Claim Missing Document
Check
Articles

Sasombaugh Desa Domo Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar (Kajian Semiotika) Aurelia Sulistiayu; Syafrial Syafrial; Elmustian Rahman
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2021): MARET 2021
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v9i1.1798

Abstract

AbstractThis research is entitled Sasombaugh Desa Domo Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar (Semiotics Study). This research is based on the background of the Domo Village Community, which is part of the Kampar Malay speech community, which until now still uses the Sasombaugh oral tradition or culture, especially in traditional wedding ceremonies. Sasombaugh was created spontaneously from the party who came, while the recipient answered with a sentence that was made immediately. The purpose of this study was to determine the icon conveyed in Sasombaugh Antau Tando, then to describe the index conveyed in Sasombaugh Antau Tando and to describe the symbols conveyed in Sasombaugh Antau Tando in Domo Village, Kampar Kiri District, Kampar Regency. The research method is descriptive qualitative. Data collection techniques using documentation and library techniques. The documentation technique is in the form of Sasombaugh Antau Tando text data and data from informants and library techniques which include theories related to the object of research. Data analysis techniques are in the form of identifying data, classifying data, describing data, and concluding data. The results of the study are the icons contained in the Sasombaugh Antau Tando text include; (i) Tando ,; (ii) Tando kocik; (iii) Tando Godang; (iv) Kombuik; (v) Sirih jo Pinang; (vi) Kain Nan Saolai Bonang; and (vii) Upi Ghak. The index contained in the Sasombaugh Antau Tando text is Baati Suko. The symbols contained in the text Sasombaugh Antau Tando (i) Kamanakan and Datuk; (ii) Bano / Gubano; (iii) Baaghak; (iv) Cano; and (v) Ninik mamak. Keyword:semiotics, sasombaugh, antau tando, icons, indexes, symbolsAbstrakPenelitian ini berjudul Sasombaugh Desa Domo Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar (Kajian Semiotika). Penelitian ini dilatar belakangi oleh Masyarakat Desa Domo yang merupakan bagian dari masyarakat tutur Melayu Kampar, yang sampai saat ini masih menggunakan tradisi atau budaya lisan Sasombaugh terutama dalam upacara adat perkawinan. Sasombaugh tercipta secara spontan dari pihak yang datang, sementara pihak penerima menjawab dengan kalimat yang dibuat seketika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ikon yang disampaikan dalam Sasombaugh Antau Tando, kemudian untuk mendeskripsikan indeks yang disampaikan dalam Sasombaugh Antau Tando dan untuk mendeskripsikan simbol yang disampaikan dalam Sasombaugh Antau Tando di Desa Domo Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar. Metode  penelitian adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dan perpustakaan. Teknik dokumentasi berupa data teks Sasombaugh Antau Tando serta data dari informan dan teknik perpustakaan yang mencakup teori-teori yang berhubungan dengan objek penelitian.Teknik analisis data berupa mengidentifikasi data, mengklasifikasi data, mendeskripsi data, dan menyimpulkan data. Hasil penelitian adalahAdapun Ikon yang terdapat pada teks Sasombaugh Antau Tandodiataranya; (i) Tando,; (ii) Tando kocik; (iii) Tando Godang; (iv) Kombuik; (v) sirih jo Pinang; (vi) Kain Nan Saolai Bonang; dan (vii) Upi Ghak. Adapun Indeks yang terdapat pada teks Sasombaugh Antau Tando adalah Baati suko. Adapun simbol yang terdapat pada teks Sasombaugh Antau Tando (i) Kamanakan dan Datuk; (ii) Bano/Gubano; (iii) Baaghak; (iv) Cano; dan (v) Ninik mamak. Kata kunci: semiotika, sasombaugh, antau tando, ikon, indeks, simbol
Analisis Efisiensi Teknis Multi-Stage Menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA) dan Regresi Tobit pada Usahatani Bawang Merah, Studi Kasus di Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur Ryan Hartono Winarso; Syafrial Syafrial; Wiwit Widyawati
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 4 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.04.21

