Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Information Systems and Informatics

Modeling EMIS Adoption with PLS-SEM: Integrating the Government Adoption Model and DeLone–McLean IS Success Model Mardiyanto Mardiyanto; Berlilana Berlilana; Purwadi Purwadi
Journal of Information System and Informatics Vol 8 No 1 (2026): February
Publisher : Asosiasi Doktor Sistem Informasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63158/journalisi.v8i1.1445

Abstract

This study explores the key factors influencing the adoption of the Education Management Information System (EMIS) within Indonesia's Ministry of Religious Affairs (Kemenag), which is vital for managing data and distributing Teacher Professional Allowances (TPG). Data inconsistencies have been a significant challenge, leading to delays in TPG disbursement. To understand the determinants of EMIS adoption, this study integrates the Government Adoption Model (GAM) and DeLone & McLean’s (D&M) Information Systems Success Model. A quantitative approach was used, collecting data from 328 valid responses from MTsN teachers in Kebumen Regency, analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results show that Perceived Uncertainty (PU), Perceived Security (PSC), and Perceived Privacy (PP) positively contribute to Perceived Trust (PT). Additionally, Information Quality (IQ) emerged as the strongest predictor of EMIS adoption, followed by System Quality (SYQ), Service Responsiveness (PSR), and Trust. The study emphasizes that improving data accuracy (IQ), ensuring system reliability (SYQ), and strengthening security measures (PSC) are critical for accelerating EMIS adoption. The findings offer practical implications for Kemenag to optimize the implementation of EMIS, ultimately improving the efficiency and timeliness of TPG disbursements for educators.
IT Governance Audit Using COBIT 5: A Case Study of Banyumas Regency Regional Library Desi Riyanti; Purwadi Purwadi; Debby Ummul Hidayah
Journal of Information System and Informatics Vol 8 No 1 (2026): February
Publisher : Asosiasi Doktor Sistem Informasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63158/journalisi.v8i1.1457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat implementasi tata kelola Teknologi Informasi di Perpustakaan Daerah Kabupaten Banyumas menggunakan kerangka kerja COBIT 5. Penelitian ini dilakukan untuk mengatasi beberapa isu yang diidentifikasi terkait dengan responsivitas layanan TI, manajemen kontinuitas, tata kelola risiko, dan optimasi sumber daya, yang sangat penting untuk memastikan layanan perpustakaan yang andal dan berkelanjutan. Pendekatan studi kasus deskriptif digunakan, yang melibatkan pengumpulan data melalui tinjauan pustaka, observasi langsung, wawancara terstruktur, dan kuesioner yang dibagikan kepada 16 responden yang terdiri dari kepala perpustakaan, pustakawan, dan staf TI. Penilaian difokuskan pada empat proses COBIT 5, yaitu DSS02 (Manajemen Permintaan Layanan dan Insiden), DSS04 (Manajemen Kontinuitas), EDM03 (Optimasi Risiko Terjamin), dan EDM04 (Optimasi Sumber Daya Terjamin). Berdasarkan hasil penelitian, tingkat kemampuan rata-rata yang diperoleh dari semua domain penilaian adalah 4,06, menunjukkan proses yang dapat diprediksi di mana praktik tata kelola TI telah didefinisikan dengan baik, diukur, dan diimplementasikan secara konsisten. Skor kemampuan tertinggi dicapai pada DSS02 (4,24), sedangkan DSS04 mencatat skor terendah (3,95), yang menyoroti kelemahan dalam pemulihan bencana dan manajemen keberlanjutan bisnis. Keunikan studi ini terletak pada penerapan pengukuran tingkat kemampuan COBIT 5 dalam konteks perpustakaan umum, yang memberikan bukti empiris dan rekomendasi praktis untuk meningkatkan kematangan tata kelola TI dan mendukung penyediaan layanan publik yang berkelanjutan dan berorientasi pada nilai.