Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pemberian Bantuan Mesin Pengiris Asam Gelugur Kepada Petani Asam Gelugur di Dusun III Bunga Merdeka Kecamatan Kutalimbaru, Kab. Deliserdang Kristian Tarigan; Enzo W.B. Siahaan; Hodmiantua Sitanggang; Rasta Purba; Semangat Debataraja
Medani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jpm.v2i2.338

Abstract

Dusun III Bunga Merdeka adalah salah satu dari 6 Dusun yang terdapat pada Desa Namo Mirik Kecamatan Kutalimbaru, Kab. Deli Serdang merupakan salah satu penghasil asam gelugur terbesar dari 6 dusun tersebut. Asam gelugur merupakan produk pertanian yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Bahkan terakhir pada 1 April 2021 lalu, ekspor sebanyak 20 ton dengan nilai ekonomis Rp462 juga berhasil dilakukan ke China. Berdasarkan Data IQFAST Karantina Pertanian Belawan, ekspor asam gelugur pada triwulan I-2021 sebanyak 379,18 ton dengan nilai ekonomis 5,95 miliar tujuan India, China dan Malaysia. "Ini meningkat sebanyak 33,5 % dibanding periode sama tahun 2020 yang hanya berhasil mencatat sebanyak 284 ton dengan perolehan nilai ekonomi Rp.4,6 miliar," Sumber. https://ekbis.sindonews.com/asamgelugur, pada selasa 06, april 2021. Dilihat besarnya nilai ekonomi dari produksi asam gelugur tersebut dan Desa Namo mirik merupakan salah satu sumber bahan baku asam gelugur hasil pertanian, oleh karena itu kami Fakultas Teknik Universitas Darma Agung menyumbangkan mesin pengiris asam gelugur hasill rancangan dosen dan mahasiswa ke salah satu petani asam gelurur di Dusun III Bunga merdeka serta melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap petani. Pembinaan dilakukan terkait proses pengolahannya yang sebelumnya secara tradisional yaknik mengiris asam gelugur dengan cara konvensional dan sekarang beralih dengan menggunakan mesin agar produk yang dihasilkan dapat mencapai produk yang berkualitas ekspor
Studi Perhitungan Volume Bahan Bakar Minyak Menggunakan Metode Perhitungan Liter Standar 15 derajat Celsius Pada Motor Tanker Tarigan, Kristian; Sitanggang, Hodmiantua; ., Widiyanto; Sholeha, Dewi
Rekayasa Material, Manufaktur dan Energi Vol 6, No 2: September 2023
Publisher : Fakultas Teknik UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/rmme.v6i2.16311

Abstract

The method of calculating the volume of fuel oil using standard 15⁰ C is one of the methods used internationally in calculating the volume of handover transactions. To standardize the calculation of fuel volume in various weather conditions, there are several fuel calculation methods, namely the Observed calculation method, th calculation method in standard 15⁰ C, the calculation method in barrels and the calculation method in long tons. For the calculation method that is suitable for use in Indonesia is the standard volume calculation method of 15⁰ C, so that in extreme weather conditions or temperature differences, the volume calculation can still be accommodated even though the difference is very significant. In this case, we take a sample calculation of the volume of MFO fuel oil through the Moto Tanker at the Belawan PLTU Jetty Port. From the measurement results, the overall volume was 4,802,983 liters of Observed, and at a standard volume of 15⁰ C, a volume of 4,747,268 liters of standard 15⁰ C was obtained. From these results, the difference between the Observed volume and the standard volume of 15⁰ C was 55,715 liters or equivalent to 1.16% of the volume Observed. So it can be concluded that the standard volume value of 15⁰ C is 1.16% smaller than the Observed volume and the standard volume of 15⁰ C will always be lower than the Observed volume. For this reason, the standard volume calculation method of 15⁰ C is a very suitable method for calculating the volume of fuel oil.
INVESTIGASI KEGAGALAN POMPA SENTRIFUGALTIPE KSB KAPASITAS 235 M3/H TERHADAP CHILLER TRIP DI PT. PHPO BELAWAN MEDAN DENGAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) Siahaan, Enzo W. B; Sitanggang, Hodmiantua; Manalu, Citra Satria
JUITECH: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Quality Vol 7, No 2 (2023): Volume 7 No 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ju.v7i2.1229