Abstract

Bawang merah merupakan komoditas hortikultura yang memiliki angka produksi tertinggi di Indonesia. Nilai produksi yang tinggi menggambarkan bahwa komoditas ini penting diteliti oleh karena itu, potensinya harus ditingkatkan. Analisis efisiensi teknis dapat digunakan untuk mengukur efisiensi produksi dan pengurangan input yang dapat dilakukan agar dapat memaksimalkan potensi produksi bawang merah. Lokasi penelitian yang digunakan adalah Desa Torongrejo yang merupakan daerah sentra produksi bawang merah Kota Batu, Jawa Timur. Kota Batu memiliki produktifitas yang bersaing dengan daerah sentra produksi lain di Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan usahatani dan efisiensi produksi bawang merah beserta faktor-faktor sosial ekonomi yang berpengaruh terhadap efisiensi teknis produksi bawang merah. Metode analisis dalam penelitian ini yaitu: analisis usahatani untuk mengetahui keuntungan usahatani, analisis menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA) untuk mengetahui efisiensi produksi dan regresi Tobit untuk mengetahui faktor-faktor sosial ekonomi yang dapat mempengaruhi efisiensi teknis produksi bawang merah. Hasil analisis menunjukkan bahwa petani bawang merah di Desa Torongrejo memiliki R/C ratio sebesar 2,09 dengan nilai efisiensi teknis DEA-CRS sebesar 87,7%, DEA-VRS sebesar 99% dan efisiensi skala sebesar 88,6%. Hasil regresi Tobit menggunakan nilai DEA-VRS sebagai variabel dependen menunjukkan bahwa pengalaman usahatani dan lama menempuh pendidikan formal memiliki pengaruh yang positif dan signifikan, sedangkan status kepemilikan lahan memiliki pengaruh yang negatif dan signifikan. Efisiensi teknis produksi bawang merah di Desa Torongrejo dapat ditingkatkan dengan melakukan pengurangan input sehingga keuntungan usahatani bertambah dengan tetap memperhatikan pendidikan dan penyuluhan bagi generasi petani yang berikutnya.
Pengaruh Sikap, Norma Subjektif, Persepsi Kendali Perilaku terhadap Niat Perilaku Konsumsi Berkelanjutan Pembelian Makanan Berkemasan Ramah Lingkungan Foopak Indri Fitriani; Wiwit Widyawati; Syafrial Syafrial
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 4 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.04.14

Abstract

Minat masyarakat terhadap produk hijau yang mulai berkembang membuat produsen memunculkan green marketing. Salah satu upaya green marketing yaitu pergantian packaging ramah lingkungan. Foopak menjadi salah satu merk produk kemasan makanan berbahan dasar kertas yang mudah didaur ulang dan banyak digunakan beberapa vendor makanan. Pada penelitian ini, niat perilaku konsumsi berkelanjutan khususnya mahasiswa menjadi penting diperhatikan karena generasi muda merupakan target tepat dalam mempromosikan konsumsi berkelanjutan pada masyarakat. Menggunakan Theory of Planned Behavior diteliti sebanyak 243 mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya yang memiliki pengetahuan keberlanjutan dalam niat pembelian produk makanan berkemasan Foopak. Melalui analisis Partial Least Squares Structural Equation Modelling diperoleh hasil bahwa sikap seseorang memiliki pengaruh paling kuat terhadap niat pembelian dengan koefisien sebesar 0,324, diikuti persepsi kendali perilaku dengan koefisien 0,279 dan norma subjektif dengan koefisien 0,181. Hasil tersebut dapat digunakan sebagai pertimbangan bagi produsen terkait strategi memotivasi konsumen membeli makanan berkemasan ramah lingkungan.
DAMPAK KEBIJAKAN EKONOMI TERHADAP PENGHEMATAN DEVISA NEGARA DARI PERDAGANGAN INTERNASIONAL KEDELAI INDONESIA Dona Wahyuning Laily; Syafrial Syafrial; Heriyanto Heriyanto

