Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Hidden Metabolic Risks in Young Adults: an Analysis of Obesity, Prediabetes, and Hypercholesterolemia Rizkiriani, Annisa; Annisa Rizkiriani; Ksatriadi Widya Dwinugraha; Rina Martini
Jurnal Sosial Terapan Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Sosial Terapan, Volume 3 No.2 Desember 2025
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/ns0yrs04

Abstract

 Gangguan metabolik pada usia dewasa muda sering tidak terdeteksi karena berkembang secara perlahan tanpa gejala awal. Kondisi seperti obesitas, prediabetes, hiperglikemia, dan hiperkolesterolemia semakin sering dijumpai pada mahasiswa dan dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular di kemudian hari. Hal ini disebabkan karena, perubahan pola hidup seperti peningkatan konsumsi makanan cepat saji, kurang aktivitas fisik, serta pola tidur yang tidak teratur. Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko metabolik tersembunyi pada usia dewasa muda melalui pemeriksaan obesitas, prediabetes, dan hiperkolesterolemia. Desain penelitian menggunakan pendekatan Cross Sectional dengan 131 responden. Data diklasifikasikan berdasarkan kategori IMT serta batas klinis glukosa dan kolesterol. Analisis statistik dengan uji Chi-square. Hasil menunjukkan bahwa hiperglikemia dan hiperkolesterolemia ditemukan pada seluruh kategori status gizi, termasuk mahasiswa dengan IMT normal dan gizi kurang. Tidak terdapat hubungan signifikan antara IMT dengan glukosa darah (p = 0.767) maupun kolesterol (p = 0.663), dan analisis lanjutan juga tidak menunjukkan pengaruh IMT terhadap risiko metabolik. Temuan ini menunjukkan bahwa indikator metabolik tidak selalu sejalan dengan IMT, sehingga skrining kesehatan yang lebih komprehensif perlu dilakukan pada kelompok usia muda untuk mendeteksi risiko secara dini dan mendukung pencegahan jangka panjang.
Kesiapan Rumah Sakit untuk Pandemi Covid-19 : Literature Review: Hospital Readiness for the Covid-19 Pandemic : Literature Review Mulyati; Antono Suryoputro; Rina Martini
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i5.3376

Abstract

Latar Belakang: Covid-19 merupakan penyakit yang dapat menyebabkan infeksi pernafasan pada manusia, sifat dari virus ini adalah menular melalui media droplets. Virus ini menyebar dengan waktu yang sangat singkat hingga seluruh belahan Dunia, hingga WHO menetapkan covid-19 sebagai pandemi Dunia. Hal ini mengakibatkan adanya lonjakan pasien yang signifikan, sehingga rumah sakit sebagai salah satu penyedia pelayanan kesehatan mengalami keterbatasan kapasitas dan kewalahan. Tujuan: Artikel ini bertujuan untuk mengkaji penerapan instrumen rapid hospital readiness for covid-19 yang direkomendasikan oleh WHO untuk mengantisipasi keterbatasan kapasitas dan kewalahan yang dihadapi oleh sebagian rumah sakit dalam menghadapi pandemi. Metode: Penulis melakukan tinjauan pustaka dengan metode systematic review terhadap artikel yang dipublikasikan menggunakan scopus, science direct, google scholar, JSTOR, Nature dan Emerlad Insight. Berdasarkan PRISMA flowchart dan setelah tinjauan manual hanya 16 penelitian yang sesuai dan diidentifikasi. Hasil: Dengan mengimplementasikan instrumen rapid hospital readiness for covid-19 maka rumah sakit dapat menggunakan hasil penilaian komprehensif praktek checklist sebagai pembelajaran dalam meningkatkan fungsi rumah sakit selama pandemi, dengan latihan daftar periksa yang teratur dan implementasi akan membentuk ketahanan rumah sakit dalam mengahadapi pandemi. Kesimpulan: Instrumen tersebut dapat membantu rumah sakit dalam mengidentifikasi kekurangan pelayanannya, seperti kesiapan ruang rawat inap untuk pasien covid-19, kelengkapan sarana dan prasarana pelayanan covid-19, penanggulangan risiko penularan covid-19 untuk keselamatan staf, pasien dan pengunjung. Rumah sakit dapat menggunakan hasil penilaian komprehensif praktek checklist sebagai pembelajaran dalam meningkatkan fungsi rumah sakit selama pandemi.