Abstract

In the Crude Palm Oil (CPO) processing industry, it becomes a better quality product such as RBDPO (Refined Bleached Deodorized Palm Oil). RBDPO becomes RBDPO Olein and RBDPO Stearin. The more often the pump is used, the lower the performance of the pump's ability, which has an impact on the replacement of components in the pump engine. Symptoms that often occur in pumps are leaks in the packing both the Mechanical Seals and Rubber Couplings or damage to components such as bearings or impellers. The maintenance system at this company pays little attention to machine notifications, if a failure occurs it will only replace the damaged component without regard to the condition of the machine for the future usage process. Therefore, in this study, a failure analysis was carried out on centrifugal pumps using the RCM (Reliability Centered Maintenance) method which includes making a malfunction which then looks for the damage mode, the cause of the damage will be determined so that the effect of the damage on the pump performance can be analyzed. There are several stages in the preparation carried out. The final results obtained from the RCM method, namely the preparation of Failure Mode Effect Analysis, obtained the highest failure rate, namely Mechanical Seals (Mech seals) with a value of 96 and Rubber Couplings with a value of 84, so that intensive maintenance is needed which is expected to increase the operating life of the pump. From the results of the fault tree analysis, the reliability value is below 50%, which means that it has poor maintenance.
KAJIAN EKSPERIMENTAL PENGARUH VARIASI CELAH KATUP BUANG DAN PUTARAN MESIN TERHADAP EFISIENSI VOLUMETRIK PADA MESIN DIESEL EMPAT LANGKAH SIDABUTAR, ROTAMA; Siahaan, Enzo W.B; sitanggang, hodmiantua
Jurnal Sains dan Teknologi ISTP Vol. 21 No. 01 (2024): JULI
Publisher : LPPM ISTP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59637/jsti.v21i01.384

Abstract

Mobil adalah salah satu alat transportasi yang paling sering digunakan oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari untuk bepergian, sehingga tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat saat ini. Salah satu jenis mobil yang penting adalah mobil diesel. Kualitas mobil diesel sebagai kendaraan di dunia otomotif tidak bisa digantikan oleh mesin lain karena performanya yang unggul. Oleh karena itu, mesin ini memainkan peran penting dalam industri otomotif. Mesin diesel diharapkan dapat menghasilkan tenaga yang kuat untuk berbagai kondisi jalan, sehingga pengemudi merasa nyaman saat mengemudi. Daya mesin dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk proses pembakaran di ruang bakar. Salah satu faktor yang mempengaruhi kesempurnaan pembakaran adalah tekanan dan suhu udara yang masuk ke ruang bakar. Secara teori, udara yang masuk ke ruang bakar pada mesin diesel sama dengan volume langkah piston dari Titik Mati Atas (TMA) ke Titik Mati Bawah (TMB). Namun, pada kenyataannya, terdapat penyimpangan yang menyebabkan volume udara yang masuk lebih kecil dari volume langkah piston. Rasio antara volume udara yang masuk ke ruang bakar dan volume langkah piston disebut efisiensi volumetrik. Untuk mengetahui besarnya efisiensi volumetrik rata-rata, dilakukan penyetelan celah katup buang yang bervariasi pada putaran mesin 1200 rpm, 1400 rpm, dan 1600 rpm. Penelitian ini mengkaji variasi penyetelan celah katup buang dengan celah 0,2 mm, 0,4 mm, dan 0,6 mm, yang diukur menggunakan Air Box Meter. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah eksperimen
Pengaruh Variasi Konsentrasi Metanol dan Biogasoline Hasil Pirolisis Terhadap Performa Mesin Otto dengan Menggunakan Dynotest Siahaan, Enzo W.B; Sidabutar, Rotama Arifin; Sitanggang, Hodmiantua
BEES: Bulletin of Electrical and Electronics Engineering Vol 5 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/bees.v5i2.6334

Abstract

Global environmental issues are becoming more pressing with the increasing volume of plastic waste and the decline in fossil fuel resources. According to a report from the United Nations Environment Programme (UNEP), more than 300 million tons of plastic are produced annually, and around 50% of it is single-use plastic. This study aims to evaluate the effect of adding methanol to biogasoline from pyrolysis of plastic waste on an Otto engine, in this case a carburetor motorcycle. Plastic waste processed through pyrolysis produces biogasoline, which is then mixed with methanol in concentrations of 20% (BM20) and 30% (BM30). This test was carried out using a dynotest machine to measure power, torque, and air fuel ratio (AFR) in the engine speed range of 1000 to 7500 rpm. The results showed that the addition of methanol had an effect on increasing engine performance, especially on the power and torque produced. At 20% methanol concentration, engine power increased up to 5500 rpm before decreasing at 7500 rpm, while at 30% concentration, power increased from 200 rpm and began to decrease at 6700 rpm. Meanwhile, AFR showed a stable tendency at the beginning of engine speed with a significant decrease at high speed, especially in BM30. For AFR, BM30 produced more stable combustion at low speed but experienced a drastic decrease at high speed, with the air-fuel ratio reaching an imbalance above 7000 rpm. This study contributes to the development of alternative fuels based on plastic waste that are more efficient and environmentally friendly. The addition of methanol has been shown to improve the combustion quality of biogasoline, although further optimization is needed to achieve consistent performance across all engine speed ranges.
Pengaruh Variasi Konsentrasi Metanol Terhadap Karakteristik Bahan Bakar Biogasoline Berbahan Baku Limbah Plastik Hasil Pirolisis Sidabutar, Rotama Arifin; Siahaan, Enzo W.B; Sitanggang, Hodmiantua
Jurnal Teknik Mesin Vol 17 No 2 (2024): Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jtm.17.2.1522