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.782 KB) | DOI: 10.35891/agx.v5i1.696

Abstract

Tujuan penelitian ini ada lah: (1) menganalisis perilaku pasar kedelai domestik yang  meliputi penawaran, permintaan, harga domestik, produksi, dan pasar kedelai dunia, (2)  menganalisis alternatif kebijakan yang dapat menghemat devisa dari impor kedelai. Simulasi  kebijakan yang digu nakan dalam penghematan devisa negara adalah (1) peningkatan luas areal  panen kedelai di Luar Jawa sebesar 20 %. Hal ini berdampak pada penurunan luas areal panen  di Jawa sebesar 0,17%, peningkatan luas areal panen di Luar Jawa sebesar 0,20 %, pengurangan  produktivitas kedelai Jawa sebesar 17,87%, peningkatan produktivitas kedelai Luar Jawa  sebesar 39,1%, penurunan impor kedelai sebesar 0,15%, meningkatkan harga kedelai domestik  sebesar o,19%, meningkatkan permintaan kedelai 7,11% dan meningkatkan produksi  kedelai  nasional sebesar 0,70%. (2) menurunkan harga pupuk sebesar 20% berdampak dengan  meningkatnya luas areal panen kedelai di Jawa sebesar 0,16%, meningkatnya luas areal panen  kedelai di Luar Jawa sebesar 0,25%, meningkatkan produktivitas kedelai Jawa s ebesar 2,13%,  meningkatkan produktivitas kedelai di Luar Jawa sebesar 0,46%, menurunkan impor kedelai  sebesar 0,11%, meningkatnya harga kedelai sebesar 0,35%, meningkatnya permintaan kedelai  sebesar 42,55% dan meningkatkan produksi kedelai nasional sebesar 0,08%. (3) peningkatan  teknologi sebesar 10% yang akan berdampak pada meningkatnya luas areal panen kedelai Jawa  sebesar 0,03%, meningkatkan luas areal kedelai Luar Jawa sebesar 0,04%, meningkatkan  produktivitas kedelai Jawa sebesar 4,14%, meningkatkan pr oduktivitas kedelai Luar Jawa  sebesar 0,91%, menurunkan impor kedelai sebesar 1,00%, meningkatkan harga kedelai  domestik sebesar 0,17%, permintaan kedelai meningkat sebesar 0,07% dan produksi kedelai  nasional meningkat sebesar 1,02%. (4) apresiasi rupiah t erhadap US$ sebesar 50% akan  berdampak pada menurunnya luas areal kedelai Jawa sebesar 0,06%, meningkatnya luas areal  kedelai Luar Jawa sebesar 0,18%, menurunnya produktivitas Jawa sebesar 0,09%,  meningkatkan produktivitas kedelai Luar Jawa sebesar 3,44%,  menurunkan impor sebesar  0,28%, menurunkan harga kedelai sebesar 0,14%, meningkatkan permintaan kedelai sebesar  0,03% dan produksi kedelai nasional sebesar 0,06%. (5) meningkatkan tariff impor sebesar 30%  akan berdampak pada meningkatnya luas areal kedelai Jawa sebesar 0,91%, meningkatkan luas  areal kedelai Jawa sebesar 1,38%, meningkatkan produktivitas kedelai Jawa sebesar 11,6%,  meningkatkan produktivitas kedelai Luar Jawa sebesar 25,7%, menurunkan impor kedelai  sebesar 9,15%, meningkatkan harga kedelai d omestik sebesar 0,27%, meningkatkan permintaan  kedelai domestik sebesar 21,27% dan meningkatkan produksi nasional sebesar 0,48%.   
Improving Students Activitivy And Students Achievement In Learning Pkn By Using Role Play Strategy At The Tenth Grade Students Of Sma Eka Sakti Padang Syafrial Syafrial
Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.925 KB) | DOI: 10.36057/jips.v2i1.320

