Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Model Circuit Learning Terhadap Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi Siswa Kelas XI SMAN 1 Lembah Melintang Tia, Septia Reski; Silvia Marni; Samsiarni
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2023): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v3i1.474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan model pembelajaran Circuit Learning terhadap keterampilan menulis teks eksplanasi siswa kelas XI SMAN 1 Lembah Melintang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Rancangan penelitian ini menggunakan Design Pre Experimenta. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 2. Data dalam penelitian ini adalah skor hasil keterampilan menulis teks eksplanasi siswa kelas XI SMAN 1 Lembah Melintang sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran Circuit Learning. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah memberikan tes unjuk kerja yaitu menulis teks eksplanasi sebelum menggunakan model Circuit Learning dan sesudah menggunakan model Circuit Learning. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dilakukan dengan mengacu pada indikator dalam menulis teks eksplanasi. Hasil penelitian ini adalah Pertama, keterampilan menulis teks eksplanasi siswa kelas XI SMAN 1 Lembah Melintang sebelum menggunakan model pembelajaran Circuit Learning diperoleh 69,13 berada pada penguasaan 66-75% dengan kualifikasi Lebih dari Cukup (LdC). Kedua, keterampilan menulis teks eksplanasi siswa kelas XI SMAN 1 Lembah Melintang sesudah menggunakan model pembelajaran Circuit Learning diperoleh 81,16 berada pada penguasaan 76-85% dengan kualifikasi Baik (B). ketiga, terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran Circuit Learning terhadap keterampilan menulis teks eksplanasi siswa kelas XI SMAN 1 Lembah Melintang sesudah hasil pengujian yang membuktikan bahwa thitung > ttabel yaitu 4,58 > 1,68.
Keefektifan Model Pembelajaran Sharing Reading Literacy Terhadap Kemampuan Membaca Teks Hikayat Siswa Kelas X SMA N 15 Padang Erinda, Erinda Julyeta Mahgriby; Silvia Marni; Rina Sartika
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2022): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.141 KB) | DOI: 10.58218/alinea.v2i3.280

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran membaca di sekolah belum membantu siswa dalam kegiatan literasi membaca, khususnya dalam membaca teks hikayat sehingga siswa kesulitan dalam mencerna dan memahami informasi penting yang terdapat dalam bacaan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan keefektifan penggunaan model pembelajaran sharing reading literacy terhadap kemampuan membaca teks hikayat siswa kelas X SMAN 15 Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA N 15 Padang yang terdaftar tahun ajaran 2021/2022. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling, maka yang menjadi sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas X SMA N 15 Padang yang berjumlah 31 orang. Data dalam penelitian ini adalah skor kemampuan membaca teks hikayat sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran sharing reading literacy siswa kelas X SMA N 15 Padang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan tiga hal berikut ini. Pertama, tingkat kemampuan membaca teks hikayat sebelum menggunakan model pembelajaran sharing reading literacy siswa kelas X SMA N 15 Padang memperoleh nilai rata-rata 41,61 dengan klasifikasi 36-45% yaitu kurang (K). Kedua, kemampuan membaca teks hikayat sesudah menggunakan model sharing reading literacy siswa kelas X SMA N 15 Padang memperoleh nilai rata-rata 80,21 dengan klasifikasi 76-85% yaitu baik (B). Ketiga, berdasarkan hasil uji-t di dapat hasil uji hipotesis yaitu t hitung > t tabel (16,96 > 1,70). Jadi, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran sharing reading literacy efektif terhadap kemampuan membaca teks hikayat siswa kelas X SMA N 15 Padang. Kata kunci: Sharing reading literacy, Kemampuan Membaca, Teks Hikayat
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN SHARING READING LITERACY TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA TEKS NEGOSIASI SISWA SMA NEGERI 15 PADANG Wulandari, Dewi; Silvia Marni; Indriani Nisja
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 1 No. 5 (2022): JUNI-JULI TAHUN 2022
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v1i5.585