Abstract

The increasing volume of plastic waste and the depletion of fossil fuel reserves have encouraged the search for renewable energy alternatives. This study examines the use of the pyrolysis process on plastic waste to produce biogasoline and optimises the characteristics of the fuel by adding methanol concentration. The pyrolysis process, conducted at 3500C, produces plastic oil, which is then mixed with methanol in various concentrations (5%, 10%, 20%, and 30%). The effect of methanol addition on the physical characteristics of biogasoline, including the Research Octane Number (RON) value, density, viscosity, heating value, and flash point, was analysed. The results showed that the addition of methanol concentration gave the highest RON value of 83.3, while the 10% methanol concentration produced the highest calorific value of 53,865 j/g. The addition of methanol concentration also had a positive effect on increasing the flash point of the fuel. This study also shows the potential of biogasoline made from plastic waste as an efficient and environmentally friendly alternative fuel.
PERENCANAAN MESIN PENEPUNG RUMPUT LAUT KERING KAPASITAS 40 KG/JAM SARAGIH, ROBBI PRANATA; Hasballah, T; Sitanggang, Hodmiantua
Jurnal Teknologi Mesin UDA Vol 5 No 2 (2024): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penenlitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/teknologimesin.v5i2.5049

Abstract

Alga merupakan bahan baku berbagai produk olahan yang bernilai ekonomi tinggi. Alga banyak dijual dalam kemasan kering. Rumput laut dikeringkan secara alami yaitu di bawah sinar matahari dengan waktu pengeringan 3-4 hari agar rumput laut dapat di komposisi menjadi produk dan berbagai macam bahan makanan atau yang lain-lain. Maka dari itu di sini penulis ingin membuat suatu perencanaan mesin penepung rumput laut kering kapasitas 40 kg/jam Situasi ini dapat dimaanfaatkan masyarakat dalam pengolahan rumput laut kering menjadi tepung yang terciptanya mesin penepung rumput laut kering menjadi tepung dan berguna umtuk mempermudah tenaga kerja dan mempersingkat waktu dalam proses pengolahan. Adapun mesin rumput laut kering menjadi tepung dirancang dengan motor penggerak transmisi yang menggunakan sabuk dan pulley yang bekerja mengoperasikan hammer mill yang digabungkan dengan disc mill.
RANCANG BANGUN MESIN PENGGILING KACANG KEDELAI MENJADI SOYA KAPASITAS 100KG/JAM Sitorus, Romah; Nababan, Bobby Sugandi; Siaahaan, Enzo W.B; Sitanggang, Hodmiantua
Jurnal Teknologi Mesin UDA Vol 5 No 2 (2024): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penenlitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/teknologimesin.v5i2.5097