Abstract

This research is based on the activity of formulation of PPKN problem through role playing strategy at the tenth grade students of SMA Eka Sakti Padang, and implementation and assessment of KDPN learning that can improve learning result with role playing strategy at the tenth grade students of SMA Eka Sakti Padang,. Based on the data processing and discussion conducted, the results obtained at cycle time 6.96 and increased in cycle II through 8.57. The research method used is classroom action research (classroom action research). Based on the results of the study, it can be concluded that the successful implementation of research that has been done in SMA Eka sakti Padang. Based on the results of the study, it can be concluded that there is an increase in student learning outcomes of grade tenth in SMA Eka sakti Padang significant on learning PPKN by using role playing strategy.
MARTUMPOL ADAT BATAK SIMALUNGUN : KAJIAN SEMIOTIK Triolivia Nababan; Syafrial Syafrial; Mangatur Sinaga
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 9, No 2 (2022): EDISI 2 JULI-DESEMBER 2022
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The main problem studied in this study is the Batak Simalunguntraditional martumpol using semiotic studies. This research was conducted tounderstand the signs contained in the Batak Simalungun traditional martumpol. Themethod used in this study is descriptive medtode through a qualitative approach. Datacollection in this study is a listening method and a record method. The data found inthis study 12 signs then the signs are classified based on the formulation of the problem.The signs contained in the Batak Simalungun traditional martumpol include: (1) icon 2data, (2) index 3 data, and (3) symbol 7 data.Keywords: martumpol, Batak Simalungun tribe, semiotics
TUNJUK AJAR DALAM UMPASA PERKAWINAN ADAT BATAK TOBA Denny Hartati Purba; Syafrial Syafrial; Hermandra Hermandra
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 9, No 2 (2022): EDISI 2 JULI-DESEMBER 2022
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research aims to describe the learning contained in the traditional Batak Toba wedding ceremony. This type of research is a qualitative research with descriptive analysis research method which aims to explain clearly the data described about the teaching and learning process contained in the traditional Batak Toba wedding ceremony. The data sources of this research are information obtained directly from the object of research and complementary data from the text of the book Jambar Hata. This research was conducted in Doloksanggul, Humbang Hasundutan Regency, North Sumatra by attending directly the traditional wedding ceremony. The data in this study is the teaching and learning process which is divided into two delivery, namely verbal and non-verbal. Data were analyzed, then classified according to teaching points. Based on the results of the study found 10 teaching points with a total of 19 data. The distribution of the data is (1) verbal teaching shows 15 data, and (2) non-verbal teaching shows 4 data.Keywords: Advice,Wedding rhyme, Batak Toba
Analisis Efisiensi Alokatif Penggunaan Faktor Produksi Dan Pendapatan Usahatani Sawi Putih (Brassica Pekinensis L.) Moh. Irsyadul Ma'arif; Syafrial Syafrial; Wiwit Widyawati
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.16

Abstract

Komoditas sawi putih merupakan komoditas yang sering ditanam petani karena memiliki umur tanam yang pendek dan memiliki produksi yang tinggi di Kota batu khususnya Kecamatan Bumiaji. Produktivitas sawi putih di Kecamatan Bumiaji didapatkan rata-rata sebesar 17 ton/ha, sedangkan potensi produksi sawi putih mencapai 20-35 ton/ha. penyebabnya faktor produksi yang digunakan dalam usahatani sawi putih masih  belum efisien, upaya peningkatan produksi dan produktivitas dilakukan dengan mengoptimalkan penggunaan faktor-faktor produksi secara efisien. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mempelajari dan menganalisis seberapa efisien secara alokatif pada tingkat produksi sawi putih yang dibudidayakan petani, serta menganalisis tingkat pendapatan petani sawi putih. Metode analisis data yang digunakan dengan menggunakan analisis tingkat pendapatan, fungsi produksi Cobb-Douglass dengan regresi linier berganda menggunakan estimasi OLS dan analisis efisiensi alokatif untuk menghitung nilai dari (NPMx/Px). Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pendapatan di Desa Sumberbrantas masih menguntungkan dengan faktor produksi yang berpengaruh terhadap produksi sawi putih berupa Benih, Luas Lahan, Pupuk Npk, Pupuk Za dan Tenaga Kerja berpengaruh positif nyata terhadap produksi sawi putih. Penggunaan faktor produksi berupa Pupuk NPK pada usahatani sawi putih secara alokatif sudah mencapai efisien karena nilai dari NPMx/Px mendekati atau sama dengan satu.Analisis Efisiensi Alokatif Penggunaan Faktor Produksi Dan Pendapatan Usahatani Sawi Putih  (Brassica Pekinensis L.)
Dampak Impor Garam terhadap Kinerja Komoditas Garam di Indonesia Iffatur Rosyidah; Syafrial Syafrial; Suhartini Suhartini
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2023.007.01.29