Abstract

Tujuan Penelitian ini ialah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran sharing reading literacy terhadap kemampuan membaca teks negosiasi siswa kelas X SMA Negeri 15 Padang. Penelitian ini berjenis penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 15 Padang yang terdaftar tahun ajaran 2021/2022. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling, maka yang menjadi sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas X SMA N 15 Padang yang berjumlah 28 orang. Data dalam penelitian ini adalah skor kemampuan membaca teks negosiasi sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran sharing reading literacy siswa kelas X SMA Negeri 15 Padang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tiga hal berikut ini. Pertama, tingkat kemampuan membaca teks negosiasi sebelum menggunakan model pembelajaran sharing reading literacy siswa kelas X SMA Negeri 15 Padang memperoleh nilai rata-rata 45,60 dengan klasifikasi 36-45% yaitu kurang (K). Kedua, kemampuan membaca teks negosiasi sesudah menggunakan model sharing reading literacy siswa kelas X SMA Negeri 15 Padang memperoleh nilai rata-rata 85, 36 dengan klasifikasi 76-85% yaitu baik (B). Ketiga, berdasarkan hasil uji-t di dapat hasil uji hipotesis yaitu t hitung > t tabel (14,33 > 1,70). Jadi, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran sharing reading literacy efektif terhadap kemampuan membaca teks hikayat siswa kelas X SMA Negeri 15 Padang.
ANALISIS BAHAN AJAR TEKS HIKAYAT DI MADRASAH ALIYAH MUHAMMADIYAH TAMIANG UJUNG GADING DALAM KONTEKS KURIKULUM MERDEKA Dirona Surya; Dina Ramadhanti; Silvia Marni
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.32455

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kualitas bahan ajar teks hikayat yang digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X Fase E Madrasah Aliyah Muhammadiyah Tamiang Ujung Gading, terutama dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran kontekstual, integratif, dan berpusat pada peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis karakteristik bahan ajar teks hikayat, khususnya Lembar Kerja Siswa (LKS), untuk mengetahui sejauh mana kesesuaiannya dengan capaian pembelajaran (CP) dan tujuan pembelajaran (TP) Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru dan analisis terhadap LKS yang digunakan dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru belum menyusun bahan ajar secara mandiri, melainkan hanya mengandalkan LKS dan materi tambahan dari internet. LKS yang digunakan belum memenuhi karakteristik bahan ajar yang baik, karena tidak mengakomodasi keempat keterampilan berbahasa secara utuh. Elemen menulis sama sekali diabaikan, sementara fokus pembelajaran lebih dominan pada aspek membaca. Selain itu, aspek isi, bahasa, penyajian, dan kegrafikaan LKS masih memiliki kelemahan, antara lain isi yang belum kontekstual, bahasa instruksi yang pasif, serta tampilan yang padat teks dan minim ilustrasi. Temuan ini menegaskan perlunya pengembangan bahan ajar teks hikayat yang lebih kontekstual, kreatif, dan integratif, sehingga mampu menunjang pembelajaran sastra klasik yang bermakna serta mendukung terwujudnya profil pelajar Pancasila.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN EXPERIENTIAL LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS CERPEN SISWA Viona Shaka Ramdhanti; Silvia Marni; Iswadi Bahardur
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.32407

Abstract

This study aims to describe the effect of applying the Experiential Learning model on the short story writing skills of students in phase F at SMA Negeri 12 Padang. The background of this study is based on the low interest and skills of students in writing short stories, especially in finding ideas and themes. The method used is an experiment with a One Group Pretest-Posttest Design. The research sample consisted of 34 students in phase F at SMA Negeri 12 Padang, selected using purposive sampling. The research instrument consisted of a short story writing performance test before (pretest) and after (posttest) the implementation of the Experiential Learning model. The results of the study showed a significant improvement in short story writing skills after the implementation of the Experiential Learning model, with significance (Sig.2-tailed) < 0.05, meaning that H0 was rejected and H1 was accepted. The average pretest score was 42.16, categorized as “poor,” while the average posttest score improved to the “good” category. Therefore, it can be concluded that the Experiential Learning model significantly influences the improvement in short story writing skills of Phase F students at SMA Negeri 12 Padang.
MODEL PEDAGOGI GENRE SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN KETERAMPILAN MENULIS: SUATU TINJAUAN TEORETIS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Wahyu Mustika; Silvia Marni; Wahyudi Rahmad
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.32445

Abstract

Writing skills are a crucial aspect of Indonesian language learning, requiring students to express ideas logically, structurally, and in accordance with social contexts. However, in practice, writing instruction in schools still faces various challenges, including unsystematic approaches and a lack of understanding of the text types being taught. This article aims to provide a theoretical review of the genre-based pedagogy model as a strategy for developing writing skills in Indonesian language learning. This study employs a literature review method by analyzing academic books, scholarly journals, and relevant curriculum documents. The findings indicate that the genre pedagogy model, rooted in systemic functional linguistics theory, offers a structured writing instruction approach through explicit stages such as building context, modeling text, joint construction, and independent writing. This model not only enhances students’ technical writing abilities but also fosters their awareness of the social functions and structures of various genres. Nonetheless, the effective implementation of this model requires teacher readiness, sufficient training, and curricular support. This study recommends the application of genre pedagogy as an effective alternative strategy in writing instruction and encourages further research to empirically examine its impact in classroom settings.