Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal Industrial Servicess

Strategi adopsi teknologi blockchain di perguruan tinggi guna menunjang terwujudnya smart and green university (studi kasus: Universitas Sultan Ageng Tirtayasa) Achmad Bahauddin; Putro Ferro Ferdinant; Agustina Fatmawati
Journal Industrial Servicess Vol 7, No 1 (2021): Oktober 2021
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v7i1.12622

Abstract

Revolusi industri 4.0 mengakibatkan terjadinya transformasi secara komprehensif pada aspek kehidupan manusia salah satunya sistem pendidikan. Salah satu ciri revolusi industri 4.0 pada Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) yaitu memiliki berbagai jenis academic platform. Akan tetapi platform tersebut sering mengalami gangguan seperti “Connection Timed Out” jika diakses oleh banyak pengguna dalam waktu yang bersamaan. Berdasarkan permasalahan tersebut UNTIRTA dapat memanfaatkan teknologi blockchain untuk mengatasinya dan juga guna menunjang terwujudnya UNTIRTA sebagai Smart and Green University. Adopsi teknologi blockchain masih sangat rendah dalam sektor pendidikan di Indonesia. Tidak mudah bagi lembaga pendidikan dalam mengimplementasikan teknologi baru karena perlu mempertimbangkan berbagai faktor kesiapan yang perlu diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor kesiapan utama adopsi teknologi Blockchain di perguruan tinggi dengan metode ISM-MICMAC Analysis dan memberikan usulan strategi yang relevan untuk penerapan teknologi blockchain dalam sistem pendidikan di UNTIRTA. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa terdapat 16 faktor yang mempengaruhi kesiapan adopsi teknologi blockchain di UNTIRTA. Dari ke 16 faktor tersebut, faktor kesiapan dukungan manajemen dan staff dan pemahaman teknologi sebagai kunci utama yang mempengaruhi suksesnya adopsi dan penerapan teknologi blockchain di UNTIRTA. Selanjutnya dua faktor kesiapan utama tersebut dibuatkan usulan strategi adopsi yang relevan terdiri atas usulan yang bersifat strategis, taktis, dan teknis.
Usulan perawatan mesin presss h-draw pada divisi stamping press dengan metode reliability centered maintenance dan reliability centered spares (studi kasus: PT. TMMI) Maria Ulfah; Putro Ferro Ferdinant
Journal Industrial Servicess Vol 7, No 1 (2021): Oktober 2021
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v7i1.12777

Abstract

PT. TMMI merupakan salah satu perusahaan otomotif terbesar di Indonesia. Kendala utama di perusahaan ini adalah perawatan mesin yaitu menentukan jenis perawatan,  penjadwalan perawatan mesin secara teratur dan menentukan kebutuhan spare part kritis untuk menunjang perawatan. Kegiatan perawatan memegang peranan penting dalam perusahaan untuk memingkatkan proses produksi. Penelitian ini fokus pada mesin press H-draw yang memiliki nilai line stop yang tinggi dibandingkan dengan mesin press pada line H lainnya. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan komponen kritis, faktor-faktor kegagalan, nilai MTBF dan MTTR, perawatan dan jadwal perawatan yang sesuai serta mengusulkan kebutuhan spare part kritis untuk menunjang proses perawatan. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu RCM, Age Replacement dan RCS. Hasil penelitian berdasar RCM didapatkan faktor kegagalan mesin press H-draw yaitu no fuse breaker tripped, DB detek tebal material lebih dari standar, sheet cleaner tripped, cup jaw aus, cup jaw sobek, valve release bocor, stopper centering tidak fungsi dan roda pecah serta jenis perawatan yang sesuai yaitu schedule on condition, schedule restoration task dan schedule discard task, dengan age replacement menghasilkan jadwal perawatan selama 8 hari untuk komponen elektrikal dan slide, 6 hari untuk jaw dan 11 hari untuk bolster. Hasil nilai MTBF dan MTTR yang dihasilkan 6.921,29 menit dan 16,93 menit (elektrikal), 4.617,28 menit dan 10,97 menit (jaw), 9.685,91 menit dan 14,23 menit (bolster) serta 6.595,82 menit dan 9,17 menit (slide) Penggunaan metode RCS didapatkan 18 spare part kritis dari 26 spare part yang ada dan poisson process menghasilkan usulan kebutuhan spare part kritis.