Abstract

Perbandingan daratan dan lautan Indonesia membuat Indonesia memiliki potensi perikanan da kelautan yang melimpah. Pada sektor perikanan berkontribusi terhadap nilai ekspor produk perikanan yang mencapai USD 2,6 miliar atau naik 7,3%, namun hal ini tidak berlaku pada sektor kelautan lain seperti garam. Kebutuhan akan garam terus meningkat namun tidak diiringi dengan produksi garam domestik yang sesuai untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri, hal inimendorong terjadinya impor garam dari luar negeri. Kenaikan impor garam tertinggi terjadi pada tahun 2011 sebesar 36% dari tahun sebelumnya dengan nilai impor 146 juta USD. Tujuan penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kinerja komoditas garam Indonesia dan mensimulasi alternatif kebijakan yang dapat mengurangi jumlah impor garam Indonesia. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif, metode pendugaan 2SLS, dan analisis simulasi kebijakan dengan menggunakan peramalan ex-post. Hasil analisis model persamaan simultan yang telah dilakukan terdiri dari: (1) Model permintaan garam dengan variabel signifikan yaitu jumlah penduduk. (2) Model harga garam dengan variabel signifikan yaitu penawaran, permintaan, dan harga garam tahun sebelumnya. (3) Model impor garam dengan variabel signifikan yaitu harga garam impor, harga garam domestik, jumlah produksi, dan jumlah permintaan garam. (4) Model produktivitas garam dengan variabel signifikan yaitu harga garam domestik. Dari hasil analisis yang telah dilakukan terdapat dua skenario kebijakan yang dapat dilakukan guna mengurangi impor serta meningkatkan produksi garam domestik yaitu skenario perluasan area lahan tambak garam produktif dan menaikkan harga garam impor dengan asumsi diadakannya tarif impor garam.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING Yahya Eko Nopiyanto; Syafrial Syafrial
Jurnal Education and Development Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.82 KB) | DOI: 10.37081/ed.v11i2.4443

Abstract

Mahasiswa pendidikan jasmani mempunyai peran yang strategis untuk mencerdaskan setiap peserta didik dengan mengajarkan materi pendidikan jasmani. Oleh sebab itu, mahasiswa pendidikan jasmani perlu dibekali dengan keterampilan berpikir kritis. Penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus digunakan sebagai metode dalam penelitian ini. Penelitian dilaksanakan pada Agustus hingga Oktober 2022 yang berlokasi di program studi pendidikan jasmani Universitas Bengkulu. Subjek yang dilibatkan adalah mahasiswa pendidikan jasmani yang mengikuti perkulihan penjas adaptif berjumlah 47 mahasiswa. Adapun teknik dan instrumen pengumpulan data menggunakan observasi, dan tes. Data dianalisis menggunakan nilai rerata dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus 1 ketuntasan klasikal sebesar 42,5 %; sedangkan pada siklus 2 menjadi 78,7%. Sehingga disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran CPS mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa dalam pembelajaran penjas adaptif.