Streptococcus mutans berperan dalam karies melalui produksi asam dan biofilm. Penelitian ini menganalisis pengaruh ekstrak etanol Ocimum basilicum var. sativum L. 8%, 10%, dan 12% dalam mouthwash serbuk instan terhadap mutu fisik dan daya hambat Streptococcus mutans. Empat formula, yaitu F0, F1, F2, dan F3, dievaluasi secara organoleptik, homogenitas, pH, waktu alir, sedimentasi, serta diameter zona hambat dengan difusi sumuran. Seluruh formula homogen dan memiliki pH 6,30-6,73 sesuai ISO 16408:2015. Peningkatan kadar ekstrak memperpanjang waktu alir dan meningkatkan sedimentasi. Zona hambat F1, F2, dan F3 masing-masing 12,50 ± 2,65; 18,37 ± 1,94; dan 19,83 ± 1,34 mm, sedangkan F0 tidak menghambat. One-way ANOVA membuktikan adanya pengaruh bermakna terhadap daya hambat (p<0,001). Formula F3 menghasilkan aktivitas numerik tertinggi, tetapi F2 merupakan formula paling seimbang karena tidak berbeda bermakna dari F3 serta memiliki waktu alir dan sedimentasi lebih rendah.