Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

MAPPING RAILWAY LEVEL CROSSING ACCIDENT PATTERNS IN DAOP 8 OF EAST JAVA PROVINCE Wicaksono, Achmad; Lasmini Ambarwati; Ita Suhermin Ingsih
Journal Innovation of Civil Engineering (JICE) Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jice.v5i2.23349

Abstract

Railway-level crossing safety is a major issue in the transport system, especially in East Java where accidents occur frequently. This study aims to find the trend of accidents at the level crossing of DAOP 8 East Java and create data-driven preventive measures. The study used a mixed method approach, agent-based simulation, questionnaires, and interviews in addition to analyzing historical accident data. The results showed a significant prevalence of crashes in metropolitan locations, with higher risks during peak hours and homecoming periods. The largest incidences were reported in Sidoarjo and Surabaya, with significantly increased risk at night. The significant contributing factors are the presence of large vehicles, obstacles, weather, occurrence at night, and the presence of a crossbar. Keywords: Data-based prevention; DAOP 8 East Java Province; Level crossings; Risk analysis; Train accidents.
Analisis Biaya Kemacetan dan Polusi Udara akibat Kegiatan Parkir dan PKL di Jalan Zaenal Zakse Darmawan, Ilham; Wicaksono, Achmad; Ambarwati, Lasmini
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2025): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemacetan lalu lintas dan pencemaran udara merupakan dua permasalahan utama di kawasan perkotaan yang saling berkaitan. Jalan Zaenal Zakse di Kota Malang merupakan salah satu ruas jalan dengan tingkat aktivitas ekonomi tinggi yang menyebabkan terjadinya alih fungsi ruang jalan menjadi area parkir dan lokasi berdagang Pedagang Kaki Lima (PKL).Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya biaya kemacetan dan biaya polusi udara yang ditimbulkan dari aktivitas tersebut. Metode yang digunakan mencangkup pendekatan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) untuk analisis kinerja jalan,metode Direktorat Bina Marga untuk biaya kemacetan, metode PCI untuk perhitungan Biaya Operasional Kendaraan (BOK), serta metode Litman yang disesuaikan dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 12 Tahun 2010 untuk menghitung biaya polusi udara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas efektif jalan menurun akibat hambatan samping dan penggunaan bahu jalan yang  tidak sesuai fungsi. Biaya kemacetan yang dihasilkan mencapai yaitu  Rp66.735.863.037.646,40 per tahun, sedangkan biaya polusi udara mencapai Rp164.362.765.828,67 per tahun. Temuan ini menunjukkan perlunya penataan ulang ruang jalan, relokasi parkir dan PKL ke lokasi yang lebih tepat, serta pengawasan lalu lintas yang lebih konsisten untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas lingkungan perkotaan. Kata Kunci: Kemacetan Lalu Lintas, Polusi Udara, PKL, Parkir, PCI
PENENTUAN SKALA PRIORITAS PERBAIKAN JALAN MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) DAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) Wiratsongko, Rahmad Prasetyo; Arief Rachmansyah; Lasmini Ambarwati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2025): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Infrastruktur jalan yang andal merupakan prasyarat fundamental bagi mobilitas penduduk dan pertumbuhan ekonomi suatu wilayah. Kecamatan Widodaren di Kabupaten Ngawi menghadapi tantangan signifikan terkait kondisi jaringan jalan yang kurang memadai, yang berpotensi menghambat aktivitas ekonomi masyarakat, terutama di sektor pertanian dan industri kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model penentuan skala prioritas perbaikan jalan yang objektif dan komprehensif dengan mengintegrasikan dua metode: Pavement Condition Index (PCI) untuk penilaian kondisi fisik perkerasan dan Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk analisis keputusan multikriteria. Empat ruas jalan utama dianalisis: Jalan Raya Ngawi, Jalan Raya Maospati, Jalan Ngrambe, dan Jalan Nglondan. Metode PCI digunakan untuk mengukur tingkat kerusakan secara visual, sementara AHP digunakan untuk membobotkan prioritas berdasarkan tiga kriteria utama: Kondisi Perkerasan Jalan (KPJ), Kinerja Jalan (KJ), dan Tata Guna Lahan (TGL). Data dikumpulkan melalui survei lapangan, studi literatur, dan kuesioner yang diisi oleh para ahli dari instansi terkait. Hasil analisis PCI menunjukkan bahwa Jalan Ngrambe berada dalam kondisi "Buruk" (PCI 39,56), sedangkan tiga ruas lainnya dalam kondisi "Sedang". Namun, hasil analisis AHP menunjukkan urutan prioritas perbaikan yang berbeda: Jalan Raya Maospati (skor 0,257) menjadi prioritas utama, diikuti oleh Jalan Raya Ngawi (0,237), Jalan Nglondan (0,107), dan Jalan Ngrambe (0,099). Temuan ini menyoroti bahwa faktor strategis tata guna lahan dan pendekatan pemeliharaan preventif pada aset jalan nasional menjadi pertimbangan yang lebih dominan dari pada tingkat kerusakan fisik semata. Kombinasi metode PCI dan AHP terbukti efektif dalam menyediakan kerangka kerja pengambilan keputusan yang berbasis data dan komprehensif bagi pemerintah daerah. Kata kunci : Pavement Condition Index (PCI), Analytical Hierarchy Process (AHP), Prioritas Perbaikan Jalan, Manajemen Aset Jalan, Widodaren.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KECELAKAAN DAN STRATEGI PENANGGULANGANNYA PADA JARINGAN JALAN SURABAYA BARAT Kefas Lambang El Shadai, Kefas Lambang El Shadai; Lasmini Ambarwati; Rahayu Kusumaningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah kendaraan bermotor di wilayah perkotaan, khususnya di Surabaya Barat, berdampak langsung terhadap meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kecelakaan lalu lintas serta merumuskan strategi penanggulangannya pada jaringan jalan Surabaya Barat. Metode penelitian yang digunakan meliputi pengumpulan data primer berupa observasi kondisi geometrik jalan serta data sekunder berupa data kecelakaan lalu lintas periode 2022–2024 yang diperoleh dari Kepolisian Daerah Jawa Timur dan Dinas Perhubungan Kota Surabaya. Analisis dilakukan dengan pendekatan statistik deskriptif dan regresi untuk mengidentifikasi pengaruh faktor manusia, kendaraan, geometri jalan, dan lalu lintas terhadap kejadian kecelakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor manusia, khususnya perilaku pengendara sepeda motor, menjadi penyebab dominan kecelakaan, diikuti oleh kondisi geometri jalan dan karakteristik lalu lintas. Strategi penanggulangan yang direkomendasikan meliputi peningkatan fasilitas keselamatan jalan, perbaikan desain geometrik, serta penguatan edukasi dan penegakan hukum lalu lintas. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan keselamatan lalu lintas di kawasan perkotaan dengan tingkat mobilitas tinggi. Kata kunci: kecelakaan lalu lintas, keselamatan jalan, perilaku pengendara, geometri jalan, Surabaya Barat
Perencanaan Jaringan Trayek Angkutan Umum (Angkutan Pelajar, Pasar, dan Wisata) di Kota Batu Sianipar, Yoel Kevin Gerardo; Muhammad Fariz; Hendi Bowoputro; Lasmini Ambarwati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

       Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan jaringan trayek angkutan umum yang mampu melayani kebutuhan mobilitas masyarakat secara efektif di Kota Batu, khususnya pada sektor pendidikan, pasar, dan pariwisata. Metode penelitian menggunakan pengumpulan data primer melalui survei asal-tujuan (O-D Survey), survei preferensi pengguna, serta observasi lapangan, dan data sekunder dari instansi terkait. Analisis dilakukan dengan penyusunan matriks asal-tujuan (MAT), analisis pola pergerakan menggunakan desire line, serta perencanaan jaringan trayek berbasis zona dengan tingkat pergerakan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergerakan didominasi oleh perjalanan menuju kawasan pendidikan, pasar, dan wisata, dengan bangkitan dan tarikan tertinggi pada angkutan pelajar (Zona 5–Zona 1), angkutan pasar (Zona 1–Pasar Induk Among Tani), dan angkutan wisata (Zona 10 eksternal–Zona 1/Alun-Alun). Perencanaan menghasilkan jaringan trayek yang lebih efisien dengan penggunaan mobil penumpang umum (MPU) dan bus kecil sesuai kebutuhan. Selain itu, strategi peningkatan dilakukan melalui integrasi trayek, peningkatan pelayanan, serta penyediaan halte pemadu moda di Pasar Induk Among Tani guna meningkatkan aksesibilitas dan keberlanjutan transportasi. Kata Kunci: Jaringan Trayek, Angkutan Umum, Pola Pergerakan, Matriks Asal-Tujuan, Kota Batu
Analisis Kelaikan Fungsi Jalan Ikan Tombro Kota Malang Ridhwan, Hanif Nurfauzi; Achmad Wicaksono; Lasmini Ambarwati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Malang memiliki aktivitas masyarakat yang tinggi sehingga peningkatan jumlah kendaraan bermotor berdampak pada penurunan kinerja jaringan jalan, termasuk Jalan Ikan Tombro sebagai penghubung kawasan permukiman, pendidikan, dan perdagangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kelaikan fungsi Jalan Ikan Tombro berdasarkan Pedoman Bidang Lingkungan dan Keselamatan Jalan Nomor 06/P/BM/2024 dengan metode Pemeringkatan Bintang (Star Rating) serta menyusun rekomendasi teknis untuk meningkatkan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jalan. Metode penelitian dilakukan melalui survei lapangan pada ruas Jalan Ikan Tombro sepanjang ±1.140 meter dengan pengumpulan data primer berupa observasi visual dan pengukuran kondisi fisik jalan, serta data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait. Analisis dilakukan berdasarkan parameter Uji Laik Fungsi Jalan yang meliputi aspek geometri jalan, perkerasan, perlengkapan jalan, fasilitas pengguna jalan, serta manajemen dan keselamatan lalu lintas. Seluruh data dikodekan sesuai atribut penilaian, kemudian dihitung menggunakan metode Star Rating Score (SRS) untuk menentukan tingkat kelaikan fungsi jalan. Hasil analisis menunjukkan bahwa ruas Jalan Ikan Tombro Kota Malang sepanjang ±1.140 meter memperoleh nilai Star Rating Score (SRS) sebesar 2,79 sehingga termasuk dalam Pemeringkatan Bintang 4 dengan kategori aman dan telah memenuhi persyaratan laik fungsi jalan. Namun, masih diperlukan peningkatan beberapa fasilitas keselamatan jalan. Hasil penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Pemerintah Kota Malang dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan yang aman, nyaman, dan berkeselamatan   Kata kunci: uji laik fungsi jalan, kecelakaan lalu lintas, jalan ikan tombro, pemeringkatan bintang, rekomendasi teknis
