang yang melakukan Maisir atau judi, bahwasannya judi sudah jelas dilarang oleh Al-Quran. Kita sebagai orang beriman selalu bertawakal (bersandar/berserah diri) dan meminta pertolongan kepada Allah Swt. Menekankan kepada hamba-Nya untuk wajib bersabar terhadap maksiat, dan dari keseluruhan pesan dakwah yang ada di lagu kode buntut yang paling utama ketika berada kesusahan yaitu lebih dekat dan taqwa kepada Allah Swt agar terhindar dari segala kemaksiatan.
Pola Komunikasi Dakwah dalam Pembinaan Pemahaman Keagamaan Masyarakat Dusun Cikoneng Desa Cikoneng Kecamatan Ganeas Kabupaten Sumedang: Studi Kasus Masjid Al-Amin Jihan Azhari; Bambang Saiful Ma'arif; Parihat Kamil
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.6250

Abstract

Abstract. Da’wah is an effort to foster religious understanding in society. The function of dawah is to spread Islam to mankind as members of society, so that they have good morals and behavior according to Islamic guidance. The purpose of this study was to find out the da'wah agenda at Al-Amin Mosque in fostering religious understanding of the congregation, the congregation’s participation and response in da'wah activities, supporting and inhibiting factors in da’wah communication, and da'wah communication patterns in fostering religious understanding of the people of Cikoneng Hamlet, Cikoneng Village, Ganeas District Sumedang District. The method used in this research is a qualitative method with a descriptive qualitative research type. Data found through observation, interviews, and documentation. The informants in this study amounted to 8 people. The results of the study found that the pattern of da’wah communication used by the preacher in fostering religious understanding of the people of Cikoneng Hamlet, Cikoneng Village, Ganeas District (a case study at Al-Amin Mosque) is the pattern of group da’wah communication in the ta’lim assembly and Madrasah Diniyah, the pattern of interpersonal da’wah communication in hospitality to residents’ homes, and patterns of public da’wah communication in the implementation of compensation to people in need. The research was analyzed with Persuasive Communication Cognitive Learning Theory which is relevant according to the delivery of da’wah. Abstrak. Dakwah merupakan upaya untuk membina pemahaman keagamaan masyarakat. Fungsi dakwah adalah untuk penyebaran Islam kepada umat manusia sebagai anggota masyarakat, agar memiliki akhlak dan perilaku baik sesuai tuntunan Islam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui agenda dakwah di Masjid Al-Amin dalam membina pemahaman keagamaan jamaah, partisipasi jamaah dan responnya dalam kegiatan dakwah, faktor penunjang dan penghambat dalam komunikasi dakwah, dan pola komunikasi dakwah dalam pembinaan pemahaman keagamaan masyarakat Dusun Cikoneng Desa Cikoneng Kecamatan Ganeas Kabupaten Sumedang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Data ditemukan melalui hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini berjumlah 8 orang. Hasil penelitian menemukan bahwa, Pola komunikasi dakwah yang digunakan dai dalam pembinaan pemahaman keagamaan masyarakat Dusun Cikoneng Desa Cikoneng Kecamatan Ganeas (studi kasus Masjid Al-Amin) adalah pola komunikasi dakwah kelompok dalam majelis ta’lim dan Madrasah Diniyah, pola komunikasi dakwah antarpribadi dalam silaturahmi ke rumah warga, dan pola komunikasi dakwah publik dalam pelaksanaan santunan kepada masyarakat yang membutuhkan. Penelitian dianalisis dengan Teori Belajar Kognitif Komunikasi Persuasif yang relevan sesuai dengan penyampaian dakwah.
Pola Komunikasi DKM Al-Muttaqien SMA PGII 1 Bandung dalam Meningkatkan Aspek Keagamaan terhadap Remaja Masjid Andy Ridwan; Bambang Saiful Ma'arif; Parihat Kamil
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.6854

