Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Sehat Masada

Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Dalam Mengkonsumsi Tablet Zat Besi Di Praktik Mandiri Bidan I Kabupaten Bandung Tahun 2019 Rahmawati, Naili
Sehat MasadaJurnal Vol 15 No 1 (2021): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v15i1.173

Abstract

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU NIFAS MENGENAI BABY BLUES DI RUANGAN RAWAT INAP NIFAS RSUD KOTA BANDUNG Rahmawati, Naili; Astriani, Astriani
Sehat MasadaJurnal Vol 16 No 2 (2022): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baby blues merupakan perasaan hipersensitif yang wajar terjadi pada ibu setelah melahirkan, tetapi yang perlu diwaspadai, hal ini dapat bertambah serius dan bertahan lama yang biasanya disebut dengan postpartum depression. Pengetahuan seseorang dapat diinterpretasikan dengan skala yang bersifat kualitatif, yaitu pengetahuan baik : 76 % - 100 , pengetahuan cukup : 60 % - 75 %, pengetahuan kurang : < 60 %. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu nifas mengenai baby blues meliputi pengetahuan baby blues secara umum, pengertian baby blues, tanda gejala baby blues, penyebab baby blues, dan pencegahan baby blues. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan populasi 30 orang ibu nifas Instrument penelitian yang digunakan berupa kuesioner yang disebarkan kepada responden ibu nifas yang dirawat di ruang rawat inap RSUD Kota Bandung. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan ibu nifas secara umum mengenai baby blues sudah baik 63%, pengetahuan ibu nifas mengenai pengertian baby blues sudah baik 73%, pengetahuan ibu nifas mengenai tanda gejala baby blues sudah baik 63%, pengetahuan ibu nifas mengenai penyebab baby blues sudah baik 83%, pengetahuan ibu nifas mengenai pencegahan baby blues sudah baik 53%.
Pengetahuan Ibu Nifas Mengenai Baby Blues di Ruangan Rawat Inap Nifas RSUD Kota Bandung Indriati, Maya; Rahmawati, Naili; Astriani, Astriani
Sehat MasadaJurnal Vol 17 No 1 (2023): Jurnal Sehat Masada
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v17i1.407

Abstract

Baby blues merupakan perasaan hipersensitif yang wajar terjadi pada ibu setelah melahirkan, tetapi yang perlu diwaspadai, hal ini dapat bertambah serius dan bertahan lama yang biasanya disebut dengan postpartum depression. Pengetahuan seseorang dapat diinterpretasikan dengan skala yang bersifat kualitatif, yaitu pengetahuan baik : 76 % - 100 , pengetahuan cukup : 60 % - 75 %, pengetahuan kurang : < 60 %. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu nifas mengenai baby blues meliputi pengetahuan baby blues secara umum, pengertian baby blues, tanda gejala baby blues, penyebab baby blues, dan pencegahan baby blues. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan populasi 30 orang ibu nifas Instrument penelitian yang digunakan berupa kuesioner yang disebarkan kepada responden ibu nifas yang dirawat di ruang rawat inap RSUD Kota Bandung. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan ibu nifas secara umum mengenai baby blues sudah baik 63%, pengetahuan ibu nifas mengenai pengertian baby blues sudah baik 73%, pengetahuan ibu nifas mengenai tanda gejala baby blues sudah baik 63%, pengetahuan ibu nifas mengenai penyebab baby blues sudah baik 83%, pengetahuan ibu nifas mengenai pencegahan baby blues sudah baik 53%.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI PADA AKSEPTOR KB DI UPTD PUSKESMAS TAMANSARI TAHUN 2025 Rahmawati, Naili; Nuraeni, Rodiyah; Indriati, Maya; Risyanti, Berty
Jurnal Sehat Masada Vol 20 No 1 (2026): Vol. 20, Nomor 1 (2026): Jurnal Sehat Masada
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v20i1.581

Abstract

Latar Belakang: UPTD Puskesmas Tamansari menyediakan pelayanan kontrasepsi metode jangka panjang (MKJP) dan non-MKJP, namun capaian tahun 2024 masih rendah untuk IUD (0,4%), implant (0,16%), kondom (0,48%), pil (0,2%), sementara suntik mencapai 10,14%. Capaian yang belum optimal berpotensi meningkatkan pertumbuhan penduduk dan risiko “4T” (terlalu muda, terlalu tua, jarak kelahiran terlalu dekat, dan terlalu sering melahirkan). Pemilihan metode kontrasepsi dipengaruhi oleh pengetahuan, dukungan suami, serta peran pemberi layanan termasuk ketersediaan layanan, biaya, dan kualitas konseling. Tujuan: Mengetahui distribusi frekuensi pengetahuan tentang kontrasepsi, dukungan suami, dan peran pemberi layanan serta hubungan ketiga faktor tersebut dengan pemilihan metode kontrasepsi pada akseptor KB di UPTD Puskesmas Tamansari tahun 2025. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 80 wanita usia subur (WUS) yang dipilih sesuai kriteria penelitian. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Analisis univariat digunakan untuk distribusi frekuensi, sedangkan analisis bivariat untuk menguji hubungan antarvariabel. Pengolahan data dilakukan menggunakan Jeffreys’s Amazing Statistics Program (JASP). Hasil: Sebanyak 39 (48,75%) WUS memiliki pengetahuan baik, 21 (26,25%) pengetahuan cukup, dan 20 (25%) pengetahuan kurang. Dukungan suami ditemukan pada 41 (51,25%) responden, sedangkan 39 (48,75%) tidak mendapat dukungan. Peran pemberi layanan dinilai ada pada 51 (64%) responden dan kurang pada 29 (36%). Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan pemilihan metode kontrasepsi (p=0,043), dukungan suami dan pemilihan metode kontrasepsi (p=0,026), serta peran pemberi layanan dan pemilihan metode kontrasepsi (p=0,000). Kesimpulan: Pengetahuan tentang kontrasepsi, dukungan suami, dan peran pemberi layanan berhubungan secara signifikan dengan pemilihan metode kontrasepsi pada WUS di UPTD Puskesmas Tamansari tahun 2025.