Abstract

Kacang kedelai pada saat ini sudah menjadi bagian untuk para petani kacang kedelai untuk pembuatan susu kedelai atau soya yang dimana pembuatan ini dirancang menggunakan mesin motor listrik sebagai penggeraknya. Maka dari itu diciptakan perancangan alat atau mesin penggiling kacang kedelai untuk menjadi soya. Perancangan mesin penggiling untuk menjadi soya ini dilakukan agar untuk mempermudah para petani kacang kedelai untuk membuat soya dan memanfaatkannya sebagai susu kedelai atau soya, dengan adanya mesin ini bisa membantu petani untuk mengolah sendiri hasil dari perkebunan nya. Terdapat nilai-nilai dari kapasitas yang ditentukan untuk menjadi soya yaitu 100 kg/jam dengan 25 putaran/menit 1.666 gram/menit. Dalam proses penggilingan kacang kedelai ini mempunyai waktu 100 kg/jam untuk melakukan proses penggilingan dengan daya mesin 2,6 HP. Untuk dapat menggerakan poros penggilingan yang berputar 1400 rpm dengan beban penggiling 4 kg kacang kedelai, Sehingga diperlukan sekitar 25 kali pemasukan kedelai kedalam saluran masuk mesin penggiling kacang kedelai menjadi soya dan dibutuhkan daya sebesar 2800 rpm. Jenis bantalan yang dipakai 6004 dengan diameter dalam 25 mm dan diameter luar 47 mm. Perancangan ini bertujuan untuk membuat mesin penggiling kacang kedelai untuk menjadi soya dengan kapasitas 100 kg/jam adalah motor listrik sebagai penggeraknya 1,949 watt dengan daya 2,6 HP. Untuk menambahi kapasitas diperlukan perbaikan modifikasi alat penggilingnnya batu gerinda.
DESAIN DAN ANALISIS UJI KARAKTERISTIK POMPA SENTRIFUGAL DENGAN RANGKAIAN SERI PADA LABORATORIUM PRESTASI MESIN FAKULTAS TEKNIK Sitanggang, Lundu Parlindungan; Sinaga, Yesayanto Ngongira; Siahaan, Enzo W.B; Sitanggang, Hodmiantua
Jurnal Teknologi Mesin UDA Vol 5 No 2 (2024): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penenlitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/teknologimesin.v5i2.5068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik rangkaian seri menggunakan motor listrik dengan tipe MS1001 L03 putaran maksimum 3000 rpm dengan daya 1,58 kW serta tegangan 190 volt, spesifikasi pompa sentrifugal dengan tipe MCL50/GH-BS pada Laboratorium Prestasi Mesin Fakultas Teknik Universitas Darma Agung Medan dan untuk mengetahui proposional rangkaian seri dengan bangunan vertikal dan horizontal , rangkaian ini menggunakan pressure gauge dari Germany spesifikasi EN 837-1 serta satuan yang di pakai bar dengan range -1 sampai 3 bar, rangkaian tersebut juga memakai flowmeter dengan tipe U6 3100 dengan merek ASA dan satuan yang dipakai m³/h. Dari spesifikasi pompa seri diatas mendapatkan hasil analisis nilai karakteristik pompa pada saat rangkaian diserikan putaran mesin 1000 rpm dan katup terbuka penuh mendapatkan nilai 182,2 rpm dengan demikian rangkaian seri ini mendapatkan nilai efisiensi 14,58% dan kapasitas aliran yang dihasilkan sebesar 7,50 m³/h. head total pada rangkaian seri ialah 2,85 m. Pompa sentrifugal ini harus menjalani perawatan dan pemeriksaan dengan membersihkan tadah isap dan pipa isap,pemeriksaan sistem listrik,pemeriksaan minyak pelumas bantalan,pemeriksaan dengan memutar poros,pemeriksaan getaran dan bunyi. Dengan mengggunakan motor MS1001 L03 dan pompa MCL50/GH∙B∙S bahwasannya rangkaian seri lebih proporsional ke tipe bangunan yang vertikal.
PENGARUH VARIASI KONSENTRASI COOLANT DENGAN AIR MINERAL TERHADAP PENURUNAN SUHU CAIRAN PADA RADIATOR MOTOR BENSIN 1500 CC Sitanggang, Hodmiantua; Siahaan, Enzo Wiranta Battra; Sidabutar, Rotama Arifin
JUITECH: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Quality Vol 8, No 2 (2024): Vol 8 No 2 2024
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ju.v8i2.1512

Abstract

Radiator merupakan alat penukar panas pada mesin kendaraan yang berfungsi untuk menyalurkan panas yang dihasilkan oleh sistem yang bekerja pada mesin kendaraan. Panas mesin yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar pada silinder digunakan untuk menghasilkan tenaga namun jika dibiarkan panas yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan pada komponen mesin. Sistem pada mesin dapat distabilkan dengan adanya sistem pendingin yang dibantu cairan dan udara yang melalui radiator. Sehingga suhu kerja mesin kendaraan dapat dipertahankan. Ada berbagai macam variasi carian pendingin yang disediakan produsen otomotif di pasaran dan dalam pengaplikasiannya seringkali penggunaan cairan pendingin (coolant) dicampur dengan air mineral, air demineralisasi, dll. Sehingga mempengaruhi kinerja dari penggunaan cairan pendingin tersebut.Penelitian menaganalisa perbedaan efektivitas yang dihasilkan dari hasil pencampuran cairan pendingin dari produsen coolant TOP 1 dan Prestone yang dipadukan dengan pencampuran udara pada masing-masing coolant dengan variasi 100% coolant, 75% coolant dan 50% cairan pendingin terhadap pencampuran udara, dengan variasi putaran pada 1500 rpm, 2000 rpm, dan 2500 rpm dan waktu pengukuran 10, 30, dan 60 detik pada mesin Toyota Rush.Dari hasil penelitian yang dilakukan, rata-rata efektifitas radiator tertinggi terjadi pada cairan pendingin TOP 1 dengan efektifitas rata-rata sebesar 0.725 dengan konsentrasi cairan coolant 100% dan pada posisi kedua yaitu cairan pendingin Prestone dengan efektifitas rata – rata sebesar 0,555 dengan konsentarsi cairan coolant 70%, sementara untuk posisi terendah yaitu TOP 1 dengan konsentrasi cairan pendingin sebesar 50% dengan efektifitas rata – rata sebesar 0,129.