Abstract

Abstract. The development of the times has led to a condition where the way students speak is not good when communicating with peers and with teachers. This study aims to determine the da'wah program, da'wah messages, da'wah methods, barriers to da'wah, and communication patterns of DKM Al-Muttaqien Da'wah at SMA PGII 1 Bandung. This study uses a qualitative type with a descriptive approach to find the pattern of da'wah communication used by DKM Al-Muttaqien SMA PGII 1 Bandung in preaching to mosque youth. The results showed that the da'wah communication pattern used by DKM Al-Muttaqien SMA PGII 1 Bandung was the pattern of interpersonal communication and the pattern of group communication. Interpersonal communication is carried out during mentoring between mentors and students, mentors carry out interpersonal communication through an individual approach to students with the aim that students who have problems can be specifically fostered while group communication mentors carry out group communication patterns during mentoring activities with holding activities about understanding the basics of Islam in which all members communicate with all members. The point is the pattern of communication between mentors and students, students with mentors, students with students. This pattern explains that the communication that occurs is two-way and all parties are involved. Two-way communication, namely communication that is informative and persuasive and requires results. When students feel comfortable with the pattern of communication, the Da'wah of DKM Al-Muttaqien SMA PGII 1 Bandung will be well received by students. Abstrak. Perkembangan jaman telah mengantarkan kepada kondisi dimana cara berbicara siswa kurang baik ketika berkomunikasi dengan teman sebaya maupun dengan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program dakwah, pesan-pesan dakwah, metode dakwah, hambatan dakwah, dan pola komunikasi dakwah DKM Al-Muttaqien SMA PGII 1 Bandung. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk menemukan pola komunikasi dakwah yang digunakan oleh DKM Al-Muttaqien SMA PGII 1 Bandung dalam berdakwah terhadap remaja masjid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi dakwah yang digunakan oleh DKM Al-Muttaqien SMA PGII 1 Bandung yaitu pola komunikasi antarpribadi dan pola komunikasi kelompok. Komunikasi antarpribadi dilakukan pada saat mentoring antara pementor dan siswa-siswi, pementor melakukan komunikasi antarpribadi melalui pendekatan individu kepada siswa-siswi yang bertujuan agar siswa-siswi yang mempunyai masalah dapat dibina secara khusus sedangkan komunikasi kelompoknya pementor melakukan pola komunikasi kelompok pada saat kegiatan mentoring dengan mengadakan kegiatan tentang memahami dasar islam yang dimana semua anggota berkomunikasi dengan semua anggota. Maksudnya adalah pola komunikasi pementor dengan siswa-siswi, siswa-siswi dengan pementor, siswa-siswi dengan siswa-siswi. Pola seperti ini menjelaskan bahwa komunikasi yang terjadi yaitu dua arah dan semua pihak terlibat. Komunikasi dua arah yaitu komunikasi yang bersifat informatif dan persuasif serta memerlukan hasil. Ketika siswa-siswi merasa nyaman dengan pola komunikasinya maka dakwah DKM Al-Muttaqien SMA PGII 1 Bandung akan diterima oleh siswa-siswi dengan baik.
Pola Komunikasi Dakwah pada Instagram Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat dalam Memotivasi Masyarakat Untuk Berzakat, Berinfak dan Bersedekah Pada Periode 2020-2022 Sarah Aulia Pebrian; Bambang Saiful Ma'arif; Asep Ahmad Siddiq
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.6887