Analisis Dampak Pemindahan Pusat Pemerintahan Kabupaten Mojokerto terhadap Kinerja Simpang dan Ruas Suryosadewo, Dynaldi Prio Suryosadewo; Hendi Bowoputro; Lasmini Ambarwati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemindahan pusat pemerintahan Kabupaten Mojokerto ke Kecamatan Mojosari sebagaimana direncanakan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Mojokerto Tahun 2012–2032 diperkirakan akan meningkatkan bangkitan dan tarikan perjalanan yang berpotensi memengaruhi kinerja jaringan jalan di sekitar kawasan pemerintahan baru. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak pemindahan pusat pemerintahan terhadap kinerja simpang dan ruas jalan serta menyusun alternatif penanganan untuk meningkatkan kinerja lalu lintas. Objek penelitian meliputi satu simpang bersinyal, satu simpang tak bersinyal, dan satu ruas jalan. Analisis dilakukan berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 dengan memodelkan pergerakan lalu lintas akibat pemindahan pusat pemerintahan melalui distribusi perjalanan Aparatur Sipil Negara (ASN) berdasarkan lokasi tempat tinggal serta bangkitan perjalanan yang mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 17 Tahun 2021. Evaluasi dilakukan pada kondisi eksisting, kondisi setelah pemindahan pusat pemerintahan, serta proyeksi jangka menengah dan jangka panjang menggunakan parameter derajat kejenuhan (Dj) dan tingkat pelayanan (Level of Service/LOS). Hasil analisis menunjukkan bahwa pada kondisi eksisting nilai Dj simpang bersinyal, simpang tak bersinyal, dan ruas jalan berturut-turut sebesar 0,98 (LOS E), 2,04 (LOS F), dan 0,85 (LOS D). Setelah pemindahan pusat pemerintahan, nilai Dj meningkat menjadi 1,79, 2,42, dan 0,93, kemudian bertambah menjadi 2,07, 2,88, dan 1,04 pada proyeksi jangka menengah serta mencapai 2,52, 3,42, dan 1,15 pada proyeksi jangka panjang, yang menunjukkan penurunan kinerja lalu lintas pada seluruh objek penelitian. Berdasarkan hasil tersebut, direkomendasikan perubahan pengaturan fase sinyal dari empat fase menjadi tiga fase disertai pembatasan pergerakan pada simpang bersinyal, perubahan tipe ruas menjadi 4/2-TT dengan lebar lajur 3 meter, serta pemasangan APILL, penyediaan lajur khusus selebar 3 meter pada pendekat utara, dan pelebaran pendekat barat sebesar 2 meter pada simpang tak bersinyal. Penerapan rekomendasi tersebut mampu meningkatkan kinerja lalu lintas dengan nilai Dj berkisar antara 0,82–0,84 (LOS D).
Analisa Penentuan Skala Prioritas Perbaikan Jalan Lokal di Kecamatan Sambikerep Kota Surabaya Eka Putra, Mohammad Hamdani; Arief Rachmansyah; Lasmini Ambarwati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Surabaya, merupakan ibu kota Provinsi Jawa Timur, memiliki jumlah penduduk sekitar 3 juta jiwa. Kota Surabaya khususnya di Kecamatan Sambikerep, memerlukan peningkatan fungsi kawasan perkotaan untuk mendukung pertumbuhan sosial, budaya, dan ekonomi melalui pengembangan aksesibilitas dan konektivitas jalan. Analisis terhadap konektivitas wilayah menunjukkan pentingnya preservasi jalan untuk meningkatkan keselamatan pengguna dan mendukung mobilitas regional. Penelitian ini mengevaluasi kondisi kerusakan pada empat ruas jalan, yaitu Jalan Raya Ngemplak (4,00%), Jalan Raya Bungkal (3,87%), Jalan Raya Sawo (5,22%), dan Jalan Bumi Indah (4,53%) berdasarkan nilai Road Condition Index (RCI) dengan delapan parameter kerusakan, meliputi retak memanjang, retak kulit buaya, pelepasan butir, tambalan, sungkur, lubang, retak bahu jalan, dan amblas. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) digunakan untuk menentukan prioritas perbaikan berdasarkan delapan kriteria: pendidikan (0,1369), kondisi jalan mantap (0,2302), perdagangan (0,1017), arus stabil (0,2606), pariwisata (0.,1039), kemacetan (0,0581), arus tidak stabil (0,0638), dan kondisi jalan tidak mantap (0,0448). Hasil analisis menunjukkan prioritas perbaikan ruas jalan adalah Jalan Raya Ngemplak (0,5176), Jalan Raya Bungkal (0,5385), Jalan Raya Sawo (0,3294), dan Jalan Bumi Indah (0,4444), mengacu pada kebutuhan masyarakat untuk mendukung aktivitas sehari-hari.