Abstract

Abstract. Nn The da'wah communication pattern is a role contained in the Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat program. On that basis, this research focuses on finding out the factors that influence da'wah communication patterns and examines more deeply how da'wah communication patterns are carried out by Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat. In this study the researchers focused on "patterns of da'wah communication at Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat in motivating people to give zakat, give alms and give alms in the 2020-2022 period." This study used qualitative research methods through field research with a phenomenological approach to the people of West Java who were sampled. The aim of the research is to obtain an effective da'wah communication pattern about programs organized by Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat in motivating people to give zakat, donate and give alms. The results of the study found that first, the programs contained in Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat consisted of education, health, social, piety and economy. Second, the da'wah technique carried out by Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat is by the bi al-hikmah method, mau'izatul hasana and mujjadi billati hiya ahsan. In addition to these three methods, and softseling and hardseling methods. Third, opportunities are the high level of community generosity and access to increasingly sophisticated technology that makes it easy for people to access information related to zakat, donations and alms. The obstacles faced are the lack of public awareness of zakat, lack of public trust in institutions, lack of knowledge and understanding of the community. Fourth, the pattern of da'wah communication that is carried out provides motivation in behaving positively in tithing, infaq and alms. Abstrak. Pola komunikasi dakwah merupakan peranan yang terdapat dalam program Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat. Atas dasar itu, penelitian ini berfokus pada, untuk mencari tahu faktor-faktor yang mempengaruhi pola komunikasi dakwah dan mengkaji lebih dalam bagaimana pola komunikasi dakwah yang dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat. Di penelitian ini peneliti berfokus kepada “pola komunikasi dakwah pada instagram badan amil zakat nasional provinsi jawa barat dalam memotivasi masyarakat untuk berzakat, berinfak dan bersedekah pada periode 2020-2022.” Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui penelitian penelitian lapangan dengan pendekatan fenomenologi terhadap mayarakat Jawa Barat yang diambil sampel. Tujuan penelitian, untuk memperoleh pola komunikasi dakwah yang efektif tentang program yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat dalam memotivasi masyarakat untuk berzakat, berinfak dan bersedekah. Hasil penelian menemukan, bahwa yang pertama, program yang terdapat di Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat terdiri atas, pendidikan, kesehatan, sosial, takwa dan ekonomi. Kedua, teknik dakwah yang dilakukan Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat adalah dengan metode bi alhikmah, mau’izatul hasana dan mujadalah billati hiya ahsan. Selain ketiga metode tersebut, dan metode softseling dan hardseling. Ketiga, peluang adalah tingkat kedermawanan masyarakat yang tinggi dan akses teknologi yang semakin cangih ini membuat masyarakat mudah dalam mengakses informasi terkait zakat, infak dan sedekah. Adapun kendala yang dihadapi adalah kurangnya kesadaran masyarakat terhadap berzakat, kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga, kurangnya pengetahuan dan pemahaman masyaraka. Keempat, pola komunikasi dakwah yang dilakukan memberikan motivasi dalam berperilaku positif dalam berzakat, infak dan sedekah. Kata Kunci: Pola Komunikasi, Komunikasi, Dakwah, Motivasi
Videogram sebagai Sarana Media Dakwah (Studi Deskriptif pada Akun Instagram @jalantojannah) Arjun kurniawati; Bambang Saiful Ma'arif; Muhammad Fauzi Arif
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v4i1.11551

Abstract

Abstract. In today's era, preachers are required to be more careful in utilizing social media as a means to convey the message of da'wah (Islamic preaching). The @jalantojannah account is one of various Instagram accounts that present content related to Islamic studies. With effective packaging of da'wah content, the @jalantojannah account is able to attract the attention of Instagram users to view and listen to the da'wah messages conveyed through the videogram feature. As of now, the @jalantojannah account has amassed a total of 669 followers. This research aims to explore the use of videograms as a medium for da'wah, including discussions on da'wah topics related to creed, sharia, and ethics. It also delves into the account owner's opinions on preaching through electronic media and the followers' responses to the @jalantojannah account. The research employs a descriptive method with a qualitative approach, utilizing data collection techniques such as interviews and documentation. The findings reveal that the @jalantojannah account utilizes videogram features to convey da'wah messages through videos with a maximum duration of 60 seconds. The account owner believes that preaching through electronic media is highly effective, as each da'wah post can be viewed by anyone, anywhere. The chosen da'wah materials are categorized into three main subjects: Creed, Sharia, and Ethics. Abstrak. Dewasa ini, para pelaku dakwah dituntut untuk lebih cermat dalam menggunakan media sosial sebagai sarana untuk menyampaikan pesan dakwah, akun @jalantojannah merupakan salah satu dari berbagai akun instagram yang menyajikan konten-konten terkait kajian keislaman. Dengan pengemasan konten dakwah yang baik, akun @jalantojannah mampu menarik perhatian pengguna instagram untuk melihat serta mendengarkan pesan dakwah yang disampaikan dengan menggunakan fitur videogram (video gram). Tercatat hingga saat ini akun @jalantojannah telah memiliki sebanyak 669 followers. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan videogram sebagai sarana media dakwah, yang mana didalamnya terdapat pula pembahasan mengenai materi dakwah tentang aqidah, syariah dan akhlak, pendapat pemilik akun terhadap berdakwah di media elektronik, serta respon followers terhadap akun @jalantojannah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan datanya melalui wawancara dan dokumentasi. Penelitian yang dilakukan terhadap akun instagram @jalantojannah memberikan hasil bahwa akun @jalantojannah menggunakan fitur videogram untuk menyampaikan pesan dakwah dengan jenis video berdurasi maksimal 60 detik. Pendapat pemilik akun @jalantojannah terhadap berdakwah melalui media elektronik yaitu sangatlah efektif dikarenakan setiap postingan dakwah yang diunggah bisa dilihat oleh siapapun dan dimanapun. Terkait materi yang dipilih untuk disampaikan dikategorikan kedalam 3 bahasan materi, yaitu: Akidah, Syariah dan Akhlak.